Articles

KINERJA PEGAWAI PADA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS TADULAKO PALU Syaharuddin, Syaharuddin
Katalogis Vol 3, No 10 (2015)
Publisher : Katalogis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.564 KB)

Abstract

This study aims to analyze the performance of employees in providing academic services to students. The concept used in this study to examine determinants of employee performance based Theory Handoko namely Efficiency and Effectiveness. This study used a technique informants purposively selecting the number of informants set at 6 Data collection techniques are observation, interviews, and documentation. The results showed that the performance in providing academic services to students Mathematics and Natural viewed from the aspect of efficiency include the understanding and control of the task is not yet fully understood, while the effectiveness seen aspects of the service provided is still not maximized evidenced by the presence of complaints from students due to the unfamiliarity of employees. While the factors inhibiting the performance of employees in academic services are; a culture which is reflected in the behavior of employees, measured from the internal side of employee work ethic, motivation, discipline and the level of dependence of employees on the leadership which is still very high and the external side of the employee interaction pattern that exists in providing services professional
THE FORM OF BASIRIH SOCIETY SOCIAL INTERACTION IN THE DOME OF HABIB HAMID BIN ABBAS AL-BAHASYIM AS A LEARNING RESOURCE ON SOCIAL STUDIES Jamaluddin, Jamaluddin; Syaharuddin, Syaharuddin; Putra, Muhammad Adhitya Hidayat
The Kalimantan Social Studies Journal Vol 1, No 2 (2020): The Kalimantan Social Studies Journal, April 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.02 KB) | DOI: 10.20527/kss.v1i2.2038

Abstract

Pembelajaran IPS selama ini dikritik karena hanya berbasis buku teks yang menjerumuskan peserta didik berpengetahuan berbasis konsep dan fakta-fakta bentuk interaksi sosial yang jauh dari lingkungannya dalam arti belum memanfaatkan konten lokal. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan bentuk interaksi sosial di sekitar kubah Habib Hamid bin Abbas Al-Bahasyim sebagai sumber pembelajaran IPS dengan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi dengan uji keabsahan data melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu, member check dan perpanjangan penelitian. Penelitian mendeskripsikan biografi Habib Hamid bin Abbas Al-Bahasyim dan bentuk interaksi sosial yaitu: Majelis Taklim Masjid Habib Hamid (majlis Kubah Baisir, Yasinan ibu-ibu dan Majlis Haul), Gotong Royong (Haul dan Maulid Nabi dan bersih lingkungan) dan Festival Basirih. Ketiga bentuk interaksi sosial tersebut menjadikan pembelajaran IPS menjadi powerful dalam pembelajaran bermakna sebagaimana tema Interaksi Sosial materi pelajaran kelas VII Pembelajaran IPS.
UTILIZATION OF WASAKA MUSEUM AS A LEARNING RESOURCE ON SOCIAL STUDIES Syaharuddin, Syaharuddin; Arbainah, Arbainah; Mutiani, Mutiani
The Kalimantan Social Studies Journal Vol 1, No 2 (2020): The Kalimantan Social Studies Journal, April 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.056 KB) | DOI: 10.20527/kss.v1i2.2027

Abstract

Museum Wasaka merupakan tempat penyimpanan benda koleksi perjuangan rakyat Kalimantan Selatan melawan penjajah pada periode revolusi fisik (1945-1949). Di dalam museum juga terdapat arsip tentang Proklamasi 17 Mei sebagai penanda gigihnya para pejuang Banjar di Kalimantan Selatan dalam melawan penjajah untuk mempertahankan kemerdekaan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana museum Wasaka dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar IPS. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif. Pengumpulan data melalui observasi ke museum Wasaka, kemudian melakukan wawancara dengan pengelola museum, pengunjung museum, dan guru IPS di SMPN 27 Banjarmasin. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, kemudian menarik kesimpulan. Keabsahan data melalui perpanjang pengamatan serta triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa museum Wasaka dapat digunakan sebagai sumber belajar IPS dengan cara menganalisis materi yang relevan dengan sejarah koleksi benda yang ada di museum. Pada penelitian ini ditemukan bahwa Materi yang relevan yaitu pada materi Masa Kemerdekaan 1945-1950 sub materi Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan.
IMPLEMENTASI NILAI PEDULI LINGKUNGAN DI SMP NEGERI 27 BANJARMASIN Ma?nawiyah, Ma?nawiyah; Sarbaini, Sarbaini; Syaharuddin, Syaharuddin
Jurnal Socius Vol 8, No 2 (2019): JURNAL SOCIUS
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5458.413 KB) | DOI: 10.20527/jurnalsocius.v8i2.7230

