. Moch. Dzulkirom AR, .
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS AUDIT OPERASIONAL UNTUK MENILAI EFEKTIVITAS, EFISIENSI, DAN EKONOMISASI FUNGSI PEMASARAN (Studi pada PT Padmatirta Wisesa Depo Karangploso-Kabupaten Malang) Maria, Hani Am; Moch. Dzulkirom AR, .; Dwiatmanto, .
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 33, No 1 (2016): APRIL
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.076 KB)

Abstract

Operational Audit is an appropriate tool for management to evaluate and assess the level of effectiveness, efficiency and economizing on the companys operations. The study was conducted in PT Padmatirta Wisesa Depo Karangploso-Malang Regency which is one of the companies engaged in the distribution. This study aims to identify and analyze the suitability of operational audits carried out by the company on the marketing function with the existing audit trails. This study was a descriptive study. The focus in this study is the stage of operational audit on the marketing function with includes six components in the scope of marketing includes: marketing environment, marketing strategy, marketing organization, marketing systems, marketing productivity, and other marketing functions. Results from the study showed that an audit conducted in accordance with the existing audit stage, but does not include all the components in the marketing sphere, which only includes marketing strategy and marketing system. After thorough analysis, the results of the analysis found inefficient and ineffective in 2014, such as: decrease in sales resulted in not achieving the sales targets that have been set, reduced acquisition profi, does not possess adequate methods in conducting surveys on customer satisfaction. Keyword: Operational Audit, Marketing Function, Effectiveness, Efficiency, Economizing ABSTRAK Audit operasional merupakan suatu alat yang tepat bagi manajemen untuk melakukan evaluasi dan menilai tingkat efektivitas, efisiensi, dan ekonomisasi atas kegiatan operasi perusahaan. Penelitian dilakukan di PT Padmatirta Wisesa Depo Karangploso-Kabupaten Malang yang merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang distribusi.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kesesuaian pelaksanaan audit operasional yang dilakukan oleh perusahaan atas fungsi pemasaran dengan tahapan audit yang ada. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Fokus pada penelitian ini adalah tahapan audit operasional atas fungsi pemasaran dengan mencakup enam komponen yang ada pada lingkup pemasaran meliputi: lingkungan pemasaran, strategi pemasaran, organisasi pemasaran, sistem pemasaran, produktivitas pemasaran, dan fungsi pemasaran lainnya. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa audit yang dilakukan telah sesuai dengan tahapan audit yang ada, akan tetapi tidak mencakup semua komponen yang ada pada lingkup pemasaran, yaitu hanya mencakup strategi pemasaran dan sistem pemasaran. Setelah dilakukan analisis secara menyeluruh, hasil dari analisis tersebut menemukan inefisien dan inefektif pada tahun 2014, seperti: menurunnya penjualan yang mengakibatkan tidak tercapainya target penjualan yang telah ditetapkan, menurunnya perolehan profi,tidak dimilikinya metode yang memadai dalam melakukan survei atas kepuasan pelanggan. Kata kunci: Audit Operasional, Fungsi Pemasaran, Efektivitas, Efisiensi, Ekonomisasi
ANALISIS SISTEM AKUNTANSI PEMBERIAN KREDIT MODAL KERJA DALAM UPAYA MENINGKATKAN PENGENDALIAN MANAJEMEN KREDIT (Studi pada PT.Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur,Tbk Cabang Nganjuk) Permatasari, Desi Sistianti; Moch. Dzulkirom AR, .; Dwiatmanto, .
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 33, No 2 (2016): APRIL
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.349 KB)

