RUMASI SIMAREMARE, RUMASI
Unknown Affiliation

Published : 18 Documents
Articles

Found 18 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT TERHADAP KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI UNSUR INTRINSIK DRAMA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 RANTAU UTARA KABUPATEN LABUHANBATU TAHUN PEMBELAJARAN 2015/2016 Sitorus, Susi Yohanna Frianty; Simaremare, Rumasi
Asas: Jurnal Sastra Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v5i2.3911

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran cooperative scriptterhadap kemampuan mengidentifikasi unsur intrinsik drama  oleh siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Rantau Utara tahun pembelajaran 2015/2016 yang berjumlah 36 orang. Sampel penelitian ini adalah sampel yang ditetapkan dari sebagian jumlah populasi yang ada yaitu sebanyak 330 orang siswa. Penelitian ini bersifat eksperimen dengan model one group pre-test and post-test desain. Dari pengolahan data yang diperoleh kemampuan membandingkan unsur intrinsik drama sebelum menggunakan model pembelajaran cooperative script dengan rata-rata 64,17, standar deviasi 8,2, dengan berkategori sangat baik 0%  berkategori baik 33%, berkategori cukup 58%, berkategori kurang 8%, dan berkategori sangat kurang 0%. Sedangkan hasil kemampuan mengidentifikasi unsur intrinsik drama setelah menggunakan model pembelajaran Cooperative Script diperoleh rata-rata 75,6, standar deviasi 9,5, dengan berkategori sangat baik 28%,  berkategori baik 50%, berkategori cukup 22%, berkategori kurang 0%, dan berkategori sangat kurang 0%. Dari uji homogenitas didapat bahwa sampel penelitian ini berasal dari populasi yang homogen. Setelah uji normalitas dan homogenitas, didapatlah sebesar 5,54 ; setelah  diketahui, kemudian dikonsultasikan dengan , pada taraf signifikan 5% = 2,03, karena  yang diperoleh lebih besar dari yaitu 5,542,03, hipotesis alternatif () diterima. Berdasarkan anailisis data di atas dapat disimpulkan model pembelajaran Cooperative Script berpengaruh positif terhadap kemampuan mengidentifikasi unsur intrinsik drama oleh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Rantau Utara tahun pembelajaran 2015/2016.   Kata Kunci:Modelcooperative script, Mengidentifikasi unsur intrinsik drama.
KORELASI KEBIASAAN MEMBACA DENGAN KEMAMPUAN MENULIS ARTIKEL MAHASISWA JURUSAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA UNIVERSITAS NEGERI MEDAN SIMAREMARE, RUMASI
BAHAS No 84 TH 38 (2012): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research study contributes to ability to understand the ability to read articels. The population of this study are all students of Department of Languages an Literature of Indonesia, with  a sample of 40 people who had been assigned randomly/rendom technique of the population. The resesearch instrument used was a questionari form an objective reading ability as mucah as 40 question form and test the ability to create articles of 500 words. The realize the above objetives, this study used the descriptive methid ( a method that attempt to slove one answer to the problems being faced at present) correlational statistical analysis trough a formula of Pearson Product r and the formula coefficient of determination . Based on data analysis techniques, the research found, there was a positve and significant reading habits with students writing articles Indonesian Language and Literatur, State University of Medan.  This show better the reading habits of students, it will cause increasing students ability to write articles Indonesian Language and Literature, State University of Medan. The average Department of FBS Unimed is 74.2 category of B (Good). The average value of students ability to understand article Department of Language and Literature, State University of Medan is 77.8 category very good. Correlation test result showed that reading significant correlation with the ability to undertsand the article in the 5% significance level is r calculate > r tabel that is 0.396<0.67> 0.505, wich means that there is a significant positve relationship habits of reading on the ability of the ability   to write article.
KORELASI KEBIASAAN MEMBACA DENGAN KEMAMPUAN MENULIS ARTIKEL MAHASISWA JURUSAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA UNIVERSITAS NEGERI MEDAN SIMAREMARE, RUMASI
BAHAS No 84 TH 38 (2012): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research study contributes to ability to understand the ability to read articels. The population of this study are all students of Department of Languages an Literature of Indonesia, with  a sample of 40 people who had been assigned randomly/rendom technique of the population. The resesearch instrument used was a questionari form an objective reading ability as mucah as 40 question form and test the ability to create articles of 500 words. The realize the above objetives, this study used the descriptive methid ( a method that attempt to slove one answer to the problems being faced at present) correlational statistical analysis trough a formula of Pearson Product r and the formula coefficient of determination . Based on data analysis techniques, the research found, there was a positve and significant reading habits with students writing articles Indonesian Language and Literatur, State University of Medan.  This show better the reading habits of students, it will cause increasing students ability to write articles Indonesian Language and Literature, State University of Medan. The average Department of FBS Unimed is 74.2 category of B (Good). The average value of students ability to understand article Department of Language and Literature, State University of Medan is 77.8 category very good. Correlation test result showed that reading significant correlation with the ability to undertsand the article in the 5% significance level is r calculate > r tabel that is 0.396<0.67> 0.505, wich means that there is a significant positve relationship habits of reading on the ability of the ability   to write article.
