Articles

Penilaian Tingkat Kematangan Proses Pengembangan Perangkat Lunak Menggunakan Framework CMMI-Dev 1.3 Pada PT. ABC Kurniawati, Ika; Saputra, Mochamad Chandra; Rachmadi, Aditya
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 12 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1301.133 KB)

Abstract

Proses pengembangan sebuah perangkat lunak pada organisasi yang berada di industri Teknologi Informasi akan menjadi penentu keberhasilan organisasi tersebut. PT. ABC merupakan sebuah organisasi Teknologi Informasi cukup terkenal di kalangan pemerintahan. Sebagian produk yang dihasilkan PT. ABC digunakan pada dunia pendidikan. Sehingga proses pengelolaan proyek yang baik dibutuhkan dalam mendukung majunya dunia pendidikan. Namun pada implementasinya, terdapat beberapa masalah yang terjadi terkait pengelolaan proyek pada PT. ABC. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat kematangan proses pengembangan perangkat lunak pada Divisi Pengembangan Produk PT. ABC dimulai dari proses dasar pengelolaan proyek dengan menggunakan framework CMMI for Development 1.3. Hasil dari penelitian ini adalah level tingkat kematangan PT. ABC saat ini. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi perbaikan untuk mencapai tingkat kematangan yang lebih tinggi. Data yang digunakan dalam penelitian ini dikumpulkan menggunakan kuesioner dan penelusuran dokumen. Proses penilaian menggunakan Standard CMMI Appraisal Method for Process Improvement (SCAMPI) kelas C. Area proses yang dievaluasi pada penelitian ini adalah 6 area proses yang ada pada tingkat kematangan 2. Berdasarkan hasil penilaian diketahui bahwa dari 6 area proses yang diavaluasi, belum ada area proses yang memenuhi semua praktik yang ada. Sehingga secara keseluruhan PT. ABC masih berada pada tingkat kematangan 1 atau initial.
Evaluasi Pada Variasi Proses Bisnis Layanan Donor Darah (Studi Kasus : UTD PMI Kota Malang) Siahaan, Inggrid E. A.; Setiawan, Nanang Yudi; Rachmadi, Aditya
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 12 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (947.82 KB)

Abstract

PMI Kota Malang memiliki sebuah unit bernama Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Malang. UTD PMI Kota Malang merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang memiliki rangkaian aktivitas utama yaitu pelayanan donor darah, penyediaan darah, dan pendistribusian darah. Dalam menjalankan aktivitas utamanya, UTD PMI Kota Malang juga tidak terlepas dari aktivitas pendukung yang mendukung segala aktivitas utama. Aktivitas utama dan aktivitas pendukung ini diklasifikasikan menggunakan metode value chain analysis untuk melihat aktivitas yang berdampak langsung dan terhubung secara efektif dalam mengoptimalkan kinerja pelayanannya. Berdasarkan hasil pengamatan, UTD PMI Kota Malang memiliki pelayanan yang bervariasi dalam melaksanakan setiap aktivitasnya. Pelayanan yang bervariasi ini diidentifikasi dan dievaluasi dampak dan kaitannya terhadap kinerja pelayanan yang diberikan. Melalui proses wawancara, didapatkan 11 proses yang memiliki keterkaitan dengan variasi pelayanan yang diberikan oleh UTD PMI Kota Malang, yang selanjutnya dimodelkan dengan menggunakan Business Process Model and Notation (BPMN). Pemodelan membantu melihat titik muncul variasi proses, sehingga dapat mempermudah menentukan jenis variabilitasnya, apakah masuk dalam variabilitas dengan extensi atau dengan pembatasan. Proses bisnis ini kemudian dievaluasi menggunakan Quality Evaluation Framework (QEF), yang menghasilkan 4 quality factor yang memiliki ketidaksesuaian antara target dan kualitasnya. 3 diantaranya mempengaruhi munculnya variasi pelayanan yang diberikan. Variasi tersebut muncul sebagai variabilitas dengan ekstensi.
Evaluasi Manajemen Risiko Teknologi Informasi pada Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Barenlitbang) Kota Malang Menggunakan Cobit 5 Domain EDM03 dan APO12 Agtika, Agatha Shella; Mursityo, Yusi Tyroni; Rachmadi, Aditya
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 3 No 5 (2019): J-PTIIK
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.443 KB)

