Articles

Found 10 Documents
Search

STUDI AWAL PENGELOMPOKAN DATA TWITTER TOKOH POLITIK INDONESIA MENGGUNAKAN GRAPH CLUSTERING Latifah, Retnani
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Twitter sebagai sosial media yang populer, memiliki jumlah pengguna yang sangat besar. Pengelompokan pengguna Twitter menjadi penting untuk dilakukan. Salah satunya dapat menjadi strategi marketing suatu perusahaan dalam memasarkan produk yang digunakan. Pengelompokan dapat dilakukan dengan memanfaatkan fitur-fitur Twitter yang kemudian dimodelkan dalam bentuk  graph sehingga dapat dilakukan graph clustering. Penelitian ini membandingkan tiga metode graph clustering yaitu  fastgreedy,  walktrap  dan  leading eigenvector  dengan menggunakan 23000  tweet  dari 96 akun politisi Indonesia. Dari hasil penelitian, nilai purity yang diperoleh adalah antara 0.7-0.8. Dengan nilai purity  tertinggi diperoleh saat menggunakan algoritma  walktrap  dan  leading eigenvector  yaitu 0.833 dimana fitur Twitter yang digunakan adalah fitur mentions.  Kata kunci:  Twitter, graph clustering, fastgreedy, walktrap, leading eigenvector, deteksi komunitas
MODIFIKASI ALGORITMA CAESAR CHIPER DAN RAIL FENCE UNTUK PENINGKATAN KEAMANAN TEKS ALFANUMERIK DAN KARAKTER KHUSUS Latifah, Retnani; Ambo, Sitti Nurbaya; Kurnia, Syafitri Indah
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini pertukaran data teks secara digital melalui jaringan internet publik telah banyak dilakukan. Salah satu permasalahan yang muncul dari hal tersebut adalah keamanan teks yang dipertukarkan. Metode Caesar Cipher dan Rail Fence adalah metode enkripsi klasik yang dapat digunakan untuk mengamankan pesan teks, namun masih tergolong lemah jika diterapkan sendiri-sendiri. Metode Caesar Cipher terutama memiliki kendala tidak bisa mengamankan teks yang berisi ASCII printable characters (alfanumerik dan karakter-karakter khusus). Penelitian ini mengusulkan penggabungan modifikasi Caesar Cipher dan Rail Fence, yaitu dengan menggunakan modulus 95 untuk pergeseran Caesar Cipher karena jumlah ASCII printable characters adalah 95 dan menerapkan susunan reverse order untuk setiap pembacaan baris hasil penerapan metode Rail Fence. Dari hasil pengujian dengan lima teks berbeda dan kombinasi nilai kunci pergeseran dan kedalaman Rail Fence, diketahui bahwa usulan metode mampu melakukan enkripsi dan dekripsi secara tepat terutama jika nilai kunci pergeseran antara 1-95. Cipher text hasil enkripsinya cukup tahan dengan serangan Brute Force karena susunan cipher text sudah diacak dengan Rail Fence dan dilakukan reverse order untuk setiap barisnya.Kata kunci: kriptografi, Caesar Cipher, Rail Fence, keamanan teks, modifikasi
Klasifikasi Teks Bahasa Indonesia Pada Corpus Tak Seimbang Menggunakan NWKNN Ridok, Achmad; Latifah, Retnani
Proceedings Konferensi Nasional Sistem dan Informatika (KNS&I) 2015
Publisher : Proceedings Konferensi Nasional Sistem dan Informatika (KNS&I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.819 KB)

Abstract

Pada umumnya pengklasifikasian teks mengasusumsikan data latih terdistribusikan sama rata pada setiap kategori. Padahal pada kenyataannya kumpulan data yang tidak seimbang sering kali muncul. Penelitian ini mencoba menerapkan algoritma Neighbor Weighted K-Nearest Neighbor (NWKNN) untuk mengklasifikasikan dokumen teks berbahasa Indonesia dengan corpus yang tidak seimbang. Algoritma ini memberikan bobot yang kecil untuk tetangga – tetangga yang berasal dari kategori yang besar dan memberikan bobot yang besar pada tetangga – tetangga yang berasal dari kategori yang kecil. Hasil uji coba sistem pada 785 dokumen dari 8 kategori dengan rasio dokumen latih 75% dan dokumen uji 25% serta exponent = 2 dan threshold document frequency = 5, menunjukkan nilai rata - rata precision, recall dan F1 measure masing-masing sebesar 84.2%, 86.7% dan 84.3%. Hasil perbandingan dengan algoritma KNN menunjukkan nilai recall dan F1 measure NWKNN masing-masing lebih tinggi sebesar 6.9% dan 2.6% daripada nilai recall dan F1 measure KNN.
Penentuan Jenis Strategi Pemasaran Menggunakan Metode SWOT dan QSPM Pada UMKM Fashion di Kelurahan Penggilingan Berbasis Teknologi Mujiastuti, Rully; Latifah, Retnani; Hendra, Hendra
Jurnal Ilmiah FIFO Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/fifo.2019.v10i1.006

