SUCI AULIA, SUCI
Fakultas Ilmu Terapan Universitas Telkom

Published : 15 Documents
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGONTROLAN HIGH POWER AMPLIFIER DAN DRIVER STANDAR DVB-T2 UNTUK PEMANCAR TV KOMUNITAS Rohmah, Yuyun Siti; Aulia, Suci; Sopian, Rahmat
Jurnal Elektro dan Telekomunikasi Terapan Vol 2 No 1: JETT July (2015)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jett.v2i1.94

Abstract

Sistem penyiaran TV di Indonesia masih menggu[nakan modulasi analog. Hal ini mengakibatkan penggunaan bandwidth frekuensi UHF tidak efisien. TV digital dikembangkan sebagai solusi permasalahan tersebut.Bandwidth UHF pada TV digital mampu menduduki 9 kanal televisi dalam bandwidth 8 Mhz. Pada penelitian sebelumnya, telah dirancang suatu HPA standar DVB T-2 sebagai salah satu komponen transmitter TV digital untuk TV Komunitas. Namun, perangkat power amplifier ini sangat rentan dan mudah rusak jika tidak memiliki pengontrolan yang cepat dan tepat. Sehingga diperlukan suatu sistem pengontrolan power amplifier untuk meningkatkan efesiensi penggunaan power amplifier tersebut di sisi transmitter TV komunitas.Penelitian ini membahas perancangan sistem pengontrolan HPA (High Power Amplifier) dan driver standar DVB-T2 berbasis mikrokontroller yang diintegrasikan dengan sms gateway sehingga pengontrolan perangkat penguat tersebut bisa dilakukan dari jarak jauh.Power Amplifier UHF ini memiliki VSWR 1.329 pada frekuensi tengahnya hal ini telah memenuhi speifikasi awal, yaitu VSWR ≤1.5. Dengan bandwidth sebesar 225 MHz serta memiliki gain sebesar 18 dB. Penguatan sinyal yang dihasilkan sesuai dengan parameter yang dikejarnya, sehingga mampu memancarkan sinyal informasi melalui transmitter TV digital. Namun aplikasi sistem pengontrolan power amplifier yang dibangun belum terwujud sempurna karena masih harus banyak perbaikan interface dan sistem yang belum terintegrasi dengan sempurna.
GEOMETRIC AND GRAYSCALE TEMPLATE MATCHING FOR SAUDI ARABIAN RIYAL PAPER CURRENCY RECOGNITION Aulia, Suci; L., Bagus Budhi; Rusdinar, Angga; R., Yuyun Siti
International Journal of Electrical and Computer Engineering (IJECE) Vol 8, No 6: December 2018 (Part I)
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijece.v8i6.pp4230-4238

