Articles

Found 9 Documents
Search

ANALISIS KETERLAKSANAAN COGNITIVE CONFLICT DALAM MODEL INKUIRI TERBIMBING DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEMAMPUANBERPIKIR TINGKAT TINGGI SISWA PADA MATERI LAJU REAKSI Saputra, Roni; Syamsurizal, Syamsurizal; Ernawati, Dwi Wiwik
Edu-Sains: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 6 No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.539 KB) | DOI: 10.22437/jmpmipa.v6i1.5269

Abstract

Abstrak Telah dilakukan penelitian tentang keterlaksanaan tahap cognitive conflict dalam model Inkuiri terbimbing pada materi laju reaksi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan keterlaksanaan cognitive conflict dalam model inkuiri terbimbing dan pengarunya terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa pada materi laju reaksi. Penelitian ini merupakan penelitian Pre-Eksperimental dengan desain penelitian yang digunakan adalah One Group Pretest-Posttest. Pemilihan subjek dilakukan dengan cara purposive sampling berdasarkan pertimbangan hasil tes awal pada materi termokimia, dimana 12 siswa dengan nilai tertinggi pada kelas XI IPA 4 SMAN 10 Kota Jambi dijadikan subjek penelitian. Instrumen penelitian terdiri dari lembar observasi dengan hasil keseluruhan persentase aktivitas keterlaksanaan oleh guru 73% dengan kriteria baik. Kemudian hasil keterlaksanaan tahap cognitve conflict dalam model inkuiri terbimbing oleh siswa sebesar 75,13% dengan kategori baik, serta hasil posttest memiliki rata-rata 76, sehingga korelasi menunjukkan nilai signifikansi 0,174>0,05 yang berarti terdapat korelasi yang signifikan antara dua variabel, yaitu Ha diterima. Sehingga terdapat pengaruh pembelajaran menggunakan model inkuiri terbimbing dengan penambahan tahap cognitive conflict terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa.
HUBUNGAN PENGETAHUAN PENDERITA DIABETES MELITUS TERHADAP KEJADIAN LUKA DIABETES MELITUS DI RUANGAN PENYAKIT DALAM RSUD ARIFIN ACHMAD PEKANBARU Wulandini, Putri; Saputra, Roni
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN UNIVERSITAS ABDURRAB PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.445 KB)

Abstract

Diabetes mellitus is a heterogeneous group of disorders characterized by increased blood glucose levels, or hyperglycemia. The purpose of this study was to analyze the relationship between knowledge Diabetes Mellitus Diabetes Mellitus on the incidence of injury. The design study is an analytic correlation by using a research instrument a questionnaire and observation sheet. Total population in this study as many as 70 people. Sampling using accidental sampling, scuba 3 weeks, the number of samples in this study 29 respondents. Analyzed using chi-square test. This research is quantitative. The study was conducted at room Disease Arifin Achmad Pekanbaru. The result showed knowledge of Diabetes Mellitus high majority of 15 respondents (51.7%), with the incidence of the majority did not happen 20 respondents (69.0%). (P value 0.02 <0.05 This suggests there is a relationship between knowledge Diabetes Mellitus with injury incidence of diabetes mellitus. It is suggested to patients with diabetes mellitus, in order to always be looking for information on Diabetes Mellitus, efforts to prevent injuries Diabetes Mellitus.
PERAN CHAMPION KESELAMATAN PASIEN DALAM PENERAPAN BUDAYA KESELAMATAN PASIEN DI RUMAH SAKIT PEMERINTAH SE KOTA PEKANBARU Febrianita, Yulia; Saputra, Roni
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 2 No 1 (2018): Vol 2 No.1 (Juli 2018)
Publisher : PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN UNIVERSITAS ABDURRAB PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.993 KB)

