Articles

Found 21 Documents
Search

ANALISIS KONSEP PEMIKIRAN KI HAJAR DEWANTARA DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN KARAKTER Sukri, Sukri; Handayani, Trisakti; Tinus, Agus
Jurnal Civic Hukum Vol 1, No 1 (2016): Mei 2016
Publisher : Civic Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, University of Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v1i1.10460

Abstract

Education is a tool to educated nation children who can bring them to enlightenment in totally, education has a purpose to put a nation buildings up that adhere with values of intelligence, sensitivity, and care to nation and country. This research expected can reconstruct national education on crisis set off the problem morality Indonesian nation, rebuild education thought. Ki Hajar Dewantara has purpose of giving answer on morality crisis, that cannot beable to stem the problem of the morality series contemporary Indonesian nation, so education comes back to the prominent in human building that has good individuality (character humans), like the education that has been aspiration by national education sire (Ki Hajar Dewantara). This research has the purpose of knowing some problems in the research focus of research object such as: (1) analyze or inspect the concept thought of education by Ki HajarDewantara. (2) Relevance the idea thought of education by Ki Hajar Dewantara with education character and this research using qualitative research method, whereas the method used in this research is Library Research. The aggregation of data did with investigation way to Ki Hajar Dewantara opuses, especially education and the concept of education idea. Whereas data analysis that used in this research is discourse analysis will reveal various literature from research object. The results of this research show that 1). The concept of education thought by Ki Hajar Dewantara is about humanist education based on independence, external and internal freedom that if you take the red yarn is education that human being or education that can form good students characters. First characteristic is a brilliant mind. Second, intelligent and skill. Third, health of body and spirit. Fourth, pious to the god. 2) The relevance of education concept thought by Ki Hajar Dewantara with education character that both want the same education able to make a form of the whole human, it is freedom human and goodpersonality. This output research expected can give solution or contribution of thought in reconstruct national education for education purpose in building Indonesian character people like education that has been a concept by Ki Hajar Dewantara.
Analisis Strategi Pemasaran Dengan Media Sosial Produk Kuliner Usaha Kecil dan Menengah di Pekanbaru Sukri, Sukri; Arisandi, Diki
Jurnal Buana Informatika Vol 8, No 4 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 4 Oktober 2017
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v8i4.1447