Abstract

Detecting the authenticity of paper currencies using automated based Paper Currency Recognition (PCR) with image processing techniques was still a hot topic of discussion, due to the circulation of counterfeit currency that was still overwhelming in some countries. There was a downside along with this advancement in technology in the field of color printing, duplication, and scanning, because it was became one of the supporting factors of the increasing crime rate in production of counterfeit money. Our system has performed a PCR approach based on image processing techniques. In this study, the SAR banknote was the object to be recognized and detected its authenticity with the development of the previous method, which was incorporating the Geometric Template Matching and Grayscale Template Matching. In addition to the pattern recognition process, the classification process on 1 SAR, 2 SAR, 5 SAR, and 10 SAR was also performed. From PCR test up to 100 sample data, for each tested banknote value obtained the average value of the best accuracy level from incorporating GeoMatchingScore and GrayMatchingScore for the classification process was 95.25%. While the average level of system accuracy in recognizing counterfeit money on each banknote obtained a maximum value of 100%.
Analisis Perbandingan KNN dengan SVM untuk Klasifikasi Penyakit Diabetes Retinopati berdasarkan Citra Eksudat dan Mikroaneurisma AULIA, SUCI; HADIYOSO, SUGONDO; RAMADAN, DADAN NUR
Jurnal Elkomika Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Elkomika
Publisher : Jurnal Elkomika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian mengenai pengklasifikasian tingkat keparahan penyakit Diabetes Retinopati berbasis image processing masih hangat dibicarakan, citra yang biasa digunakan untuk mendeteksi jenis penyakit ini adalah citra optik disk, mikroaneurisma, eksudat, dan hemorrhages yang berasal dari citra fundus. Pada penelitian ini telah dilakukan perbandingan algoritma SVM dengan KNN untuk klasifikasi penyakit diabetes retinopati (mild, moderate, severe) berdasarkan citra eksudat dan microaneurisma. Untuk proses ekstraksi ciri digunakan metode wavelet  pada masing-masing kedua metode tersebut. Pada penelitian ini digunakan 160 data uji, masing-masing 40 citra untuk kelas normal, kelas mild, kelas moderate, kelas saviere. Tingkat akurasi yang diperoleh dengan menggunakan metode KNN lebih tinggi dibandingkan SVM, yaitu 65 % dan 62%. Klasifikasi dengan algoritma KNN diperoleh hasil terbaik dengan parameter K=9 cityblock. Sedangkan klasifikasi dengan metode SVM diperoleh hasil terbaik dengan parameter One Agains All.   Kata Kunci : Diabetic Retinopathy, KNN , SVM, Wavelet. ABSTRACT Research based on severity classification of the disease diabetic retinopathy by using image processing method is still hotly debated, the image is used to detect the type of this disease is an optical image of the disk, microaneurysm, exudates, and bleeding of the image of the fundus. This study was performed to compare SVM method with KNN method for classification of diabetic retinopathy disease (mild, moderate, severe) based on exudate and microaneurysm image. For feature extraction uses wavelet method, and each of the two methods. This study made use of 160 test data, each of 40 images for normal class, mild class, moderate class, severe class. The accuracy obtained by KNN higher than SVM, with 65% and 62%. KNN classification method achieved the best results with the parameters K = 9, cityblock. While the classification with SVM method obtained the best results with parameters One agains all . Keywords : Diabetic Retinopathy, KNN, SVM, Wavelet.
Pengembangan Perangkat EKG 12 Lead dan Aplikasi Client-Server untuk Distribusi Data HADIYOSO, SUGONDO; JULIAN, MUHAMMAD; RIZAL, ACHMAD; AULIA, SUCI
Jurnal Elkomika Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Elkomika
Publisher : Jurnal Elkomika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Elektrokardiograf adalah perangkat untuk mengukur aktifitas kelistrikan jantung. Sinyal yang ditampilkan oleh perangkat elektrokardiograf adalah sinyal elektrokardiogram (EKG). Untuk monitoring ECG  minimal diperlukan satu lead sementara untuk standar klinis diperlukan 12 lead. Untuk realisasi perangkat EKG 12 lead diperlukan strategi agar jumlah perangkat keras yang dibutuhkan semakin sedikit sehingga dimensi menjadi lebih kecil. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pada penelitian ini dirancang perangkat EKG 12 lead dengan teknik multipleksing. Kombinasi sadapan sinyal EKG 12 lead dikontrol oleh multiplekser 4051 melalui mikrokontroler secara bergantian. Data dijital hasil konversi ADC selanjutnya dikirim secara serial ke komputer server dan dapat dilihat pada komputer client yang terhubung. Hasil yang didapat menunjukkan bahawa perangkat analog telah berhasil mengakuisisi sinyal EKG dengan baik dari Lead I sampai Lead V6. Dengan waktu pensakelaran sebesar 5 ms, sinyal tidak dapat ditampilkan secara simultan 12 lead. Sinyal dapat diakuisisi dengan baik jika waktu pensakelaran sebesar 5 detik namun seluruh sadapan sinyal EKG tidak dapat ditampilkan secara simultan.   Kata kunci: Elektrokardiograf, 12 Lead, Multipleksing, Server, Client.   Abstract   Electrocardiograph is device for measuring electrical activity of heart. Electrocardiograph displays electrocardiogram signal (ECG). For monitoring ECG, at least need one ECG lead meanwhile for standard clinical ECG need 12 lead. For realization of 12 lead ECG devices, it is need strategy to reduce number of hardware to make dimension of ECG device smaller. To solve this problem, we use multiplexing method for ECG device development. Combination of 12 lead ECG signal is controlled by the multiplexer 4051 through microcontroller sequentially. Digital data of ADC is sent serially to the server computer and can be viewed on client computer that connected to the network. From the results obtained indicate that analog devices have been successfully acquired ECG signals Lead I to Lead V6. With 5 ms switching time, the 12 lead ECG signal can not be displayed simultaneously. The signal can be acquired properly with 5 seconds switching time, but the whole of ECG signals can not be displayed simultaneously.   Keywords: Electrocardiograph, 12 Lead, Multiplexing, Server, Client.
PENGENALAN TULISAN TANGAN KARAKTER HIRAGANA MENGGUNAKAN DCT, DWT, DAN K-NEAREST NEIGHBOR Aulia, Suci; Setiawan, Arif
Jurnal Elektro dan Telekomunikasi Terapan Vol 4 No 1: JETT July 2017
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jett.v4i1.993