Abstract

In this study an analysis of the actual conditions of MSMEs in the Pengilingan Village was carried out. Business people do not know what marketing strategies to do to overcome various emerging problems such as resources, business competition, purchasing power and are dominated by the limitations of technological innovation and the ability to use technology to gain a wider market share. This study uses data processing methods in the form of Strengths, Weaknesses, Opportunities and Threats (SWOT) and Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). SWOT is used to measure internal conditions, in the form of strengths and weaknesses made in the IFE matrix and external conditions in the form of opportunities and threats made in the EFE matrix. The processing method consists of three stages, namely the input stage, the matching stage and the decision stage. The first stage is given the weight, rating and calculation of the weighted value of the IFE and EFE matrix, the second stage is through the formulation of marketing strategies with the Internal External (IE) and SWOT matrix, and the last stage is the decision stage to choose the existing strategy using the QSPM method. Tests were conducted on 38 data through validity and reliability tests to determine whether the questionnaire instruments used were valid and reliable using Cronbach Alpha correlation. The results obtained are that the reliability of the questionnaire is 0.795 which indicates that the sample has a high scaling consistency. Because the value of Cronbach Alpha is more than 0.6, it can be said that all the questionnaire items tested are reliable. The results obtained are then seen by the correlation with inbound marketing. Obtained the correlation reached 0.942 with a significance level of 1%. From these results it can be concluded that there is a very strong connection between the use of technology and an increase in the number of consumersKey words : Technology, Strategic Planning, Inbound Marketing, UMKM Abstrak Pada penelitian ini dilakukan analisis kondisi aktual UMKM Fashion di Kelurahan Penggilingan. Para pelaku usaha belum mengetahui strategi pemasaran apa yang harus dilakukan untuk mengatasi berbagai permasalahan yang muncul seperti sumber daya, persaingan usaha, daya beli dan didominasi oleh  keterbatasan inovasi teknologi dan kemampuan menggunakan teknologi untuk memperoleh pangsa pasar yang lebih luas. Penelitian ini menggunakan metode pengolahan data berupa Strengths, Weaknesses, Opportunities dan Threats (SWOT) dan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM).  SWOT digunakan untuk mengukur kondisi internal, berupa kekuatan dan kelemahan yang dibuat dalam matriks IFE dan kondisi eksternal berupa peluang dan ancaman yang dibuat dalam matriks EFE. Metode pengolahannya terdiri dari tiga tahap, yaitu tahap pemasukan (input stage), tahap pencocokan (the matching stage) dan tahap keputusan (decision stage). Pada tahap pertama diberikan bobot, rating dan perhitungan  nilai tertimbang dari matriks IFE dan EFE, tahap kedua melalui perumusan strategi pemasaran dengan matriks Internal Eksternal (IE) dan SWOT, dan tahap terakhir adalah tahap keputusan memilih alternatif strategi yang ada menggunakan metode QSPM. Pengujian dilakukan  terhadap 38 data melalui uji validitas dan reliabilitas  untuk mengetahui apakah instrument kuesioner yang digunakan sudah valid dan reliable dengan  menggunakan korelasi Cronbach Alpha. Diperoleh hasil bahwa reliabilitas dari kuesioner adalah 0.795 yang menunjukkan bahwa sampel memiliki konsistensi penskalaan yang tinggi. Karena nilai Cronbach Alpha lebih dari 0,6 maka dapat dikatakan bahwa semua item kuesioner yang diuji adalah reliable. Hasil yang diperoleh kemudian dilihat dengan korelasinya dengan inbound marketing. Didapat hasil korelasinya mencapai 0.942 dengan taraf keberartian 1%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada keterhubungan yang sangat kuat antara penggunaan teknologi dengan peningkatan jumlah konsumen. Kata Kunci: Teknologi, Strategi pemasaran, Inbound marketing, UMKM 
Functional Requirement Design for Optimizing Tourism Promotion of DKI Jakarta based on Descriptive Research Method Wastam, Jumail; Prasetya, Eka Budhy; Latifah, Retnani
Kinetik: Game Technology, Information System, Computer Network, Computing, Electronics, and Control Vol 3, No 2, May-2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (801.069 KB) | DOI: 10.22219/kinetik.v3i2.600

