Articles

Found 8 Documents
Search

THE POTENTIAL OF INDONESIAN GRAPHITE AS RDE FUEL MATRIX Mustika, Deni; Sudirman, Sudirman; Fisli, Adel; Joni, I Made; M., Th. Rina
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 20, No 2: JANUARY 2019
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/jsmi.2019.20.2.5472

Abstract

THE POTENTIAL OF INDONESIAN GRAPHITE AS RDE FUEL MATRIX. The development plan of Ex- perimental Power Reactor (RDE) in Indonesia is non-commercial and leads to the technology type of Pebble Bed Reactor (PBR) - High Temperature Gas Cooled Reactor (HTGR). The fuel used for PBR reactors is kernel dispersed in spherical fuel elements. The matrix used in PBR nuclear fuel is graphite which functions as a neutron moderator, fuel protective material and heat conductor. Domestication of the domestic fuel matrix needs to be conducted to improve national independence. Therefore, it is necessary to do research on the potential of local graphite to be used as RDE fuel matrix. This study focused on the identification and characterization of local and commercial graphite. The results are compared with the literature, how far it is fulfilling nuclear grade graphite for PBR fuel matrix. Characterization of graphite includes phase analysis with XRD, micro- structure with SEM, surface area/porosity, impurities determination with AAS, ICP-OES and NAA, equivalent boron content, carbon content, density, particle size distribution and ash content. The characterization results show that the carbon content obtained was 87.0 ± 4.2% for local graphite and 100% for commercial graphite. Meanwhile, for the purposes of nuclear graphite it requires a carbon content of >99%. The impurity content in local and commercial graphite still does not meet the RDE fuel matrix standard. The results of XRD analysis show that the local graphite phase is the same as the commercial graphite phase, namely the 2H graphite hexagonal crystal system with the lattice group of P 63/mmc. Particle size distribution and surface area of local graphite are higher compared to nuclear graphite literature. The ash content of commercial graphite was 0.236 ± 0.029 and local graphite was 9.587 ± 0.010%. The results of this study indicate that the local graphite from the flotation still requires a further refinement process to obtain local graphite that can be used as a fuel matrix for RDE.
Efek Jenis Pelarut pada Sifat Optik, Morfologi Permukaan dan Koefisien Waveguide Loss dari Pandu Gelombang Planar Polimer Terkonjugasi MEH-PPV Bahtiar, Ayi; Kurniawati, Yeni; Fitrilawati, Fitrilawati; Yuliah, Yayah; Joni, I Made
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 4, No 1 (2008)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.31 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v4i1.944

Abstract

Dalam tulisan ini dilaporkan studi efek jenis pelarut pada sifat optik, morfologi permukaan dan koefisien waveguide loss gw dari pandu gelombang planar polimer MEH-PPV. Pandu gelombang planar dibuat dengan teknik spin-coating dari larutan polimer dengan pelarut toluen, kloroform dan THF. Hasil studi menunjukkan bahwa sifat optik dan morfologi permukaan film MEH-PPV dipengaruhi oleh jenis pelarut yang digunakan.Film dengan pelarut toluen dan kloroform mempunyai morfologi permukaan yang homogen, akibatnya nilai gw lebih kecil dari 1 dB/cm. Sedangkan pelarut THF membentuk tekstur di permukaan film MEH-PPV karena agregasi rantai polimer, sehingga nilai gw menjadi besar.
Sintesis partikel zirkonia-alumina-silika (ZrO2-Al2O3-SiO2) dari pasir zirkon alam sebagai bahan pengisi komposit kedokteran gigiSynthesis of zirconia-alumina-silica particles (ZrO2-Al2O3-SiO2) from natural zircon sand as dental composite fillers Susra, Silmina; Djustiana, Nina; Febrida, Renny; Joni, I Made
Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran Vol 29, No 1 (2017): April
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.075 KB) | DOI: 10.24198/jkg.v30i2.18537

