Articles

Found 9 Documents
Search

SINTESIS DAN ANALISIS SIFAT FISIK DAN MEKANIK PAPAN KOMPOSIT DARI LIMBAH PELEPAH SAWIT DAN SABUT KELAPA Erwan, Erwan; Faryuni, Irfana Diah; Wahyuni, Dwiria
PRISMA FISIKA Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : Department of Physics, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.589 KB)

Abstract

Telah dilakukan sintesis papan komposit dari pelepah sawit dan sabut kelapa menggunakan perekat urea formaldehide (UF), parafin dan katalis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat fisik dan mekanik pada papan komposit homogen dan berlapis. Variasi komposisi pelepah sawit : sabut kelapa adalah (100:0, 90:10, 80:20, 70:30, 60:40, 50:50, 40:60, 30:70, 20:80, 10:90, 0:100)% dengan nama sampel berturut-turut adalah A, B, C, D, E, F, G, H, I, J dan K. Penelitian diawali dengan pencampuran bahan dengan perekat, kemudian bahan dikempa dengan tekanan 30 kg/cm2 pada suhu 150°C selama 8 menit. Hasil uji sifat fisis dan mekanis papan komposit mengacu pada standar JIS A 5908-2003. Semua sampel memenuhi standar untuk kerapatan dan kadar air masing-masing dengan rentang nilai 650,2 - 765,3 kg/m3, dan 5,6 - 11,3 %. Empat sampel yang memenuhi standar untuk internal bonding yaitu sampel A, B, C, dan D dengan nilai pada rentang 14,8 x 104 N/m2 - 32,9 x 104 N/m2. Sedangkan untuk uji kuat pegang sekrup dan keteguhan patah, semua sampel memenuhi standar masing-masing rentang nilai 332,2 - 896,7 N, dan 1,03 x 107 - 2,02 x 107 N/m2. Hasil uji pengembangan tebal dan keteguhan elastisitas semua sampel tidak memenuhi standar yang telah ditetapkan.   Kata kunci : pelepah sawit, sabut kelapa, urea formaldehyde, dan papan komposit.
MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA MENGGUNAKAN PENDEKATAN JELAJAH ALAM SEKITAR (JAS) DENGAN METODE EKSPERIMEN PADA MATERI LIMBAH Erwan, Erwan; Achyani, Achyani
Bioedukasi Jurnal Pendidikan Biologi Vol 5, No 1 (2014): Mei 2014
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Student understanding is  how a student is able to maintain, differentiated, assumed, explains, and What has been received. Understanding rather than merely thinking activities, but did experience the mind (experience life). The things to do  to achieve student understanding  is by ways student actively exploring learn directly.   Approach to natural roaming  around alternative in learning biology. In this approach, student are required actively exploring, learning envirotment as a source of biology, will be able to increase student’s understanding. Conclusions of this study, learning opproach to natural roaming  around with experimental methods can increase student’s understanding in SMA Muhammadiyah 2 Metro school year 2011/2012 of pre-PTK to the cycle 2 be 54% and suggestion that research can be used increase the student’s understanding.Kata Kunci: Jelajah Alam Sekitar, Aktivitas Belajar, Hasil Belajar
MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA MENGGUNAKAN PENDEKATAN JELAJAH ALAM SEKITAR (JAS) DENGAN METODE EKSPERIMEN PADA MATERI LIMBAH Erwan, Erwan; Achyani, Achyani
BIOEDUKASI Vol 5, No 1 (2014): Mei 2014
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/bioedukasi.v5i1.254

Abstract

Student understanding is  how a student is able to maintain, differentiated, assumed, explains, and What has been received. Understanding rather than merely thinking activities, but did experience the mind (experience life). The things to do  to achieve student understanding  is by ways student actively exploring learn directly.   Approach to natural roaming  around alternative in learning biology. In this approach, student are required actively exploring, learning envirotment as a source of biology, will be able to increase student’s understanding. Conclusions of this study, learning opproach to natural roaming  around with experimental methods can increase student’s understanding in SMA Muhammadiyah 2 Metro school year 2011/2012 of pre-PTK to the cycle 2 be 54% and suggestion that research can be used increase the student’s understanding.Kata Kunci: Jelajah Alam Sekitar, Aktivitas Belajar, Hasil Belajar
TAKHRIJ AL-FURU’ ALAL USUL PERIODE IJTIHAD DI MASA SHAHABAT DAN TABI’IN (Kajian Sosiologi - Antropologi Hukum Islam) Erwan, Erwan
JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah) Vol 17, No 2 (2018)
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.193 KB) | DOI: 10.31958/juris.v17i2.1165

