Lusi Safriani, Lusi
Departemen Fisika FMIPA Universitas Padjadjaran Jl. Raya Bandung-Sumedang Km. 21 Jatinangor Sumedang 45363

Published : 17 Documents
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Jurnal Material dan Energi Indonesia

SINTESIS ZNO SERBUK DAN PENGGUNAANNYA SEBAGAI FOTOANODA PADA SEL SURYA TERSENSITISASI WARNA HANAVI, DAVI PUTRI; AFRILIA, CHOIRY GINA; SAFRIANI, LUSI; APRILIA, ANNISA
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 9, No 01 (2019)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jmei.v9i01.24323

Abstract

Partikel ZnO dibuat dalam bentuk serbuk, pasta, dan lapisan tipis yang kemudian diaplikasikan sebagai fotoanoda pada Sel Surya Tersensitasi Warna (DSSC). Proses sintesis yang dilakukan menggunakan metode sol-gel, dengan penambahan doping berupa adalah Al(NO3)3. Berdasarkan hasil karakterisasi sifat optik menggunakan spektroskopi  UV-Vis (Ultra-Violet Visible) , menunjukkan bahwa nilai energi gap untuk serbuk partikel ZnO, dan yang terdoping aluminium (AZO) 0,5%massa, 1%massa beturut-turut adalah 3,31eV, 3,28eV, dan 3,26eV. Analisa XRD (spektrum difraksi sinar-X) dalam bentuk serbuk untuk serbuk ZnO yang dihasilkan, menunjukkan struktur kristal berupa heksagonal wurtzite. Hasil analisa pemindaian dengan mikroskop elektron menunjukkan morfologi yang terbentuk pada lapisan tipis gel memiliki struktur permukaan yang lebih halus saat diberikan dopan Al. Sedangkan pada lapisan tipis pasta terlihat morfologi permukaan memiliki tingkat kekasaran yang lebih tinggi membentuk butiran partikel. Selain itu, teramati dari hasil TEM penambahan dopan Al yang optimum yaitu pada ZnO terdoping Al 0,5%massa yang dapat mereduksi ukuran partikel. Lapisan tipis pasta ZnO kemudian dikombinasikan dengan TiO2 mesopori dan diaplikasikan sebagai fotoanoda pada DSSC dan diperoleh efisiensi ZnO sebesar 0,39%, AZO 0,5%massa sebesar 1,5%, dan AZO 1%massa sebesar 0,81%. Terdapat peningkatan nilai efisiensi yang cukup signifikan ketika lapisan ZnO terdoping aluminium (0,5 %massa) digunakan sebagai fotoanoda. Hal ini terlihat dari peningkatan nilai kerapatan arusfoto (dari 1,8 menjadi 6,52 mA/cm2). Meningkatnya nilai arusfoto disebabkan oleh penambahan dopan Al pada ZnO yang diketahui dapat meningkatkan nilai konduktivitas ZnO.
Fabrikasi Sel Surya Tersensitasi Dye dengan Spiro-OMeTAD sebagai Hole Transport Layer SAFRIANI, LUSI; Sakkyananda, Sheila; Yuliasari, Fitri; Aprilia, Annisa
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 7, No 02 (2017): Jurnal Material dan Energi Indonesia
Publisher : Departemen Fisika Fakultas MIPA Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1029.954 KB) | DOI: 10.24198/jmei.v7i02.15537

