Budi Rudianto, Budi
Unknown Affiliation

Published : 14 Documents
Articles

Found 14 Documents
Search

Kinerja Pembayangan pada Bangunan Kantor Pemerintah di Kota Palembang Rudianto, Budi; Budiarto, Andy
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 1 No.2 Juli 2013
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.898 KB)

Abstract

Tulisan ini menampilkan kinerja pembayangan sebagai usaha untuk mengurangibeban panas lewat kulit bangunan. Pembayangan adalah sebuah prinsip desain yang sangatdiperhatikan bagi bangunan yang berada di sabuk khatulistiwa. Di Kota Palembang terdapatbanyak bangunan kantor pemerintah pada masa tahun 60-an dan 70-an yang menerapkanprinsip desain tersebut, sedangkan bangunan kantor pemerintah pada masa sekarang kurangmemperhatikannya. Gedung Pemerintahan Provinsi Sumatera Selatan dan Gedung DinasPerhubungan Komunikasi dan Informatika-Provinsi Sumatera Selatan diambil sebagai obyekkasus.Simulasi pada penelitian ini menggunakan program Ecotect yang menghasilkan keluarandata sudut bayangan selama setahun. Pembayangan yang dianalisa hanya terhadap sudutbayangan vertikal saja. Kinerja pembayangan diukur dengan melihat seberapa lama terjadipembayangan secara penuh pada dinding (juga jendela) di orientasi arah Utara (ORI 0°)dan orientasi arah Selatan (ORI 180°), pada masing-masing bulan selama setahun.Hasil penelitian menunjukan bahwa Gedung Pemerintahan Provinsi Sumatera Selatan lebihbaik kinerja pembayangannya daripada Gedung Dinas Perhubungan Komunikasi danInformatika-Provinsi Sumatera Selatan berkaitan dengan lamanya pembayangan penuhyang terjadi. Dinding pada orientasi arah Utara (ORI 0°) merupakan sisi yang perlumendapatkan perhatian dalam perancangan berkaitan dengan sedikitnya pembayanganpenuh yang terjadi karena posisi latitude. Bentuk bangunan berperan dalam mengurangibeban panas berkaitan dengan luas pembayangan yang terjadi. Hasil penelitian ini akandigunakan untuk menentukan desain dari tipe elemen kontrol pembayangan.Kata Kunci : Kinerja pembayangan, Bangunan kantor, Simulasi, Sudut bayangan, Orientasi,Bentuk bangunan.
KINERJA TERMAL PADA RUMAH PANGGUNG DI KOTA PALEMBANG Rudianto, Budi
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 4 No. 1 Januari 2016
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Studi ini menampilkan pengaruh iklim dalam pembentukan panas bangunan pada rumah panggung di kawasaniklim tropis lembab. Rumah panggung di Kota Palembang merupakan salah satu tipe hunian masyarakat yang hingga kini masih didiami dan keberadaannya telah membentuk wajah kota. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kinerja termal pada rumah panggung di Kota Palembang. Obyek penelitian menggunakan dua buah rumah panggung yang berada pada kawasan pemukiman di tengah kota. Metode penelitian merupakan gabungan observasi dan simulasi. Program Archipak digunakan dalam melakukan simulasi. Kinerja termal kedua bangunan rumah panggung dibandingkan untukmendapatkanhasil. Kinerja termal pada rumah panggung RP-11 lebih baik daripada rumah panggung RP-12 berdasarkan pada nilai total beban panas yang lebih rendah. Orientasi, bentuk bangunan, dan material merupakan faktor desain yang paling berpengaruh dalam pembentukan panas bangunan pada rumah panggung. Lantai panggung berkontribusi dalam mengurangi beban panas bangunan sepanjang hari. Ventilasi sangat efektif dalam mengurangi beban panas bangunan. Hasil penelitian akan digunakan untuk melakukanpenelitianselanjutnya tentang rumahpanggung moderen.Katakunci:rumahpanggung,bebanpanas,kinerjatermal, faktordesain,iklimtropislembab