Abstract

Abstract. Pekanbaru is a big city with many culinary businesses. To increase the sales income, enterprises utilize social media as their marketing strategy. This research was about a social media analysis for marketing culinary products in small and medium enterprises by using Structural Equation Modelling. Variables in this research are social media selection, information update, response to buyer, quality and price as variable x to culinary business marketing as variable y. The primary data were collected  from questionnaires filled by culinary entrepreneurs in Pekanbaru. The results show that the RMSEA = 0.08, AGFI = 0.705, CMIN / DF = 1.834, TLI = 0.813 and CFI = 0.843. From the results of these measurements, it can be concluded that there are six components of measurement values that are acceptable, so the final result in this study is all the variables X has a positive influence on the variable Y.Keywords: Social Media, Culinary Product, Small and Medium Businesses, Structural Equation Modelling Abstraks. Analisis Strategi Pemasaran Dengan Media Sosial Produk Kuliner Usaha Kecil dan Menengah di Pekanbaru. Pekanbaru merupakan kota besar yang banyak bisnis kulinernya. Untuk meningkatkan penjualan, pengusaha kuliner memanfaatkan media sosial sebagai strategi pemasarannya. Penelitian ini tentang analisis media sosial untuk pemasaran produk kuliner pada usaha kecil dan menengah dengan menggunakan metode pemodelan persamaan struktural. Variabel yang digunakan adalah pemilihan media sosial, update informasi, respon terhadap pembeli, kualitas dan harga sebagai variabel x terhadap pemasaran bisnis kuliner sebagai variabel y. Pengambilan data dari kuesioner yang diisi oleh pengusaha kuliner di Pekanbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai RMSEA=0,08, AGFI=0,705, CMIN / DF=1,834, TLI=0,813 dan CFI=0,843. Dari hasil pengukuran tersebut dapat disimpulkan bahwa ada enam komponen nilai pengukuran dapat dinyatakan dapat diterima, sehingga hasil akhir dalam penelitian ini adalah semua variabel X memiliki pengaruh positif terhadap variabel Y.Kata kunci: Media Sosial, Produk Kuliner, Usaha Kecil dan Menengah, Structural Equation Modelling
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PREEKLAMPSIA PADA IBU HAMIL DI POLI KIA RSU ANUTAPURA PALU Situmorang, Tigor H.; Damantalm, Yuhana; Januarista, Afrina; Sukri, sukri
Healthy Tadulako Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Healthy Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Preeklampsia adalah terjadinya peningkatan tekanan darah paling sedikit 140/90 mmHg, proteinuria, dan odema. Preeklampsia merupakan risiko yang dapat membahayakan ibu serta janin. Sampai saat ini terjadinya preeklampsia belum diketahui penyebabnya, tetapi preeklampsia dapat terjadi pada kelompok tertentu yaitu ibu yang mempunyai predisposing umur, paritas, keturunan, riwayat kehamilan, riwayat preeklampsia dsb. Untuk mengetahui  faktor – faktor yang berhubungan dengan kejadian preeklampsia pada Ibu hamil di poli KIA RSU Anutapura Palu. Jenis penelitian adalah analitik dengan pendekatan Cross Sectional yang digunakan untuk mengukur variabel independen dan dependen secara bersamaan untuk mengetahui hubungan antara umur, paritas, pengetahuan, riwayat hipertensi dan pemeriksaa Antenatal Care (ANC) dengan kejadian preeklampsia. Jumlah populasi 55 yaitu semua ibu hamil yang datang memeriksakan kehamilan di poli KIA RSU Anutapura Kota Palu pada bulan Juli sampai Agustus 2014, kemudian dalam pengambilan sampel dilakukan dengan cara Purposive Sampling dengan rumus Slovin yang berjumlah 36 responden,  Instrumen yang digunakan adalah kuisoner dan pengujian hipotesis dengan uji Chi-square. Hasil uji statistik menunjukan bahwa ada hubungan antara kejadian preeklampsia dengan umur (p = 0, 000) dan pengetahuan (p = 0,000). Tidak ada hubungan antara kejadian preeklampsia dengan paritas (p = 0,765), riwayat hipertensi (p = 0,060) dan pemeriksaan antenatal care (p = 0,813).  Ada hubungan antara umur, pengetahuan dengan kejadian preeklampsia dan tidak ada hubungan antara paritas, riwayat hipertensi, pemeriksaan antenatal care dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil di poli KIA RSU Anutapura Palu. Penelitian ini menyarankan kepada instansi setempat agar selalu memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat dalam meningkatkan strategi dalam pemberian pelayanan kesehatan kepada ibu hamil yang datang berkunjung di  poli KIA RSU Anutapura Palu. Kata Kunci: Preeklampsia, Ibu hamil, Faktor Risiko
Pengembangan Koreografi Tari Podang Perisai dari Tradisi menjadi Modern di Kuantan Singingi Riau Irdawati, Irdawati; Sukri, Sukri
PANGGUNG Vol 28, No 2 (2018): Dinamika Keilmuan Seni Budaya dalam Inovasi Bentuk dan Fungsi
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v28i2.519

Abstract

AbstractThis paper explores the development of Podang Perisai dance from a traditional form to a modern one, both textually and contextually. In textual analysis, Podang Perisai dance is related to dance composition including motion, dancers, musical accompaniment, costume, makeup and floor patterns, created by traditional artists who have not had any knowledge about a choreography in its modern meanings. This makes Podang Perisai dance is very simple following requirements at that time. Podang Perisai dance has seven different motions of mulai, sosor, paliang, rantak sabolah, rantak duo bolah, kuak ilalang and lantiang pauah. In its contextual analysis, Podang Perisai dance analyzed related to values of its struggle s in the past to maintain the performance to make it keeps alive following changes in the new era with the advance of technology which can bring tradition to be neglected.  The method used in the development of Podang Perisai dance is R&D (Research & Development) method. Furthermore, it also discusses the functions of dance and symbolic meanings contained in those seven different motions.Keywords: development, Podang Perisai dance, modern, tradition. AbstrakTulisan ini merupakan hasil penelitian tentang pengembangantari Podang Perisai dari tradisi menjadi modern, baik secara tekstualmaupunkontekstual. Secara tekstual, tari Podang Perisai berkaitan dengan komposisi tari meliputi gerak, penari, musik pengiring, busana, rias dan pola lantai, yang diciptakan oleh seniman tradisi yang belum mempunyai ilmu tentang koreografi sehingga tari Podang Perisai sangat sederhana sesuai dengan kebutuhan pada waktu itu. tari Podang Perisaimempunyai tujuh ragam gerak yaitu gerak mulai, sosor, paliang, rantak sabolah, rantak duo bolah, kuak ilalang dan lantiang pauah. Dari segi kontekstual, tari Podang Perisai dianalisis mengenai nilai-nilai perjuangan masa lalu yang harus dipertahankan agar tidak hilang begitu saja dengan hadirnya teknologi yang semakin canggih yang membuat nilai-nilai tradisi semakin terabaikan. Metode yang digunakan dalam pengembangan tari Podang Perisaiadalah R&D (Ressearch & Development). Tulisan ini juga membahas tentang fungsi tari dan makna simbolis yang terkandung dalam tujuh ragam gerak.Kata kunci: pengembangan, tari Podang Perisai, modern, tradisi. 
POLITICAL MARKETING AND IMPORTANCE MARKET CONTEXT IN INDONESIA REGIONAL ELECTION: AN ANALYSIS ON REGIONAL ELECTION OF TAKALAR 2017 Sukri, Sukri
JPP (Jurnal Politik Profetik) Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Politik Profetik
Publisher : ILMU POLITIK UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) ALAUDDIN MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.679 KB) | DOI: 10.24252/jpp.v5i2.4348