Abstract

ABSTRAK Harvard School of Public Health menyebutkan bahwa dari seluruh dunia 43 juta orang dirugikan setiap tahun akibat perawatan yang tidak aman. Budaya keselamatan pasien yang baik dapat memperkecil insiden yang berhubungan dengan keselamatan pasien. Upaya dalam meningkatkan budaya keselamatan pasien dengan membentuk champion keselamatan pasien. Model peran yang dibentuk dapat membantu proses resosialisasi bagi staf dalam  pelaksanaan keselamatan  pasien dan penerapan budaya keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran champion keselamatan pasien dalam penerapan budaya keselamatan pasien di ruangan rawat inap Rumah Sakit Pemerintah Se-Pekanbaru. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian non –eksperimental, dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, menggunakan teknik sampel purposive sampling dengan sampel yang digunakan 92 perawat, tempat penelitian ruang rawat inap Rumah Sakit Pemerintah A dan Rumah Sakit Pemerintah B. Hasil menunjukkan terdapat peran champion keselamatan pasien dalam penerapan budaya keselamatan pasien di Rumah sakit Pemerintah se-kota pekanbaru adalah berkategori baik sebesar 56 %. Penelitian ini merekomendasikan perlunya membuat program pemberdayaan champion keselamatan pasien untuk meningkatkan budaya keselamatan pasien. Kata kunci : budaya, keselamatan pasien, peran champion    ABSTRACT The Harvard School of Public Health says that from around the world 43 million people are harmed each year as a result of unsafe treatment. A good patient safety culture can minimize incidents related to patient safety. Efforts in improving the patients safety culture by establishing a champion of patient safety. The role model established can help the process of resocialization for staff in the implementation of patient safety and the application of patient safety culture. This study aims to determine the role of champion of patient safety in the application of patient safety culture in the inpatient room Private Hospital Se-Pekanbaru. This research method uses non-experimental research type, with quantitative descriptive approach, using purposive sampling technique with sample used 92 nurses, in-patient study area of ​​government Hospital A and government Hospital B. Results show there is role of champion patient safety in the application of patient safety culture in goverment hospitals in Pekanbaru is good category by 56%. This study recommends the need to create a champion safety program for patient safety to improve patient safety culture.
FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEMANDIRIAN LANSIA DALAM MELAKUKAN ACTIVITY DAILY LIVING (ADL) DI UPT PSTW KHUSNUL KHOTIMAH MARLITA, LORA; Saputra, Roni; Yamin, Moh
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 1 No 2 (2018): Vol 1 No 2 Januari 2018
Publisher : PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN UNIVERSITAS ABDURRAB PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.868 KB)

Abstract

Lansia merupakan tahap akhir pertumbuhan manusia, saat seorang memasuki tahap lansia mereka akan mengalami berbagai perubahan yang dapat mempengaruhi lansia tersebut dalam melakukan aktivitas kehidupan sehari- hari. Timbulnya ketergantungan dalam melakukan ADL pada lansia dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti umur, kesehatan fisiologis, fungsi kognitif, dan fungsi psikososial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui   faktor apa saja yang mempengaruhi kemandirian lansia dalam melakukan activity of daily living (ADL) pada lansia di PSTW Khusnul Khotimah Pekanbaru.  Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif pada 80 oarang responden lansia. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner tingkat kemandirian lansia. Hasil penelitian didapatkan klien tergantung 63,8% dalam melakukan ADL.  Klien dengan resiko mudah  terjatuh 57,5% dalam melakukan ADL. Klien dengan faktor penyakit 58,8% dalam melakukan ADL. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi acuan bagi pihak PSTW untuk meningkatkan pelayanan sehingga lansia dapat melakukan aktivitas kehidupan sehari- hari secara mandiri.  
TINGKAT PENGETAHUAN ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR PADA BALITA DI PAUD KASIH IBU BENGKALIS Saputra, Roni; Yunus, M Kailani
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Keperawatan Abdurrab
Publisher : PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN UNIVERSITAS ABDURRAB PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.316 KB)

