FITRIANI LUBIS, FITRIANI
Unknown Affiliation

Published : 12 Documents
Articles

Found 12 Documents
Search

KEMAMPUAN MENULIS NASKAH DRAMA SISWA KELAS VIII MTS NURUL KHAIRIYAH SEI TUAN TAHUN PEMBELAJARAN 2016/2017 Sari, Rizky Fadhilah; Lubis, Fitriani
Asas: Jurnal Sastra Vol 6, No 2 (2017): ASAS
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.666 KB) | DOI: 10.24114/ajs.v6i2.7676

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa menulis naskah drama berdasarkan unsur-unsur naskah drama oleh siswa kelas VIII MTs Nurul Khairiyah Sei Tuan tahun pembelajaran 2016/2017. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTs Nurul Khairiyah tahun pembelajaran 2016/2017 yang berjumlah 40 siswa. Sampel diambil 20 siswa dari populasi secara acak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif-deskriptif. Data dari penelitian dianalisis dengan menggunakan setiap unsur naskah drama dari naskah drama yang menjadi indikator penilaian pada penelitian ini.  Bentuk latihan yang dilakukan berupa tes menulis naskah drama satu babak. Dari 20 siswa yang diteliti diperoleh data-data penilaian untuk setiap aspek  yaitu aspek tema sebesar 78 (berada pada kategori baik), aspek alur sebesar 72,3 ( berada pada kategori baik), aspek penokohan sebesar 70 (berada pada kategori baik), aspek dialog sebesar 69,3 (berada pada kategori cukup), aspek latar sebesar 65,6 (berada pada kategori cukup), aspek amanat sebesar 71,6 (berada pada kategori baik), dan aspek petunjuk teknis sebesar 36 (berada pada kategori kurang).Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis naskah drama siswa kelas VIII MTs Nurul Khairiyah tahun pembelajaran 2016/2017 sebesar 67,6 yang dapat dikategorikan cukup.Kata kunci: Deskriptif Kuantitatif, Menulis, Naskah Drama
KETERBACAAN BUKU TEKS BAHASA INDONESIA KURIKULUM 2013 KELAS VII DENGAN GRAFIK RAYGOR SIREGAR, SYAMSUL ARIF; LUBIS, FITRIANI; Barus, Frinawaty Lestarina
BAHAS Vol 27, No 4 (2016): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v27i4.5703

