Articles

Found 6 Documents
Search

RELATION BETWEEN TRANSPORT DISTANCE WITH FREQUENCY-DEPENDENT VOLUME MAGNETIC SUSCEPTIBILITY IN SURABAYA RIVER SEDIMENTS Mariyanto, Mariyanto; Bahri, Ayi Syaeful; Utama, Widya; Lestari, Wien; Silvia, Linda; Lestyowati, Titis; Anwar, Muhammad Khayrul; Ariffiyanto, Wahyu; Hibatullah, Ahmad Irfaan; Amir, Moh Faisal
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpfa.v8n1.p33-41

Abstract

Volume magnetic susceptibility measurements have been widely used in numerous studies related to river sediment characterization. A study of the transport distance effect toward the frequency-dependent volume magnetic susceptibility is needed to identify the superparamagnetic grain behavior in river sediments. The purpose of this study is to identify the presence of superparamagnetic grains and to obtain the relation between transport distances and frequency-dependent volume magnetic susceptibility in river sediments. The sediment samples were taken and measured by using the Bartington MS2B Susceptibilitymeter at two different frequencies of 470 Hz and 4700 Hz. The measurement results show that the sediment transport distance is directly proportional to the frequency-dependent volume magnetic susceptibility. Superparamagnetic grain content is identified to tend to be higher as the distance of sediment transport increases.
ANALISIS KANDUNGAN MINERAL PASIR PANTAI DI KABUPATEN PACITAN DENGAN METODE EKSTRAKSI Silvia, Linda; Zainuri, Mochamad; Suasmoro, Suasmoro; Subagyo, Bintoro Anang; Sukamto, Heru; Mashuri, Mashuri; Purwaningsih, Sri Yani
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2018: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pacitan is one of the region in East Java with very potential natural resources, one of which is beach sand. This is the basis for the analysis of mineral content on some beach sand in Pacitan by extraction method. Sand samples taken from Klayar beach, Banyu Tibo beach, Srau beach, and Watukarung beach. X-Ray Fluorescence (XRF) and X-Ray Diffraction (XRD) were employed to investigate the element composition and crystal structure of the prepared particles, respectively. The XRF results showed a largecalcium (Ca) content on the beach sand that is 91.18%, 93.07%, 94.84, and 94.88%, respectively while the rest is another element with a small percentage. The XRD results showed qualitatively the beach sand containing calcium carbonate(CaCO3) material which is one of the advanced material. CaCO3 can be used as an anticorrosive material, raw materials in the pharmaceutical industry, cosmetics, hydrophobic material, and the other applications. Keywords:sand, minerals, extraction, calcium carbonate, advanced material
Pengaruh Penambahan Konsentrasi Pasir Besi dalam Resin Epoksi pada Sifat Korosi Besi Karbon Silvia, Linda
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 11, No 3 (2015)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.266 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v11i3.1068

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh penambahan konsentrasi pasir besi dalam resin epoksi terhadap sifat korosi besi karbon. Metode separasi sederhana pasir besi dilakukan dengan menggunakan magnet.Eksperimen dilakukan dengan mengontrol konsentrasi pasir besi dengan variasi komposisi 0%wt, 10%wt, 30%wt, dan 50%wt dari total berat komposit, kemudian dilapiskan pada baja karbon dan dikeringkan padatemperatur ruang. Komposit yang telah terbentuk direndam ke dalam larutan NaCl 10 M selama 21 hari dan selanjutnya diuji laju korosi. Karakteristik pasir besi diamati dengan X-Ray Diffractometer (XRD) yang digunakan untuk mengidentifikasi fasa pasir besi dan X-Ray Flourescence (XRF) untuk mengukur komposisi elemen dan oksida dari pasir besi. Laju korosi material komposit yang dihasilkan diuji dengan menggunakan metode kehilangan massa. Berdasarkan hasil analisa pengukuran laju korosi menggunakan metode kehilangan massa diperoleh laju korosi terbesar terjadi pada penambahan konsentrasi pasir besi 30%wt yaitu 71,9246 mpy dan laju korosi mengalami penurunan terjadi pada 50%wt dari total berat komposit adalah 12,5379 mpy, dimana memiliki ketahanan korosi yang lebih baik sehingga dapat digunakan sebagai pelapis cat kapal laut.
Pengaruh Ion Doping Zn pada Sifat Kemagnetan Barium M-Heksaferit BaFe12−xZnxO19 berbasis Pasir Besi Tulungagung Silvia, Linda; Rosyidah, Kurniawati Choirur; Zainuri, Mohammad
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 9, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.641 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v9i3.853