Abstract

Penelitian untuk mengenali karakter huruf hiragana berbasis image processing telah banyakdilakukan dan bahkan tingkat akurasi hampir mendekati 100%. Namun citra masukkan yangdigunakan masih berupa karakter huruf jepang hasil print-out sedangkan untuk masukkan berupatulisan tangan belum dilakukan. Maka pada penelitian ini diujikan pengenalan huruf hiragana yangberasal dari tulisan tangan berformat .jpeg. Dari beberapa strudi terkait, pendekatan kompresi yangpaling sering digunakan untuk citra JPEG adalah algoritma DCT dan DWT, sehingga keduaalgoritma tersebut digunakan pada penelitian ini untuk diujikan dan dibandingkan performansinya.Pada sistem diujikan 45 citra dari 3 orang tulisan tangan karakter hiragana dengan klasifikasiberbasis KNN dimana sebelumnya 45 citra yang berbeda dari 3 orang tersebut di training olehmasing-masing algoritma DWT dan DCT. Hasilnya berdasarkan parameter jarak yang ada padaalgoritma KNN, algoritma DWT lebih unggul dibandingkan algoritma DCT. Pencapaian tingkatakurasi maksimum diperoleh untuk masing-masing algoritma DWT-DCT adalah pada parametercityblok 82.61 % (DWT) dan correlation 58.70 % (DCT).
FPGA-based implementation of speech recognition for robocar control using MFCC Kurniadhani, Bayuaji; Hadiyoso, Sugondo; Aulia, Suci; Magdalena, Rita
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 17, No 4: August 2019
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.405 KB) | DOI: 10.12928/telkomnika.v17i4.12615

Abstract

This research proposes a simulation of the logic series of speech recognition on the MFCC (Mel Frequency Spread Spectrum) based FPGA and Euclidean Distance to control the robotic car motion. The speech known would be used as a command to operate the robotic car. MFCC in this study was used in the feature extraction process, while Euclidean distance was applied in the feature classification process of each speech that later would be forwarded to the part of decision to give the control logic in robotic motor. The test that has been conducted showed that the logic series designed was precise here by measuring the Mel Frequency Warping and Power Cepstrum. With the achievement of logic design in this research proven with a comparison between the Matlab computation and Xilinx simulation, it enables to facilitate the researchers to continue its implementation to FPGA hardware.
SAFETY HELMET IMPLEMENTATION WITH CENTRALIZED INFORMATION SYSTEM ON REMOTE MONITORING APPLICATIONS Illahi, Alvinas Deva Sih; Bella, Anatasya; Hadiyoso, Sugondo; Aulia, Suci
Lontar Komputer Vol. 9, No. 1 April 2018
Publisher : Research institutions and Community Service, University of Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/LKJITI.2018.v09.i01.p01

Abstract

Personal Protective Equipment (PPE) is standard equipment that required to ensure safety of workers. PPE equipment that used during work such as: Safety helmet, safety glass, and ear plug. PPE that being used by workers doesn?t informative yet, only serve as personal protective so evacuation prevention still looks difficult to do prior accident happened. In this research, Safety Helmet Project has been implemented with pulse sensor, temperature sensor, carbon monoxide gas sensor, and transmission media which able transmitting data to control and monitoring center. The system also supports multiuser monitoring applications that can be accessed simultaneously through the internet network. Based on test results, the comparison of measurement gap with standard tool has been obtained as temperature sensor is 0,07%, heart sensor is ± 4%. Accuracy level for temperature sensor and heart rate are 99,67% and 95,45% by various condition of test. Another test is delay of the transmitting sensor data to the website around ± 10 seconds and controlling around ± 5 seconds.
IMPLEMENTASI SISTEM IDENTIFIKASI PAKAIAN MENGGUNAKAN RFID DAN NOTIFIKASI SMS PADA LAYANAN BINATU Natalies, Grislend Gloria; Darlis, Denny; Aulia, Suci
Jurnal Elektro dan Telekomunikasi Terapan Vol 1 No 1: JETT December (2014)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jett.v1i1.73