Abstract

Evaluasi terhadap manajemen risiko Teknologi Informasi (TI) di Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (BARENLITBANG) kota Malang diperlukan karena implementasinya saat ini belum optimal. Salah satu alasannya adalah ketiadaan divisi khusus yang mengelola risiko TI di BARENLITBANG. Dalam penelitian ini, kerangka kerja Control Objective for Information and related Technology 5 (COBIT 5) digunakan untuk mengevaluasi dan menilai tingkat kapabilitas dari manajemen risiko TI di BARENLITBANG. Domain-domain yang digunakan adalah EDM03 (optimasi risiko) dan APO12 (manajemen risiko). Penelitian ini dimulai dengan mengumpulkan data, kemudian menganalisis tingkat kapabilitas dan kesenjangan, mengidentifikasi risiko menggunakan Risk Breakdown Structure (RBS), menilai risiko, serta pembuatan mitigasi dan rekomendasi. Hasil dari penilaian tingkat kapabilitas di domain EDM03 adalah level 1 sementara domain APO12 berada di level 2 dengan kesenjangan 1 level bagi kedua domain. Dari 9 risiko yang teridentifikasi, terdapat 5 risiko tergolong dalam kategori menengah dan harus di mitigasi sedangkan 4 risiko dalam kategori rendah dan risiko-risiko tersebut dapat diterima oleh organisasi. Terdapat 6 rekomendasi yang disarankan untuk BARENLITBANG seperti membuat SOP untuk mengatur manajemen risiko, mengoptimalkan pengawasan dan evaluasi, membuat risk map, memaksimalkan rencana aksi, meningkatkan kemampuan sumber daya manusia di BARENLITBANG, dan mengoptimalkan satgas pengendalian internal.
Pengecekan Conformance Modul Proses Keuangan Dengan Process Mining Pada Rumah Sakit Medika Mulia Di Kabupaten Tuban Amin, Harisul Ikrom; Rachmadi, Aditya; Setiawan, Nanang Yudi
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 9 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1162.656 KB)

Abstract

terekam event log yang menghasilkan sebuah workflow proses bisnis. Format yang harus ada dalam pembuatan event log proses bisnis minimal harus meliputi case id, timestamp, dan aktivitas didalamnya, kemudian event log akan ditranformasikan dalam bentuk model mining XML untuk dan ditranformasikan lagi dalam bentuk Petri Net. ProM tools merupakan tools dalam melakukan proses mining dengan menerapkan plugin yang ada pada ProM tools dibandingkan dengan proses bisnis yang ada pada perusahaan berdasarkan parameter yang ada pada ProM tools untuk mencari nilai  fitness dan structure kemudian dibandingkan. Rumah sakit Medika Mulia di Kabupaten Tuban telah mengembangkan sistem ERP sendiri. ERP pada rumah sakit berfungsi sebagai sebuah sistem yang mengelola seluruh proses bisnis yang dijalankan. Sebelum sistem ERP dijalankan dan diimplementasikan diperlukan analisis mengenai proses bisnis yang dijalankan apakah nantinya akan sesuai dengan sistem ERP yang akan diimplementasikan pada rumah sakit. Metode yang diterapkan peneliti dalam penelitian ini adalah analisis menggunakan proses mining
Evaluasi Proses Optimasi Sumber Daya, Pengelolaan Sumber Daya Manusia, dan Pengelolaan Operasional pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DKI Jakarta Menggunakan Kerangka Kerja COBIT 5 Camila, Intan; Herlambang, Admaja Dwi; Rachmadi, Aditya
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 11 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.683 KB)