Abstract

This research reveals the truth about the reality of Islamic law and its scope. This study was a library research.  The data were obtained through the library method, namely by collecting data and materials from books that are relevant to this discussion, by reading, studying, and analyzing all the sources.  Sociological-anthropological understanding means discussing the truth of a fact in depth. Law as something that is related to humans, then the relationship between humans and other human beings is in a life interaction. Because without the interaction of life there will be no law (ibi societas ibi ius, zoon politicon). Law serves to regulate relations between people. But not all human actions have their regulation. Only actions or behavior that are classified as legal actions.  Legal law relations consist of bonds between individuals and individuals and between individuals and communities. In its efforts to regulate, the law adapts to the interests of society well. As a collection of rules or principles, the law has a general and normative content, the legal principle aims to protect the interests of human beings as social beings. Therefore the law must be obeyed, must be carried out and maintained, but not violated. Humans are given the mind to think, then ijtihad is the deployment of the ability of the brain. The real fact shows that thisdynamics had existed during the Prophet's benediction and tabi'in.
Pembagian Harta Waris (Studi Analisis Marga Mandailing di Kabupaten Pasaman Berdasarkan Konsep Dasar Sosiologi Hukum ) Erwan, Erwan
Jurnal Al Himayah Vol 2 No 2 (2018): Al Himayah
Publisher : Jurnal Al Himayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1046.079 KB)

Abstract

Pembagian warisan di daerah perbatasan berawal dari setelah seseorang lahir dan hidup dengan keluarga, ayah ibu dan saudaranya atau dengan orang lain yang mengasuhnya. Kemudian mengenal anggota kerabat dan ia tahu siapa yang berhak dan berkewajiban mengatur dirinya dan memelihara seseorang tersebut Dalam penulisan jurnal ini, penulis merumuskan 3 (tiga ) permasalahan yakni bagaimana proses perkawinan antar suku di daerah perbatasan Kabupaten Pasaman dengan Kabupaten Mandahiling Natal, bagaimana kedudukan harta dalam perkawinan antar suku yang terjadi di daerah perbatasan Kabupaten   Pasaman dan Kabupaten Mandahiling Natal dan Bagaimanakah proses pembagian harta  warisan dalam perkawinan antar suku di daerah perbatasan Nagari Batas , Sumatera Barat dengan Desa Muaro Sipongi Kab. Mandahiling Natal, Sumatera Utara. Metode penelitian yang dipergunakan adalah metode yuridis sosiologis. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan dengan cara wawancara dan studi pustaka. Dari penelitian yang penulis teliti, diketahui bahwa Proses perkawinan antar suku di daerah perbatasan Nagari Batas dan Desa Muaro Sipongi dilakukan secara adat masing - masing, yaitu campuran adat antara suku Minang kabau dan suku batak mandailing. Kedudukan harta dari perkawinan antar suku di daerah perbatasan Nagari Batas , Kabupaten Pasaman dan Desa uaro Sipongi , Kabupaten Mandahiling Natal ini adalah menganut sistem kekerabatan patrilineal yaitu sistem kekerabatan menurut garis keturunan laki-laki (Bapak) yang beragama islam (muslim)dan mengelompokkan hartanya menjadi 3 bagian sebgaimana halnya aturan Undang - undang mengaturnya .Akan tetapi dalam pembagian harta warisan pada suatu ke luarga tersebut hanya membagi harta bersama yang diperoleh selama masa perkawinan saja. Cara pembagian harta Wari san di daerah perbatasan ini adalah dengan cara mengikuti aturan dari Hukum Islam. Dalam prakteknya yang mendapat harta warisan dari seorang pewaris hanyalah keluarga intinya saja. Dengan kata lain pembagian harta yang dilakukan keluarga yang melakukan perkawinan campuran antar suku di daerah perbatasan tidak utuh secara hukum adat maupun Islam.
PENDAMPINGAN PEMULIHAN KONDISI PETERNAKAN AYAM RAS PETELUR PASCA GEMPA DI KABUPATEN LOMBOK UTARA Purnamasari, Dwi Kusuma; Syamsuhaidi, Syamsuhaidi; Erwan, Erwan; Wiryawan, Ketut Gede
Jurnal Gema Ngabdi Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Gema Ngabdi
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jgn.v1i1.5

Abstract

An earthquake that occurred from the end of July to the end of August 2018 in the province of NTB has detroyed not only residential buildings, offices, schools, religious buildings, but also livestock houses, especially the houses and cages. Almost all districts in the NTB province was affected by the earthquake and the worst affected districts were North Lombok and East Lombok. The Norty Lombok Regency is currently experiencing total paralysis both in the fields of education, government and economics and tourism. One business that requires rapid handling in the field of animal husbandry is for egg production. There are 26 poultry farmers who are members of the "Telur Jaya" breeders group supplying eggs for the community and visitors in North Lombok district. Because of the earthquake, this group was unable to produce eggs to meet the needs of the people of in North Lombok district due to destroyed housing conditions, many chickens died, and chickens which were survive received improper management and attention. The initial step taken was to recover laying hens housing and managemnt. Cage capacity for 26 breeders ranges from 250 to 2200 birds were repaired using cage materials that can still be used and new materials to replace damaged materials. Mentoring activities continue to be carried out so that poultry farmers can run their businesses so they can supply egg needs in North Lombok Regency.
Study on Potency of Sepat Fish (Trichopus trichopterus) in Lebo Taliwang Swamp of West Sumbawa District as a Poultry Feed Irianto, Ahmad Furqon; Taufikkurrahman, Taufikkurrahman; Purnamasari, Dwi Kusuma; Erwan, Erwan; Wiryawan, I K.G.; Syamsuhaidi, Syamsuhaidi; Pardi, Pardi
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI), Indonesian Journal of Animal Science and Technology Vol 4 No 2 (2019): Indonesian Journal of Animal Science and Technology (JITPI)
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.756 KB)

