Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH MATERIAL PENYUSUN BUMI DAERAH RAWAN LONGSOR DI SIBIRU-BIRU KABUPATEN DELI SERDANG MENGGUNAKAN METODE RESISTIVITAS 2D KONFIGURASI WENNER DAN SCHLUMBERGER Syech, Riad; Agung, Retno; Rajagukguk, Angelia
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 12, No 11 (2015)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.504 KB) | DOI: 10.31258/jkfi.12.11.739-744

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui tentang pengaruh material penyusun bumidaerah rawan longsor di daerah Sibiru-biru Kabupaten Deli Serdang. Metode yangdigunakan dalam penelitian ini adalah metode geolistrik konfigurasi elektroda Wennerdan konfigurasi elektroda Schlumberger dua dimensi. Pengukuran di lapangandilakukan menggunakan peralatan Resistivitimeter merek Naniura NRD 22 S,pengolahan data menggunakan software Resistivity 2 Dimension Inversion (Res2Dinv)untuk data geolistrik konfigurasi elektroda Wenner dan Schlumberger. Berdasarkanhasil pengolahan data menggunakan software tersebut diperoleh beberapa lapisanbatuan dilokasi penelitian. Hasil pengolahan data metode geolistrik menggunakankonfigurasi elektroda Wenner lapisan patahan rawan longsor berada di kedalaman 0,775meter -
PENENTUAN NILAI PERCEPATAN TANAH MAKSIMUM TERHADAP MITIGASI GEMPABUMI KABUPATEN PIDIE JAYA, PROVINSI ACEH Agung, Retno; Indrajaya, Alfian
Jurnal Geografi : Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian Vol 17, No 1 (2020): January
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jg.v17i1.22372

Abstract

Penelitian ini dilakukan di daerah Kabupaten Pidie Jaya, yang secara geografis terletak pada koordinat 4?54 ?15 .702 ?? N - 5?18 ?244 N dan 96?1 ?13, 656 E - 96?22 ?1.007 E. Fisiografi regional wilayah penelitian dimasukkan dalam peta geologi Banda Aceh, Lohk Seumawe, Takengon, dengan unit fisiografi Zona Kaki Bukit Barisan. Kondisi geologis daerah penelitian terdiri dari Batuan Pra-Tersier, Tersier, dan Kuarterner. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung, menganalisis dan menentukan nilai Puncak Maksimal Percepatan Tanah, sehingga peta percepatan tanah dan peta zona mitigasi bencana gempa bumi dapat diperoleh untuk Kabupaten Pidie Jaya. Berdasarkan hasil pengolahan data gempa bumi di Kabupaten Pidie Jaya pada 7 Desember 2016 penulis menemukan nilai maksimum percepatan tanah puncak dengan menggunakan metode Boore (1997) adalah: 225,7 - 85,8 gal. Sementara itu dengan menggunakan metode Fukusima dan Tanaka (1992), hasilnya adalah: 115,0-115,0 gal. Dengan menggabungkan faktor-faktor litologi data sebagai data pendukung lainnya untuk pembobotan, penulis dapat menghasilkan Peta Zona Mitigasi Bencana Gempa Bumi, dari kategori rendah hingga kategori tinggi untuk kabupaten ini. This research was carried out in the Pidie Jaya Regency area, which geographycally situated at coordinates 4?54 ?15.702 ?? N - 5?18 ?2,244 N and 96?1 ?13,656 E - 96?22 ?1,007 E. Regional physiography of the study area is included in the geological map of Banda Aceh, Lohk Seumawe, Takengon, with the physiographic unit of the Bukit Barisan Foot Zone. The geological condition of the study area is composed of Pre-Tertiary, Tertiary and Quarternary Rocks. This study aims to calculate, analyze and determine the value of Maximum Peak of Ground  Acceleration, so that ground acceleration maps and earthquake disaster mitigation zone maps can be obtained for Pidie Jaya District. Based on the results of the earthquake data processing in Pidie Jaya Regency on December 7, 2016 the author find the maximum value of  peak ground  acceleration using the Boore method (1997) is: 225,7 - 85,8 gal. Meanwhile by using Fukusima and Tanaka method (1992), the result is: 115,0-115,0 gal. By combining those data lithological factors as other supporting data for weighting, the author could produces an Earthquake Disaster Mitigation Zone Map, from low category untill high category for this district.