Abstract

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) DKI Jakarta memiliki visi solusi perizinan warga Jakarta dengan beberapa misi yang menunjukkan bahwa PTSP memberikan pelayanan quick response. Hal tersebut menunjukkan bahwa PTSP harus memiliki sumber daya manusia yang cukup dan memadai, penerapan teknologi informasi yang optimal dan kegiatan operasional yang berjalan dengan lancar. Untuk mengukur nilai optimal pada sumber daya teknologi informasi, sumber daya manusia dan kegiatan operasional dilakukan penilaian tingkat kapabilitas pada proses EDM04 (Ensure Resource Optimizaton), APO07 (Manage Human Resource) dan DSS01 (Manage Operations) menggunakan kerangka kerja COBIT 5. Penilaian dilakukan secara berurut dari level 0 Incomplete Process hingga level 5 Optimizing Process untuk mengetahui capability level, melakukan analisis kesenjangan antara capability level dengan targeted level dan memberikan rekomendasi sebagai perbaikan atau peningkatan kualitas organisasi. Penilaian dilakukan melalui beberapa metode yaitu wawancara, observasi dan lembar penilaian. Capability level pada proses EDM04, APO07 dan DSS01 masing-masing berada di level 3 dengan targeted level yang juga sama yaitu pada level 5 didapatkan kesenjangan sebanyak 2 dan menghasilkan beberapa rekomendasi yang merujuk pada melakukan analisis, melakukan kegiatan dan membuat dokumen yang berhubungan dengan masing-masing proses.
PENILAIAN TINGKAT KAPABILITAS PROSES AKUISISI PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI MENGGUNAKAN CMMI FOR ACQUISITION (CMMI-ACQ) VERSI 1.3 (STUDI KASUS: DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN TULUNGAGUNG) Rohmah, Ulya Nuzulir; Rachmadi, Aditya; Perdanakusuma, Andi Reza
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tulungagung merupakan institusi pemerintah Kabupaten Tulungagung yang berperan dalam mewujudkan pemerintahan berbasis teknologi informasi atau e-government. Demi mewujudkan pemerintahan ­e-government dilakukan pengembangan sistem informasi dengan memanfaatkan kemampuan pemasok. Namun, dalam pelaksanaannya sering kali terjadi kesalahan manajemen dalam mengartikulasikan kebutuhan sehingga definisi persyaratan dan perubahan persyaratan sering terjadi dan membuat proyek menjadi tidak sesuai jadwal. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat kapabilitas proses akuisisi pengembangan sistem informasi dengan menyesuaikan permasalahan dan tujuan perbaikan terhadap peta jalan proyek sesuai kerangka kerja CMMI for Acquisition 1.3. Hasil dari penelitian ini berupa level kapabilitas tiap proses area yang dinilai. Penilaian dilakukan dengan menggunakan Standard CMMI Appraisal Method for Process Improvement (SCAMPI) kelas C. Data dari penelitian ini didapatkan dari hasil wawancara dan penelusuran dokumen. Terdapat 6 proses area yang dinilai sesuai dengan peta jalan proyek yang disediakan CMMI. Berdasarkan hasil penilaian diketahui bahwa hanya proses area Agreement Management yang berada pada level kapabilitas 1, yaitu performed. Sedangkan 5 proses area dalam peta jalan proyeklainnya berada pada level kapabilitas 0, yaitu incomplete.
Pemodelan dan Evaluasi Proses Bisnis Menggunakan Quality Evaluation Framework (QEF) (Studi Kasus : Radjawali Sport) Puspitasari, Putri; Rachmadi, Aditya; Setiawan, Nanang Yudi
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 11 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (880.889 KB)

