Articles

Found 8 Documents
Search

PERBEDAAN PENGUASAAN KETERAMPILAN KLINIS VENA PUNKSI DENGAN METODE DEMONSTRASI DAN STUDY GUIDE MENGGUNAKAN DAN TANPA VIDEO Andina, Meizly; Hamdani, Irfan
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 2, No 2 (2015): Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

"> Abstrak: Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara menerapkankurikulum berbasis kompetensi (KBK) dengan tujuan menghasilkan dokter yang mampu bekerjaprofesional dalam melayani masyarakat dan mampu mengikuti dan memanfaatkanperkembangan ilmu dan teknologi mutakhir. Salah satu keterampilan klinis yang harus dikuasaiseorang dokter adalah vena punksi. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimentaleksperimen semu (quasi experimental) dengan desain "The Statistic Group Comparison” dengandua kelompok penelitian. Kelompok pertama menggunakan media video (kelompok eksperimen),sedangkan kelompok kedua tidak menggunakan video sebagai media pembelajaran (kelompokkontrol). Sampel penelitian adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyahangkatan 2014 semester II Grup A. Data yang didapat adalah hasil evaluasi kemampuanketerampilan klinis mahasiswa di dua kelompok (kontrol dan eksperimen) dengan menggunakanalat ukur cek list lembar pengamatan prosedur vena punksi. Berdasarkan hasil uji normalitasShapiro Wilk didapat bahwa data berdistribusi tidak normal, maka digunakan Mann Whitney Testpada dengan bantuan SPSS. Hasil Mann Whitney Test adalah Sig. 0.28 berarti α < 0,05, sehinggakesimpulannya adalah ada perbedaan rata-rata kelompok kontrol dan eksperimen. Simpulan,terdapat perbedaan penguasaan keterampilan klinis vena punksi pada mahasiswa semester IIdengan metode demonstrasi dan study guide dengan dan tanpa video.Kata kunci: keterampilan klinis, video
PERBEDAAN PENGUASAAN KETERAMPILAN KLINIS VENA PUNKSI DENGAN METODE DEMONSTRASI DAN STUDY GUIDE MENGGUNAKAN DAN TANPA VIDEO Andina, Meizly; Hamdani, Irfan
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 2, No 2 (2015): Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

"> Abstrak: Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara menerapkankurikulum berbasis kompetensi (KBK) dengan tujuan menghasilkan dokter yang mampu bekerjaprofesional dalam melayani masyarakat dan mampu mengikuti dan memanfaatkanperkembangan ilmu dan teknologi mutakhir. Salah satu keterampilan klinis yang harus dikuasaiseorang dokter adalah vena punksi. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimentaleksperimen semu (quasi experimental) dengan desain "The Statistic Group Comparison” dengandua kelompok penelitian. Kelompok pertama menggunakan media video (kelompok eksperimen),sedangkan kelompok kedua tidak menggunakan video sebagai media pembelajaran (kelompokkontrol). Sampel penelitian adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyahangkatan 2014 semester II Grup A. Data yang didapat adalah hasil evaluasi kemampuanketerampilan klinis mahasiswa di dua kelompok (kontrol dan eksperimen) dengan menggunakanalat ukur cek list lembar pengamatan prosedur vena punksi. Berdasarkan hasil uji normalitasShapiro Wilk didapat bahwa data berdistribusi tidak normal, maka digunakan Mann Whitney Testpada dengan bantuan SPSS. Hasil Mann Whitney Test adalah Sig. 0.28 berarti α < 0,05, sehinggakesimpulannya adalah ada perbedaan rata-rata kelompok kontrol dan eksperimen. Simpulan,terdapat perbedaan penguasaan keterampilan klinis vena punksi pada mahasiswa semester IIdengan metode demonstrasi dan study guide dengan dan tanpa video.Kata kunci: keterampilan klinis, video
Perbedaan Kadar Trigliserida dan Kadar Kolesterol Total pada Penderita Stroke Iskemik Baru dengan Rekuren di Rumah Sakit Umum Haji Medan Provinsi Sumatera Utara Tahun 2015-2016 Pratiwi, Lisa Nabila; Andina, Meizly
ANATOMICA MEDICAL JOURNAL | AMJ Vol 1, No 2 (2018): Anatomica Medical Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.398 KB)