Abstract

Bagi orang-orang yang sibuk setiap harinya, menggunakan jasa binatu memberikan keuntungan bagi kehidupan mereka. Namun, salah satu kerugian menggunakan jasa ini adalah terjadinya kehilangan atau tertukarnya pakaian kita dengan pakaian  orang  lain. Salah satu penyebabnya adalah karena  penyedia layanan binatu tidak  menggunakan  sistem  atau  alat  yang  dapat  mengidentifikasi kepemilikan pakaian tersebut secara otomatis.Untuk mengatasi kelemahan tersebut diperlukan sistem identifikasi pakaian dengan  menggunakan  RFID  dan notifikasi melalui SMS. Pada sistem identifikasi ini,  pakaian pelanggan yang telah dipasangi tag RFID akan diidentifikasi menggunakan pembaca RFID yang sama-sama bekerja pada frekuensi 13.56MHz. Selanjutnya ID yang terdapat di tag tersebut diproses oleh mikrokontroler untuk dikirimkan ke PC dan disimpan pada database pelanggan dengan tampilan berbasis web. Setelah proses pencucian dan pengeringan selesai, pakaian diidentifikasi ulang agar tidak tertukar dengan pakaian dari pelanggan lainnya serta dibandingkan jumlahnya agar sesuai dengan identifikasi awal. Setelah dipastikan jumlahnya sesuai sistem akan mengirimkan notifikasi SMS ke pelanggan untuk menginformasikan bahwa pakaiannya telah siap diambil.Sistem ini dapat mengidentifikasi pakaian dengan prosentase keberhasilan pembacaan ID 100%. Waktu yang dibutuhkan sistem dalam mengirimkan notifikasi SMS ke pelanggan secara rata-rata adalah 30 detik. 
SISTEM KEAMANAN BERBASIS ALARM IP CAMERA DENGAN PASSIVE INFRARED RECEIVER (PIR) SENSOR DAN SMS GATEWAY Syahidulhaq, Hafiidh As; Hafiddudin, Hafiddudin; Aulia, Suci
Jurnal Elektro dan Telekomunikasi Terapan Vol 3 No 2: JETT December (2016)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jett.v3i2.300

Abstract

Penelitian mengenai security sytem sekarang ini sedang ramai diperbincangkan. Beberapa diantaranya adalah dengan menggunakan CCTV, dengan adanya rekaman CCTV ini sangat memudahkan bagi para penyelidik untuk mengetahui tindak kejahatan yang terjadi, namun penggunaan CCTV untuk merekam secara terus menerus selama waktu tertentu umtuk mendapat visualisasi kejadian yang lengkap membutuhkan kapasitas memori yang besar sehingga tidak efisien. Pada penelitian ini diimplementasikan sistem keamanan alarm CCTV network atau biasa disebut dengan Kamera IP dengan menggunakan PIR (Passive Infrared Receiver) sebagai sensor untuk mendeteksi gerak manusia sehingga CCTV hanya akan merekam pada saat terjadi pergerakan manusia dengan mendeteksi perubahan suhu disekitarnya, pada saat terdeteksi adanya pergerakan manusia yang tertangkap di kamera IP akan membunyikan alarm dan mengirimkan notifikasi pesan singkat ke ponsel genggam pemilik CCTV menggunakan SMS Gateway dan terekam oleh CCTV sehingga dapat dilihat melalui aplikasi pada smartphone atau PC. secara realtime. Penelitian dilakukan dengan cara memasang kamara IP dan SMS gateway di kamar kost dan PC serta smart pendeteksi dilakukan di kampus. Dari hasil pengukuran, sensor PIR dapat mendeteksi suhu dengan jarak terjauh 4 meter.Lamanya buzzer menyala adalah 50.67 detik. Apabila buzzer aktif, maka sms akan terkirim secara otomatis pada smartphone, adapun delay ratarata pengiriman notifikasi sms adalah 5.2 detik. Parameter QoS yang terukur yaitu,  packet loss sebesar 0,2%, delay 0,0038 second/packet, dan throughput sebesar 2,028 Mbit/sec.
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI PERANGKAT VISIBLE LIGHT COMMUNICATION SEBAGAI TRANSCEIVER VIDEO Yulian, Didin; Darlis, Denny; Aulia, Suci
Jurnal Elektro dan Telekomunikasi Terapan Vol 2 No 2: JETT December (2015)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jett.v2i2.106

Abstract

Saat ini lampu penerangan ruangan banyak menggunakan LED (Light Emiting Diode) sebagai komponen utamanya, dan diperkirakan untuk 10 tahun ke depan penggunaan lampu sebagai alat penerangan sudah seluruhnya menggunakan lampu jenis ini. Sementara itu lampu hanya digunakan sebagai alat penerangan ruangan saja. Secara teoritis cahaya dari lampu jenis LED bisa digunakan sebagai media transmisi kecepatan tinggi. Visible Light Communication adalah sistem komunikasi yang menggunakan cahaya tampak sebagai media transmisi menggunakan komponen LED.Dalam penelitian ini, dikembangkan sebuah perangkat VLC untuk mengirimkan sinyal video analog. Sinyal video dikirimkan melalui LED di blok transmitter. Kemudian diterima oleh blok penerima, dengan photodiode sebagai penerima informasi. Dalam proses pengirimannya, sinyal video dibagi menjadi dua bagian, yaitu sinyal suara dan video. Hasil penelitian ini, dapat diperlihatkan bahwa sinyal video dapat dikirimkan melalui perangkat VLC dengan jarak 75 cm.