Abstract

This study presents data collected as sample from two places of tourism spots, TMII and MONAS. Furthermore, additional data has also been collected from public places such as campuses to support current data collection. The data is collected in order to recognize the visitors’ responses according to their tourism information needs in preparing their traveling activities. Descriptive research method adopted using self-designed questionnaires focusing on “what” is applied to investigate the questions which are related with the topic of the study. The results of data analysis would be referred as foundation in designing the system functionalities required to develop an application for the future development. Furthermore, more data is observed from some data resources such as Central Bureau of Statistics (BPS) of DKI Province and Global Destination Cities Index to recognize the performance of DKI Jakarta in receiving visitors within the last three years compared to other cities in some neighboring countries such as Bangkok, Kuala Lumpur and Singapore. Thirty respondents are involved in the study to identify what potential information which can be explored. The information which is related to visitors’ travel preparation becomes imperative to be analyzed to optimize the tourism promotion. Descriptive research method helps researchers in obtaining data on functional needs according to the current state of society, in the scope of travel activities and preparations. The system design viewed from the functional needs shows what people can do based on the results of the analysis.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN CALON PENERIMA KARTU JAKARTA PINTAR (KJP) MENGGUNAKAN K-NEAREST NEIGHBOR Latifah, Retnani; susilowati, emi; Febryanti, Wulan
JUST IT : Jurnal Sistem Informasi, Teknologi Informasi dan Komputer Volume 8 No 2 Tahun 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/justit.8.2.97-104

Abstract

Pemerintah provinsi DKI Jakarta memiliki program Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang ditujukan untuk para siswa yang berdomisili di Jakarta. Kartu tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian dan bantuan pemerintah provinsi DKI Jakarta di pendidikan. SMK XYZ merupakan salah satu sekolah yang diberi kewenangan untuk mengajukan siswa mana yang berhak mendapatkan KJP. Namun, dalam proses pengajuan SMK XYZ mengalami beberapa kesulitan yaitu proses seleksi siswa di sekolah dilakukan secara manual oleh guru. Hal ini menyebabkan adanya kebutuhan untuk membuat suatu sistem yang secara otomatis dapat memberikan rekomendasi apakah seorang siswa berhak mendapatkan KJP atau tidak. Proses rekomendasi dilakukan dengan memanfaatkan algoritma K-Nearest Neighbor (KNN) yang secara otomatis mengelompokkan siswa sesuai dengan hasil pembelajaran mesin yang dilakukan. Akurasi KNN diuji dengan cara memakai 40 data siswa yang melalui proses 5 cross fold validation dengan jumlah k tetangga 3, 5, dan 7. Hasilnya diperoleh bahwa rata-rata akurasi tertinggi dari 5 cross fold validation adalah 74.93% dengan k=3. Di mana nilai akurasi tertinggi adalah 91.67% dengan k=3. Kata Kunci: sistem pendukung keputusan,sistem rekomendasi,klasifikasi,KNN, KJP 
APLIKASI KRIPTOGRAFI BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN ALGORITMA CAESAR CIPHER DAN VIGENERE CIPHER Utomo, Imam Wahyu; Latifah, Retnani; Risanty, Rita Dewi
JUST IT : Jurnal Sistem Informasi, Teknologi Informasi dan Komputer Volume 9 no 2 Tahun 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/justit.9.2.142-149