Abstract

Abstrak: Stroke adalah penyebab kematian kedua terbesar di dunia dan Indonesia menduduki peringkat pertama di Asia. Ada ketidakseimbangan profil lipid pada pasien dengan stroke iskemik. Tidak ada hubungan antara High Density Lipoprotein (HDL) dan trigliserida pada stroke iskemik. Kadar HDL dan trigliserida merupakan faktor risiko penyakit jantung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kadar trigliserida dan kadar kolesterol total pada pasien stroke iskemik baru dengan stroke rekuren di Rumah Sakit Umum Haji Medan pada tahun 2015-2016. Studi analitik deskriptif menggunakan rekam medis. Pada pasien stroke iskemik baru, jenis kelamin yang paling banyak adalah perempuan. Kelompok usia yang paling banyak adalah kelompok 62-70 tahun. Pada pasien stroke iskemik rekuren, jenis kelamin yang paling banyak adalah laki-laki. Kelompok usia yang paling banyak adalah kelompok 53-61 tahun. Pada pasien stroke iskemik baru, nilai rata-rata kadar trigliserida adalah 143 mg/dl dan nilai rata-rata total kolesterol adalah 205,8 mg/dl. Pada pasien stroke iskemik rekuren, nilai rata-rata kadar trigliserida adalah 165,2 mg/dl dan kadar kolesterol total rata-rata adalah 180,8 mg/dl. Simpulan, tidak didapatkan perbedaan antara kadar trigliserida dan kadar kolesterol total pada pasien stroke iskemik baru maupun rekuren.Kata kunci: kolesterol total, stroke iskemik baru, stroke iskemik rekuren, trigliserida. The Differences between Triglycerides and Total Cholesterol Levels in New and Recurrent Ischemic Stroke Patients at Haji General Hospital Medan Sumatera Utara in 2015-2016 Abstract: Stroke is the second leading cause of mortality in the world and Indonesia was ranked first. There was an imbalance of lipid profiles in patients with ischemic stroke. There was no association between High-Density Lipoprotein (HDL) and triglyceride levels in both ischemic strokes. HDL and triglyceride levels are more at risk for heart disease. This study aims to apprehend the difference of triglyceride level and total cholesterol level in new ischemic stroke patient with recurrent stroke at Haji General Hospital in 2015-2016. A descriptive analytic study using medical records. In new ischemic stroke patients the most common gender was female. The most common age group was 62-70 years group. In recurrent ischemic stroke patients, the most common gender is male. And the most common age group is the 53-61 years group. In new ischemic stroke patient, the average value of triglyceride levels was 143 mg/dl and the average value of total cholesterol was 205.8 mg/dl. In recurrent ischemic stroke patient, the average value of triglyceride levels was 165.2 mg/dl and the mean total cholesterol level was 180.8 mg/dl. Conclusion, there was no difference between triglyceride levels and total cholesterol levels in new and recurrent ischemic stroke patients.Keywords: new ischemic stroke, recurrent ischemic stroke, total cholesterol, triglyceride.
Pengaruh Pemberian Umpan Balik Latihan OSCE terhadap Keterampilan Klinis Mahasiswa Al Izza, Fadhila; Andina, Meizly
Jurnal Kedokteran Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol 6, No 2 (2019): APRIL 2019
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/JKK.V6I1.7712