Abstract

AbstractSMP Negeri 27 Banjarmasin is one of the adiwiyata schools in Banjarmasin. The school implements the government program to create concern and awareness towards the school?s environment. This research aims to describe the environment of SMP Negeri 27 Banjarmasin based on the adiwiyata school standard as well as describing the strategy used in implementing the environmental care value in SMP Negeri 27 Banjarmasin. This research used qualitative method, where the data was collected through interview, observation, and document study. Afterwards, the data was analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing. In order to validate the data, the researcher extending the observation, increasing persistence, triangulating the data, and doing member check. The result of the research shown that the condition of SMP Negeri 27 Banjarmasin, based on four aspects of adiwiyata school standard which  This implementation of environmental care could be seen in the school daily activities such as piket kelas, five-minutes movement, and Jumat Bersih.Keywords:  Implementation, value, environmental care  AbstrakSMP Negeri 27 Banjarmasin merupakan salah satu sekolah adiwiyata di Banjarmasin. Sekolah melaksanakan program pemerintah untuk mewujudkan kepedulian dan kesadaran terhadap lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi lingkungan sekolah SMP Negeri 27 Banjarmasin menurut standar sekolah adiwiyata. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan studi dokumen. Teknik analisis data dilakukan dengan melakukan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengujian keabsahan data dilakukan dengan perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan kondisi lingkungan sekolah SMP Negeri 27 Banjarmasin menurut standar sekolah adiwiyata ditinjau dari beberapa aspek. Bentuk-bentuk implementasi nilai peduli lingkungan tercermin dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah sebagai budaya sekolah seperti kegiatan piket kelas, gerakan lima menit, dan kegiatan Jumat Bersih.Kata Kunci: Implementasi, Nilai, Peduli Lingkungan.
NILAI-NILAI HAUL GURU SEKUMPUL SEBAGAI SUMBER BELAJAR IPS Nasih, Muhammad; Abbas, Ersis Warmansyah; Syaharuddin, Syaharuddin
Jurnal Socius Vol 8, No 2 (2019): JURNAL SOCIUS
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5259.68 KB) | DOI: 10.20527/jurnalsocius.v8i2.7226

Abstract

AbstractThis research discussed moral values of haul K.H. Muhammad Zaini bin Abdul Ghani (Guru Sekumpul). The purpose of this research is to describe the preparation the event of haul Guru Sekumpul and the values which is  included of haul Guru Sekumpul and whether these values can be used as a learning resource of social studies. This study is a qualitative research with a historical approach. The results of the research showed that the preparation of haul Guru Sekumpul includes security, health, transportation, accommodation, facilities and infrastructures. The Implementation of haul Guru Sekumpul carried out within three days that take places  at the house of Guru Sekumpul, at the dome of the Guru Sekumpul and Mushalla AR-Raudhah. The values  from the event of haul Guru Sekumpul  are consist of  (1) religious values (faithfulness, tolerance, love of the environment), (2) nationalist values (love of the homeland and respect for diversity), (3) values of integrity (honesty, politeness, love for truth), (4) independent values (hard work, creative, disciplined, courageous), and (5) the value of mutual cooperation (cooperation and mutual assistance). Keywords: Guru Sekumpul, haul, social studies, moral values AbstrakPenelitian ini membahas tentang nilai-nilai haul K.H. Muhammad Zaini bin Abdul Ghani (Guru Sekumpul). Penelitian ini untuk mendeskripsikan bagaimana persiapan dan pelaksanaan haul Guru Sekumpul, serta nilai-nilai yang terkandung di dalam haul Guru Sekumpul dan apakah nilai-nilai tersebut dapat dijadikan sebagai sumber belajar IPS. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan historis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persiapan haul Guru Sekumpul mencakup bidang pengamanan, kesehatan, perhubungan, akomodasi, dan sarana prasana. Pelaksanaan haul Guru Sekumpul dilaksanakan dalam waktu tiga hari yakni di rumah kediaman almarhum Guru Sekumpul, di Kubah Guru Sekumpul dan di Mushalla Ar-Raudhah. Nilai-nilai yang terdapat di dalam haul Guru Sekumpul yakni (1) nilai religus (beriman-bertakwa, toleransi, cinta lingkungan), (2) nilai nasionalis (cinta tanah air dan menghargai kebhinnekaan), (3) nilai integritas (kejujuran, kesantunan, cinta pada kebenaran), (4) nilai mandiri (kerja keras, kreatif, disiplin, berani), serta (5) nilai gotong royong (kerjasama dan saling menolong).Kata Kunci: Guru Sekumpul, haul, IPS, nilai-nilai
SOCIAL INTERACTION SASIRANGAN TRADERS VILLAGE IN THE CITY OF BANJARMASIN AS A LEARNING RESOURCES ON SOCIAL STUDIES Jumriani, Jumriani; Subiyakto, Bambang; Syaharuddin, Syaharuddin
The Innovation of Social Studies Journal Vol 1, No 1 (2019): The Innovation of Social Studies Journal, Sept 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.514 KB) | DOI: 10.20527/iis.v1i1.1369