Abstract

The winning of Syamsari Kitta-Achmad Dg Se?re (SK-HD) against the incumbent Burhanuddin B - Natsir Ibrahim (Bur-Nojeng) was quite suprising in 2017 Local Election of Takalar Regency. Since the incumbent couple was believed to be in the ?safe seat? during the election. Based on several surveys and supported by many political parties, the incumbent couple was predicted to effortlessly win the election. The final result, however, showed that the new candidate was the winner despite being limitedly supported by merely three political parties. One factor which had seemingly been as the main winning strategy was to maximize the couple?s political marketing. This study aims to describe the political marketing strategy undertaken by the winning candidates of SK-HD in the 2017 Takalar local election. Using qualitative research, the results of this study indicate that the winning of SK-HD was based on several aspects. These may include the mixture of the candidate?s social, political and economical assets, coupled with the existing socio-political context of Takalar and of South Sulawesi Province, and the marketing strategy which had vividly and thoroughly been executed by their teamwork.
Simulasi Produksi Gambir dengan Metode Supply Chain Management Sukri, Sukri; Arisandi, Diki; Dewi Putri, Siska
SATIN - Sains dan Teknologi Informasi Vol 2, No 2 (2016): SATIN - Sains dan Teknologi Informasi
Publisher : STMIK Amik Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gambir merupakan tanaman yang banyak ditemui di daerah Sumatera, terutama di Kenagarian Galugua Sumatera Barat. Proses produksi gambir yang dilakukan di Kenagarian  Galugua belum berdasarkan percobaan ilmiah, melainkan hanya berdasarkan kebiasaan masyarakat yang turun-temurun. Sebagian masyarakat, ada yang memilih cara berbeda dalam proses pengolahan Gambir, misalnya dalam hal pemilihan daun gambir dan pemberian pupuk dalam mengolah gambir. Berdasarkan ujicoba  yang dilakukan tersebut, terdapat  perbedaan jumlah getah gambir sehingga juga berdampak pada hasil penjualan.  Namun masyarakat belum mengetahui dengan pasti, faktor apa yang menjadi penyebab perbedaan tersebut. Supply Chain Management (SCM) merupakan solusi manajemen yang tepat dalam permasalahan di atas. Untuk mendapatkan data yang mendukung penelitian ini, penulis menggunakan metode wawancara, observasi dan studi pustaka. Adapun hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu (1) simulasi produksi gambir sudah bisa disimulasikan dengan menggunakan metode SCM dan (2) simulasi produksi gambir bisa memprediksi hasil produksi gambir berdasarkan jenis, menggunakan pupuk dan tidak menggunakan pupuk.
KENISCAYAAN KONFLIK DALAM MASYARAKAT DEMOKRASI Sukri, Sukri
JPP (Jurnal Politik Profetik) Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Politik Profetik
Publisher : ILMU POLITIK UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) ALAUDDIN MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.501 KB) | DOI: 10.24252/jpp.v4i2.2746

