Mohammad Efendi, Mohammad
Unknown Affiliation

Published : 40 Documents
Articles

Found 40 Documents
Search

HUBUNGAN BIMBINGAN BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA TUNAGRAHITA SMALB Wijayanti, Ratna; Efendi, Mohammad; Kustiawan, Usep
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 1, No 2 (2014): Jurnal ORTOPEDAGOGIA
Publisher : Jurnal ORTOPEDAGOGIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.891 KB)

Abstract

This research aimed at describing the relationship between learning guidance and learning motivation and mentally retarded students. This study applied descriptive correlation researcher model. The results show that there is a correlation between variables tutoring and student achievement, with a value of R = 0773 and the correlation between the variable of learning motivation and the variable of the learning achievement, with a value R = 0767. Based on the results, this study concluded that there is a relationship learning guidance and learning motivation and mentally retarded student achievement, with a value of R = 0.891 and the value of R Square (R2) = 0.794, meaning that 79.4% of the variation in achievement is explained by a tutoring learning and motivation to learn, the rest 20.6% influenced by other factors. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan hubungan antara belajar bimbingan dan motivasi belajar terhadap prestasi siswa tunagrahita. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korelasi antara variabel bimbingan belajar terhadap prestasi belajar siswa, dengan nilai R = 0,773 dan korelasi antara motivasi belajar dan prestasi variabel yang diteliti, dengan nilai R = 0,767. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara bimbingan belajar dan motivasi belajar dengan prestasi siswa retardasi mental, dengan nilai R = 0,891 dan nilai R Square (R2) = 0,794, yang berarti bahwa 79,4% dari variasi dalam pencapaian dijelaskan oleh belajar les dan motivasi belajar, sisanya 20,6% dipengaruhi oleh faktor lain
SEKOLAH TERPADU DAN SEKOLAH DASAR LUAR BIASA: SUATU INOVASI DALAM PENDIDIKAN LUAR BIASA Efendi, Mohammad
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 22, No 2 (1995)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan pendidikan luar biasa sebagai sub-sistem pendidikan nasional tidak terlepas dari masalah yang berkembang secara regional dan nasional. Salah satu bentuk rekayasa inovatif dalam pendidikan luar biasa setelah diterapkannya sistem pendidikan segregasi adalah pendidikan terpadu, baik yang bercirikan keterpaduan antaranak luar biasa dari beragam jenis (Sekolah Dasar Luar Biasa, SDLB) maupun keterpaduan anak luar biasa dengan anak normal (Sekolah Terpadu).
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BAHASA ANAK TUNARUNGU BERDASARKAN PENDEKATAN KOMUNIKASI TOTAL DI SLB BAGIAN B (TUNARUNGU) Efendi, Mohammad
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 24, No 1 (1997)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh model program pembelajaran bahasa anak tunarungu berdasarkan pendekatan komunikasi total yang dapat dilaksanakan oleh guru SLB bagian B secara efektif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini bersifat pengembangan. Sekolah latihan yang menjadi ajang ujicoba pengembangan adalah SLB Bagian B Try Out Pembakuan Isyarat Indonesia sebagai salah satu komponen komunikasi total. Hasilnya menunjukkan temuan bahwa model hipotetis yang dikembangkan ternyata cukup efektif untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kinerja guru dan siswa sekolah tunarungu dalam proses pembelajaran bahasa.
PENGEMBANGAN MEDIA BERBASIS FLASH PELAJARAN IPA (GAYA) PADA SISWA KELAS VIII Zahroh, Dian Dwiyanti; Efendi, Mohammad; Wahyuno, Endro
Jurnal Ortopedagogia Vol 1, No 4 (2015): Jurnal Ortopedagogia Volume 1 Nomor 4
Publisher : Jurnal Ortopedagogia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.695 KB)

