Articles

Found 11 Documents
Search

KINERJA MESIN BUBUT GEMINIS DITINJAU DARI KEBULATAN BENDA KERJA Yudo, Eko; Ariyanto, Ariyanto
JURNAL INTEGRASI Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Integrasi - April 2019
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (684.551 KB) | DOI: 10.30871/ji.v11i2.1167

Abstract

Mesin perkakas dibidang manufaktur yang menghasilkan benda kerja dengan ketelitian yang tinggi sangat diperlukan untuk dunia Industri Manufaktur. Mesin perkakas yang menghasilkan benda kerja (penyimpangan kebulatan yang rendah ) dengan kualitas baik akan menghasilkan harga sebanding dengan yang ditawarkan. Sehingga  menuntut perawatan dan pemeliharaan mesin yang lebih optimum. Laboratorium Mekanik Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung mempunyai beberapa mesin bubut untuk menghasilkan benda kerja berupa produk latihan mahasiswa, suku cadang mesin dan kegiatan produksi dengan ukuran yang presisi, mesin bubut ini sudah digunakan selama kurang lebih 20 tahun, pemakaian yang terbilang sudah lama dapat mengakibatkan terjadinya perubahan penyimpangan geometri mesin. Penyimpangan yang terjadi akan mempengaruhi kualitas produk yang dihasilkan. Di antara mesin bubut ada mesin bubut Geminis berjumlah 3 unit. Untuk mengetahui penyimpangan kebulatan yang terjadi setelah digunakan pada proses belajar mengajar dan pembuatan suku cadang selama 20 tahun serta untuk mengetahui kelayakan mesin bubut jika digunakan untuk memproses benda kerja dengan toleransi ukuran tertentu, maka perlu dilakukan pengujian. Pengujian yang di lakukan adalah pengujian geometrik mesin pada kebulatan benda kerja.. Hasil proses pemotongan benda uji akan di ukur kebulatannya dianalisis dengan cara lingkaran daerah minimum. Ketiga mesin bubut geminis mempunyai rata-rata penyimpangan sebesar 45,33 μm dan penyimpangan terkecil rata rata 20 μm dapat memproduksi benda kerja dengan toleransi diatas 41 μm.
Analisa Kekasaran Permukaan Pada Proses Edm Sinking Menggunakan Metoda Response Surface Methodology Yudo, Eko; Kurniawan, Zaldy
Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur Vol 10 No 01 (2018): Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur
Publisher : Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33504/manutech.v10i01.54

Abstract

Perkembangan teknologi dibidang manufaktur saat ini sangat cepat, keinginan pasar yang beragam akan kebutuhan produk serta komponen dengan bentuk yang komplek dan tingkat kepresisian yang tinggi serta kekerasan material yang memiliki kekuatan tinggi. Tingkat kekerasan yang tinggi dan kepresisian banyak digunakan mesin non konvensional EDM sinking. laju keausan elektroda (LKE) dan kekasaran permukaan (KP) yang minimal merupakan kinerja dari proses mesin EDM sinking yang ingin dicapai. Peneltian dilakukan bertujuan untuk menentukan kontribusi dari parameter-parameter proses agar bisa mengurangi variasi parameter respon secara serentak dan menentukan nilai setting parameter proses yang tepat. Parameter yang divariasikan current, on time, off time dan machining voltage. Penelitian ini meggunakan rancangan percobaan dari metode Response Surface Methodology (RSM). Dan didapat hasil kekasaran Ra yang paling halus terdapat pada Ton 100 µs, dan Toff 15 µs dengan Ampere 10 A, dan kekasaran Ra yang paling kasar didapat pada Ton 300 µs, dan Toff 15 µs dengan Ampere 20 A.
Optimasi Kekasaran Permukaan Pada Material Amutit Dengan Proses CNC Turning Menggunakan Desain Taguchi Kurniawan, Zaldy; Yudo, Eko; Rosmansyah, Ridho
Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur Vol 10 No 01 (2018): Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur
Publisher : Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33504/manutech.v10i01.58