Abstract

Nowadays there is a tendency that seeing conflict in the era of democracy as a negative excesses of the existence of democracy. The assumption that democracy is a good system and will bring good for human life then interpreted by a society without conflict. The understanding seems to mask the fact that freedom and equality of each individual offered by the democratic system basically means providing space for conflict because of the nature of human beings as creatures who always has a difference. This paper aims to discuss how conflicts tend to be regarded as non-democratic phenomenon as something that is actually reasonable in the context of democracy. Through the election as one of the pillars and the main indicators of democracy that seems to be a criticism of the denial of the conflict as an important element in democratic society.
Fraksinasi dan Identifikasi Senyawa Ekstrak n-heksan Klika Anak Dara (Croton oblongus Burm F.) Haeria, Haeria; Sukri, Sukri; Sukri, Muhammad
Pharmauho Vol 2, No 1 (2016): Pharmauho
Publisher : Pharmauho

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.729 KB)

Abstract

Penelitian tentang fraksinasi dan identifikasi senyawa ekstrak n-heksan klika anak dara (Croton oblongus Burm F.) telah dilakukan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kandungan senyawa dari hasil fraksinasi ekstrak n-heksan klika anak dara (Croton oblongus Burm F.) dan bagaimana profil hasil fraksinasi dari ekstrak n-heksan klika anak dara (Croton oblongus Burm F.). Hasil penelitian menghasilkan 3 gabungan fraksi yang disebut sebagai fraksi A, fraksi B dan fraksi C. Fraksi A positif mengandung senyawa flavonoid dan terpenoid, fraksi B positif mengandung senyawa flavonoid, terpenoid dan fenol, sedangkan fraksi C positif mengandung senyawa flavonoid dan terpenoid. Hasil identifikasi menunjukkan hasil fraksinasi ekstrak n-heksan klika anak dara (Croton oblongus Burm F.) positif mengandung senyawa flavonoid, terpenoid dan fenolik.Kata Kunci: Fraksinasi, identifikasi, KLT, Croton oblongus
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG BERBANTUAN PROGRAM CABRI 3D PADA MATERI MENENTUKAN BESAR SUDUT DALAM RUANG UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMA AL-AZHAR PALU Sukri, Sukri; Ismaimuza, Dasa; Sugita, Gandung
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi tentang penerapan model pem­belajaran langsung berbantuan program Cabri 3D yang dapat meningkatkan  hasil belajar siswa pada materi menentukan besar sudut dalam  ruang di Kelas X SMA Al-Azhar Palu. Jenis penelitian pada penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini mengacu  pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart, yakni perencanaan, tindakan dan observasi, serta refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan  model pembelajaran langsung berbantuan program Cabri 3D yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan mengikuti fase-fase model pembelajaran langsung, yakni: (1) guru menyampai­kan tujuan pembelajaran serta mempersiapkan siswa. (2) guru men-demonstrasikan pengetahuan. (3) guru membimbing pelatihan dengan mem­bagikan LKS. (4) guru mengecek pemahaman siswa dan memberi umpan balik. (5) guru memberikan kesempatan untuk pelatihan lanjutan dan penerapan.Kata kunci: pembelajaran langsung, Cabri 3D, hasil belajar, menentukan besar sudut dalam ruang
MENCERMATI ASPEK PENGARUSUTAMAAN GENDER DALAM PENEMPATAN PEGAWAI PADA POSISI STRUKTURAL DALAM BIROKRASI DI PROVINSI SULAWESI SELATAN Ariana, Ariana; Sukri, Sukri; Ekawaty, Dian
JPP (Jurnal Politik Profetik) Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Politik Profetik
Publisher : ILMU POLITIK UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) ALAUDDIN MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.939 KB) | DOI: 10.24252/jpp.v6i2.6713

Abstract

This study aims to examine and analyze determinants factors of implementation of gender mainstreaming in the appointment of structural officials policy in the South Sulawesi Province governmental bureaucracy structures. Through the qualitative research research and case study approach, the research was conducted in the Provincial Government institution on Education Affairs. As the result, the appointment of structural officials position show that there are two factors that determine the gender mainstreaming policies in the structural appointment process. Those are the internal factors and external factors. The Internal factors that had influence implementation of gender mainstreaming policies based this research findings are the resources, implementing organizations, communication, coordination and implementing commitment, and support of bureaucratic structures factors.  On the other hand, the external factors are includes: social political influence, cultural influences and bureaucratic characteristics, and policy design support.