Articles

Found 10 Documents
Search

Peran entering behaviour terhadap efektivitas pembelajaran matematika di kota salatiga Istiqlal, Muhammad
Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.89 KB) | DOI: 10.26486/jm.v3i1.643

Abstract

Penelitian ini berusaha menjelaskan pola entering behaviour dengan cara mengoptimalkan kegiatan pembuka dan kegiatan penutup dalam pembelajaran matematika di kelas.  Permasalahan yang muncul dalam kegiatan pembelajaran adalah tidak adanya perencanaan pembelajaran yang baik dari guru. Hal ini mengakibatkan waktu yang disediakan dirasa tidak mencukupi untuk menyampaikan materi yang telah dirumuskan dalam silabus. Guru dapat memangkas waktu pembelajaran dengan teknik memulai dan mengakhiri pembelajaran (entering behaviour) yang tepat. Dengan menjadikan setiap pertemuan menjadi sebuah mata rantai pembelajaran yang tidak terputus maka guru dimungkinkan dapat melaksanakan pembalajaran dengan efisien dan efektif. Optimalisasi kemampuan membuka dan menutup pelajaran juga dimungkinkan untuk menekan atau bahkan meniadakan pekerjaan rumah siswa. Kreativitas guru menjadi bagian yang terintegrasi dengan entering behaviour. Penelitian ini berusaha untuk mengetahui peran entering behaviour terhadap efektivitas pembelajaran matematika di Kota Salatiga.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini dinyatakan berhasil jika nilai rata-rata kelas III atau V MI mencapai lebih dari atau sama dengan 76,00, ketuntasan belajar termasuk dalam kategori baik dari jumlah peserta didik seluruhnya, dan keaktifan guru dan peserta didik termasuk dalam kategori baik berdasarkan hasil pengamatan guru peneliti dan pengamat. Setelah melaksanakan penelitian tindakan kelas ini diharapkan peserta didik dapat menyelesaikan program pembelajaran lebih cepat dari yang sudah direncanakan.Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini yaitu dengan menggunakan pola Entering Behaviour memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, hasil belajar siswa juga meningkat dan dapat memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Nasional. Selain itu, dengan menggunakan pola ini, siswa tidak lagi terbebani dengan banyaknya PR, karena tugas sudah langsung dikerjakan dan selesai saat pembelajaran berakhir.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MATERI LOGIKA MATEMATIKA Istiqlal, Muhammad; Wutsqa, Dhoriva Urwatul
Pythagoras: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 1: June 2013
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pg.v8i1.8493

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan multimedia pembelajaran matematika yang berkualitas baik dan layak untuk digunakan dalam pembelajaran matematika dan mendeskripsikan seberapa baik kualitas perangkat pembelajaran matematika yang dihasilkan. Kriteria kualitas yang digunakan mengacu pada kriteria Nieveen, yaitu valid, praktis dan efektif. Materi yang dikembangkan adalah materi Logika Matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Development research). Penelitian ini mengembangkan perangkat pembelajaran matematika dengan menggunakan model pengembangan yang diadaptasi dari model pengembangan Borg & Gall. Tahap-tahap yang dilalui sampai diperoleh multimedia pembelajaran matematika yang valid, praktis dan efektif adalah analisis kebutuhan dan perumusan tujuan, desain/pengembangan produk, uji coba, revisi dan kajian produk akhir. Uji coba yang dilakukan meliputi ujicoba ahli/validasi ahli (expert judgement), uji coba kelompok kecil (small group try-out) dan uji coba lapangan (field try-out). Uji coba lapangan (field try-out) dilakukan pada dua kelas X di MA Nurul Ummah. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi, lembar penilaian guru, lembar penilaian siswa, angket motivasi dan tes hasil belajar. Penelitian ini menghasilkan multimedia pembelajaran matematika yang berkualitas dan layak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia pembelajaran matematika yang dikembangkan valid, praktis dan efektif.Kata Kunci: pengembangan, multimedia pembelajaran, matematika Developing Instructional Multimedia of Mathematics of Senior High School to Improve Motivation and Achievement of Mathematic Learning on the Topic of Mathematics Logical AbstractThis study aims at developing a quality and appropriate instructional multimedia of mathe-matics, and describing its quality. The quality criteria used refer to Nieveen criterion, namely valid, practical, and effective. The developed material is Mathematical Logic. This study is development research that develops the instructional multimedia of mathematics using the development model adapted from Borg & Gall Model. The steps to get the valid, practical and effective instructional multimedia of mathematics are: need assessment and the formulation of purpose, product design, try-out, revision and final product review. The try out consists of expert judgement, small group try-out, and field try-out. The Field try-out was held at two year-ten classes of  MA Nurul Ummah. The research instruments were validation sheets, teacher assessment sheets, student assessment sheets, motivation sheets, and evaluation sheets. The study produces a quality and appropriate instructional multimedia of mathematics. The result of the study shows that the developed instructional multimedia of mathematics are valid, practical, and effective.Keywords: development, instructional multimedia, mathematics
Strengthening Islamic character through Mathematics learning Istiqlal, Muhammad; Jumadi, Jumadi
MUDARRISA: Journal of Islamic Education Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.616 KB) | DOI: 10.18326/mdr.v9i2.188-207