Abstract

Hasil kekasaran permukaan yang minimal merupakan tujuan yang diinginkan pada proses CNC NLX 2500 Y, harus dilakukan pengaturan parameter-parameter proses CNC NLX 2500 Y yang tepat agar diperoleh respon kekasaran permukaan benda  kerja yang minimal. Penelitian yang telah dilakukan bertujuan untuk menentukan konstribusi dari parameter-parameter proses CNC NLX Y 2500 untuk mengurangi variasi dari respon kekasaran permukaan benda kerja secara serentak. Dengan demikian,  dilakukan  penentuan seting yang tepat dari parameter-parameter proses pemesinan agar dapat diperoleh kekasaran permukaan benda kerja yang minimal. Parameter proses permesinan yang divariasikan adalah putaran spindle, kecepatan potong, kedalaman pemakanan. Rancangan percobaan ditetapkan berdasarkan metode Taguchi dan berupa matriks ortogonal L8 (2³). Metode optimasi yang digunakan adalah Taguchi. Percobaan dilakukan secara acak dengan replikasi sebanyak 2 kali untuk mengatasi faktor gangguan yang terjadi selama proses permesinan. Hasil penelitian menunjukan bahwa untuk mengurangi variasi dari respon secara serentak, kedalaman pemakanan memiliki konstribusi terbesar, yaitu  sebesar 82,6%, kecepatan spindle memiliki persen konstribusi sebesar, yaitu 61,9%, kecepatan potong memiliki persen konstribusi sebesar 9,2%. Untuk memperoleh kekasaran permukaan benda kerja yang minimal, Putaran spindle diatur sebesar 2866 rpm, kecepatan potong diatur sebesar 0.40 mm/put, kedalaman pemakanan diatur  sebesar 1 mm.
Rancang Bangun Mesin Pengaduk Adonan Ampiang Sulistyo, Eko; Yudo, Eko
Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur Vol 8 No 01 (2016): Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur
Publisher : Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33504/manutech.v8i01.76

Abstract

Ampiang atau kerupuk ampiang adalah makanan asli khas Bangka yang terbuat dari tapioka,ikan, air, garam dan perasa. Dalam pembuatan ampiang kendala yang dihadapi adalah dalam prosespengadukan bumbu, ikan dan tepung. Pencampuran atau pengadukan adonan menggunakan tangandengan cara adonan diputar dan dibalik sampai adonan ampiang benar-benar merata sehinggaprosesnya memerlukan waktu yang lama. Untuk mengatasi permasalahan diatas peneliti membuat alatpengaduk adonan ampiang tipe horisontal dengan kapasitas 10 Kg. Tujuan dari penelitian adalahmendapatkan hasil Prosentase keseragaman pencampuran adonan 100% dan waktu produksimeningkat 100%. Tahapan-tahapan penelitian adalah dengan cara pengumpulan data melalui survey,kuisioner, wawancara dan studi pustaka. Langkah selanjutnya adalah pengolahan data, pembuatankonsep dan pemilihan alternatif, pembuatan alat dan assembling, ujicoba dan analisa. Dalampembuatan konsep dan pemilihan alternatif diputuskan mesin dibuat dengan ukuran 99 x 66 x 90 cm,menggunakan motor penggerak 1PK dan desain pengadok tipe horisontal. Hasil penelitian menunjukkanmesin mampu mengadok adonan ampiang 10 Kg dalam waktu 3 menit dan prosentase keseragamanpencampuran adonan 100%.
Analisa Keausan Elektroda Electrical Discharge Machining Menggunakan Metoda Response Surface Methodology Yudo, Eko; Husman, Husman
Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur Vol 10 No 02 (2018): Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur
Publisher : Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33504/manutech.v10i02.63

