Nurdianti Awaliyah, Nurdianti
Program Magister Teknologi Pendidikan, FKIP, Universitas Tanjungpura, Pontianak

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

Eksperimen Sains Berbasis Kreasi Warna Alami Sebagai Inovasi dalam Pembelajaran Biologi Qurbaniah, Mahwar; Awaliyah, Nurdianti
Al-Khidmah Vol 1, No 2 (2018): AL-KHIDMAH (Desember)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1062.607 KB) | DOI: 10.29406/al-khidmah.v1i2.1195

Abstract

Pengabdian telah dilakukan untuk guru biologi SMA di Kabupaten Kubu Raya yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru biologi dalam proses pembelajaran dengan metode eksperimen. Dalam hal ini proses pembelajaran Biologi Biologi Teknologi Kelas XII Biologi SMA. Belajar Bioteknologi adalah pembelajaran dengan menggunakan makhluk hidup (enzim, bakteri) dalam proses pembuatan produk seperti pembuatan keju yang dalam layanan ini keju akan dibuat menggunakan pewarna alami yang dapat kita temukan setiap hari. Pewarna alami yang digunakan adalah kelopak rosella (Hibiscus Sabdariffa) untuk menghasilkan daun suji merah (Dracaena Angustifolia) untuk menghasilkan hijau dan wortel (Daucus Carota) untuk menghasilkan warna oranye pada keju. Metode implementasi layanan terdiri dari tiga tahap, termasuk tahap persiapan, fase implementasi dan fase evaluasi.
PENGARUH SUHU EKSTRAKSI DAN LAMA PEMANASAN TERHADAP STABILITAS PIGMEN ANTOSIANIN DAN KARATENOID ani, Fitri; Awaliyah, Nurdianti
BULETIN AL-RIBAATH Vol 12, No 1 (2015): Jurnal Al-Ribaath
Publisher : LPPM UM PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.899 KB) | DOI: 10.29406/br.v12i1.78

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi yang optimum untuk mengekstraksi zat pewarna antosianin dari ubi jalar ungu dan zat pewarna karatenoid dari wortel dengan perbandingan pelarut  etanol 96 % dan asam sitrat 5 % masing – masing sebanyak 15 mL : 3 mL. Selain itu, untuk mengetahui stabilitas pigmen antosianin dan karatenoid yang  dihasilkan  terhadap  pengaruh  lingkungan.  Ekstraksi  dilakukan  dengan  variasi suhu 50 oC; 70 oC dan 90 oC untuk mendapatkan suhu optimum dengan lama pemanasan selama 30 menit; 1 jam dan 2 jam. Suhu ekstraksi antosianin ubi jalar ungu pada suhu 70 oC dengan lama pemanasan selama 2 jam menghasilkan nilai absorbansi tertinggi yaitu 0,646 dengan panjang gelombang 540 nm. Suhu ekstraksi karatenoid wortel pada suhu 70 oC dengan lama pemanasan selama 2 jam menghasilkan nilai absorbansi tertinggi yaitu 1,185 dengan panjang gelombang 480 nm. Kata kunci : zat pewarna, ekstraksi, antosianin, karatenoid
PENGEMBANGAN MODUL TAKSONOMI INVERTEBRATA PADA PROSES PEMBELAJARAN BIOLOGI Muldayanti, Nuri Dewi; Awaliyah, Nurdianti
JURNAL BIOEDUCATION Vol 6, No 1 (2019): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.571 KB) | DOI: 10.29406/bio.v6i1.1414

Abstract

Telah dilakukan penelitian pembuatan modul berbasis lingkungan untuk materi kuliah Taksonomi Invertebrata yang mana materi pembahasannya adalah hewan invertebrata yang ada di Provinsi Kalimantan Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hasil identifikasi toksonomi invertebrata di Provinsi Kalimantan Barat dan bagaimana proses pembuatan modul taksonomi invertebrata di Universitas Muhammadiyah Pontianak. Metode yang digunakan pada penelitian pengembangan Modul Taksonomi Invertebrata ini menggunakan metode penelitian R n D (Research and Development) yang mengadopsi model pengembangan Four-D (4D) menurut Thiagarajan (1974) yaitu define, design, develop, disseminate. Proses pembuatan media pembelajaran berbasis lingkungan melalui tahapan analisis karakteristik peserta didik dan materi invertebrata yang berbasis lingkungan, desain pesan dan tampilan modul pembelajaran, produksi modul pembelajaran serta aplikasinya pada mata kuliah taksonomi invertebrata. Terdapat 19 hewan invertebrata yang banyak ditemukan di Provinsi Kalimantan Barat yang akan dijadikan materi pembuatan modul berbasis lingkunganKata kunci : Lingkungan, Modul, R and D, Taksonomi, Invertebrata