Abstract

The concept of mathematics learning which is integrated with Islamic character education is still limited; this is one of logical reasons why this research is conducted. The basic motivation of carrying out this research is to describe a concept of mathematics learning which is contextualized with Islamic character education. This research aims at describing concept of mathematics learning which is integrated with Islamic character education. This research uses a qualitative approach by emphasizing its analysis on the comparative inference process as well as on phenomena relationship dynamics observed by using scientific logic. Qualitative research is an approach that produces descriptive data in the form of written words from observed people that are not written in terms used in quantitative research. Research method used in this study is case study in which the researcher is trying to find out how the process of strengthening Islamic character through mathematics learning. This research was carried out at MA Nurul Ummah Kotagede Yogyakarta which has innovatively implemented mathematics learning using various methods through interactive learning multimedia which is integrated with strengthening Islamic character. Research finding showed that strengthening Islamic character through mathematics learning at MA Nurul Ummah is integrated into several aspects, namely learning methods, learning materials, and all aspect directly related to learning process in the classroom including putting statement of honesty on the answer sheet and giving reward and punishment to students.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Istiqlal, Muhammad
JIPMat Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v2i1.1480

Abstract

­­­­­­­­­­­­­­­­Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan multimedia interaktif dalam pembelajaran matematika pada siswa MAN Yogyakarta I dan mengetahui kualitas dari multimedia interaktif tersebut berdasarkan penilaian ahli media, ahli materi dan pembelajaran, serta berdasarkan penilaian teknis. Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan prosedural, yaitu model yang bersifat deskriptif, menggariskan langkah-langkah yang harus diikuti untuk menghasilkan produk. Pengembangan ini dimulai dengan cara analisis Standar Isi dilanjutkan dengan pengumpulan referensi media kemudian penyusunan rancangan media, dan membuat multimedia interaktif. Multimedia interaktif yang telah dibuat dikonsultasikan dan dinilaikan kepada ahli materi & pembelajaran, ahli media, dan siswa kelas besar. Multimedia Interaktif ini memuat materi pokok Sistem Persamaan Linear dan Kuadrat yang terdiri dari tujuh subbab, yaitu: Tokoh Matematika, Sistem Persamaan Linear Dua Variabel, Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel, Sistem Persamaan Linear dan Kuadrat, Sistem Persamaan Kuadrat dan Kuadrat, dan Video Contoh Pengerjaan Soal. Penelitian ini telah berhasil mengembangkan multimedia interaktif matematika yang mempunyai kualitas Sangat Baik (SB) menurut penilaian ahli materi dan pembelajaran, ahli media, dan 32 siswa kelas X dengan skor 106,0313 dari skor maksimal 125, sedangkan persentase keidealannya adalah 84,825 %, sehingga layak digunakan sebagai media pembelajaran.
Pola Penerapan Metode Co-Op Co-Op dan Strategi Peninjauan Kembali dalam Pembelajaran Matematika untuk Meningkatkan Keaktifan Dan Kreativitas Siswa Istiqlal, Muhammad
MATEMATIKA DAN PEMBELAJARAN Vol 6, No 1 (2018): MATEMATIKA DAN PEMBELAJARAN
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/mp.v6i1.445