Abstract

Perkembangan Motorik kasar adalah gerakan tubuh yang menggunakan otot-otot besar atau sebagian besar atau seluruh anggota tubuh yang dipengaruhi oleh kematangan  anak  itu  sendiri.  Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  mengetahui tingkat pengetahuan orang tua terhadap perkembangan motorik kasar pada balita di PAUD Kasih Ibu Desa Penampi Kabupaten Bengkalis. Jenis penelitian yang digunakan bersifat deskriptif, populasi dalam penelitian ini seluruh orang tua yang mempunyai balita di PAUD Kasih ibu Desa Penampi Kabupaten Bengkalis sebanyak 32 orang, teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling atau  semua  populasi  dijadikan  sampel  penelitian.  Penelitian  dilakukan  pada tanggal 18 Mei 2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 32 responden, pengetahuan orang tua terhadap perkembangan motorik kasar pada balita berpengetahuan  baik  sebanyak  3  orang  (9,37%),  sedangkan  berpengetahuan sedang sebanyak 8 orang (25%), dan berpengetahuan rendah sebanyak 21 orang (65,62%). Jadi dapat disimpulkan bahwa pengetahuan orang tua terhadap perkembangan motorik kasar pada balita adalah rendah. Diharapkan kepada orang tua dapat mengembangkan lagi pemahaman tentang perkembangan motorik kasar agar dapat menerapkan lebih baik lagi kepada anak agar anak dapat berkembang sesuai dengan usianya.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DI DESA KUALU KECAMATAN TAMBANG KAMPAR S, Putri Wulandini; Saputra, Roni
Sistem Informasi Vol 8 No 2 (2018): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.766 KB)

Abstract

Clean and Healthy Behavior/ PHBS is all health behavior that is done on the basis of awareness so that family members can help themselves in the health field. Health is a treasure that is priceless and to get health is willing to spend excessive funds. Based on the profile of Dinas Kesehatan Provinsi Riau the percentage of PHBS at home is 49,5%. Nevertheless, the implementation of PHBS in Rural areas remains a highlight and an ongoing program for the Government and District Health Offices. The purpose of this study was to find out "Factors Associated With Healthy Behavior Clean and Healthy (Phbs) In Village Kualu Kampar Sub-District ". The type of quantitative research with correlation design, with a population of 350 heads of households, and a sample of 100 people, the sampling technique is Probability Sampling. Data collection using questionnaire. Data analysis was done univariat and bivariate. The result of the research on the knowledge of the respondents about PHBS in the household is good, that is 64% of the education of the majority respondent of middle level (SMA) 59%, the role of health workers in PHBS is less the role that is 54%, the role of public figure is good that is56% PHBS is 51%. Bivariate results obtained pvalue 0.01 educational factors and 0.006 knowledge factor, which means there is a relationship. While the role factor Nakes p value 0.81 and the role of Toma 0.151, which means no relationship. From this research, it is expected that the participation of health personnel to provide complete information through the extension to the community about PHBS in Household.
Pertanggungjawaban Pidana Korporasi Dalam Tindak Pidana Korupsi (Bentuk Tindak Pidana Korupsi yang Merugikan Keuangan Negara Terutama Terkait Dengan Pasal 2 Ayat (1) UU PTPK) Saputra, Roni
Jurnal Cita Hukum Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Syariah dan Hukum, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jch.v2i2.2318

Abstract

Abstrak: Pertanggungjawaban Pidana Korporasi Dalam Tindak Pidana Korupsi. Di Indonesia, korupsi diterima secara luas sebagai penyakit yang sudah mewabah, bahkan ada yang menganggap telah menjadi budaya masyarakat. Korupsi di Indonesia dewasa ini sudah bersifat sistemik dan endemik sehingga tidak saja merugikan keuangan negara dan perekonomian negara tetapi juga telah melanggar hak-hak ekonomi dan sosial masyarakat luas. Korupsi di Indonesia sudah merembes masuk ke segala aspek kehidupan, ke semua sektor, ke segala tingkatan, baik di pusat maupun di daerah. DOI: 10.15408/jch.v2i2.2318
Pemanfataan Serbuk Sekam Padi Sebagai Adsorben Untuk Menurunkan Konsentrasi Senyawa Piridaben Pada Pestisida Samite 135EC Saputra, Roni; Oktarizal, Hengky
CHEMPUBLISH JOURNAL Vol 2 No 2 (2017): Chempublish Journal
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.979 KB) | DOI: 10.22437/chp.v2i2.4475