Abstract

Mesin electrical dishcarge machining (EDM) dibidang manufaktur saat ini telah berkembangbersama dengan mesin konvensional seperti Mesin Bubut, Mesin Frais, dan Mesin Gerinda sebagaiteknologi yang terdepan. EDM dikenal dalam hal kemampuannya untuk membuat bentuk kompleks padalogam-logam yang sangat keras. Mesin EDM banyak digunakan dalam pembuatan dies, perkakas potong,dan molds yang tidak bisa dikerjakan dengan proses penyayatan. Oleh karena itu tingkat keausanelektroda dalam proses EDM harus bisa seefisien mungkin. Peneltian dilakukan bertujuan untukmenentukan nilai setting parameter proses EDM yang tepat. Parameter yang divariasikan current, ontime, off time. Untuk mengoptimalkan respon penelitian ini menggunakan metode Response SurfaceMethodology (RSM). Keausan elektroda yang tinggi didapat pada pengujian dengan parameter yangdigunakan Ton (300 μs), Toff (15 μs) dan Current (20 A), dan nilai keausan yang terkecil didapat padapengujian dengan parameter yang digunakan Ton (100 μs), Toff (15 μs) dan Current (10 A).
Rancang Bangun Mesin Pengayak Pasir Untuk Meningkatkan Produktivitas Pengayakan Pasir Pada Pekerja Bangunan Sateria, Angga; Yudo, Eko; Zulfitriyanto, Zulfitriyanto; Sugiyarto, Sugiyarto; Melati, Rina; Saputra, Bimas E; Naufal, Ikhya
Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur Vol 11 No 01 (2019): Manutech: Jurnal Teknologi Manufaktur
Publisher : Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33504/manutech.v11i01.90

Abstract

Salah satu material yang digunakan dalam proses pembuatan bangunan adalah pasir. Pasir dengan ukuran seragam umumnya didapat dari proses pengayakan manual yang membutuhkan banyak tenaga manusia serta waktu pengayakan yang lama, sehingga perlu dibuat mesin pengayak pasir untuk miminimalisir penggunaan tenaga manusia dan waktu pengayakan. Perancangan difokuskan pada pengayakan pasir secara manual ke pengayakan dengan menggunakan mesin. Perancangan mesin menggunakan software design untuk dibuatkan gambar susunan dan gambar kerja dari komponenkomponen mesin pengayak pasir. Berdasarkan hasil uji coba yang telah dilakukan, Mesin dapat mengayak pasir seberat 5 kg selama 1,02 menit dan untuk pasir seberat 10 kg dapat terayak selama 1,30 menit.
Optimasi Multirespon Purwarupa Electrical Discharge Machine (EDM) Menggunakan Metode Taguchi-Grey Relational Analysis Sateria, Angga; Yudo, Eko; Zulfitriyanto, Zulfitriyanto
Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur Vol 11 No 01 (2019): Manutech: Jurnal Teknologi Manufaktur
Publisher : Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33504/manutech.v11i01.97

