Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS INVESTASI SAHAM SUBSEKTOR PROPERTI DAN REAL ESTATE DI INDONESIA Jamil, Hanif Hasana; Utami, Efri Diah
CICES Vol 2 No 1 (2016): CICES
Publisher : UNIVERSITAS RAHARJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.99 KB)

Abstract

Dalam dua tahun terakhir, pergerakan indeks harga saham sektor properti menunjukkan pergerakan paling fluktuatif dibandingkan dengan sektor lain di Bursa Efek Indonesia. Hal ini juga terlihat dari pergerakan harga saham dari emiten subsektor properti dan real estate. Empat belas dari tujuh belas emiten yang listing sejak awal tahun 2009 mengalami penurunan harga saham cukup tajam pada kuartal III tahun 2013, setelah sebelumnya mengalami kenaikan. Kondisi ini menunjukkan tingginya risiko dalam investasi saham subsektor properti dan real estate. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis tingkat kewajaran harga saham dengan pendekatan Price Earning Ratio (PER) serta menganalisis pengaruh kondisi makroekonomi dan kinerja keuangan emiten terhadap harga saham properti dan real estate tahun 2009-2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan pendekatan PER, secara umum harga saham emiten yang menjadi objek penelitian masih relatif murah sehingga masih relatif aman untuk dijadikan instrumen investasi. Hasil analisis regresi panel dengan model fixed effect seemingly unrelated regression (SUR) menunjukkan bahwa terdapat lima variabel yang signifikan berpengaruh terhadap harga saham emiten properti dan real estate. Pertumbuhan ekonomi, Return on Asset (ROA) dan Book Value per Share (BV) berpengaruh positif, sedangkan nilai tukar riil rupiah terhadap dolar dan BI rate memberikan pengaruh negatif terhadap harga saham emiten properti dan real estate.
Mengukur Kepemimpinan Perempuan di Indonesia dengan Metode Fuzzy c-Means Clustering Sukim, Sukim; Firdaus, Firdaus; Retnaningsih, Retnaningsih; Utami, Efri Diah
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 18, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v18i2.4536

Abstract

Indonesia is fully committed to implement Sustainable Development Goals (SDGs). The goal 5 ofSDGs priorities the need to end discrimination against women and girls in all forms, and meetingtheir right to equal opportunities in employment, health and education. It is in line with thePresidential Instruction No. 9/2000 on gender mainstreaming in the National development programs.According to the result of the 2015 Intercensal Population census, about 49.75 percent of 255.18million Indonesian population are women. This large figure population of women could be an assetfor the national development in Indonesia when they are given the opportunity to advance andimprove their quality. Unfortunately, it is realized that there is still a gap between men and women inIndonesia due to limited access of women in education, employment, politics and high governmentalposition. Considering that women’s leadership is important to achieve and accelerate SDGs, thispaper aims to assess women’s leadership in Indonesia at province level by using 5 dimensions ofwomen’s leadership (politics, government, education, economy and decision making). Applying Fuzzyc-Means Clustering Method and 7 validity indexes, the result found that provinces in Indonesia canbe grouped into 4 clusters. The fourth cluster consists of 14 provinces and is considered as a clusterwith lowest women’s leadership.
ANALISIS PELAKU E-COMMERCE DI INDONESIA Utami, Efri Diah
E-journal Widya Non-Eksakta Vol 1 No 2 (2019)
Publisher : E-journal Widya Non-Eksakta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tidak dapat dipungkiri bahwa penggunan teknologi informasi telah mampu mengubah manusia dalam hal apapun. Salah satunya adalah penggunaan komputer dan internet yang telah mencetuskan bisnis baru yang bernama electronic commerce atau perdagangan secara elektronik (e-commerce). Bisnis e-commerce sangat marak beberapa tahun ini dan memiliki perkembangan yang luar biasa di Indonesia. Tujuan penelitian ini ingin mengetahui kecenderungan seseorang untuk menjadi pelaku e-commerce jika ditinjau dari jenis kelamin, tempat tinggal, umur, pendidikan, kegiatan utama dan wilayah domisili. Penelitian ini menggunakan Survei. Data dikumpulkan dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) tahun 2017 yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Unit analisis individu berumur 5 tahun ke atas. Dari hasil regresi logistik biner diperoleh hasil bahwa dengan tingkat signifikansi 5 persen kecenderungan seseorang untuk menjadi pelaku e-commerce akan lebih besar pada perempuan, bertempat tinggal di daerah perkotaan, kategori umur remaja (12-25 tahun), berpendidikan tinggi (di atas SMA), kegiatan utama bekerja dan berdomisili di wilayah Indonesia bagian barat.
PENGARUH INISIASI MENYUSU DINI (IMD) DAN FAKTOR SOSIAL DEMOGRAFI TERHADAP KETAHANAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF Mumpuni, Retno Sari; Utami, Efri Diah
E-Journal Widya Kesehatan dan Lingkungan Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : E-Journal Widya Kesehatan dan Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.141 KB)

Abstract

Abstrac:t: The Indonesia’s Infant Mortality Rate (IMR) experienced a downward trend. However, within the last 10 years the decline was only 3 deaths out of 1.000 live births. One of the efforts to reduce the risk of infant mortality were taken is a program of the National Movement Increased use of Breast Milk. Breast milk is an important food that should be given to a baby especially in the early days of the birth. The results of the SDKI (2012) indicate that from 96% of the breast milk fed babies, only 42% who are exclusively breastfeeding. According to UNICEF, one of the 10 steps to success breastfeeding are given Breast immediately after the baby birth (Early Initiation of Breastfeeding). The purpose of this research is to determine the influence of the early initiation of the breastfeeding and social demographic factors against the resilience of the Exclusive breastfeeding in Indonesia. The results of this study showed that infants who received IMD in more than an hour after birth has 1.661 times greater risk for not exclusively breastfed compared to infants who were breastfed within the first hour after birth. While socio-demographic factors that influence the resilience of exclusive breastfeeding is parity, Early Initiation of Breastfeeding (IMD) and employment status of the mother.