Abstract

Radjawali Sport adalah perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang produksi pakaian. Radjawali Sport memiliki konsumen yang tersebar diseluruh Indonesia. Banyaknya konsumen yang ada pada perusahaan menuntut Radjawali Sport untuk dapat memberikan layanan terbaik pada pelanggan. Namun pada kenyataannya layanan yang diberikan mengalami berbagai kendala sehingga tidak maksimal. Terlambatnya proses produksi dan komplain yang diterima menjadi masalah serius bagi perusahaan. Berdasarkan masalah tersebut dilakukan evaluasi untuk memperbaiki layanan. Evaluasi yang dilakukan menggunakan metode Quality Evaluation Framework (QEF). Tahap identifikasi aktivitas di perusahaan menggunakan metode value chain. Setelah melalui tahap value chain maka dilakukan dekomposisi untuk selanjutnya dilakukan pemodelan menggunakan Business Process Model and Nation (BPMN). Penentuan quality factor dilakukan untuk mengidentifikasi ketidaksesuaian hasil kalkulasi dengan target. Hasil perhitungan quality factor yang tidak sesuai akan dianalisis menggunakan Root Cause Analysis (RCA). Pada RCA terdapat metode fishbone diagram yang digunakan untuk mencari tahu akar permasalah. Hasil identifikasi menggunakan QEF didapatkan 7 quality factor yang tidak sesuai yaitu pada waktu pengiriman bahan baku, waktu pengecekan produk pada bagian penjahitan, proses penjahitan, waktu pengecekan produk pada bagian bordir, pengemasan, perbaikan produk, dan produksi ulang. Pada analisis akar permasalahan ditemukan 7 akar masalah yang terdapat pada keterbatasan pegawai, tidak terdapat pengecekan rutin oleh pemilik perusahaan, tidak terdapat aturan yang baku, metode yang digunakan pada penerimaan pesanan masih manual, tidak terdapat tenaga ahli, metode pendukung proses produksi masih manual, dan tidak terdapat pengecekan berkala.
PENGEMBANGAN SISTEM MARKETPLACE TANAH DAN PROPERTY BERBASIS WEB DENGAN PENDEKATAN RAPID APPLICATION DEVELOPMENT (RAD) Primananda, Ivan H.; Santoso, Nurudin; Rachmadi, Aditya
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bisnis properti di Indonesia merupakan salah satu bisnis yang mengalami perkembangan secara signifikan. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya pembangunan perumahan baru dengan harga yang bersaing. Kota Kupang adalah ibu kota dan pusat pemerintahan provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Indonesia. Namun kenyataannya banyak calon pembeli property di Kota Kupang masih bingung untuk membeli rumah dengan memanfaatkan kredit pemilikan rumah (KPR) karena belum ada bayangan besaran dana yang harus dibayar setiap bulannya dan juga susahnya harus mensurvei keadaan rumah satu persatu, selain itu dalam sisi penjualannya selama ini masih melalui sosial media. Untuk menyelesaikan masalah ini, dikembangkan Sistem Marketplace Tanah dan Properti diharapkan dapat memudahkan para calon pembeli maupun investor dalam memilih, mensurvei dan mendapatkan informasi-informasi terkait properti yang akan dibeli. Sistem Marketplace Tanah dan Properti menyediakan fitur utama yaitu registrasi agen, registrasi property, simulasi KPR, info KPR dan juga fitur komentar dan chat langsung antara calon pembeli dan agen property. Sistem Marketplace Tanah dan Properti tersebut akan diimplementasikan dengan framework Laravel dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan JavaScript pada sisi backend serta PhpMyAdmin sebagai database yang digunakan untuk menyimpan data. Sistem ini menghasilkan 20 kebutuhan fungsional dan 1 kebutuhan non-fungsional, serta didapati 3 aktor yaitu agent, customer, dan guest. Sistem ini diuji menggunakan pengujian unit dengan metode white box dan pengujian validasi dengan metode black box diperoleh 3 pengujian unit dan 27 pengujian validasi dengan hasil 100% valid. Kemudian sistem ini diuji dengan pengujian kompatibilitas menggunakan bantuan software SortSite untuk menguji ketangguhan sistem jika dijalankan diberbagai web browser dan diperoleh hasil 100% valid sistem dapat berjalan diberbagai web browser.
Evaluasi Desain Antarmuka Pengguna Website Kabupaten Blitar Menggunakan Metode Usability Testing (Studi Pada Dinas Pemerintahan Kabupaten Blitar) Yusuf, Mukhammad; Rachmadi, Aditya; Rokhmawati, Retno Indah
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 7 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.022 KB)