Abstract

Abstract : A hearing impairment  is someone suffering limitation of hearing. The limitation make student with hearing impairment have some problem with comunication. Limitation of comunication make students with heraing impairment need instuctional  media when studying in class. Natural science is one of the lessons that are verbal. The media is really needed to teach students with hearing imparment. The purpose of the study is developing natural science product of gaya material based on the flash style.this study  used the method developed by Lee & Owens. The concluded of the reseacrh showed that the instructional media can be used in learning activity with show validKey Word: Visual Media, Hearing impairmentAbstrak :Tunarungu adalah seseorang yang mengalami keterbatasan dalam pendengarannya. Keterbatasan tersebut membuat siswa tunarungu mengalami hambatan dalam berkomunikasi, sehingga siswa tunarungu membutuhkan media dalam proses pembelajaran. IPA adalah salah satu pelajaran yang bersifat verbal. Pelajaran IPA khususnya materi gaya untuk anak tunarungu sangat membutuhkan media. Penelitian ini bertujuan menghasilkan produk IPA materi gaya berbasis flash. Penelitian ini menggunakan metode yang dikembangkan oleh Lee & Owens. Penelitian ini menunjukkan bahwa media berbasis flah dapat digunakan dalam pembelajaran dengan bukti yang valid.
MODEL PENDIDIKAN ANAK DENGAN KECERDASAN ISTIMEWA JENJANG SD BERBASIS INDIVIDUALIZED EDUCATIONAL PROGRAMS Efendi, Mohammad; Mariana, Rina Rifqie
Jurnal Sekolah Dasar Vol 23, No 1 (2014): Tahun 23, Nomor 1, Mei 2014
Publisher : Jurnal Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.798 KB)

Abstract

Abstract: Model of elementary school age children education with very high intelligence on the basis of individualized educational programs. Purpose of the research was to product service instruments for developing potency of elementary schools’ students with very high intelligence on the basis of individualized programs. Design of the research was research & development with steps: conducting exploration, identification and analysis characteristic of elementary school. Research results concluded elementary schools’ children were not exist in all times and educational service appropriate to children with very high intelligence tended to enrichment direction. It can be recommended that schools apply minimal service model with enrichment, but if institutions have supporting relevant resources they can use other two options, i.e. acceleration and cluster grouping.Keywords: educational model, very high intelligence, IEPAbstrak: Penelitian ini bertujuan menghasilkan perangkat model layanan untuk mengembangkan potensi kecerdasan istimewa siswa Sekolah Dasar (SD) berbasis pada Individualized Programs. Rancangan penelitian pengembangan, tahap kegiatan melakukan eksplorasi identifikasi dan analisis karakteristik SD. Hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa anak cerdas di SD tidak hadir sepanjang waktu, dan model layanan pendidikan kepada siswa unggul atau cerdas istimewa cenderung ke arah pengayaan (enrichment). Disarankan, sekolah dapat menerapkan model layanan minimal bersifat pengayaan (enrichment), namun jika lembaga memiliki kesiapan sumber daya penunjang yang relevan dapat memanfaatkan dua opsi model yang lain yakni percepatan (acceleration) dan pengelompokan khusus (cluster grouping).Kata Kunci: model pendidikan, cerdas istimewa, IEP
PENGEMBANGAN MEDIA ANIMASI PEMBELAJARAN INTERAKTIF POKOK BAHASAN GAYA PADA MATAPELAJARAN IPA KELAS IV SD Muzakki, Muzakki; Efendi, Mohammad; Manan, Abdul
Edcomtech Vol 1, No 2 (2016): Volume 1, Nomor 2, Oktober 2016
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.573 KB)

Abstract

Agar konsep-konsep abstrak yang diajarkan pada matapelajaran IPA SD dapat diterima oleh siswa diperlukan sebuah media atau perantara untuk mengkonkretkan materi. Pengembangan media ini menggunakan model Sadiman (2008), dengan materi tentang pokok bahasan gaya. Validitas hasil pengembangan ditunjukkan oleh pemenuhan kriteria yang diperoleh dari hasil ujicoba, yaitu ahli media dengan tingkat validitas sebesar 90,56%, ahli materi sebesar 91,11% dan siswa perorangan sebesar 95,56%, siswa kelompok kecil sebesar 94,44% serta siswa kelompok besar sebesar 91,17%. Berdasarkan hasil validasi tersebut, disimpulkan bahwa media animasi pembelajaran interaktif pada matapelajaran IPA pokok bahasan gaya adalah valid atau layak.Kata kunci: pengembangan, animasi pembelajaran, interaktif.
STUDI MULTIKASUS: Epidemi Perilaku Merorok di Kalangan Remaja dan Implikasinya dalam Pendidikan Efendi, Mohammad
Edcomtech Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.034 KB)