Abstract

Pendahuluan: Pasir zirkon (ZrSiO4) merupakan mineral alam yang tersusun atas zirkonia (ZrO2) dan silika (SiO2) yang berikatan dengan stabil. Zirkonia adalah salah satu material keramik kedokteran gigi yang banyak digunakan karena memiliki sifat mekanis dan biokompatibilitas yang tinggi. Zirkonia dapat dikombinasikan dengan silika dan alumina untuk membentuk suatu bahan pengisi komposit dengan sifat mekanis dan estetis yang dapat disesuaikan dengan sifat gigi kodrat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan bahan bahan pengisi komposit alternatif di bidang kedokteran gigi yang berasal dari pasir zirkon alam untuk dijadikan bahan bahan pengisi komposit. Metode: Jenis penelitian yang dilakukan adalah eksperimental laboratoris untuk mensintesis dan mengkarakterisasi partikel ZrO2-Al2O3-SiO2 dari bahan baku alam berupa pasir zircon dengan reaksi geopolimerisasi dan proses pemanasan suhu tinggi. Aktivator yang digunakan adalah larutan NaOH 3 mol dengan temperatur pemanasan 1100°C pada lama pemanasan 4 jam, 6 jam, dan 8 jam. Hasil: Hasil analisis uji X-Ray Diffraction (XRD) menunjukkan jumlah zirkonia berstruktur tetragonal terbesar ada pada sampel pemanasan 8 jam, yaitu 24%. Hasil analisis uji Energy Dispersive Spectroscopy (EDS) menunjukkan rasio komposisi zirkonia-alumina-silika dengan nilai zirkonia tertinggi ada pada sampel pemanasan 8 jam, yaitu 55,7; 23,6; 20,6. Hasil analisis mikrograf Scanning Electron Microscope (SEM) menunjukkan morfologi permukaan dan partikel yang tidak beraturan dan beraglomerasi. Simpulan: Sintesis partikel zirkonia-alumina-silika (ZrO2-Al2O3-SiO2) dari pasir zirkon alam dengan pemanasan 8 jam ditinjau dari jumlah zirkonia berstruktur tetragonal memadai digunakan sebagai bahan pengisi komposit berdasarkan uji XRD dan EDS, namun pada uji SEM partikel berbentuk tidak beraturan dan beraglomerasi.Kata kunci: Pasir zirkon, zirkonia-alumina-silika, geopolimerisasi, bahan pengisi komposit ABSTRACTIntroduction: Zircon sand (ZrSiO4) is natural mineral sand which is composed of zirconia (ZrO2) and silica (SiO2) that bind in a stable condition. Zirconia is one of a ceramic that is widely used in dentistry because of its high biocompatibility and good mechanical properties. Zirconia can be combined with silica and alumina to form a bahan pengisi composite material with its esthetics and mechanical properties that can be adjusted to real tooth properties. Methods: This study focuses on a synthesis of zirconia-alumina-silica (ZrO2-Al2O3-SiO2) from natural zircon sand using a geopolymerization method and a heat treatment in high temperature. Activator used in this method is 3 mol NaOH solutions. A temperature that is used to heat is 1100° C for 4 hours, 6 hours, and 8 hours. Results: Analysis result of X-ray Diffraction (XRD) indicates that a sample with 8 hours heating time has a greatest amount of tetragonal zirconia: 24%. An analysis result of Energy Dispersive Spectroscopy (EDS) indicates that a composition ratio of zirconia-alumina-silica with a highest score in zirconia is present in a sample with 8 hours heating time, with a ratio 55,7 : 23,6 : 20,6. Analysis result of Scanning Electron Microscope (SEM) show irregularities in particles and surface morphology, and agglomerated particles. Conclusion: The study concludes that a synthesis of zirconia-alumina-silica (ZrO2-Al2O3-SiO2) particles from natural zircon sand based on the amount of tetragonal structure that is present in zirconia is suitable to be used as composite bahan pengisi materials based on XRD and EDS characterization tests. But in a SEM test, the particles show irregularities and agglomerations.Keywords: Zircon sand, zirconia-alumina-silica, composite bahan pengisi
Sintesis partikel zirkonia-alumina-silika (ZrO2-Al2O3-SiO2) dari pasir zirkon alam sebagai bahan pengisi komposit kedokteran gigiSynthesis of zirconia-alumina-silica particles (ZrO2-Al2O3-SiO2) from natural zircon sand as dental composite fillers Susra, Silmina; Djustiana, Nina; Febrida, Renny; Joni, I Made
Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran Vol 29, No 1 (2017): April
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.075 KB) | DOI: 10.24198/jkg.v30i2.18537

