Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Agroqua: Media Informasi Agronomi dan Budidaya Perairan

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PESEDIAAN BERAS DI KOTA BENGKULU Sarina, Sarina; Hermawati, Hermawati
Jurnal Agroqua: Media Informasi Agronomi dan Budidaya Perairan Vol 16 No 1 (2018): Jurnal Agroqua
Publisher : University of Prof. Dr. Hazairin, SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian adalah untuk  mengetahui faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi permintaan beras di kota Bengkulu. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan  BPPS kota Bengkulu, dinas/instansi, laporan-laporan hasil penelitian serta pihak-pihak terkait, observasi dengan pendekatan  institusional/ lembaga maupun sumber lainnya yang menunjang  penelitian ini. Data yang diperoleh dianalisis dengan cara kualitatif maupun secara kuantitatif  berupa data time series yang meliputi data jumlah penduduk, pendapatan masyarakat dan harga beras dari tahun 1995 s/d 2014. Analisis  yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa  Permintaan beras di kota Bengkulu 79% dipengaruhi oleh jumlah penduduk, pendapatan perkapita dan harga beras sedangkan 21% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Jumlah penduduk,pendapatan masyarakat dan harga beras secara bersama-sama berpengaruh terhadap permintaan beras, sedangkan secara parsial pendapatan masyarakat dan harga beras tidak berpengaruh terhadap permintaan beras di kota Bengkulu.
PERSEDIAAN DAN KEBUTUHAN BERAS KOTA BENGKULU Sarina, Sarina; Hermawati, Hermawati
Jurnal Agroqua: Media Informasi Agronomi dan Budidaya Perairan Vol 14 No 2 (2016): Agroqua Journal
Publisher : University of Prof. Dr. Hazairin, SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Bengkulu pada tahun 2012 memiliki luas tanam padi sawah 2.913 ha dengan luas panen 2.517 dan produksi 11.957 ton dengan jumlah penduduk 319.100 jiwa (BPS Kota Bengkulu, 2013). Rendahnya luas tanam di kota Bengkulu disebabkan karena banyaknya alih fungsi lahan persawahan untuk dijadikan lokasi perumahan dan pertokoan, akibatnya luas sawah di kota Bengkulu menyusut dari tahun ketahun yang berdampak pada makin berkurangnya rumah tangga usaha produksi padi. Kemampuan produksi beras di kota Bengkulu tidak seimbang dengan jumlah penduduk dan kebutuhan beras yang akan dikonsumsi oleh penduduk kota Bengkulu yang lebih banyak dibandingkan dengan jumlah penduduk kabupaten lain di propinsi Bengkulu. Tujuan Penelitian adalah untuk:Mengetahui kebutuhan dan persediaan beras di kota Bengkulu dan untuk memprediksi kebutuhan dan persediaan beras kota Bengkulu lima tahun kedepan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret s/d Juli 2015 di kota Bengkulu Propinsi Bengkulu. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data skunder Data skunder diperoleh dari laporan Dinas, lembaga/instansi, laporan-laporan hasil penelitian serta pihak-pihak terkait dengan cara survey, observasi dengan pendekatan institusional/ lembaga maupun sumber lainnya yang menunjang penelitian ini. Untuk memprediksi permintaan beras lima tahun kedepandigunakan analisis trend linier dengan menggunakan metode least squares method (Ibrahim, 2009). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan beras kota Bengkulu pada tahun 2014 adalah 27.787,7 ton sedangkan persediaan beras hanya 8.318,75 ton (kekurangan 70,06 %).Prediksi kebutuhan beras lima tahun kedepan yaitu pada tahun 2019 adalah 31.838,64 ton sedangkan persediaan hanya 8.921,08 ton (kekurangan 71,98%). 
ANALISIS FINANSIAL AGROINDUSTRI KERUPUK OPAK DI DESA BUKIT PENINJAUAN II KECAMATAN SUKARAJA KABUPATEN SELUMA Sarina, Sarina; Hermawati, Hermawati; Chaidir, Chaidir
Jurnal Agroqua: Media Informasi Agronomi dan Budidaya Perairan Vol 18 No 1 (2020): Jurnal Agroqua
Publisher : University of Prof. Dr. Hazairin, SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (872.509 KB) | DOI: 10.32663/ja.v18i1.459

Abstract

ABSTRACT Business Analysis Of The Opak Agroindustry In Bukit Peninjaun Ii Village, Sukaraja District, Seluma Regency  One sub-sector that is very important to be developed to support agricultural development is the agricultural product processing industry (agro-industry). The purpose of the study was to determine the amount of production, revenue, income, efficiency, BEP opak agro-industry costs in Bukit Peninjau II Village, Sukaraja District, Seluma Regency. The study was conducted in March to May 2017 in Bukit Peninjaun II Village, Sukaraja District, Seluma Regency. The method used is census method. The data used are primary and secondary data. Analysis of financial data used is the analysis of production costs, revenue and income analysis, R / C ratio analysis and break-even analysis (BEP). Research results show that the average production is 20 kg / production, the total production cost is Rp. 106,445.51 with an average selling price of Rp. 12,000, - / kg. The revenue is Rp. 240.00, - and income of Rp. 133,554.49. R / C ratio greater than 1 which is 2.25, means that the opak cracker agroindustry is profitable and efficient.   Keywords: Business analysis, opak cracker