Abstract

Abstrak Keaktifan dan kreativitas siswa dalam pembelajaran matematika masing tergolong rendah. Terdapat banyak hal yang mempengaruhi rendahnya keaktifan dan kreativitas siswa. Salah satu yang menyebabkannya adalah pemilihan metode pembelajaran yang kurang tepat. Pemilihan metode pembelajaran harus didasarkan pada karakteristik materi dan karakteristik siswa. Pendekatan pembelajaran modern saat ini menuntut siswa untuk berusaha membangun sendiri pengetahuannya. Bantuan guru harus diminalisir agar siswa memiliki kebebasan untuk menemukan pengetahuannya sendiri. Dengan demikian siswa dapat terlibat aktif dalam pembelajaran, dan kreatif dalam menemukan solusi permasalahan matematika. Kombinasi metode co-op dan strategi peninjauan kembali dimungkinkan untuk meningkatkan keaktifan dan kreativitas siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan metode Co-op Co-op dan strategi peninjauan kembali pada pembelajaran matematika kelas VIII SMP Sunan Averroes Yogyakarta dapat meningkatkan aktivitas siswa. Dari hasil angket dapat diketahui bahwa terdapat adanya peningkatan aktivitas siswa dari siklus I ke siklus II yaitu sebesar 6,55 %. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan metode Co-op Co-op dan strategi peninjauan kembali pada pembelajaran matematika kelas VIII SMP Sunan Averroes Yogyakarta dapat meningkatkan kreativitas siswa. Dari hasil angket diketahui bahwa peningkatan kreativitas siswa dari siklus I ke siklus II yaitu sebesar 6,53 %. Kata Kunci: Metode Co-op co-op, strategi peninjauan kembali, keaktifan, kreativitas Abstract Activity and creativity of students in learning mathematics each classified as low. There are many things that affect the low activity and creativity of students. One of the causes is the selection of inappropriate learning methods. The selection of learning methods should be based on the topic and students characteristics. The modern learning approach requires students to try to build their own knowledge. Teacher help must be minimalized so that students have the freedom to find their own knowledge. Thus students can be actively involved in learning, and creative in finding solutions to mathematical problems. The combination of co-op method and review strategy is possible to improve students' activity and creativity. This research concludes that the application of Co-op Co-op method and review strategy on 7th grade mathematics learning at SMP Sunan Averroes Yogyakarta can increase student activity. From the questionnaire results can be seen that there is an increase in student activity from cycle I to cycle II that is equal to 6.55%. This research concludes that the application of Co-op Co-op method and review strategy on 7th grade mathematics learning at SMP Sunan Averroes Yogyakarta can improve students' creativity. From the result of questionnaire, it is known that the improvement of student creativity from cycle I to cycle II is 6.53%. Keywords: Co-op co-op method, review strategy, activity, creativity
Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematik Melalui Problem Posing Himmah, Wulan Izzatul; Istiqlal, Muhammad
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 10, No 1 (2019): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v10i1.12695