Abstract

Pendahuluan: Pasir zirkon (ZrSiO4) merupakan mineral alam yang tersusun atas zirkonia (ZrO2) dan silika (SiO2) yang berikatan dengan stabil. Zirkonia adalah salah satu material keramik kedokteran gigi yang banyak digunakan karena memiliki sifat mekanis dan biokompatibilitas yang tinggi. Zirkonia dapat dikombinasikan dengan silika dan alumina untuk membentuk suatu bahan pengisi komposit dengan sifat mekanis dan estetis yang dapat disesuaikan dengan sifat gigi kodrat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan bahan bahan pengisi komposit alternatif di bidang kedokteran gigi yang berasal dari pasir zirkon alam untuk dijadikan bahan bahan pengisi komposit. Metode: Jenis penelitian yang dilakukan adalah eksperimental laboratoris untuk mensintesis dan mengkarakterisasi partikel ZrO2-Al2O3-SiO2 dari bahan baku alam berupa pasir zircon dengan reaksi geopolimerisasi dan proses pemanasan suhu tinggi. Aktivator yang digunakan adalah larutan NaOH 3 mol dengan temperatur pemanasan 1100° C pada lama pemanasan 4 jam, 6 jam, dan 8 jam.  Hasil: Hasil analisis uji X-Ray Diffraction (XRD) menunjukkan jumlah zirkonia berstruktur tetragonal terbesar ada pada sampel pemanasan 8 jam, yaitu 24%. Hasil analisis uji Energy Dispersive Spectroscopy (EDS) menunjukkan rasio komposisi zirkonia-alumina-silika dengan nilai zirkonia tertinggi ada pada sampel pemanasan 8 jam, yaitu 55,7 : 23,6 : 20,6. Hasil analisis mikrograf Scanning Electron Microscope (SEM) menunjukkan morfologi permukaan dan partikel yang tidak beraturan dan beraglomerasi. Simpulan: Sintesis partikel zirkonia-alumina-silika (ZrO2-Al2O3-SiO2) dari pasir zirkon alam dengan pemanasan 8 jam ditinjau dari jumlah zirkonia berstruktur tetragonal memadai digunakan sebagai bahan pengisi komposit berdasarkan uji XRD danEDS, namun pada ujiSEM partikel berbentuk tidak beraturan dan beraglomerasi. ABSTRACTIntroduction: Zircon sand (ZrSiO4) is a natural mineral that is composed of zirconia (ZrO2) and silica (SiO2) which binds stable. Zirconia is a dental dentistry material that is widely used because it has high mechanical properties and biocompatibility. Zirconia can be combined with silica and alumina to form a composite filler with mechanical and aesthetic properties that can be adapted to the nature of natural teeth. The purpose of this study was to produce alternative composite fillers in the field of dentistry derived from natural zircon sand to be used as composite fillers. Methods: This type of research was experimental laboratory to synthesize and characterize ZrO2-Al2O3-SiO2 particles from natural raw materials in the form of zircon sand with geopolymerization reaction and high temperature heating process. The activator used is a 3 mol NaOH solution with a heating temperature of 1100 ° C at a heating time of 4 hours, 6 hours, and 8 hours. Results: The results of the X-Ray Diffraction (XRD) test showed that the largest number of zirconia with a tetragonal structure was on an 8-hour heating sample, which was 24%. The results of the Energy Dispersive Spectroscopy (EDS) test analysis show the highest ratio of zirconia-alumina-silica composition with zirconia values in the 8 hour heating sample, which is 55.7: 23.6: 20.6. The results of the Scanning Electron Microscope (SEM) micrograph analysis showed that the surface morphology and particles were irregular and agglomerated. Conclusion: Synthesis of zirconia-alumina-silica particles (ZrO2-Al2O3-SiO2) from natural zircon sand with 8 hours heating in terms of sufficient tetragonal zirconia amount used as composite filler based on XRD and EDS test, but in SEM test irregularly shaped particles and agglomerated.Keywords: Zircon sand, zirconia-alumina-silica, geopolymerisation, composite filler materials
EFEK PENAMBAHAN SUSPENSI NANOKITOSAN PADA EDIBLE COATING TERHADAP AKTIVITAS ANTIBAKTERI Rochima, Emma; Fiyanih, Elisah; Afrianto, Eddy; Joni, I Made; Subhan, Ujang; Panatarani, Camellia
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol. 21 No. 1 (2018): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 21(1)
Publisher : Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.035 KB) | DOI: 10.17844/jphpi.v21i1.21461