TEKNOLOGI INFORMASI DAN DUNIA PENDIDIKAN Simaremare, Rumasi
BAHAS Vol 18, No 2 (2009): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam teknologi informasi dan dunia pendidikan di sini ialah dimana teknologi informasi telah membuka mata dunia akan sebuah dunia baru, market place baru, dan sebuah jaringan bisnis dunia yang tampa batas. Pendidikan di Indonesia membawa kepada terjadinya involusi pendidikan 10. Upaya yang dilakukan oleh pemerintah kerapkali bersifat ”jalan pintas”, misalnya yang masih ”hangat” adalah penetapan angka batas minimal kelulusan UN dengan nilai sebesar 4,25. Inefektifitas adalah kata yang cocok untuk menggambarkan pola sistem pembelajaran kita sekarang, sebab seiring dengan perkembangan jaman, pertukaran informasi menjadi semakin cepat dan instan, dengan sangat lambat dengan seiring perkembangan IT dan mobilitas informasi itu sendiri. Untuk mencegah kebanjiran; informasi, diperlukan tenaga educatif sebagai pengontrol loansung di lingkungan akademik dan orang tua di lingkungan rumah untuk sama-sama memberikan penjelasan secara gamblang/ tidak ditutup-tutupi kepada peserta didik. Sehingga dengan demikian mereka mendapatkan informasi yang tepat dan berguna. Kata Kunci :  Teknologi Informasi dan Dunia Pendidikan
GURU BAHASA DAN SASTRA INDONESIA DAN TUNTUTAN KOMPETENSI PROFESI Simaremare, Rumasi
BAHAS Vol 18, No 3 (2009): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Guru dalam proses belajar mengajar mempunyai fungsi ganda, sebagai pengajar dan pendidik, maka guru secara otomatis mempunyai tanggung jawab yang besar dalam mencapai kemajuan pendidikan. Yang pada umumnya, rendahnya hasil belajar siswa dalam bidang studi bahasa dan sastra Indonesia selalu dikaitkan kepada rendahnya kompetensi mengajar guru. Untuk meningkatkan mutu pendidikan, Depdiknas merumuskan kompetensi sebagai pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai dasar yang direfleksikan dalam kebiasan berpikir dan bertindak. Kompetensi seseorang guru terdiri dari (Hanalik, 2002) kompetensi kepribadian, kompetensi kemasyarakatan, dan kompetensi profesional. Ketiga jenis kompetensi tersebut saling berhubungan secara terpadu dalam diri dan karakteristik perilaku guru, dengan demikian akan mencerminkan potensi guru yang benar-benar tidak saja memiliki kemampuan mengajar dan memiliki kemampuan kegiatan sosial tetapi juga memiliki kepribadian yang baik dan mampu melakukan penyesuaian sosial dalam masyarakat. Guru bahasa dan sastra Indonesia yang berkompeten juga akan mampu menjadi seorang seniman dalam kelas. Guru harus mengembangkan ide-idenya berdasarkan keadaan dan situasi yang selalu berubah. Dengan dikembangkannya standar kompetensi guru kiranya harus digunakan sebagai acuan bagi penyelenggaraan pendidikan dalam melakukan pengukuran kinerja guru untuk mendapatkan jaminan kualitas guru dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran.   Kata Kunci : Guru Bahasa, Sastra dan Tuntutan Kompetensi
PROBLEMATIK BAHAN AJAR DALAM PEMBELAJARAN SASTRA YANG BERORIENTASI PADA RESPONS PEMBACA Simaremare, Rumasi
BAHAS Vol 20, No 2 (2010): JURNAL BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dissatisfaction will process and results of teaching literature in schools is a classic problem which until now has not fully resolved. As a system, problems occurred in the teaching of literature can be approached from the factors that shape the teaching of literature itself. Forming factors that are teachers, students, curriculum, methods, facilities and infrastructure, and materials. External elements such as the demands of even the people (both laymen and literary society) and policy makers of formal education (starting from the formulation of the Guidelines to guide the implementation of curriculum tennis) helped contribute to the emergence of problematic. Kata Kunci : bahan ajar sastra, pembaca
MODEL PEMBELAJARAN NETWORKED TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS NASKAH PIDATO SISWA Simaremare, Rumasi