Abstract

This research has several purpose, and it is ; to know how to implementation the system of credit distribution accounting for entrepreneur financial for developing the controlling of credit management at Bank Jatim in Nganjuk.From result of research, the researcher found some weakness in credit management controlling and the procedure for shaping the system credit distribution accounting for entrepreneur financial like the step of credit supplies which is not appropriate yet in managing of bundles of credit. And the other is in controlling of credit management still seem some weakness which is must be repaired, such kind of duty separating which is double  , and documents that use isn’t appropriate then it can’t achieve credit controlling. Bank Jatim Cabang Nganjuk has to give the explanation for employees of their own duty clearly and  be careful in credit analyzing in order to minimalist pile up credit that happens in every year continually, because it very effective for bank condition in order to get back the credit and it not to be suffer. Keywords: Accounting System, The accounting system credit distribution working capital, Credit management, Credit control ABSTRAK Penelitian ini memiliki beberapa tujuan, yaitu untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan sistem akuntansi pemberian kredit modal kerja sebagai upaya meningkatkan pengendalian manajemen kredit pada Bank Jatim Cabang Nganjuk. Dari hasil penelitian, peneliti mengetahui beberapa kelemahan pada pengendalian manajemen kredit serta prosedur yang dimiliki yang membentuk sistem akuntansi pemberian kredit modal kerja seperti proses tahapan penyaluran kredit yang masih kurang tepat pengelolahan berkas-berkas kredit. selain itu, dalam pengendalian manajemen kredit masih juga terlihat beberapa kelemahan yang mungkin harus diperbaiki, seperti pemisahan tugas yang terdapat perangkapan, dan dokumen yang digunakan kurang memadai sehingga kurang mencapai pengendalian kredit. Bank Jatim Cabang Nganjuk harus memiliki uraian tugas masing-masing bagian yang jelas dan lebih teliti dalam melakukan analisis kredit sehingga dapat meminimalisasi kredit macet yang terjadi dari tahun ke tahun yang dapat mempengaruhi tingkat kesehatan bank, agar nantinya kredit yang diberikan benar-benar akan kembali sehingga bank tidak mengalami kerugian. Kata kunci: Sistem Akuntansi, Sistem Pemberian Kredit Modal Kerja, Manajemen kredit, Pengendalian Kredit
ANALISIS TINGKAT KESEHATAN BANK DENGAN MENGGUNAKAN METODE RGEC (RISK PROFILE, GOOD CORPORATE GOVERNANCE, EARNING, CAPITAL) (Studi Pada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. yang Terdaftar di BEI Tahun 2010-2014) Susanto, Hery; Moch. Dzulkirom AR, .; Zahroh Z.A., .
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 35, No 2 (2016): JUNI
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.56 KB)

Abstract

Health level of bank in the healthy condition will provide substantial benefits for bank’s to gain customer confidence in a bank institution. The purpose of this study is to knowing assessment health level of PT Bank Mandiri (persero) Tbk. in 2010-2014 when measured using RGEC method (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earning, Capital). The result showed that health level of PT. Bank Mandiri (persero) Tbk in 2010-2014 as measured by using RGEC method is a bank on very health condition. At Risk Profile factors assessed by ratio of NPL and LDR showed that PT. Bank Mandiri (persero) Tbk has a good profitability of the reimbursement of third-party funds. At Good Corporate Governance factor PT Bank Mandiri (persero) Tbk. already doing principle of GCG accordance Bank Indonesia regulation. At factor earning assessed by ratio of ROA and NIM was ranked one with a predicate value very good. At Capital factors assessed by ratio of CAR showed PT Bank Mandiri (persero) Tbk. doing well to funds business activities as well as to cover the risk of the future that can cause loss. Keyword : Health Level of Bank, RGEC, GCG, CAR ABSTRAK Tingkat kesehatan bank yang sehat akan memberikan manfaat besar bagi bank untuk dapat memperoleh kepercayaan nasabah dalam sebuah lembaga bank. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penilaian tingkat kesehatan PT Bank Mandiri (persero) Tbk. tahun 2010-2014 jika diukur dengan menggunakan metode RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earning, Capital). Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa tingkat kesehatan PT Bank Mandiri (persero) Tbk. dari tahun 2010 sampai dengan 2014 yang diukur dengan pendekatan metode RGEC merupakan bank yang berada pada kondisi sangat sehat. Pada faktor Risk Profile yang dinilai dengan rasio NPL dan LDR menunjukan bahwa PT. Bank Mandiri (persero)Tbk memiliki profitabilitas yang baik terhadap pengembalian kembali dana pihak ketiga. Pada faktor Good Corporate Governance PT. Bank Mandiri (persero) Tbk telah melaksanakan prinsip GCG sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia dan. Pada faktor Earning yang dinilai dengan rasio ROA dan NIM berada pada peringkat satu dengan nilai predikat sangat baik. Pada faktor Capital yang dinilai dengan rasio CAR menunjukan PT Bank Mandiri (persero) Tbk. baik dalam mendanai kegiatan usahanya maupun untuk menutupi terjadinya risiko dimasa yang akan datang yang dapat menyebabkan kerugian. Kata Kunci: Tingkat Kesehatan Bank, RGEC, GCG, CAR