Abstract

Edible coating atau edible film didefinisikan sebagai lapisan tipis yang dapat dikonsumsi dan berfungsi melindungi makanan dari kerusakan akibat kelembaban, oksigen, dan perpindahan zat terlarut. Komponen penyusun edible coating dapat dibedakan menjadi tiga jenis yaitu hidrokoloid, lipid dan komposit. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan edible coating berbasis karaginan-pati termodifikasi dengan penambahan suspensi nanokitosan hasil proses beads-milling sebagai bahan antibakteri dan aplikasinya pada buah strowberi. Suspensi edible dibuat dengan mengkombinasikan karaginan jenis kappa dengan pati termodifikasi dan penambahan larutan nanokitosan sebesar 0,5%, 1%, 1,5%, dan 2% (v/v). Pengujian antibakteri dilakukan dengan metode zona hambat dan efek dari penggunaan edible coating ditentukan melalui susut bobot buah strawberry. Karakteristik edible coating yaitu ketebalan dan tingkat transparansi diukur dengan cara mencetak edible pada plat plastik sehingga membentuk film. Penambahan suspensi nanokitosan 1% v/v pada larutan edible cukup efektif menghambat pertumbuhan Escherichia coli dan Staphylococcus aureus,hal ini terbukti setelah satu minggu, susut bobot buah strowberi yang dipapar dengan E.coli 6,13% lebih kecil jika dibandingkan dengan S.aureus  sebesar 6,26%.  Suspensi edible memilikiketebalan 0,065 mm dengan tingkat transparansi sebesar 82,56. sesuai standar Chroma Meter.
Nilai pH hidrolisis pada teknik sol-gel terhadap ukuran dan zeta potensial partikel keramik mullite sebagai bahan pengisi komposit kedokteran gigi Faza, Yanwar; Djustiana, Nina; Cahyanto, Arief; Joni, I Made; Usri, Kosterman
Padjadjaran Journal of Dental Researchers and Students Vol 1, No 1 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/pjdrs.v1i1.22298

Abstract

Pendahuluan: Kecenderungan aggregasi dan aglomerasi partikel keramik ukuran nano di dalam resin (komposit kedokteran gigi) menjadi suatu tantangan untuk dapat mensintesis nano partikel mullite dengan teknik solution gelation (sol-gel). Nilai pH hidrolisis pada teknik sol-gel diketahui mempengaruhi ukuran dan zeta potensial partikel keramik sehingga mempengaruhi kestabilan distribusi partikel keramik di dalam cairan. Metode: Desain penelitian berupa penelitian deskriptif. Partikel mullite dihasilkan melalui prekursor tetraethyl orthosilicate (TeOS) dan aluminium nitrate (Al2(NO3)3) yang di dicampurkan pada tahap hidrolisis dengan pengaturan pH yang bervariasi: pH 2, pH 3 dan pH 4. Partikel mullite yang dihasilkan di karakterisasi menggunakan Dynamic light scattering (DLS) untuk mengetahui ukuran dan zeta potensial partikel mullite. Hasil: Ukuran rerata partikel mullite yang dihasilkan pada pH 2, 3 dan 4 berturut-turut adalah 2349,7 nm, 1281 nm dan 245,9 nm. Hasil memperlihatkan penurunan ukuran partikel seiring dengan peningkatan pH. Mulite dengan pH hidrolisis 4 berukuran nanometer, sementara mullite dengan pH 2 dan 3 berukuran mikron. Sementara itu, nilai zeta potensial pada keramik mullite yang dihasilkan pada pH 2, 3 dan 4 berturut-turut adalah 31,7 mV, 40,7 mV dan 29,2 mV. Nilai zeta potensial pada semua kelompok mullite, masuk pada kategori stabil. Simpulan: Partikel mullite yang dihasilkan dengan pH hidrolisis 4 dapat menjadi alternatif bahan pengisi kedokteran gigi karena memiliki ukuran nano dan kestabilan partikel yang baik.Kata kunci: Mullite, pH hidrolisis, ukuran partikel, zeta potensial, sol-gel
Nanoparticles Targeted Drug Delivery Aystem via Epidermal Growth Factor Receptor: a Review Rusdin, Agus; Wathoni, Nasrul; Motoyama, Keiichi; Joni, I Made; Lesmana, Ronny; Muchtaridi, Muchtaridi
Indonesian Journal of Pharmaceutics Vol 1, Issue 3, Sept - Dec 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran (Unpad)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1180.999 KB) | DOI: 10.24198/idjp.v1i3.23613