Abstract

The research was aims to study the potential of sepat fish in Lebo Taliwang as poultry feed, includes production, availability, quality of nutriens, and heavy metal content. This studyused survey method by gathered information about the characteristics of Lebo Taliwang, predicted Sepat fish production with calculated the frequency of netting in a certain time, and assessed its availability over time, as well analyzed the content of dry matter, ash, crude protein, crude fat, crude fiber (Ca, P) and metal content (Cu, Pb and Hg) of Sepat fish. The data is tabulated use SPSS and descriptively analyzed. The results of study showed that Lebo Taliwang is a lake which had grown many aquatic plants and habitat for various species of fish include Sepat fish.The water of Lebo Taliwang never dries and it is possible for availability of Sepat fish all the year.Sepat fish is safe as poultry feed because of its highly nutritional content namely protein 50.69 % and Ca 2.87 % as well low levels of Cu, Pb and Hg.This study concluded that the production of Sepat fish in Lebo Taliwang is relatively high and available all the year, so that it is potentially used as poultry feed.
PERSEPSI PERAWAT TENTANG SPIRITUAL CARE DI RUANG INTENSIVE CARE UNIT maryana, maryana; Erwan, Erwan
Citra Delima : Jurnal Ilmiah STIKES Citra Delima Bangka Belitung Vol 3 No 2 (2020): Citra Delima : Jurnal Ilmiah STIKES Citra Delima Bangka Belitung
Publisher : STIKES Citra Delima Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (792.264 KB) | DOI: 10.33862/citradelima.v3i2.83

Abstract

Spiritual care merupakan hal yang penting bagi pasien. Satu ? satunya sumber penyembuhan (healing) bagi pasien terminal adalah spiritualitas mereka. Namun dalam pelayanan keperawatan masih terfokus pada aspek fisik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi persepsi perawat tentang spiritual care di ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Medika Stannia Sungailiat.Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomonologi. Informan 10 orang dengan teknik non purposive sampling. Tehnik pengumpulan data, wawancara dan observasi. Terdapat 5 tema persepsi perawat tentang spiritual care, yaitu pemahaman perawat tentang spiritual care, cara perawat mengidentifikasi kebutuhan spiritual pasien, pelaksanaan spiritual care, berbagai hambatan dalam pelaksanaan spiritual care, dan harapan terhadap spiritual care : advokasi dalam pembuatan kebijakan di rumah sakit tentang kewajiban perawat melaksanakan spiritual care, upaya bimbingan dalam peningkatan pengetahuan, serta evaluasi berkelanjutan dalam melaksanakan spiritual care di ruangan.
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS TERNAK UNGGAS MELALUI PEMBERIAN PAKAN FERMENTASI DI DESA APITAIK KABUPATEN LOMBOK TIMUR Purnamasari, Dwi Kusuma; Syamsuhaidi, Syamsuhaidi; Erwan, Erwan; Wiryawan, I Ketut Gede; Sumiati, Sumiati; Pardi, Pardi; Binetra, Tjokorda Suwhendra
Abdi Insani Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v7i1.305

Abstract

Desa Apitaik merupakan desa yang memiliki potensi dalam bidang peternakan, dimana ketersediaan bahan pakan lokal yang berasal dari limbah pertanian dan perikanan cukup besar.  Namun saat ini peternak belum maksimal memanfaatkan limbah pertanian dan perikanan, dikarenakan kurangnya pengetahuan  dalam pengolahan limbah menjadi pakan ternak yang berkualitas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menyampaikan informasi dan pengetahuan dalam rangka meningkatkan produktifitas dan kesehatan ternak unggas melalui pemberian pakan fermentasi dan pemanfaatan fermentor sebagai probiotik dalam air minum.   Tahapan kegiatan yaitu: 1). Penyuluhan tentang sistem peternakan unggas,  berbagai macam bahan pakan lokal, manfaat serta penggunaannya. 2).  Pengenalan dan demonstrasi metode pengolahan bahan pakan dengan menggunakan fermentor dan penggunaan fermentor sebagai probiotik dalam air minum. 3). Diskusi menggali potensi, permasalahan, dan mencari solusi secara bersama.  Selama kegiatan pengabdian, peserta menunjukkan semangat yang tinggi untuk berusaha di bidang peternakan khususnya ayam ras petelur.  Nampak dari jumlah kehadiran peternak yang tinggi (31 orang), dan keaktifan peternak dalam diskusi serta lamanya diskusi (± 4 jam), serta peternak bersemangat untuk mencoba fermentor dalam pengolahan pakan. Peternak berkomitmen untuk meningkatkan produktifitas ternak dan kesehatan ternak dengan memanfaatkan limbah pertanian hasil fermentasi.