Abstract

Informasi merupakan hasil dari mengolah data dalam bentuk apapun yang lebih berarti bagi penerimanya. Website http://blitarkab.go.id yang merupakan website Pemerintahan Kabupaten Blitar adalah sumber informasi bagi masyarakat Kabupaten Blitar. Namun jika informasi tersebut sulit dan kurang up to date bagaimana informasi tersebut dapat dengan mudah sampai di masyarakat. Dengan melakukan usability testing, sistem dapat di evaluasi sehingga system dapat dengan mudah digunakan oleh pengguna.Penelitian ini diawali dengan proses menentukan sampel dan populasi untuk melakukan usability dengan tugas yang sudah dibuat. Langkah selanjutnya adalah proses mengukur usability website menggunakan metodologi Keystroke Level Model dengan cara memberi tugas kepada target uji. Tujuan dari pengukuran usability adalah untuk mengukur tingkat usability dari learnability, effiency, memorability, errors, dan satisfaction dari website Kabupaten Blitar. Hasil tersebut berupa waktu, kesalahan, dan reaksi target uji saat melakuan pengujian. Analisis tingkat usability yang sudah dilakukan akan menjadi acuan dari rekomendasi perbaikan website Kabupaten Blitar. Rekomendasi perbaikan didasari dari HHS guideline dan buku panduan pengembangan situs situs website pemerintahan daerah peserta USDRP (Urban Sector Development Reform Project) untuk memenui standar minimum dari website pemerintahan. 
Evaluasi Proses Bisnis Produksi Garmen Menggunakan Metode Quality Evaluation Framework (QEF) (Studi Kasus: PT. Eratex Djaja, Tbk Probolinggo) Arini, Mumtazah Rizti; Setiawan, Nanang Yudi; Rachmadi, Aditya
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 11 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.917 KB)