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan penerapan model pembelajaran problem posing tipe post solution posing terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa pada salah satu SMP di Kota Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi-eksperimen dengan desain pretest-postest. Pemilihan sampel ditetapkan dengan teknik random sampling dan diperoleh siswa kelas VII A sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas VII B sebagai kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan untuk pengambilan data penelitian adalah tes kemampuan pemecahan masalah pada pokok bahasan segi empat sub pokok bahasan persegi panjang dan persegi. Uji yang digunakan untuk mengetahui adanya perbedaan rata-rata gain adalah uji t. Berdasarkan hasil penelitian, rata-rata gain kemampuan pemecahan masalah siswa yang memperoleh pembelajaran dengan model  pembelajaran problem posing tipe post solution posing adalah 13.91, sedangkan rata-rata gain kemampuan pemecahan masalah siswa yang memperoleh pembelajaran secara konvensional adalah 7.09. Dengan uji t terlihat bahwa rata-rata gain kemampuan pemecahan masalah siswa yang memperoleh pembelajaran problem posing tipe post solution posing lebih baik daripada siswa yang memperoleh pembelajaran secara konvensional.  Disarankan guru dapat terus mengembangkan pembelajaran dengan model  problem posing tipe post solution posing dan menerapkan pada materi lain.The purpose of this study was to determine the effectiveness of applying the problem posing learning model type post solution posing to students' problem solving abilities in one of the junior high schools in the Semarang city. This research is a quasi-experimental study with a pretest-posttest design. Sample selection was determined by random sampling technique and was obtained by students of class VII A as an experimental group and students of class VII B as a control group. The instrument used for retrieval of research data is a problem solving ability test on the subject of rectangles. The test used to determine the difference in average gain is the t test. Based on the results of the study, the average gain problem solving ability of students who get learning with problem posing learning model type post solution posing is 13.91, while the average gain problem solving ability of students who obtain conventional learning is 7.09. With the t test it can be seen that the average gain of problem solving abilities of students who get problem posing learning model type post solution posing is better than students who get conventional learning. It is suggested that the teacher can continue to develop learning with problem posing learning model type post solution posing and apply it to other material.  
DUKUNGAN KEMAMPUAN INTUITIF DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA Istiqlal, Muhammad
JIPMat Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v4i2.3982

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki kemungkinan hubungan antara kemampuan intuitif dengan kemampuan pemecahan masalah matematika. Penelitian ini akan menguraikan dukungan kemampuan intuitif terhadap pemecahan masalah matematika. Peneliti terlebih dahulu mendiagnosis kemampuan intuitif responden.Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden dengan kemampuan intuitif tinggi membutuhkan waktu yang relatif singkat dalam menyelesaikan masalah matematika dibandingkan dengan responden dengan kemampuan intuitif sedang dan rendah. Waktu rata-rata yang dibutuhkan responden dengan kemampuan intuitif tinggi adalah 16 menit setiap soal. Namun, tidak ada perbedaan yang signifikan terhadap hasil penyelesaian masalah. Ketiga kategori memberikan hasil yang mirip dan masuk dalam kategori sangat baik. Kemampuan intuitif memberikan dukungan cukup besar pada aspek efisiensi waktu kinerja responden dalam menyelesaikan masalah matematika. Kemampuan intuitif memberikan bantuan kepada responden untuk mempercepat penyelesaian masalah matematika. Akan tetapi, kemampuan intuitif tidak memberikan dukungan secara nyata terhadap efektivitas responden dalam menyelesaikan masalah matematika. Kemampuan intuitif ini akan semakin bermakna apabila responden dihadapkan pada masalah yang relatif banyak dengan waktu penyelesaian yang terbatas. 
Group Investigation Method: Alternatif Peningkatan Sikap Matematika Siswa istiqlal, Muhammad; Farhar, Muhammad
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 10, No 1 (2019): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v10i1.3448