Abstract

Pesticides are very useful in many areas of human activities, especially in agriculture to ensure food availability. However, pesticides also have a negative impact on the environment and health. Pesticides are classified as endocrine disrupting chemicals (EDCs), which are chemicals that can interfere with the metabolic system, binding and eliminating hormones in the body, one of which is the danger of carcinogenicity. The concentration hazard present in Pesticide was experiment to decrease the concentration by using rice husk absorbent powder. This research is an experimental research that aims to reduce the concentration of pyridaben compounds contained in pesticides by using rice husk absorbent powder. By varying the sample treatment, variations of optimum concentrations of 10, 20, 30, 40 and 50 mg/L, contact time of 12 hours, 24 hours, 2 days, 4 days and 7 days, and weight of rice husk powder 25, 50, 100, 150, 200 mg. Analysis performed on pesticides is the content of pyridaben in pestisida samite 135EC. From this research, the best result was obtained at concentration 30 mg/L with 29,74% absorption efficiency, 24 hours contact time with 92,36% absorption efficiency, and 150 mg of rice husk powder with 54,88% absorption efficiency. This condition indicates that rice husk powders are effectively used to decrease the concentration of pyridaben compounds because of their effectiveness above 50%.
PEMANFAATAN KULIT PISANG DALAM DEGRADASI ZAT AKTIF PIRIDABEN PADA PESTISIDA SAMITE 135EC Saputra, Roni
Jurnal Ipteks Terapan Vol 13, No 1 (2019): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (659.58 KB) | DOI: 10.22216/jit.2019.v13i1.3439

Abstract

AbstractPyridaben is a pesticide substance of akarisida organoklor. The problem in using this pesticide is the potential poison in pesticide samite 135EC, which may destroy the environment. The peel of banana has few of biochemistry components to bunch the ionic of metal strongly. This research aims to find out the effectiveness of banana’s peel in resrving pyridaben substance from pesticide samite 135EC.This research is a kind of experimental research that use random comprehensively design. The subject of this research is pyridaben substance in pesticide samite 135EC and the peel of banana.The result of the reseach showed optimum concentration to absorb pyridaben by the peel of banana was 50 mg/L with percentage of 29%. Optimum contack time were needed to adsorb pyridaben solution is 12 hours with percentage of 86% and optimum powder weight is 150 mg with percentage 86%.From the test result of the reseach can be concluded that peel of banana powder is effective in absorbing pyridaben compound in pesticide samite 135EC at concentration 50 mg/L, contack time 12 hours, and peel of banana powder weight 150 mg. Suggestion for the next researcher is need to do experiment of applying peel of banana powder in environment especially agriculture environment. AbstrakPiridaben merupakan salah satu senyawa pestisida yang tergolong akarisida organoklor. Masalah yang timbul dari penggunaan pestisida ini adalah potensi racun yang terkandung dalam pestisida Samite 135 EC, yang berpotensi mencemari lingkungan. Kulit pisang mengandung beberapa komponen biokimia sehingga kuat untuk mengikat ion-ion logam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas limbah kulit pisang dalam menyerap  senyawa Piridaben yang terdapat dalam pestisida samite 135EC.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan jenis rancangan penelitian acak lengkap. Subjek dalam penelitian ini adalah senyawa piridaben dalam pestisida samite 135EC dan limbah kulit pisang.Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi optimum untuk menyerap larutan piridaben oleh serbuk kulit pisang adalah 50 mg/L dengan persentase sebesar 29%. Waktu kontak optimum yang dibutuhkan untuk menyerap larutan piridaben adalah selama 12 jam dengan persentase sebesar 86%, dan berat serbuk optimum adalah 150 mg dengan persentase penyerapan sebesar 86%.Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa serbuk kulit pisang efektif dalam menyerap senyawa piridaben dalam pestisida samite 135EC pada konsentrasi 50 mg/L, waktu kontak 12 jam dan berat serbuk kulit pisang 150 mg. Saran bagi peneliti selanjutnya adalah perlu dilakukan uji coba pengaplikasian penggunaan serbuk kulit pisang di lingkungan khususnya lingkungan pertanian.