Abstract

Penelitian ini memaparkan secara kuantitatif perilaku merokok di kalangan remaja melalui kajian multikasus. Berdasarkan informasi yang ditelaah, disimpulkan bahwa prevalensi perilaku merokok di kalangan remaja berada pada ambang yang memprihatinkan, karena secara kuantitas rentangan frekuensinya berkisar antara 15-50%. Determinan tumbuh-kembangnya perilaku merokok, terutama akibat pengaruh atau tekanan dari lingkungan dan pembelajaran lewat media massa. Untuk itu, disarankan kepada otorita pendidikan untuk meminimalkan frekuensi tumbuh-kembangnya perilaku merokok di kalangan anak dan remaja.Kata kunci: epidemi, perilaku merokok, pendidikan
PENGEMBANGAN MEDIA ANIMASI PEMBELAJARAN INTERAKTIF POKOK BAHASAN GAYA PADA MATAPELAJARAN IPA KELAS IV SD Muzakki, Muzakki; Efendi, Mohammad; Manan, Abdul
Edcomtech Vol 1, No 2 (2016): Volume 1, Nomor 2, Oktober 2016
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (35.098 KB)

Abstract

Agar konsep-konsep abstrak yang diajarkan pada matapelajaran IPA SD dapat diterima oleh siswa diperlukan sebuah media atau perantara untuk mengkonkretkan materi. Pengembangan media ini menggunakan model Sadiman (2008), dengan materi tentang pokok bahasan gaya. Validitas hasil pengembangan ditunjukkan oleh pemenuhan kriteria yang diperoleh dari hasil ujicoba, yaitu ahli media dengan tingkat validitas sebesar 90,56%, ahli materi sebesar 91,11% dan siswa perorangan sebesar 95,56%, siswa kelompok kecil sebesar 94,44% serta siswa kelompok besar sebesar 91,17%. Berdasarkan hasil validasi tersebut, disimpulkan bahwa media animasi pembelajaran interaktif pada matapelajaran IPA pokok bahasan gaya adalah valid atau layak.Kata kunci: pengembangan, animasi pembelajaran, interaktif.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BAHASA SASAK BERBASIS HIGH ORDER THINGKING SKILLS Taufiqqurrahman, Taufiqqurrahman; Efendi, Mohammad; Sulton, Sulton
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 10: Oktober 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.552 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i10.10070

Abstract

The research objective is to produce and test the feasibility of textbooks based Sasak language thingking high order skills for junior high school students. The model used is a model development Dick, Carey & Carey until the ninth stage. The product development is validated by subject matter experts with the level of validity 73%, media expert with a degree of validity of 84%, a learning design with a level of validity 90.4%, individual testing with a level of validity to 68%, small group trial with a level of validity 82% and test field trials with a validity rate of 89% with a very worthy qualification does not need revision.Tujuan penelitian adalah untuk menghasilkan dan menguji kelayakan buku bahan ajar bahasa Sasak berbasis High Order Thingking Skills untuk siswa SMP. Model pengembangan yang digunakan adalah model Dick, Carey & Carey sampai pada tahapan yang kesembilan. Pengembangan produk ini divalidasi oleh ahli materi dengan tingkat kevalidan 73%, ahli media dengan tingkat kevalidan 84%, ahli desain pembelajaran dengan tingkat kevalidan 90.4%, uji coba perorangan dengan tingkat kevalidan 68%, uji coba kelompok kecil dengan tingkat kevalidan 82% dan uji coba lapangan dengan tingkat kevalidan 89% dengan kualifikasi sangat layak tidak perlu revisi. 
PENGEMBANGAN MODUL SISTEM KEAMANAN JARINGAN BERBASIS SIMULASI CISCO Zulkipli, Zulkipli; Efendi, Mohammad; Sihkabuden, Sihkabuden
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.3, Maret 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.326 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i3.6166

Abstract

The aim of this research is to produce and to examine the feasibility of module network security system based simulation Cisco Packet Tracer for vocational learners. The model used is a model development Dick, Carey & Carey with nine steps. The product development is validated by subject matter experts with the level of validity 96%, media expert with the level of validity 92.8%, an instructional design with a level of validity 83%, individual testing at the level of validity 92.3%, small group trial with a level of validity 92% and test field trials with a validity rate of 89% with a very worthy qualification does not need revision.Tujuan penelitian adalah untuk menghasilkan dan menguji kelayakan modul sistem keamanan jaringan berbasis simulasi Cisco Paket Tracer untuk peserta didik SMK. Model pengembangan yang digunakan adalah model Dick, Carey & Carey dengan sembilan langkah. Pengembangan produk ini divalidasi oleh ahli materi dengan tingkat kevalidan 96%, ahli media dengan tingkat kevalidan 92.8%, ahli desain pembelajaran dengan tingkat kevalidan 83%, uji coba perorangan dengan tingkat kevalidan 92.3%, uji coba kelompok kecil dengan tingkat kevalidan 92% dan uji coba lapangan dengan tingkat kevalidan 89% dengan kualifikasi sangat layak tidak perlu revisi.