Abstract

?Kampung Sasirangan? predikat yang dilekatkan kepada Kelurahan Seberang Mesjid kota Banjarmasin karena dikembangkannya Usaha Kecil Menengah (UKM) yang bergerak di bidang industri kain sasirangan. Kain ini merupakan jenis batik khas Banjar. Interaksi sosial yang berlangsung selama proses produksi, distribusi dan konsumsi kain sasirangan di kampung ini menjadi perhatian untuk diteliti karena berfungsi strategis bagi pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), khususnya sebagai sumber belajar. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan interaksi sosial yang berlangsung di Kampung Sasirangan terkait dengan aktivitasnya di sektor industri kain sasirangan sebagai sumber belajar IPS. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dari wawancara, observasi dan studi dokumen. Subyek penelitian adalah para pengrajin, pedagang, distributor, pembeli dan guru IPS. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengujian keabsahan data dilakukan dengan perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, members check, dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi dari para pelaku usaha di Kampung Sasirangan terjadi antara pengrajin, pekerja, pedagang, pembeli dan pemerintah. Beberapa aspek interaksi sosial para pelaku yang dapat dijadikan sumber belajar pada materi IPS di antaranya materi tentang ?kegiatan ekonomi?, ?sifat dan bentuk interaksi sosial di masyarakat?, dan ?fungsi dan peran lembaga ekonomi di dalam mengelola keragaman sosial budaya?, hingga tentang ?kerjasama di bidang ekonomi?. Pemanfaatan Kampung Sasirangan sebagai sumber pembelajaran IPS sangat bermakna bagi peserta didik karena berpotensi penguatan jati diri bangsa.
THE ROLE OF WASTE BANKS TO IMPROVE COMMUNITY ENVIRONMENT AWARENESS Syaharuddin, Syaharuddin; Hidayanti, Hidayanti; Mutiani, Mutiani
The Innovation of Social Studies Journal Vol 1, No 2 (2020): The Innovation of Social Studies Journal, March 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.961 KB) | DOI: 10.20527/iis.v1i2.2026

Abstract

Permasalahan lingkungan menjadi polemik bagi masyarakat. Ragam masalah lingkungan menjadikan masyarakat berpikir bagaimana mengatasi permasalahannya sehingga dapat menjaga kelangsungan alam. Satu diantara permasalahan lingkungan adalah peningkatan intensitas sampah dan pengelolaan sampah berbasis lingkungan. Adapun langkah konkret pengelolaan sampah dengan menggerakkan aktivitas 3R (reduce, reuse, dan recycle) melalui bank sampah. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan aktivitas pengurus dan nasabah yang menerapkan aktivitas 3R yang mampu meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat. Pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif digunakan dalam penelitian. Tiga tahapan pengumpulan data dan analisis menghasilkan data jenuh mengenai aktivitas 3R di bank sampah gemilang. Hasil penelitian mendeskripsikan bahwa masyarakat mampu melakukan pemilahan dan pengolahan sampah dan mengubah pandangan masyarakat terhadap sampah yang dahulunya menjijikkan menjadi menjanjikan. Bagi masyarakat keberadaan bank sampah gemilang memberikan edukasi terhadap perilaku sadar lingkungan secara konsisten. Hal ini dikarenakan masyarakat sudah bisa memilih sampah rumah tangga sebelum dibuang ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sampah.
PORTRAIT OF COMMUNITY ECONOMIC ACTIVITIES IN THE RIVER AS A LEARNING RESOURCES ON SOCIAL STUDIES WITH LOCAL CULTURE-BASED Syaharuddin, Syaharuddin; Susanto, Heri; Putra, Muhammad Adhitya Hidayat
The Innovation of Social Studies Journal Vol 1, No 2 (2020): The Innovation of Social Studies Journal, March 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.535 KB) | DOI: 10.20527/iis.v1i2.2095