Abstract

Akhir-akhir ini sel surya tersensitasi dye menarik perhatian para peneliti karena memiliki keunggulan yaitu biaya produksi yang murah dan proses fabrikasi yang sederhana dibandingkan dengan sel surya konvensional dari bahan silikon. Walaupun demikian kinerja sel surya tersensitasi dye ini masih rendah sehingga perlu dilakukan berbagai modifikasi untuk meningkatkan efisiensi divais. Dalam penelitian ini telah dibuat sel surya tersensitasi dye dengan Ruthenium-dye sebagai material aktif yang disisipkan pada lapisan mesopori TiO2. Untuk meningkatkan efisiensi sel surya, material spiro-OMeTAD yang merupakan material dengan mobilitas hole yang baik digunakan sebagai hole transport layer. Hasil karakterisasi berupa pengukuran kurva rapat arus (J) terhadap tegangan (V) memperlihatkan bahwa efisiensi sel surya tersensitasi dye dengan spiro-OMeTAD sebagai hole transport layer memiliki efisiensi yang lebih besar dibandingkan dengan sel surya tersensitasi dye tanpa spiro-OMeTAD. Hal ini terjadi karena hole transport layer menjadi lapisan yang dapat mempermudah transport pembawa muatan setelah proses disosiasi menuju ke masing-masing elektroda.
SINTESISI NANOPARTIKEL MAGNETIK DENGAN METODE KOPRESIPITASI SARAGI, TOGAR; Permana, Bayu; Saputri, Mala; Safriani, Lusi; Rahayu, Iman; Risdiana, Risdiana
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 7, No 02 (2017): Jurnal Material dan Energi Indonesia
Publisher : Departemen Fisika Fakultas MIPA Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.832 KB) | DOI: 10.24198/jmei.v7i02.15393

Abstract

Nanopartikel magnetik, oksida besi  magnetit (Fe3O4), merupakan material yang menarik untuk dikembangkan. Material ini sangat potensial untuk dapat diaplikaikan secara luas diberbagai bidang seperti untuk diagnosa medik. Namun, untuk menghasilkan Fe3O4 berukuran nano (10-100 nm) masih sulit untuk dilakukan. Pada penelitian ini telah berhasil disintesis nanopartikel Fe3O4 dengan menggunakan metode kopresipitasi. Sintesis dilakukan menggunakan prekursor Ferrous Chloride Tetrahydrate (FeCl2.4H2O) dan Ferric Chloride Anhydrous (FeCl3.6H2O) dengan perbandingan ion ferrous dan ion ferric adalah 1:2. Kemudian, Ammonium Hidroksida (NH3.H2O) digunakan sebagai bahan presipitan. Morfologi partikel dari sampel dikarakterisasi menggunkan Transmission Electron Microscope (TEM).Berdasarkan hasil karakterisasi TEM diperoleh morfologi partikel berbentuk bulat dengan ukuran rata-rata berkisar 10 nm
FABRIKASI SEL SURYA TERSENSITASI DYE DENGAN SPIRO-OMeTAD SEBAGAI HOLE TRANSPORT LAYER SAFRIANI, LUSI; SAKKYANANDA, SHEILA; YULIASARI, FITRI; APRILIA, ANNISA
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 7, No 02 (2017)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1029.954 KB) | DOI: 10.24198/jmei.v7i02.15537

Abstract

Akhir-akhir ini sel surya tersensitasi dye menarik perhatian para peneliti karena memiliki keunggulan yaitu biaya produksi yang murah dan proses fabrikasi yang sederhana dibandingkan dengan sel surya konvensional dari bahan silikon. Walaupun demikian kinerja sel surya tersensitasi dye ini masih rendah sehingga perlu dilakukan berbagai modifikasi untuk meningkatkan efisiensi divais. Dalam penelitian ini telah dibuat sel surya tersensitasi dye dengan Ruthenium-dye sebagai material aktif yang disisipkan pada lapisan mesopori TiO2. Untuk meningkatkan efisiensi sel surya, material spiro-OMeTAD yang merupakan material dengan mobilitas hole yang baik digunakan sebagai hole transport layer. Hasil karakterisasi berupa pengukuran kurva rapat arus (J) terhadap tegangan (V) memperlihatkan bahwa efisiensi sel surya tersensitasi dye dengan spiro-OMeTAD sebagai hole transport layer memiliki efisiensi yang lebih besar dibandingkan dengan sel surya tersensitasi dye tanpa spiro-OMeTAD. Hal ini terjadi karena hole transport layer menjadi lapisan yang dapat mempermudah transport pembawa muatan setelah proses disosiasi menuju ke masing-masing elektroda.
PENGARUH VARIASI KONSENTRASI SPIRO-OMETAD SEBAGAI HTM TERHADAP PENINGKATAN EFISIENSI DSSC NURAWAN, MUHAMMAD RIZKY; YULIASARI, FITRI; SAFRIANI, LUSI; SURYANINGSIH, SRI; APRILIA, ANNISA
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 9, No 01 (2019)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.254 KB) | DOI: 10.24198/jmei.v9i1.23106