ANALISIS KESTABILAN MODEL LOTKA-VOLTERRA YANG DIPENGARUHI OLEH FAKTOR IMIGRASI Yan, Chyntia Dwi; Rudianto, Budi
Jurnal Matematika UNAND Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam makalah ini dikaji kestabilan model Lotka-Volterra yang dipengaruhi oleh faktor imigrasi.Kata Kunci: model Lotka-Volterra, ketabilan titik tetap, imigrasi
PENERAPAN MODEL LANCHESTER PADA PERTEMPURAN IWO JIMA Daus, Febri; Syafwan, Mahdhivan; Rudianto, Budi
Jurnal Matematika UNAND Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Dalam makalah ini dibahas penurunan model Lanchester dan penerapan-nya pada pertempuran Iwo Jima. Model tersebut diselesaikan menggunakan metodevariasi parameter, diaproksimasi menggunakan konsep jumlah Riemann dan kemu-dian dibandingkan dengan data empiris. Hasil-hasil yang diperoleh menunjukkan bahwamodel Lanchester cukup akurat dalam memprediksi jumlah pasukan Amerika yang aktifbertempur di medan pertempuran tiap harinya.Kata Kunci: Model Lanchester, metode variasi parameter, Jumlah Riemann, pertempur-an Iwo Jima
APLIKASI PRINSIP MAKSIMUM PONTRYAGIN DAN METODE RUNGE-KUTTA DALAM MASALAH KONTROL OPTIMAL Hidayat, Taufik; ., Jenizon; Rudianto, Budi
Jurnal Matematika UNAND Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Tulisan ini membahas tentang penggunaan prinsip maksimum pontryagin danmetode Runge-Kutta dalam masalah kontrol optimal. Prinsip maksimum pontryagin di-gunakan untuk menentukan solusi analitik, dan metode Runge-Kutta untuk menentukansolusi numerik. Hasil dari metode Runge-Kutta kemudian dibandingkan dengan solusianalitiknya. Dari hasil perbandingan dapat disimpulkan metode Runge-Kutta mem-berikan galat yang sangatlah kecil dan dapat diabaikan.Kata Kunci: Masalah Kontrol Optimal, Prinsip Maksimum Pontryagin, Runge-Kutta
DIMENSI PARTISI DARI GRAF ULAT Turrahmah, Fadhila; Rudianto, Budi
Jurnal Matematika UNAND Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Misalkan terdapat suatu graf sebarang G = (V;E), dimana V adalah him-punan titik dan E adalah himpunan sisi. Misalkan terdapat suatu titik v 2 V (G) dansuatu himpunan S V (G). Jarak antara titik v dan himpunan S, dinotasikan d(v; S),didenisikan sebagai d(v; S) = minfd(v; x) j x 2 Sg, dimana d(v; x) adalah jarak an-tara dua titik v dan x di G. Denisikan = fS1; S2; ; Skg sebagai himpunan yangberisikan k-partisi tersebut. Suatu representasi titik v 2 V (G) terhadap himpunan dapat ditulis dalam bentuk k-vektor:r(v j ) = (d(v; S1); d(v; S2); ; d(v; Sk)):Jika untuk setiap dua titik berbeda u; v 2 V (G) berlaku r(u j ) 6= r(v j ), maka disebut partisi pembeda dari V (G). Partisi pembeda dengan kardinalitas minimumdisebut partisi pembeda minimum dari G. Dimensi partisi dari graf G, dinotasikan pd(G),adalah kardinalitas dari partisi pembeda minimum dari G. Pada tulisan ini akan dibahaskembali salah satu bagian dari disertasi [5] tentang penentuan dimensi partisi dari suatugraf ulat.Kata Kunci: Representasi titik, dimensi partisi, graf ulat
DIMENSI PARTISI DARI GRAF KUBIK Cn,2n,n Sanjaya, Iqbal; Narwen, Narwen; Rudianto, Budi