Abstract

Buku teks merupakan salah satu faktor penunjang untuk tercapainya tujuan pembelajaran. Salah satu syarat buku teks yang baik adalah  kesesuaian tingkat keterbacaannya dengan tingkat perkembangan kognisi peserta didik pengguna buku teks tersebut.  Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui  tingkat keterbacaan buku teks bahasa Indonesia Kurikulum 2013 tingkat SMP kelas VII. Keterbacaan buku teks diukur dengan menggunakan grafik Raygor. Metode yang digunakan adalah deskriftif analisis dengan grafik Raygor. Teknik pengumpulan data adalah dokumentasi. Sampel dari penelitian ini adalah   delapan teks dari buku  bahasa Indonesia Kurikulum 2013 kelas VII. Setiap satu bab diambil satu teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk buku teks bahasa Indonesia kelas VII, dari delapan teks yang dianalisis, empat teks sesuai tingkat keterbacaanya (50%),  tiga teks tidak sesuai  (37,5%), dan satu teks  invalid (12,75%).  Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa keterbacaaan buku teks bahasa Indonesia Kurikulum 2013 tingkat SMP Kelas VII menggunakan grafik Raygor  kurang sesuai dengan peserta didik sasaran.   Kata Kunci : buku teks, keterbacaan, dan grafik raygor.
KAJIAN STUKTURAL CERPEN KEMBANG MAYANG KARYA TITIE SAID LUBIS, FITRIANI
BAHAS Vol 23, No 3 (2014): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cerpen Kembang Mayang ini bertema tentang emansipasi perempuan. Cerpen ini menggunakan alur maju meskipun ada sedikit flashback di tengah penceritaan. Akan tetapi, flashback di sini tidak mempengaruhi jalan cerita secara menyeluruh, hanya sekedar memperkuat jalan cerita saja. Tokoh utama dalam cerpen Kembang Mayang adalah tokoh Eka. Sedangkan tokoh ibu, bapak, Mulyo dan ketujuh adiknya hanya tokoh tambahan yang hanya sekedarnya yang berfungsi sebagai penguat cerita. Tokoh Eka berwatak keras, bertanggung jawab, dan penyayang. Cerpen ini berlatar pada dini hari menjelang shubuh di sebuah rumah di Ciganjur. Pengarang pada cerpen Kembang Mayang menggunakan sudut pandang ketiga pelaku utama: tidak menggunakan kata aku, tapi menceritakan si tokoh utama hanya menggunakan kata ganti nama. Cerpen ini menggunakan gaya bahasa yang lugas dan sederhana. Meskipun sedikit  diselingi dengan perumpamaan-perumpamaan tertentu. Akan tetapi, tidak mengubah kelugasannya.   Kata Kunci: Kajian Struktural, cerpen Kembang Mayang
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN GENRE SASTRA DI SEKOLAH BERDASARKAN PERMENRISTEKDIKTI NOMOR 44 TAHUN 2015 Lubis, Fitriani; Simaremare, Rumasi; Yuhdi, Achmad
BAHAS Vol 28, No 4 (2017): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Muara akhir penelitian ini adalah menghasilkan perangkat pembelajaran mata kuliah genre sastra di sekolah berdasarkan Permenristekdikti Nomor 44 Tahun 2015 di Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FBS Unimed. Metode peneltian yang diterapkan adalah penelitian dan pengembangan (R&D), yaitu metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji keefektifan produk tersebut. Setelah dilakukan penelitian, maka didapatlah temuan penelitian yang merupakan kesimpulan dari hasil penelitian ini, yaitu: (1) setelah diadakan diskusi dengan beberapa dosen kelompok bidang keahlian (KDBK) pengajaran di Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FBS Unimed dinyatakan bahwa dosen memberikan tanggapan positif terhadap perangkat pembelajaran mata kuliah genre sastra di sekolah yang dikembangkan oleh peneliti berdasarkan Permenristekdikti Nomor 44 Tahun 2015 dirasakan/diyakini sangat