Abstract

EDM adalah salah satu proses pemesinan nonkonvensional yang tepat ketika pembuatan benda kerja dengan proses pemesinan konvensional sulit dilakukan. Proses ini telah digunakan secara efektif pada pemesinan material yang keras, berkekuatan tinggi dan tahan terhadap suhu tinggi seperti material high speed steel (HSS). Pada penelitian ini dilakukan ujicoba purwarupa mesin EDM dengan variabel mesin yaitu arus (A), pulse on time (µs) dan pulse off time (µs). Material yang digunakan adalah material high speed steel (HSS) yang digunakan pada alat potong seperti pahat bubut dan cutter frais. Kekasaaran permukaan dan laju pengikisan material adalah respon yang diamati untuk menentukan kualitas pengikisan benda kerja. Karakteristik kualitas dari respon kekasaran benda kerja adalah "semakin kecil semakin baik" dan Karakteristik kualitas dari respon laju pengikisan material adalah "semakin besar semakin baik . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan level parameter proses terbaik untuk mencapai karakteristik kinerja yang diperlukan dalam proses pengikisan material menggunakan purwarupa mesin EDM menggunakan metode grey relational analysis (GRA). Tiga parameter proses yang dipilih yaitu arus, pulse on time, dan pulse off time. Desain taguchi 3 x 3 x 3 digunakan sebagai design eksperimen. Level parameter terbaik yang diperoleh adalah arus 40 amper, pulse on time 200 µs, pulse off time 20 µs.
RANCANG BANGUN MESIN PENGADUK ADONAN AMPIANG Sulistyo, Eko; Yudo, Eko
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ampiang atau kerupuk ampiang adalah makanan asli khas Bangka yang terbuat dari tapioka, ikan, air, garam dan perasa. Dalam pembuatan ampiang kendala yang dihadapi adalah dalam proses pengadukan bumbu, ikan dan tepung. Pencampuran atau pengadukan adonan menggunakan tangan dengan cara adonan diputar dan dibalik sampai adonan ampiang benar-benar merata sehingga prosesnya memerlukan waktu yang lama. Untuk mengatasi permasalahan diatas peneliti membuat alat pengaduk adonan ampiang tipe horisontal dengan kapasitas 10 Kg. Tujuan dari penelitian adalah mendapatkan hasil Prosentase keseragaman pencampuran adonan 100% dan waktu produksi meningkat 100%. Tahapan-tahapan penelitian adalah dengan cara pengumpulan data melalui survey, kuisioner, wawancara dan studi pustaka. Langkah selanjutnya adalah pengolahan data, pembuatan konsep dan pemilihan alternatif, pembuatan alat dan assembling, ujicoba dan analisa. Dalam pembuatan konsep dan pemilihan alternatif diputuskan mesin dibuat dengan ukuran 99 x 66 x 90 cm,menggunakan motor penggerak 1PK dan desain pengadok tipe horisontal. Hasil penelitian menunjukkan mesin mampu mengadok adonan ampiang 10 Kg dalam waktu 3 menit dan Prosentase keseragaman pencampuran adonan 100%.Kata kunci: ampiang, adonan, tipe horisontal
RANCANG BANGUN MESIN PENGGILING DAGING AYAM Sulistyo, Eko; Yudo, Eko
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rancang bangun mesin penggiling daging ayam telah dikembangkan untuk mendapatkan mesin yang aplikatif untuk pengolahan daging ayam pada usaha skala kecil menengah. Mesin didesain lebih sederhana serta dibuat dengan ukuran yang lebih kecil dari produk komersial sejenis dan digerakkan dengan motor bertenaga maksimum 1 HP. Mesin dirancang berdasarkan mekanisme kerja silinder yang berputar dengan digerakkan oleh motor  penggerak dan sistem transmisi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan hasil gilingan daging ayam dengan tingkat kehalusan yang diinginkan.Metode penelitian ini dengan menggunakan perencanaan dan pembuatan serta uji coba variasi ukuran lubang plat pada keluaran daging ayam yang dihasilkan. Dari hasil uji coba dengan variasi diameter lubang keluaran daging ayam 1mm sampai dengan 5 mm, didapatkan hasil penggilingan daging ayam yang diinginkan adalah 3 mm.
RANCANG BANGUN MESIN PENGADUK SAMBAL LINGKUNG UNTUK MENINGKATKAN KAPASITAS PRODUKSI PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA Sulistyo, Eko; Yudo, Eko
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini pengadukan sambal lingkung/abon ikan yang dilakukan oleh industri rumah tangga di Kecamatan Sungailiat kabupaten Bangka Induk masih dilakukan dengan cara manual. Hasil pengadukan sambal lingkung dengan cara manual mempunyai kerugian yaitu waktu pengadukan sangat lama dan hasil penggadukan tidak merata, terjadinya penggumpalan maupun hangus. Hal ini menyebabkan cacat produksi dan penurunan permintaan sambal lingkung dari konsumen. Untuk mengatatasi permasalahan diatas dibuat mesin pengadukan sambal lingkung/abon ikan yang dapat melakukan pengadukan sambal lingkung dengan kapasitas 5-10 kg per proses dengan waktu 1.5-3 jam. Metedologi yang digunakan melakukan survey ke UKM untuk mengetahui cara pengadukan sambal lingkung secara manual, perancangan dan pembuatan mesin sistem pengadukan menggunakan lengan pengaduk pada wadah yang digerakkan dengan motor yang berputar 23 rpm dan pengujian mesin dilakukan dengan mencatat waktu proses pengadukan dan hasil dari pengadukan. Hasil dari pengujian didapatkan mesin dapat pengaduk sambal lingkung sampai 10 kg dalam waktu 3 jam lebih cepat dari pengadukan dengan cara manual yang memerlukan waktu 4,5 jam, sehingga dapat meningkatkan produksi sebesar 50%. Sedangkan hasil pengadukan didapatkan hasil adonan sambal lingkung yang merata, tidak hangus dan tidak menggumpal.