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (class action research). Penelitiantindakan dilakukan untuk meningkatkan prestasi belajar dan sikap siswa terhadappembelajaran matematika dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe GroupInvestigation. Masalah yang ingin dipecahkan dalam penelitian ini adalah bagaimana polapenerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation yang dapat meningkatkanprestasi belajar dan sikap siswa terhadap matematika pada kelas VII SMP Sunan AverroesYogyakarta.Rancangan dalam penelitian ini mengacu pada model spiral atau siklus menurutKemmis & Mc Taggart. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP SunanAverroes Yogyakarta. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif yaitudata prestasi belajar siswa dan sikap siswa terhadap matematika. Data prestasi belajar diperolehdengan menggunakan post test pada akhir setiap siklus yang akan dibandingkan dengan KKMsecara klasikal. Adapun data untuk sikap siswa diperoleh dari angket siswa pada akhir siklus.Sesuai dengan petunjuk teknik penilaian kelas dapat dikatakan tuntas secara klasikal terhadapprestasi belajar yang disajikan bila ketuntasan klasikal mencapai ? 75 %. Pelaksanaan modelpembelajaran kooperatif tipe group investigation dikatakan berhasil apabila pada akhir setiapsiklus terdapat perbedaan peningkatan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran yangterlihat pada aspek prestasi belajar matematika siswa dan sikap siswa dalam pembelajaranmatematika.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada siswa SMP Sunan Averrouspada materi pokok Aritmatika Sosial, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran tipe GIdalam meningkatkan prestasi belajar dan sikap siswa. Peningkatan prestasi belajar dan sikapsiswa cukup signifikan. Pada siklus I ketuntasan klasikal prestasi belajar sebesar 33,33% danpada siklus II sebesar 75% sedangkan pada sikap siswa siklus I siswa dengan kategori sikaptinggi sebesar 50% dan kategori sangat tinggi sebesar 50% sedangkan sikap siswa pada siklusII dengan kategori sikap tinggi sebesar 45% dan kategori sangat tinggi sebesar 55%.Kata kunci: Group Investigation, Sikap Belajar, Matematika
AN EXPLORATION OF SELF-DIRECTED LEARNING IN NUMERICAL MATHEMATICS Istiqlal, Muhammad; Himmah, Wulan Izzatul
Jurnal Hikmatuna Vol 5 No 2 (2019): HIKMATUNA: Journal for Integrative Islamic Studies, Desember 2019
Publisher : Postgraduate Program Islamic State Institute of Pekalongan for Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/hikmatuna.v5i2.2181

Abstract

The present study aims to describe the students? self-directed learning in numerical mathematics. It also explores the weakness of their self-directed learning based on four determined indicators. One out of four indicators will be prioritized for optimization. Grounded in a quantitative descriptive research, a survey was used to collect the data. 56 third-year students taking numerical methods course were recruited to participate. Population technique was employed to establish the research sample. The findings expose that the students? self-directed learning in numerical mathematics was relatively low. The obtained data illustrated that 54% of participants showed low self-directed learning, 45% of them demonstrated moderate self-directed learning, and 2% of the research respondents were noticed to possess high self-directed learning in numerical mathematics. The indicators that received a priority scale for special treatment were the fourth indicator with the value level of 52%, the third indicator of 58%, the second indicator of 63%, and the first indicator of 75% respectively. This study recommends further researchers to escalate students? self-directed learning in numerical mathematics by prioritizing the fourth and third indicators, namely: performing self-confidence, doing assignments independently, and taking decisions and initiatives to deal with experienced problems.
HASIL BELAJAR MATEMATIKA DAN KEAKTIFAN PESERTA DIDIK KELAS VII SMP NEGERI 8 SALATIGA DENGAN MODEL RME TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Windasari, Ririn; Istiqlal, Muhammad
Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Pendidikan Matematika UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil belajar dan keaktifan menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan pembelajaran di kelas. Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan hasil belajar dan keaktifan peserta didik  pada mata pelajaran matematika materi penyajian data dengan model pembelajaran RME kelas VII F SMP Negeri 8 Salatiga. Jenis penelitian ini adalah jenis  Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII F semester genap tahun ajaran 2018/2019 berjumlah 29 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes hasil belajar, angket, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran RME  dapat meningkatkan hasil belajar dan keaktifan peserta didik  pada materi penyajian data  kelas  VII. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata hasil belajar siklus I sebesar  54,06 dan persentase ketuntasan sebesar 24,13%, kemudian meningkat pada siklus II menjadi 80,06 dengan persentase ketuntasan sebesar 89,65%. Rata-rata keaktifan peserta didik siklus I dan II indikator 1 interaksi dari 44,36% menjadi 78,62%, indikator 2 kerjasama dengan teman sekelompok dari 41,76% menjadi 71,64%, indikator 3 mengerjakan soal dan tugas dari 40,61% menjadi 72,79%, indikator 4 motivasi dalam mengikuti pelajaran dari 43,55% menjadi 70,24%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model RME dapat meningkatkan hasil belajar dan keaktifan  peserta didik dalam pembelajaran matematika materi penyajian data di kelas VII F SMP Negeri 8 Salatiga.