membantu dan memotivasi mahasiswa dalam pembelajaran; (2) prototipe perangkat pembelajaran mata kuliah genre sastra di sekolahtersebut telah disusun melalui persiapan dan eksplorasi menjadi produk awal perangkat pembelajaran; (3) melalui tiga langkah validasi telah dikembangkan produk awal perangkat pembelajaran genre sastra di sekolahyang telah teruji validitasnya dan efektivitasnya melalui uji-t non-Independent, tiga langkah pengembangan tersebut yaitu: (a) expert judgment; (b) pengembangan awal lapangan dan perbaikan; dan (c) pengembangan utama dan perbaikan; (4) Pengujian efektivitas perangkat pembelajaran yang dihasilkan sebagai bahan penunjang pembelajaran genre sastra di sekolah dilakukan dengan membandingkan antara hasil pre-test dan post-test dengan uji statistik melalui uji-t non-Independent. Hasil uji-t menyatakan terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara pre-test dan post-test hasil kegiatan pembelajaran mata kuliah genre sastra di sekolahyang dikembangkan berdasarkan Permenristekdikti Nomor 44 Tahun 2015.
ANALISIS INTERFERENSI BAHASA BATAK TOBA PEMANDU WISATA DESA SIALLAGAN TOBA SAMOSIR Lubis, Fitriani
BAHAS Vol 26, No 2 (2015): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa Batak  Toba merupakan salah satu bahasa daerah yang menjadi kekayaan linguistik dan kultur Indonesia. Penelitian ini dibatasi pada masalah interferensi gramatis bahasa Batak Toba yang dilakukan oleh pemandu wisata desa Siallagan Toba Samosir. Interferensi gramatis mencakupi morfologis dan sintaktis. Dari analisis tersebut dapat kita simpulkan bahwa  bahasa kedua yaitu bahasa Indonesia yang diperoleh oleh  Masyarakat yang berbahasa Batak Toba terdapat  interferensi bahasa yaitu terjadinya Kesalahan kosakata, sintaksis, gramatikal.   Kata Kunci: interferensi, bahasa Batak Toba,
KETERBACAAN BUKU TEKS BAHASA INDONESIA KURIKULUM 2013 KELAS VII DENGAN GRAFIK RAYGOR SIREGAR, SYAMSUL ARIF; LUBIS, FITRIANI; Barus, Frinawaty Lestarina
BAHAS Vol 27, No 4 (2016): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buku teks merupakan salah satu faktor penunjang untuk tercapainya tujuan pembelajaran. Salah satu syarat buku teks yang baik adalah  kesesuaian tingkat keterbacaannya dengan tingkat perkembangan kognisi peserta didik pengguna buku teks tersebut.  Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui  tingkat keterbacaan buku teks bahasa Indonesia Kurikulum 2013 tingkat SMP kelas VII. Keterbacaan buku teks diukur dengan menggunakan grafik Raygor. Metode yang digunakan adalah deskriftif analisis dengan grafik Raygor. Teknik pengumpulan data adalah dokumentasi. Sampel dari penelitian ini adalah   delapan teks dari buku  bahasa Indonesia Kurikulum 2013 kelas VII. Setiap satu bab diambil satu teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk buku teks bahasa Indonesia kelas VII, dari delapan teks yang dianalisis, empat teks sesuai tingkat keterbacaanya (50%),  tiga teks tidak sesuai  (37,5%), dan satu teks  invalid (12,75%).  Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa keterbacaaan buku teks bahasa Indonesia Kurikulum 2013 tingkat SMP Kelas VII menggunakan grafik Raygor  kurang sesuai dengan peserta didik sasaran.   Kata Kunci : buku teks, keterbacaan, dan grafik raygor.
PEMBELAJARAN BERBASIS INTERNET MENGGUNAKAN SCHOOLOGY PADA MATA KULIAH PENGANTAR ILMU BAHASA DI PRODI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA FBS UNIMED Ansari, Khairil; Lubis, Fitriani; Yuhdi, Achmad
BAHAS Vol 28, No 4 (2017): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v28i4.10080