Abstract

Keterampilan klinis merupakan hal yang penting untuk dikuasai bagi seorang dokter. Keterampilan klinis yang dimaksud meliputi keterampilan dalam melakukan penegakan diagnosis melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang serta keterampilan dalam melakukan prosedur penatalaksanaan masalah kesehatan pasien. Objective Structured Clinical Examination (OSCE) merupakan salah satu metode evaluasi keterampilan klinis mahasiwa fakultas kedokteran. Proses pembelajaran keterampilan klinis dasar Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara mencakup role-play dan learning using mannequins keterampilan klinis sesuai dengan blok yang berlangsung serta latihan OSCE. Dalam pelaksanaannya, setelah dilakukan latihan OSCE,  mahasiswa akan mendapatkan umpan balik atau evaluasi kembali. Manfaat dilakukannya umpan balik latihan OSCE ini agar mahasiswa dapat mengetahui apakah yang mereka lakukan selama latihan OSCE sudah sempurna atau masih terdapat kesalahan dan kekurangan. Diharapkan dengan dilakukannya umpan balik latihan OSCE, mahasiswa dapat mencari tahu lebih lanjut apa kesalahan dan kekurangan mereka sehingga mahasiswa dapat berbenah diri dan memberikan penampilan yang lebih baik di OSCE yang sesungguhnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian umpan balik latihan OSCE terhadap keterampilan klinis mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Metode penelitian yang digunakan, yaitu metode penelitian eksperimental dengan rancangan one group pretest post test. Hasil yang didapatkan berdasarkan hasil uji T berpasangan berupa nilai nilai p value 0,000 (p<0,05), secara statistik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara keterampilan klinis pretest dan post test. Sehingga dapat disimpulkan umpan balik latihan OSCE berpengaruh terhadap keterampilan klinis mahasiswa.
Pengaruh Belajar Mandiri Terstruktur terhadap Keterampilan Klinis Pemasangan Intravenous Line pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hasibuan, Mhd. Aditya Pratama; Andina, Meizly
ANATOMICA MEDICAL JOURNAL | AMJ Vol 2, No 2 (2019): Anatomica Medical Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.065 KB)

Abstract

Keterampilan klinis merupakan salah satu kompetensi yang wajib dikuasai seorang dokter dalam menegakkan diagnosis. Luasnya materi yang harus dikuasai seorang mahasiswa serta minimnya waktu yang tersedia mengharuskan mahasiswa untuk belajar mandiri. Belajar mandiri yang dimaksud yaitu dimana mahasiswa harus menentukan materi apa saja yang harus dikuasainya dan mencari bahan belajarnya sendiri. Pada pembelajaran keterampilan klinis di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FK UMSU) selain penyampaian materi oleh instruktur, ada waktu yang dibuat untuk mahasiswa belajar mandiri. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh belajar mandiri terhadap keterampilan klinis pemasangan intravenous line pada mahasiswa FK UMSU. Metode Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental dengan rancangan one group pre test post test. Berdasarkan uji T berpasangan, didapatkan nilai-p=0,199 (p&gt;0,05) atau tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara keterampilan klinis sebelum dan sesudah belajar mandiri. Simpulan, belajar mandiri terstruktur tidak berpengaruh terhadap keterampilan klinis pemasangan intravena pada mahasiswa kedokteran. Kata Kunci: belajar mandiri, keterampilan klinis, pemasangan intravenous line
PENGARUH PEMBERIAN MADU TERHADAP KADAR KOLESTEROL TOTAL DAN TRIGLISERIDA TIKUS PUTIH ( RATTUS NORVEGICUS L.) JANTAN GALUR WISTAR YANG DIINDUKSI TUAK LUBIS, DEA YULIA; ASFUR, ROBITAH; ANDINA, MEIZLY; LUBIS, HUMAIRAH MEDINA LIZA
JURNAL ILMIAH KOHESI Vol 3 No 3 (2019): JURNAL ILMIAH KOHESI
Publisher : LP2MTBM MAKARIOZ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.375 KB)