BAHAS Vol 20, No 4 (2010): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model Networked adalah pembelajaran terpadu yang bersumber dari masukan eksternal yang mengandung kebaruan, perluasan, ramalan terhadap kemungkinan yang terjadi dan penyaringan gagasan. Pada proses pencarian pengetahuan pelajar menjadi tergantung pada sebuah network atau jaringan kerja sama sebagai sumber utama tentang informasi yang mereka harus dapatkan dari pandangan mata yang dilihat secara langsung. Pada model pembelajaran terpadu networked, tidak sama dengan model yang terdahulu dikenalkan, pelajar langsung mengarahkan proses pengintegrasian melalui seleksi diri sendiri terhadap sesuatu yang dibutuhkan dalam suatu jaringan. Pelajarlah yang hanya dapat menginteraksikan pengetahuan dari dimensi bidang mereka, sehingga mereka dapat memnuhi target sumber daya yang diperlukan. Seperti yang lain, model pembelajaran networked berkembang dan tumbuh dari waktu ke waktu terhadap sesuatu yang langsung dapat menggerakkan pelajar dalam arah baru sebagai bentuk jawaban pemenuhan kebutuhan diri sendiri yang terus berkembang. Kata Kunci : “Model Networked, Menulis Naskah Pidato”
PROBLEMATIK BAHAN AJAR DALAM PEMBELAJARAN SASTRA YANG BERORIENTASI PADA RESPONS PEMBACA Simaremare, Rumasi
BAHAS Vol 19, No 2 (2010): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dissatisfaction will process and results of teaching literature in schools is a classic problem which until now has not fully resolved. As a system, problems occurred in the teaching of literature can be approached from the factors that shape the teaching of literature itself. Forming factors that are teachers, students, curriculum, methods, facilities and infrastructure, and materials. External elements such as the demands of even the people (both laymen and literary society) and policy makers of formal education (starting from the formulation of the Guidelines to guide the implementation of curriculum tennis) helped contribute to the emergence of problematic. Kata Kunci : bahan ajar sastra, pembaca
MODEL PEMBELAJARAN NETWORKED TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS NASKAH PIDATO SISWA Simaremare, Rumasi
BAHAS Vol 19, No 4 (2010): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model Networked adalah pembelajaran terpadu yang bersumber dari masukan eksternal yang mengandung kebaruan, perluasan, ramalan terhadap kemungkinan yang terjadi dan penyaringan gagasan. Pada proses pencarian pengetahuan pelajar menjadi tergantung pada sebuah network atau jaringan kerja sama sebagai sumber utama tentang informasi yang mereka harus dapatkan dari pandangan mata yang dilihat secara langsung. Pada model pembelajaran terpadu networked, tidak sama dengan model yang terdahulu dikenalkan, pelajar langsung mengarahkan proses pengintegrasian melalui seleksi diri sendiri terhadap sesuatu yang dibutuhkan dalam suatu jaringan. Pelajarlah yang hanya dapat menginteraksikan pengetahuan dari dimensi bidang mereka, sehingga mereka dapat memnuhi target sumber daya yang diperlukan. Seperti yang lain, model pembelajaran networked berkembang dan tumbuh dari waktu ke waktu terhadap sesuatu yang langsung dapat menggerakkan pelajar dalam arah baru sebagai bentuk jawaban pemenuhan kebutuhan diri sendiri yang terus berkembang. Kata Kunci : “Model Networked, Menulis Naskah Pidato”
PERAN SERTA KEPALA SEKOLAH DAN GURU DALAM MEMBANGUN KARAKTER BANGSA Simaremare, Rumasi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 19, No 73 (2013)
Publisher : LPM Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan yang dimaksud adalah bagaimana pendidikan karakter direncanakan, dilaksanakan, dandikendalikan dalam kegiatan-kegiatan pendidikan lain meliputi nilai-nilai yang perlu ditanamkan,muatan kurikulum, pembelajaran, penilaian, pendidik dan tenaga kependidikan. PermendiknasNo.13/2007 merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kinerja kepala sekolah. Guru sebagaipengganti orang tua disekolahperlu memiliki kesadaran, pemahaman, kepedulian, dan komitmen untukmembimbing peserta didik menjadi manusia yang bertaqwa. Mengingat bahwa pendidikan karaktermenenkankan pada aspek sikap, nilai, dan watak peserta didik, maka dalam pembentukannya harusdimulai dari seorang guru.