Jurnal Matematika UNAND Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Misalkan G = (V, E) adalah graf terhubung dan S ⊆ V (G), dimana S adalah himpunan titik yang menjadi himpunan dari V (G). Selanjutnya misalkan terdapat titik v ∈ V (G). Maka jarak dari titik v ke himpunan S, dinotasikan dengan d(v, S), didefinisikan sebagai d(v, S) = min{d(v, x)|x ∈ S}, dimana d(v, x) adalah jarak dari titik v ke x. Misalkan V (G) dipartisi menjadi k buah himpunan, S1, S2, · · · , Sk yang saling lepas. Definisikan Π = {S1, S2, · · · , Sk} dengan Si ⊆ V (G), untuk i = 1, 2, · · · , k sebagai himpunan yang berisikan k-partisi, Representasi dari v ∈ V (G) terhadap Π didefinisikan sebagai r(v|Π) = d(v, S1), d(v, S2), · · · , d(v, Sk). Jika untuk setiap dua titik berbeda v, x ∈ V (G) berlaku r(v|Π) 6= r(x|Π), maka Π disebut partisi pembeda dari graf G. Kardinalitas dari partisi pembeda minimum disebut, Dimensi partisi dari graf G, dinotasikan pd(G). Dalam penelitian ini ditentukan dimensi partisi pada graf kubik Cn,2n,n, untuk n ≥ 3.Kata Kunci: Dimensi partisi, partisi pembeda, graf kubik Cn,2n,n
ALGORITMA RUTE FUZZY TERPENDEK UNTUK KONEKSI SALURAN TELEPON Andriana, Nelsa; ., Narwen; Rudianto, Budi
Jurnal Matematika UNAND Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu permasalahan dalam graf yang cukup populer yang akan dibahasadalah masalah pencarian lintasan terpendek ( Shortest Path Problem). Dalam mendefinisikan suatu masalah, terdapat cara untuk menemukan sirkuit terpendek yang dilihatdari setiap titik yang dilewati tepat satu kali yaitu dengan menggunakan beberapa algoritma. Namun pada penulisan ini akan dicari rute fuzzy terpendek dengan menggunakanAlgoritma Brute Force, Algoritma Sisi Terurut, Algoritma Tetangga Terdekat (Nearest Neighbor Algorithm), dan Algoritma Kruskal yang diperumum pada data salurantelepon sebuah Perguruan Tinggi untuk interkom darat.
PEMODELAN DAN ANALISIS KESTABILAN DINAMIKA KORUPSI POLITISI DALAM MASYARAKAT DEMOKRATIS Wahyuni, Setia; Syafwan, Mahdhivan; Rudianto, Budi
Jurnal Matematika UNAND Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas kembali penurunan model dinamika korupsi politisi dalam masyarakat demokratis. Model tersebut dikonstruksi dalam tinjauan politikekonomi, dengan variabel keadaan meliputi popularitas, aset tersembunyi, dan upaya penyelidikan kasus korupsi. Berdasarkan ada atau tidaknya upaya penyelidikan, model dibagi atas dua bagian, yaitu sistem korup dan sistem tak-korup. Dari analisis kestabilan terhadap sistem korup diperoleh tiga titik kesetimbangan yang stabil dan dari analisis kestabilan sistem tak-korup diperoleh dua titik kesetimbangan yang stabil.Diterima: Direvisi: Dipublikasikan :Kata Kunci: korupsi, titik kesetimbangan, analisis kestabilan
Metode Jalur Kritis dan Pendekatan Program Linier pada Masalah Manajemen Proyek Julita, Risna; Syafwan, Mahdhivan; Rudianto, Budi
Jurnal Matematika UNAND Vol 4, No 4 (2015)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu permasalahan dalam proyek adalah menyelesaikan masalah manajemen proyek secara optimal. Masalah manajemen proyek tersebut dapat diselesaikan dengan menggunakan metode jalur kritis dan pendekatan program linier. Pada metode jalur kritis, penyelesaian masalah manajemen proyek untuk menentukan jalur kritis diidentifikasi dengan mencari variabel slack. Dan pada pendekatan program linier, jalur kritis bisa dicari menggunakan solver program linier pada Microsoft Excel 2010. Dari jalur kritis ini dapat ditentukan durasi penyelesaian proyek pada kondisi normal (tidak ada penundaan pada setiap kegiatan proyek). Kedua metode tersebut juga dapat digunakan untuk mempercepat penyelesaian proyek yang disebut crashing. Crashing pada metode jalur kritis dicari dengan melakukan analisis marjinal pada data time-cost tradeoff dan pada pendekatan program linier dicari dengan menggunakan solver program linier Microsoft Excel 2010. Kedua metode dalam menyelesaikan masalah program linier tersebut menghasilkan nilai optimum yang sama.Kata Kunci: Program Linier, Metode Jalur Kritis, Slack, time-cost trade-off, Crashing