Abstract

Penelitian pengembangan ini bermaksud menghasilkan media pembelajaran dengan mengembangkan portal e learning berbasis schoology dalam pembelajaran pada mata kuliah Pengantar Ilmu Bahasa di Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FBS Unimed. Penelitian dilaksanakan melalui tahapan atau prosedur: (1) studi pendahuluan atau eksplorasi untuk mengetahui kebutuhan mahasiswa terhadap proses pembelajaran berbasis internet; (2) pengembangan produk awal (prototype) model pembelajaran berbasis internet dengan memanfaatkan schoology  (3)  pengujian produk awal (prototype) melalui uji coba terbatas dan luas untuk megetahui tingkat efektivitas model pembelajaran berbasis internet yang sudah dirancang. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Tingginya tingkat kebutuhan mahasiswa dan dosen terhadap model pembelajaran berbasis internet di Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FBS Unimed. (2) Rancangan pengembangan model pembelajaran berbasis internet dengan menggunakan schoology terdiri dari tiga fase, yakni fase analisis kebutuhan, fase  desain, serta  fase pengembangan dan implementasi. Pada fase desain dilakukan validasi ahli. Hasil validasi ahli isi materi berada pada kualifikasi baik (88%), hasil validasi ahli desain pembelajaran berada pada kualifikasi baik (80%), hasil evaluasi ahli media pembelajaran berada pada kualifikasi baik (85%), hasil uji perorangan berada pada kualifikasi baik (75%), hasil uji kelompok kecil berada pada kualifikasi baik (80,8%), dan hasil uji lapangan berada pada kualifikasi sangat baik (91,5%). (3) Tahapan selanjutnya adalah implementasi model pembelajaran dengan menguji tingkat efektivitas model pembelajaran tersebut. Hasil uji efektivitas model pembelajaran menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar mata kuliah Pengantar Ilmu Bahasa sebelum dan sesudah  menggunakan  model pembelajaran berbasis internet dengan menggunakan schoology. Dengan demikian dapat disimpulkan model pembelajaran berbasis internet dengan menggunakan schoology efektif untuk  meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Pengantar Ilmu Bahasa di Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FBS Unimed tahun pembelajaran 2017-2018.
ANALISIS KESALAHAN SINTAKSIS DALAM TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 17 MEDAN TAHUN PEMBELAJARAN 2017/2018 Utomo, Priyo; Lubis, Fitriani
Asas: Jurnal Sastra Vol 8, No 1 (2019): Asas:Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.485 KB) | DOI: 10.24114/ajs.v8i1.13119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan (1) jenis-jenis kesalahan penggunaan kalimat (2) penyebab terjadinya kesalahan penggunaan kalimat (3) solusi terhadap kesalahan penggunaan kalimat. Hasil penelitian, yaitu (1) kesalahan sintaksis berupa penggunaan kalimat dari 36 teks terdapat sejumlah 66 kalimat yang mengandung kesalahan sintaksis penggunaan kalimat. Rincian kesalahan tersebut yaitu, kalimat tidak bersubjek, kalimat tidak berpredikat, kalimat tidak lengkap, antara predikat dan objek yang tersisipi, penghilangan konjungsi, penggunaan konjungsi yang berlebihan, penggunaan istilah asing, dan penggunaan kata tanya yang tidak perlu (2) faktor penyebab kesalahan sintaksis berupa penggunaan kalimat dalam teks laporan hasil observasi siswa meliputi: terpengaruhnya bahasa yanglebih dahulu dikuasainya, kekurangpahaman pemakai bahasa terhadap bahasa yang dipakainya, dan  pengajaran bahasa yang kurang tepat atau kurang sempurna. (3) upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi kesalahan sintaksis berupa penggunaan kalimat yaitu: member contoh terlebih dahulu, meningkatkan penguasaan komptensi kaidah penulisan kalimat, memperbanyak latihan menulis, memberikan waktu yang cukup kepada siswa, dan menerapkan teknik koreksi yang tepat. Kata Kunci: analisis kesalahan, sintaksis, dan teks laporan hasil observasi
PEMBELAJARAN BERBASIS INTERNET MENGGUNAKAN SCHOOLOGY PADA MATA KULIAH PENGANTAR ILMU BAHASA DI PRODI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA FBS UNIMED Ansari, Khairil; Lubis, Fitriani; Yuhdi, Achmad
BAHAS Vol 28, No 4 (2017): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian pengembangan ini bermaksud menghasilkan media pembelajaran dengan mengembangkan portal e learning berbasis schoology dalam pembelajaran pada mata kuliah Pengantar Ilmu Bahasa di Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FBS Unimed. Penelitian dilaksanakan melalui tahapan atau prosedur: (1) studi pendahuluan atau eksplorasi untuk mengetahui kebutuhan mahasiswa terhadap proses pembelajaran berbasis internet; (2) pengembangan produk awal (prototype) model pembelajaran berbasis internet dengan memanfaatkan schoology  (3)  pengujian produk awal (prototype) melalui uji coba terbatas dan luas untuk megetahui tingkat efektivitas model pembelajaran berbasis internet yang sudah dirancang. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Tingginya tingkat kebutuhan mahasiswa dan dosen terhadap model pembelajaran berbasis internet di Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FBS Unimed. (2) Rancangan pengembangan model pembelajaran berbasis internet dengan menggunakan schoology terdiri dari tiga fase, yakni fase analisis kebutuhan, fase  desain, serta  fase pengembangan dan implementasi. Pada fase desain dilakukan validasi ahli. Hasil validasi ahli isi materi berada pada kualifikasi baik (88%), hasil validasi ahli desain pembelajaran berada pada kualifikasi baik (80%), hasil evaluasi ahli media pembelajaran berada pada kualifikasi baik (85%), hasil uji perorangan berada pada kualifikasi baik (75%), hasil uji kelompok kecil berada pada kualifikasi baik (80,8%), dan hasil uji lapangan berada pada kualifikasi sangat baik (91,5%). (3) Tahapan selanjutnya adalah implementasi model pembelajaran dengan menguji tingkat efektivitas model pembelajaran tersebut. Hasil uji efektivitas model pembelajaran menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar mata kuliah Pengantar Ilmu Bahasa sebelum dan sesudah  menggunakan  model pembelajaran berbasis internet dengan menggunakan schoology. Dengan demikian dapat disimpulkan model pembelajaran berbasis internet dengan menggunakan schoology efektif untuk  meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Pengantar Ilmu Bahasa di Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FBS Unimed tahun pembelajaran 2017-2018.
ANALISIS INTERFERENSI BAHASA BATAK TOBA PEMANDU WISATA DESA SIALLAGAN TOBA SAMOSIR Lubis, Fitriani
BAHAS Vol 26, No 2 (2015): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v26i2.5559

Abstract

Bahasa Batak  Toba merupakan salah satu bahasa daerah yang menjadi kekayaan linguistik dan kultur Indonesia. Penelitian ini dibatasi pada masalah interferensi gramatis bahasa Batak Toba yang dilakukan oleh pemandu wisata desa Siallagan Toba Samosir. Interferensi gramatis mencakupi morfologis dan sintaktis. Dari analisis tersebut dapat kita simpulkan bahwa  bahasa kedua yaitu bahasa Indonesia yang diperoleh oleh  Masyarakat yang berbahasa Batak Toba terdapat  interferensi bahasa yaitu terjadinya Kesalahan kosakata, sintaksis, gramatikal.   Kata Kunci: interferensi, bahasa Batak Toba,