Abstract

Sel surya tersensitisasi dye atau DSSC (Dye Sensitized Solar Cell) merupakan divais yang dapat mengkonversi energi cahaya matahari menjadi energi listrik. DSSC terdiri dari empat komponen utama yaitu fotoanoda, dye, elektrolit dan elektroda lawan. Dalam penelitian ini, dilakukan penambahan HTM (Hole Transport Material) berupa Spiro-OMeTAD dalam DSSC. Dengan penambahan HTM Spiro-OMeTAD dapat meningkatkan nilai efisiensi dari DSSC. Dengan dilakukan penambahan variasi konsentrasi 5 wt%, 7,5 wt% dan 10 wt% didapatkan nilai efisiensi sebesar 6.41 %, 8.73% dan 8.46 % . Keberadaan HTM Spiro-OMeTAD dalam DSSC dapat mempercepat proses transport elektron dan mengurangi rekombinasi muatan sehingga dapat meningkatkan nilai fotoarus yang dihasilkan DSSC.
SINTESIS DAN KARAKTERISASI BAHAN ORGANIK SUPERKONDUKTOR β-(BEDT-TTF)2I3 DAN β’-(BEDT-TTF)2ICl2 LARASATI, NADYA; RAHMAN, THORIQ S; MULYANA, EVAN; SAFRIANI, LUSI; R, RISDIANA
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 5, No 01 (2015)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.091 KB) | DOI: 10.24198/jmei.v5i01.11150

Abstract

Telah dilakukan sintesis bahan Bis-(ethyleneditio)-tetrathiafulvalene (BEDT-TTF) dengan dua jenis anion yang digunakan sebagai penerima elektron yaitu I3? dan ICl2? dengan menggunakan metode elektrosintesis untuk mempelajari cara pembuatan kristal dan karakteristik sifat listrik bahan. Karakterisasi resistivitas listrik dilakukan dengan menggunakan metode four point probe. Dua jenis kristal organik dengan struktur kristal yang berbeda yaitu ?-(BEDT-TTF)2I3 dan ??-(BEDT-TTF)2ICl2 berhasil diperoleh. Kristal ?-(BEDT-TTF)2I3 memiliki nilai resisitivitas yang menurun seiring dengan penurunan suhu yang menandakan bahwa kristal tersebut adalah logam organik. Sedangkan kristal ??-(BEDT-TTF)2ICl2 memiliki nilai resistivitas yang meningkat seiring dengan penurunan suhu, yang menandakan bahwa kristal tersebut bersifat sebagai antiferomagnetik insulator. Penyebab perbedaan sifat ini adalah perbedaan  struktur kristal tipe ? dan ?? yang mempengaruhi transfer muatan pada masing- masing kristal.
SINTESIS NANOPARTIKEL MAGNETIK DENGAN METODE KOPRESIPITASI SARAGI, TOGAR; PERMANA, BAYU; SAPUTRI, MALA; SAFRIANI, LUSI; RAHAYU, IMAN; RISDIANA, RISDIANA
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 7, No 02 (2017)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.451 KB) | DOI: 10.24198/jmei.v7i02.15393

Abstract

Nanopartikel magnetik, oksida besi  magnetit (Fe3O4), merupakan material yang menarik untuk dikembangkan. Material ini sangat potensial untuk dapat diaplikaikan secara luas diberbagai bidang seperti untuk diagnosa medik. Namun, untuk menghasilkan Fe3O4 berukuran nano (10-100 nm) masih sulit untuk dilakukan. Pada penelitian ini telah berhasil disintesis nanopartikel Fe3O4 dengan menggunakan metode kopresipitasi. Sintesis dilakukan menggunakan prekursor Ferrous Chloride Tetrahydrate (FeCl2.4H2O) dan Ferric Chloride Anhydrous (FeCl3.6H2O) dengan perbandingan ion ferrous dan ion ferric adalah 1:2. Kemudian, Ammonium Hidroksida (NH3.H2O) digunakan sebagai bahan presipitan. Morfologi partikel dari sampel dikarakterisasi menggunkan Transmission Electron Microscope (TEM).Berdasarkan hasil karakterisasi TEM diperoleh morfologi partikel berbentuk bulat dengan ukuran rata-rata berkisar 10 nm