Abstract

Overexpressing of epidermal growth factor receptor (EGFR) in specific organ implicates tumour aggression and proliferation. Therefore, EGFR becomes a primary consideration for targeted cancer therapy. Nanoparticle drug delivery system is a promising multifunctional technique to provide the targeted drug delivery system. This review was aimed to discuss the nanoparticles formulation for targeted drug delivery system via EGFR. The data were collected from published journals recorded in the Scopus database. Various types of nanoparticles were widely studied to provide an EGFR-targeted drug delivery system. The formulations using specific targeting mediators were conjugated on several technologies such as polymeric nanoparticles, nanometals, and miscellaneous nanoparticles. Most of nanoparticles formulation become an excellent delivery carrier for drugs or gene to site-specific targeted by in vitro and in vivo evaluations. EGFR-targeted drug delivery system could be a promising technique to provide high effectiveness of drugs in EGFR-positive cells cancers with lower side effects to non-tumour cells.Keywords : Epidermal growth factor receptor, Cancer, Nanoparticle, targeted drug
Analisis Mikrostruktur Partikel Zirkoniakalsia-silika (ZrO 2 -CaO-SiO ) Dari Pasir Zirkon Alam Indonesia Menggunakan Metode Spray Pyrolysis Karlina, Elin; Djustiana, Nina; Joni, I Made; Febrida, Renny; Panatarani, Camellia; Zakyah, Akhyar Dyni
Jurnal Material Kedokteran Gigi Vol 6 No 1 (2017): JMKG Vol 6 No 1 Maret 2017
Publisher : Ikatan Peminat Ilmu Material dan Alat Kedokteran Gigi (IPAMAGI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.79 KB) | DOI: 10.32793/jmkg.v6i1.261

Abstract

Indonesian Natural Sand, Zircon, is an Indonesia?s natural resource that contains zirconia, silica, titania and alumina. In Dentistry, zirconia as one of the content in natural zircon sand, have the potential to be the material for filler composites. The purpose of this research was to analyze the Zirconia-Calcium-Silicate Particle (ZrO2CaO-SiO2) synthesized from Indonesia natural sand, zircon, in microstructural way. Methods: By synthesizing ZirconiaCalcium-Silicate particle (ZrO2-CaO-SiO2) from Indonesia natural zircon sand, using spray pyrolysis method. A precursor solution that is used consists of zirconil nitrate (Zr (NO3) 2), sodium silicate (Na2SiO3), and calcium hydroxide (Ca (OH) 2). Variations in the temperature of the reactor that are used were 4000C, 4500C, and 5000C with a feed rate of 6 L / min and a piezoelectric frequency of 1.7 MHz. Result showed  that the better content in zirconia-calcium-silicate is the one  that was synthesized at a temperature of 4500C, based on the results of EDS, SEM and XRD. The composition that is obtained in the zirconia-calcium-silicate particle has a ratio of 1: 14: 4 with the size of 500-1000nm, and has a tetragonal crystal zirconium silicate structure and dicalcium monoclinic silicate. From this research it can be concluded that the result that was synthesized at a temperature of 4500C is adequate to use as a filler based on the characterization result of SEM and XRD.