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh ion doping Zn terhadap sifat kemagnetan Barium MHeksaferit (BaM) (BaFe12−xZnxO19) berbasis pasir besi Tulungagung. Sintesis serbuk (BaM) menggunakan metode kopresipitasi dengan bahan dasar pasir besi dari daerah Tulungagung. Eksperimen dilakukan dengan mengontrol konsentrasi Zn dengan variasi nilai x = 0; 0,3; dan 0,7 dengan temperatur kalsinasi 1000C. Karakterisasi sampel dilakukan dengan XRD, VSM (Vibrating Sample Magnetometer), dan SEM. Pembentukan fase BaM dikonfirmasi melalui data XRD, dimana pembentukan fase BaM terbentuk pada temperatur kalsinasi 1000C, sedangkan untuk variasi doping didapatkan untuk BaM tanpa doping medan koersivitasnya 0,09 T dan remanensi magnetiknya 7,72 emu/gr dan untuk konsentrasi doping x = 0,3 medan koersivitas 0,04 T dan remanensi magnetiknya 11,81 emu/gr, dengan nilai medan koersivitas dan magnetisasi remanensi partikel BaM bervariasi bergantung pada konsentrasi ion doping yang ditambahkan. Partikel BaM yang terbentuk berstruktur heksagonal dengan ukuran partikel rata-rata ± 1 μm.
ANALISIS SKALA PRODUKSI TENAGA KERJA, MODAL DAN BAHAN BAKU TERHADAP ANYAMAN BAMBU DI BANGLI silvia, linda; Budiana, Dewa Nyoman
E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana Vol. 6, No. 12, Desember 2017 (pp. 2352 - 2582)
Publisher : E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan sektor industri pengrajin anyaman bambu di Desa Tembuku Kecamatan Tembuku Kabupaten Bangli dipegaruhi oleh skala usaha atau skala produksi dari suatu perusahaan yang masuk dalam industri tersebut. Studi ini ingin mencari tahu pengaruh tenaga kerja, modal, dan bahan baku terhadap industri anyaman bambu di Desa Tembuku dan mengetahui sifat produksi industri anyaman bambu di Desa Tembuku. Studi dilakukan di Kabupaten Bangli, meneliti industri anyaman bambu melalui populasi sebanyak 56 unit usaha diambil secara acak dengan teknik analisis regresi linier. Hasil membuktikan tenaga kerja, modal, dan bahan baku berpengaruh signifikan secara simultan dan parsial terhadap industri anyaman bambu di Desa Tembuku. Skala ekonomis industri anyaman bambu berada dalam kondisi decreasing return of scale dimana proporsi dari penambahan tenaga kerja, modal dan bahan baku melebihi proporsi pertambahan produksi yang dihasilkan oleh industri bambu di Desa Tembuku Kabupaten Bangli yang menyebabkan peningkatan output lebih kecil dari pada peningkatan input produksi. Produksi Industri anyaman bambu di Desa Tembuku bersifat padat modal. Kata kunci: Tenaga Kerja, modal, bahan baku, produksi industri
Radar Absorbing Materials Double Layer From Laterite Iron Rocks And Actived Carbon Of Cassava Peel In X-Band Frequency Range Silvia, Linda; Aslama, Bayu; Novialent, Ega; Zainuri, M.
UNEJ e-Proceeding 2016: Proceeding The 1st International Basic Science Conference
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In recent years, laterite iron sand-actived carbon composites based on natural ingredient were successfully introduced as microwave absorbers material. In this research work, laterite iron sand-active carbon composites has been made from laterite iron rock, Tanah Laut, South Kalimantan to be laterit iron sand and active carbon will be achieve by activation method with KOH from cassava peel. This laterite iron sand-active carbon composites coating is applied to steel grade A type AH36. Microwave absorbing properties were investigated by measuring reflection loss in the 8.2-12.4 GHz microwave frequency range using network analyser. The results of microwave absorbing properties studies showed that the reflection loss of laterite iron sand-actived carbon composites is higher than uncoated steel samples.