Abstract

PT. Eratex Djaja, Tbk Probolinggo merupakan perusahaan produksi garmen dengan orientasi penuh pada penjualan ekspor. Produk utama dari perusahaan ini adalah pakaian jadi berupa celana. Karena perusahaan bergerak dalam bidang produksi garmen, maka hal yang paling utama adalah proses produksi. Proses produksi memiliki dampak paling besar dalam produksi yang dihasilkan. Sebagai perusahaan besar, perusahaan ini mempunyai Standard Operational Procedure (SOP) yang digunakan sebagai acuan dalam kegiatan proses bisnis. Namun dalam praktiknya, tidak semua proses yang dilakukan tepat sesuai dengan prosedur sehingga perusahaan memiliki beberapa produk yang cacat. Berdasarkan adanya indikasi permasalahan yang muncul, maka penelitian ini melakukan evaluasi proses bisnis pada proses produksi yang sedang berjalan saat ini, menggunakan metode Quality Evaluation Framework (QEF) untuk mengetahui ketidaksesuaian yang terjadi antara target dengan hasil kalkulasi metode QEF. Langkah pertama yang dilakukan adalah menentukan kebutuhan non-fungsional dan memodelkan proses inti menggunakan Business Process Model and Notation (BPMN). Tahap selanjutnya adalah menentukan quality factor beserta target perusahaan dan melakukan kalkulasi sesuai dengan persamaan dalam metode QEF. Hasil kalkulasi yang tidak sesuai dengan target ada 5 dari 16 quality factor. Ketidaksesuaian dengan target perusahaan dianalisis menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA) untuk mencari akar penyebab masalah. Hasil dari FTA diharapkan mampu membantu meminimalisir permasalahan pada proses bisnis yang sedang berjalan saat ini
Co-Authors 'Alam, Ghasa Amalul Abdul Aziz Aditiawan, Yusuf Reyhan Aditya Kurniawan Aditya, Prasetya Muhamad Admaja Dwi Herlambang, Admaja Dwi Agtika, Agatha Shella Akbar, Misbakhul Aldiariza, Sephia Alimah, Cindy Felita Nur Amalia, Farah Amalina, Erwina Nur Amin, Harisul Ikrom Ananty Yunanda Rezkiani, Ananty Yunanda Andi Reza Perdanakusuma, Andi Reza Aprilliana, Aulia Ari Kusyanti Arini, Mumtazah Rizti Arman, Nofry Augusto, Yugo Fairnando Baihaqy, Ahmad Baiti, Amirah Al Bawardi, Fifi Syammariah Cahyani, Marisania Pramesti Camila, Intan Christopher Dimas Satrio, Christopher Dimas Denny Sagita Rusdianto Diyorossi, Denlei Dwiartono, Satrio Ekatama, Krisdian Widya Era Nurria, Era Esfarditya, Danny Fajar Pradana, Fajar Fajrianti, Bintang Fanani, Muhammad Nurul Fauzanah, Yulie Febriant, Andra Bayu Fitra A. Bachtiar, Fitra A. Galih Prakoso, Galih Gembong Edhi Setyawan Ghaisani, Nozomi Alifia Ghaisani, Nozomi Alifia Hakim, Rahmana Ilmi Hanifah Muslimah Az-Zahra, Hanifah Muslimah Hapsari, Safira Widya Hernandha, Sephia Aldiariza Hurriyatul Fitriyah, Hurriyatul Hutajulu, Nathania Ika Kurniawati Ilhamdi, Fajri Ilmi, Chafidz Rizal Intan Rumaysha, Intan Ismiarta Aknuranda Khairunnisa, Hilda Khotimah, Siti Fauziah Nurul Kumara, Wira Kurniawati, Theresia Lulu Indah Kusnawati, Wilda Laurensia Clara Sakti, Laurensia Clara Mahmud, Ahmad Muzakir Mochamad Chandra Saputra, Mochamad Chandra Mukhammad Yusuf, Mukhammad Muzacki, Ilham Febi Nanang Yudi Setiawan Nasution, Liyan Niken Hendrakusma Wardani Nisak, Alif Hilyatun Noorrohman, Muhammad Oktoda Nugraha, Bavian Adi Oktivianet, Ninscha Adisti Paramesti, Widhi Asih Pentidari, Alpia Permatasari, Amellia Ayu Permatasari, Dea Ayu Prabawati, Via Aprilia Pradana, Ananta Bintang Prakoso, Topan Prasetyo, Windi Pratama, Glady Putra Primananda, Ivan H. Purnomo, Welly Purwanti, Suanggra Lilik Puspitasari, Karita Putra, Widhi Hayuhardhika Nugraha Putra, Widhy Hayuhardhika Nugraha Putra, Zulfiar Ryanda Putri Puspitasari Putri, Lintang Dila Mutiara Qonita, Afifah Rahmani, Rusjda Widya Rahmatika, Azri Putri Rahmatika, Azri Putri Rahmi Maulidya, Rahmi Rahmi, Risma Ismulia Ramdhany, Wreda Beny Retno Indah Rokhmawati, Retno Indah Rino Agus Saputra, Rino Agus Rohmah, Nurur Rohmah, Ulya Nuzulir Roso, Dzat Dini Rusniantoro, Randyka Ruwanda, Januar Komar Salsabila, Novia Fanny Santoso, Nurudin Sari, Wheny Mela Satrio Agung Wicaksono Satrio Hadi Wijoyo Satrio, Moch. Fadel Setyananda, Andre Firza Setyawam, Nanang Yudi Sewakottama, Sandy Rastra Shazkya, Arsy Baiq Shofi, Sarah Anindya Siahaan, Inggrid E. A. Siregar, Agung Prasetyo Siswanto, Noval Ageng Suprapto Suprapto Sutrisna, Arib Rahman Trihardo, Rendra Utami, Dinar Indah Dwi Utami, Kartika Wasono, Budi Widayanto, Septian Rachmat Wijayanto, Haris Surya Winda Siti Fatmala, Winda Siti Yusi Tyroni Mursityo Zatayumni, Fildzah