Saleh Wikarsa, Saleh
School of Pharmacy, Institute of Technology of Bandung, Indonesia

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGERINGAN EKSTRAK KELOPAK BUNGA ROSELA (HIBISCUS SABDARIFFA L.) MELALUI MIKROENKAPSULASI DENGAN MALTODEKSTRIN METODE SEMPROT KERING Nining, Nining; Seowandhi, Sundani Nurono; Wikarsa, Saleh
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol. 4 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (821.954 KB) | DOI: 10.22236/farmasains.v4i2.234

Abstract

Rosela (Hibiscus sabdariffa L.) memiliki banyak aktivitas farmakologi yang telah banyak dilaporkan baik secara in vitro maupun in vivo dan telah banyak diuji secara klinis. Penggunaan ekstrak dalam bentuk serbuk akan lebih praktis dan lebih terukur pemakaiannya sebagai bahan baku farmasi serta memudahkan dalam penyimpanan, pendistribusian, standardisasi zat aktif dan dapat meningkatkan stabilitasnya. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari efek penambahan maltodekstrin terhadap karakteristik fisik serbuk ekstrak kelopak bunga rosela dengan pembentukan mikrokapsul metode semprot kering. Penelitian dilakukan dengan menyiapkan larutan umpan dalam rasio 1:1 (R1); 1:2 (R2); dan 1:4 (R3) dengan kandungan total padatan 10%. Kemudian dilakukan mikroenkapsulasi  metode semprot kering pada suhu inlet 110-115°C, outlet 99-104°C, dan laju alir 200 mL/jam. Mikrokapsul diperoleh dengan struktur morfologi seperti bola. Rata-rata ukuran partikel menurun seiring dengan penambahan maltodekstrin. Penambahan maltodekstrin dapat menurunkan sifat higroskopisitas ekstrak serta meningkatkan kelarutan dalam air dan susut pengeringan. Proses semprot kering serbuk R2 mimiliki nilai efisiensi enkapsulasi 97,73% dan perolehan kembali produk 74,05%. Semua serbuk mikrokapsul memberikan nilai sisa pelarut < 1%.
FORMULASI NANOEMULGEL EKSTRAK KULIT MANGGIS (GARCINIA MANGOSTANA L.) Damayanti, Hilda; Wikarsa, Saleh; Jafar, Garnadi
Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia Vol 1 No 3 (2019): Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia
Publisher : APDFI (Asosiasi Pendidikan Diploma Farmasi Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (830.298 KB) | DOI: 10.33759/jrki.v1i3.53

Abstract

Antioxidant-containing cosmetic has antiaging therapy that can inhibit the free radical formation. Mangosteen peel extract has very strong antioxidant activity. To enhance the effect and comfortness of mangosteen peel extract use on the skin, it could be made into nanoemulgel. The article provides the information about method of preparation and evaluation of nanoemulsion-gel. The purpose of this study was to formulate a stable microemulgel of mangosteen peel extractusing halal materials declared halal according to Islamic Shari?a.  the materials used don?t contain carrion, blood, pig and/ animals that don?t conform to Islamic Shari?a. Microemulgel mangosteen peel extract was made by varying plantacare® 1200 UP concentration as cosurfactant (5, 10, 15, 20 and 25%) in the microemulsion and it was incorporated into the gel base. Evaluations were included the antioxidant activity test and organoleptic, pH, viscosity, stability, particle size analysis and panelist test. The antioxidant activity determined by DPPH method showed that IC50 value of mangosteen peel extract was 5.54 ppm. The third microemulsion formula containing cosurfactant of 15% resulted in the best results in that the parameter of the product can be penetrated by ray laser was at particle size of  23.65 nm, was determined by tranmission Electron Microscopy (TEM). Microemulgel containing Viscolam® MAC 10 of seven percent gave the stable formula proofed by freeze thaw and sentrifuga test. The five microemulgel formulations were stable.    
PENGERINGAN EKSTRAK KELOPAK BUNGA ROSELA (Hibiscus sabdariffa L.) MELALUI MIKROENKAPSULASI DENGAN MALTODEKSTRIN METODE SEMPROT KERING Nining, Nining; Seowandhi, Sundani Nurono; Wikarsa, Saleh
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol 4 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (821.954 KB) | DOI: 10.22236/farmasains.v4i2.234

Abstract

Rosela (Hibiscus sabdariffa L.) memiliki banyak aktivitas farmakologi yang telah banyak dilaporkan baik secara in vitro maupun in vivo dan telah banyak diuji secara klinis. Penggunaan ekstrak dalam bentuk serbuk akan lebih praktis dan lebih terukur pemakaiannya sebagai bahan baku farmasi serta memudahkan dalam penyimpanan, pendistribusian, standardisasi zat aktif dan dapat meningkatkan stabilitasnya. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari efek penambahan maltodekstrin terhadap karakteristik fisik serbuk ekstrak kelopak bunga rosela dengan pembentukan mikrokapsul metode semprot kering. Penelitian dilakukan dengan menyiapkan larutan umpan dalam rasio 1:1 (R1); 1:2 (R2); dan 1:4 (R3) dengan kandungan total padatan 10%. Kemudian dilakukan mikroenkapsulasi  metode semprot kering pada suhu inlet 110-115°C, outlet 99-104°C, dan laju alir 200 mL/jam. Mikrokapsul diperoleh dengan struktur morfologi seperti bola. Rata-rata ukuran partikel menurun seiring dengan penambahan maltodekstrin. Penambahan maltodekstrin dapat menurunkan sifat higroskopisitas ekstrak serta meningkatkan kelarutan dalam air dan susut pengeringan. Proses semprot kering serbuk R2 mimiliki nilai efisiensi enkapsulasi 97,73% dan perolehan kembali produk 74,05%. Semua serbuk mikrokapsul memberikan nilai sisa pelarut < 1%.