Abstract

Metabolic syndrome is accumulation of symptoms that induce cardiovascular disease. Cardiovascular disease is the first cause of death and has a high prevalence in the world. According to the study in Finlandia, people with metabolic syndrome will have 3,5 higher risk of cardiovascular disease. In metabolic syndrome the level of triglyceride will increase because of atherogenic diet, less of physical activity, and alcohol consumption. Honey is a sweet liquid that is produced by the bee from nectar and contains antioxidant. Objective : This experiment study the effect of honey for total cholesterol and triglyceride in Wistar male white rat (Rattus norvegicus L) induced by tuak. Method : this was true experimental study with pretest-posttest with control group design. Result : Based on data in hypothesis test from Wilcoxon test and Mann-Whitney test, there were an effect of honey in mean of total cholesterol level and triglyceride that was showed by reduction of total cholesterol level and triglyceride with p&lt;0,05.. Conclusion : there were an effect of honey in total cholesterol level and triglyceride from Wistar male white rat (Rattus norvegicus L) induced with tuak.
PENGARUH PEMBERIAN MADU TERHADAP KADAR HDL DAN LDL TIKUS PUTIH (RATTUS NOVERGICUS L.) JANTAN GALUR WISTAR YANG DIINDUKSI TUAK MIZAN, ANWARUL ,; ASFUR, ROBITAH; IRMA, FANY ADE; ANDINA, MEIZLY
JURNAL ILMIAH KOHESI Vol 3 No 3 (2019): JURNAL ILMIAH KOHESI
Publisher : LP2MTBM MAKARIOZ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.217 KB)

Abstract

Palm wine contains alcohol which increase HDL and LDL levels. Honey has effect on human human health, with antioxidant, bacteriostatic, anti-inflamatory and antimicrobial properties. On the other hand, honey is also known as one of the nutrional sources that are rich in antioxidants. Thus cell regeneration mediated by antioxidants is also expected to increase HDL levels. Objective: to determine the effect of giving honey on HDL and LDL levels of palm wine-induced white male wistar strain rats. Research Method: This research uses True Experiment method with ?Pretest-Posttest with control design?. This study used 32 samples of white male wistar strain rats (Rattus novergicus L.) divided into 2 group, 16 controls, and 16 treatment group. This research uses palm wine obtained in Bandar Klippa area, Percut Sei Tuan, Tembung and Sumbawa Forest?s honey terraces. The data obtained will be analyzed by using the test statistic Test of Different in Means (T-Test Dependent and Independent) Result: The result showed that the mean HDL levels in the pre and post-honey control group were 34,8271 mg/dl and 49,1859 mg/dl. Meanwhile, on the mean HDL levels in the pre and post-honey treatment group were 47,0776 mg/dl and 69,3019 mg/dl. The mean LDL levels in the pre and post-honey control group were 61,3338 mg/dl and 54,1831 mg/d, Respectively. In the treatment group, the mean pre-honey LDL levels in the pre and post-honey were 48,7675 mg/dl and 27,2650 mg/dl. Conclusion: Honey can increase HDL levels and decrease LDL levels of palm wine-induced male white wistar strain rats (Rattus novergicus L.)
MUHAMMADIYAH YOUTH DEVELOPMENT EFFORTS TO BE A SKILLED HEALTH CARE TO DO BASIC LIFE SUPPORT Hamdani, Irfan; Lubis, Debby Mirani; Andina, Meizly
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 1, No 2 (2019): Jurnal Ihsan (Oktober)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.494 KB) | DOI: 10.30596/ihsan.v1i2.4726

Abstract

One of the efforts in improving public health is by promoting health promotion in the school environment and forming health cadres that can be utilized within the school environment (UKS) and the community. Basic Life Support is a skill needed to deal with emergency cases that often occur in the community, one example is sudden cardiac arrest. This case requires immediate treatment and delays in handling will result in death. It is unfortunate, our society is still very unfamiliar with this skill so that in many cases it cannot be helped because they only hope for medical assistance to come, even though it should be handled until the arrival of the medical team so that victims can be saved. The method of approach taken is through a participatory approach. The Proposing Team and partners together develop a plan of activities, methods, goals, objectives and targets that must be achieved. This activity began with the development of Muhammadiyah youth as school health cadres. The training activities were carried out in the form of health seminars, Muhammadiyah cadre character seminars and Basic Life Support workshops for Muhammadiyah high school students. Keywords: Basic Life Support, school, muhammadiyah