Abstract

Kriptografi adalah suatu cara yang dapat digunakan untuk menjaga kerahasiaan dan keamanan informasi dari orang yang tidak berkepentingan. Metode caesar cipher dan vigenere cipher adalah metode enkripsi klasik yang tergolong lemah bila diterapkan masing-masing. Penelitian ini mengusulkan penggabungan metode caesar cipher dan vigenere cipher, yaitu dengan menggunakan modulus 94 untuk pergeseran caesar cipher karena jumlah ASCII character yang digunakan adalah 94 dan menggunakan 94 ASCII character untuk membuat tabel vigenere. Dari hasil pengujian dengan 4 teks uji yang berbeda dan kombinasi kunci caesar dan vigenere yang berbeda pula dapat diketahui bahwa usulan metode dapat melakukan enkripsi dan dekripsi dengan tingkat kesuksesan 0,75. Yang perlu diperhatikan adalah pemakaian karakter yang tepat agar proses enkripsi dan dekripsi dapat berjalan dengan optimal, karena jika karakter yang dipakai berada di luar batasan karakter yang digunakan maka karakter tersebut tidak dapat dienkripsi dan dekripsi. Penelitian ini menghasilkan aplikasi untuk melakukan enkripsi dan dekripsi teks berbasiskan android sehingga dapat digunakan di mana saja.
Model Decision Tree untuk Prediksi Jadwal Kerja menggunakan Scikit-Learn Latifah, Retnani; Wulandari, Emi Setia; Kreshna, Priadhana Edi
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data yang memiliki tipe kategorikal dan numerikal seperti data jadwal kerja memiliki tantangan tersendiri untuk dapat dilakukan prediksi karena data tipe kategorikal perlu perhatian khusus. Decision tree merupakan salah satu algoritma yang dapat digunakan untuk prediksi dan dapat menggunakan data kategorikal maupun data numerikal. Salah satu library yang dapat digunakan untuk menerapkan decision tree adalah scikit-learn, yang berjalan di python. Scikit-learn menerapkan optimasi dari algoritma CART dan meskipun hanya dapat mengolah data numerikal, library ini menyediakan fitur untuk menangani data kategorikal. Penelitian ini membuat model decision tree menggunakan scikit-learn untuk membuat model prediksi jadwal kerja. Data yang digunakan berjumlah 54 data dengan 3 variabel kategorikal dan 1 variabel numerikal. Dari hasil penerapan diperoleh sebuah model decision tree dengan kedalaman pohon adalah 6. Hasil evaluasinya menunjukkan hasil yang baik yaitu nilai akurasi mencapai di atas 0,7 dan presisi mencapai di atas 0,9. Persentase pemisahan data terbaik adalah dengan menggunakan 30% data uji dan 70% data latih. Saat dibandingkan, model decision tree memiliki akurasi yang lebih baik dibandingkan KNN, di mana akurasi decision tree dapat mencapai angka di atas 0,8 sedangkan KNN dibawah itu.
ANALISIS PENGGUNAAN INBOUND MARKETING DI UMKM FASHION KELURAHAN PENGGILINGAN Latifah, Retnani; Mujiastuti, Rully; Hendra, Hendra
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inbound marketing merupakan teknik marketing yang berfokus pada bagaimana menarik pelanggan dengan memanfaatkan content marketing, blogs, search engine optimization, social media marketing dan branding. Dari hasil kuesioner terhadap 38 pelaku UMKM fashion di Kelurahan Penggilingan, diketahui bahwa baru sebanyak 47.4% pelaku UMKM yang sudah menggunakan teknologi dalam pemasaran dan baru 39.5% yang memanfaatkan inbound marketing berupa website, blog dan/atau media sosial untuk pemasaran. Meski demikian, dari hasil penelitian, terlihat bahwa ada keterhubungan yang sangat kuat antara penggunaan inbound marketing dengan penambahan jumlah konsumen. Nilai korelasi yang dihitung menggunakan Pearson Correlation menunjukkan angka sebesar 0.942, yang berarti bahwa terdapat korelasi yang sangat kuat diantara keduanya. Pelaku UMKM fashion Kelurahan Penggilingan yang sudah menggunakan website, blog dan/atau media sosial untuk pemasaran telah mengalami peningkatan jumlah konsumen yang menunjukkan bahwa konten yang dibuat di website, blog dan/atau media sosial dapat menarik konsumen baru. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa inbound marketing merupakan hal yang cukup penting untuk meningkatkan penjualan, terutama bagi pelaku UMKM fashion Kelurahan Penggilingan yang telah memanfaatkannya.
FUNCTIONAL REQUIREMENT DESIGN FOR OPTIMIZING TOURISM PROMOTION OF DKI JAKARTA BASED ON DESCRIPTIVE RESEARCH METHOD Wastam, Jumail; Prasetya, Eka Budhy; Latifah, Retnani
Kinetik: Game Technology, Information System, Computer Network, Computing, Electronics, and Control Vol 3, No 2, May-2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (801.069 KB) | DOI: 10.22219/kinetik.v3i2.600

Abstract

This study presents data collected as sample from two places of tourism spots, TMII and MONAS. Furthermore, additional data has also been collected from public places such as campuses to support current data collection. The data is collected in order to recognize the visitors? responses according to their tourism information needs in preparing their traveling activities. Descriptive research method adopted using self-designed questionnaires focusing on ?what? is applied to investigate the questions which are related with the topic of the study. The results of data analysis would be referred as foundation in designing the system functionalities required to develop an application for the future development. Furthermore, more data is observed from some data resources such as Central Bureau of Statistics (BPS) of DKI Province and Global Destination Cities Index to recognize the performance of DKI Jakarta in receiving visitors within the last three years compared to other cities in some neighboring countries such as Bangkok, Kuala Lumpur and Singapore. Thirty respondents are involved in the study to identify what potential information which can be explored. The information which is related to visitors? travel preparation becomes imperative to be analyzed to optimize the tourism promotion. Descriptive research method helps researchers in obtaining data on functional needs according to the current state of society, in the scope of travel activities and preparations. The system design viewed from the functional needs shows what people can do based on the results of the analysis.