Abstract

Adaptasi masyarakat terhadap kondisi geografis melahirkan pola budaya yang khas. Aktivitas ekonomi yang erat kaitannya dengan mata pencaharian masyarakat dengan karakteristik lahan gambut yang terletak di bantaran sungai. Budaya khas ini dapat diintegrasikan sebagai sumber belajar IPS untuk menunjang pemahaman konsep budaya dan nilai yang terkandung dari aktivitas manyambang masyarakat desa Lok Baintan Dalam. Penelitian ini digali dengan penelitian kualitatif dengan didukung oleh data yang didapatkan dari observasi, wawancara panyambangan dan guru IPS yang selanjutnya didukung oleh dokumen desa Lok Baintan Dalam. Analisis meliputi reduksi data, penyajian data hingga verifikasi data. Pengecekan keabsahan dan kevalidan data dilakukan dengan perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi dan penggunaan berbagai bahan referensi. Aktivitas manyambang ini mengandung nilai budaya diantaranya solidaritas, kerjasama, gigih dan mandiri yang dapat diintegrasikan sebagai sumber belajar IPS berbasis budaya lokal sesuai dengan kompetensi dasar dan materi yang relevan.
NILAI-NILAI GOTONG ROYONG PADA TRADISI BAHAUL DALAM MASYARAKAT BANJAR DI DESA ANDHIKA SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN IPS Subiyakto, Bambang; Syaharuddin, Syaharuddin; Rahman, Gazali
Vidya Karya Vol 31, No 2 (2016)
Publisher : Vidya Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract:  The purpose of this research is to describe the values of gotong royong in Banjarese society in Andhika village that has “a bahaul” tradition. Thus, the values of gotong royong have significance to social studies education as the learning source. This research used the qualitative approach, which the data collection were through interview, observation, and document study. The data was analized by using data reduction, display the data and verification or conclusions. The data verification is through these following steps, namely, extended observation, triangulation, and discussion with the colleagues. The results of the study show the values of Gotong royong in bahaul tradition are seen in these activities; taturukan, pangayuan, pangawahan, and lalawatan. The activities have a significant impact in Social Studies Education. The significant impact could be seen on the values in “bahaul” such as solidarity, tolerance and caring to a society. Thus, this study is able to enrich the source of Social Studies Education in the school. Keywords:      Gotong royong, bahaul tradition, banjarese society, social studies education. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai gotong royong dalam masyarakat Banjar di desa Andhika pada acara bahaul dan signifikansinya dalam pembelajaran IPS di sekolah sebagai sumber belajar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan studi dokumen. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data dan  verifikasi/kesimpulan. Keabsahan data melalui perpanjangan waktu pengamatan,  triangulasi, dan cek-cek anggota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gotong royong dalam bahaul tampak pada aktivitas taturukan, pangayuan, pangawahan dan lalawatan. Aktivitas tersebut memiliki signifikansi dalam pendidikan IPS karena aktivitas bahaul memiliki nilai solidaritas, toleransi, dan peduli sosial sehingga memperkaya sumber belajar IPS di sekolah. Kata-kata Kunci: gotong royong, bahaul, masyarakat Banjar dan Pendidikan IPS
TINDAK PIDANA PENGANGKUTAN DAN PERNIAGAAN BAHAN BAKAR MINYAK BUMI ( BBM ) YANG BERSUBSIDI KABUPATEN KUTAI TIMUR SANGATTA Syaharuddin, Syaharuddin
Journal of Law ( Jurnal Ilmu Hukum ) Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKMasalah yang diteliti di dalam Skripsi ini adalah tentang “ Tindak Pidana Pengangkutan Dan Perniagaan Bahan Bakar Minyak Bumi (BBM) Yang Bersubsidi di Kabupaten Kutai Timur Sangatta  ( Kajian terhadap pasal 55 Undang Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi ) ”.Maksud dan tujuan ialah menambah pengertian dan menerangkan kedudukan hukum tindak pidana penyalahgunaan (BBM) bersubsidi yang di lakukan pelansir-palansir ke perusahaan batu bara dan kelapa sawit yang telah di tangkap dan di proses oleh Reskrim Polres Kabupaten Kutai Timur sampai ke Pengadilan Negeri Sangatta.Oleh karena itu penelitian ini bersifat yuridis normatif dan yuridis sosiologis maka pengempulan data-datanya tidak saja dengan studi kepustakaan melainkan juga di lapangan dengan metode teknik analisa data dengan observasi non-partisipan dan wawancara berstruktur terhadap sejumlah responden.Dari hasil penelitian dengan metode dan teknik penelitian tersebut maka dapat di simpulkan bahwa tindak pidana penyalahgunaan bahan bakar minyak bumi (BBM) yang bersubsidi di Kabupaten Kutai Timur Sangatta masih banyak terjadi penyimpangan-penyimpangan dari Penegak Hukum  yang pada akhirnya tidak di limpahkan ke Peradilan Negeri dan tidak menimbulkan efek jerah. Kata Kunci:    Penyalahgunaan BBM, Pengangkutan, Subsidi, Sangatta, Undang Undang No.22 Tahun 2001, KUHP.