This Author published in this journals
All Journal Jurnal Fisika Unand
Fiqi Diyona, Fiqi
Jurusan Fisika FMIPA Universitas Andalas

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS DOSIS RADIASI PARU-PARU PASIEN KANKER PAYUDARA DENGAN TEKNIK THREE DIMENSIONAL CONFORMAL RADIATION THERAPY (3D-CRT) BERDASARKAN GRAFIK DOSE VOLUME HISTOGRAM (DVH) Febrietri, Ovia; Milvita, Dian; Diyona, Fiqi
Jurnal Fisika Unand Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.9.1.110-117.2020

Abstract

Telah dilakukan analisis dosis radiasi pada paru-paru enam orang pasien kanker payudara yang mendapat terapi radiasi sinar-X 6 MV dengan teknik penyinaran Three-Dimensional Conformal Radiation Therapy (3D-CRT). Penelitian ini bertujuan untuk memenuhi asas optimasi dan limitasi dalam proteksi radiasi dengan mengevaluasi dosis radiasi yang diterima target kanker berdasarkan ICRU Report 62, dan dosis yang diterima paru-paru pasien kanker payudara berdasarkan QUANTEC, serta mengetahui efek yang ditimbulkan pasca terapi. Pengambilan data dilakukan pada hasil kurva Dose Volume Histogram (DVH) yang didapatkan dari perencanaan penyinaran oleh dokter dan fisikawan medis di Rumah Sakit Universitas Andalas. Hasil penelitian yang didapatkan pengobatan pasien memenuhi asas optimasi karena mendapatkan dosis radiasi yang maksimal pada daerah target kanker. Nilai dosis radiasi yang diterima paru-paru pada tiga orang pasien tidak memenuhi asas limitasi karena melebihi aturan yang ditetapkan oleh QUANTEC, dan salah satu dari pasien mengalami pneumonitis. Hasil evaluasi dosis radiasi pada Planning Target Volume (PTV) dan paru-paru yaitu dosis radiasi yang diterima paru-paru pasien melebihi aturan QUANTEC dan menjadi salah satu risiko terjadinya pneumonitis. Radiation doses in the lungs of six breast cancer patients who received 6-MV X-ray radiation therapy with the Three Dimensional Conformal Radiation Therapy (3D-CRT) radiation technique has been analysed. This study aims to fulfill the principles of optimization and limitation in radiation protection by evaluating the radiation dose received by the cancer target based on ICRU Report 62, and the dose received by the breast cancer patient's lungs based on QUANTEC, as well as knowing the effects caused post-therapy. Data collection was performed on the results of the Dose Volume Histogram (DVH) curve obtained from radiation planning by doctors and medical physicists at Andalas University Hospital. The results of the study found that the treatment of patients fulfills the principle of optimization because they get the maximum radiation dose in the cancer target area. The value of the radiation dose received by the lungs in three patients did not meet the limitation principle because it exceeded the rules set by QUANTEC, and one of the patients had pneumonitis. The results of the radiation doses on the Planning Target Volume (PTV) and lungs, is the radiation dose received by the patient's lungs exceeds the QUANTEC rule and increases the risks of pneumonitis.
Analisis Pengaruh Sudut Penyinaran terhadap Dosis Permukaan Fantom Berkas Radiasi Gamma Co-60 pada Pesawat Radioterapi Diyona, Fiqi; Milvita, Dian; Herlinda, Sri; Sandy, Kri Yudi Pati
Jurnal Fisika Unand Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.5.2.131-135.2016

Abstract

Telah dilakukan pengukuran dan perhitungan pengaruh sudut penyinaran terhadap dosis radiasi permukaan fantom dengan menggunakan thermoluminescence-dosemeter-100 (TLD-100). Penelitian dilaksanakan di instalasi radioterapi salah satu rumah sakit di kota Padang menggunakan pesawat terapi Co-60. Pengukuran menggunakan teknik SSD 80 cm dan luas lapangan 10 cm x 10 cm. Faktor kalibrasi TLD-100 adalah 0,022 cGy/nC. Penelitian dilakukan dengan memvariasikan sudut penyinaran dari 0° hingga 170°. Nilai dosis radiasi permukaan fantom berkisar antara 70,415 hingga 102,341 cGy. Hasil perhitungan menunjukkan sudut penyinaran memberikan pengaruh terhadap terimaan dosis radiasi pada permukaan fantom, namun dosis radiasi pada permukaan yang diterima fantom tidak linear dengan kenaikan sudut penyinaran.Kata kunci: dosis radiasi permukaan, faktor kalibrasi, sudut penyinaran, TLD-100
VERIFIKASI NILAI DOSIS RADIASI BERKAS ELEKTRON PESAWAT LINAC DENGAN LUAS LAPANGAN BLOK CERROBEND (6×6) CM2 DAN (8×8) CM2 BERDASARKAN PROTOKOL IAEA TRS 398 Ramona, Fransischa; Milvita, Dian; Diyona, Fiqi
Jurnal Fisika Unand Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.9.2.238-243.2020

Abstract

Telah dilakukan penelitian  verifikasi nilai dosis radiasi berkas elektron pesawat LINAC dengan luas lapangan blok cerrobend (8×8) cm2, (6×6) cm2 dan tanpa blok (10×10) cm2. Penelitian bertujuan memperoleh  nilai dosis radiasi menggunakan blok cerrobend dan tanpa blok agar sesuai dengan dosis radiasi Treatment Planning System (TPS) dan batas toleransi yang ditetapkan protokol IAEA TRS 398 yaitu ±2%.  Pada penelitian digunakan energi berkas elektron (4, 6, 9, dan 12) MeV menggunakan slab phantom dengan detektor ionisasi chamber plane parallel.  Ketebalan blok cerrobend yang digunakan adalah 1,83 cm.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis radiasi yang dihasilkan menggunakan blok cerrobend lebih tinggi daripada tanpa menggunakan blok cerrobend. Hal ini karena semakin luas ukuran lapangan radiasi, maka akan semakin rendah dosis radiasi yang diterima dan semakin banyak radiasi hambur terjadi.  Nilai deviasi dosis radiasi yang terukur pada slab phantom terhadap dosis radiasi TPS masih memenuhi toleransi yang ditetapkan oleh protokol IAEA TRS 398 yaitu  -0,81 % sampai dengan 1,36%. Verification of radiation values of instrument LINAC electron beam with field size of the cerrobend block (8×8) cm2, (6×6) cm2and without block (10×10) cm2 has been conducted.  This study aims to get the value of radiation dose using cerrobend blocks and without block to equal with dose radiation Treatment Planning System (TPS) and the tolerance limits established protocol IAEA TRS 398 which is ± 2%. The study use electron beam energy (4, 6, 9, and 12) MeV using slab phantom with ionization chamber plane parallel detectors.  The thickness of the cerrobend block use  1.83 cm. The results show that using cerrobend block produce a greater dose radiation than without block.  This due to the larger the size of the radiation field, the lower the dose received and the more scaterring radiation. Deviation value dose radiation of measurement in slab phantom to dose radiation TPS still within the tolerance by protocol IAEA TRS 398 that is -0.81% to 1.36%.