Articles

Found 26 Documents
Search

Efektivitas Pembelajaran Matematika dengan Metode Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS) Terhadap Hasil Belajar Siswa Pokok Bahasan Kubus dan Balok Kelas VIII SMP/MTs Mandailina, Vera; Mahsup, Mahsup
JTAM | Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika Vol. 2, No. 2, Oktober 2018
Publisher : Muhammadiyah University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.294 KB) | DOI: 10.31764/jtam.v2i2.717

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode pembelajaran Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS) terhadap hasil belajar siswa kelas VIII SMP. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan melibatkan 42 siswa yang terdiri dari dua kelas dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar. Teknik analisis data yang dilakukan adalah uji prasyarat analisis dengan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis dengan uji-t. Berdasarkan analisis data hasil belajar diperoleh rata-rata hasil belajar kelas eksperimen (51,77) lebih tinggi dari pada rata-rata kelas kontrol (39,95). Pada uji normalitas dan homogenitas juga diketahui bahwa kelas eksperimen dan kelas kontrol berdistribusi normal dan homogen. Setelah dilakukan uji-t diperoleh nilai  thitung sebesar 2,33 sedangkan ttabel pada taraf signifikan 0,05 sebesar 1,684. Karena thitung  > ttabel, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Jadi, dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa  metode Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS) efektif terhadap hasil belajar siswa pada pokok bahasan kubus dan balok kelas VIII SMP.Abstract:  This study aims to determine the effectiveness of the Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS) learning method on student learning outcomes in class 8 of Junior High School. The type of research used was quasi-experiment involving 42 students consisting of two classes with purposive sampling technique. Data collection techniques are carried out through learning outcomes tests. The data analysis technique performed is an analysis prerequisite test with normality test, homogeneity test, and hypothesis testing with t-test. Based on the analysis of learning outcomes data obtained the average experimental class learning outcomes (51.77) is higher than the control class average (39.95). In the normality and homogeneity test it is also known that the experimental class and the control class are normally distributed and homogeneous. After the t-test is done, the tcount is 2.33 while the t-table is at the significant level of 0.05 is 1.684. Because t count> t table, then H0 is rejected and H1 is accepted. So, a conclusion can be drawn that the Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS) method is effective on student learning outcomes on the subject of cubes and beams in class 8 of Junior High School.
Pengembangan Modul Pemrograman Komputer Berbasis Matlab Syaharuddin, Syaharuddin; Mandailina, Vera
JTAM | Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika Vol. 1, No. 1, Oktober 2017
Publisher : Muhammadiyah University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (790.866 KB) | DOI: 10.31764/jtam.v1i1.1

Abstract

Abstrak: Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan untuk menghasilkan produk berupa bahan ajar pada mata kuliah Pemrograman Komputer Berbasis Matlab di Program Studi Pendidikan Matematika FKIP UMM. Pengembangan bahan ajar ini dilakukan melalui 4 tahap yang disebut 4-D yakni: Define, Design, Develop, and Disemination. Bahan ajar ini meliputi struktur urut, struktur percabangan dan struktur perulangan yang dikembangkan dalam bentuk beberapa program aplikasi matematika berbasis komputasi. Pada tahap validasi ahli diperoleh tingkat kevalidan rata-rata sebesar 4,13 yang berarti “valid”. Kemudian pada uji coba terbatas terhadap bahan ajar di 5 mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika FKIP UMM rata-rata mahasiswa memberikan respon sebesar 73,42% yang berarti “baik/praktis”. Sedangkan pada uji coba lapangan di 20 mahasiswa Tadris Matematika FITK IAIN Mataram, rata-rata mahasiswa memberikan respon 78,62% yang berarti “baik/praktis”.Abstract:  This research is a development to produce product in the form of teaching materials in Matlab Based Computer Programming Course in Mathematics Education Program of FKIP UMM. Development of teaching materials is done through 4 stages called 4-D namely: Define, Design, Develop, and Dissemination. These teaching materials include sequential structures, branching structures and looping structures developed in the form of several computational mathematical application programs. In the expert validation stage obtained the level of the average validity of 4.13, which means "valid". Then on a limited trial of teaching materials in 5 students of Mathematics Education Studies Program of FKIP UMM, the average student gives a response of 73.42% which means "good / practical". While on field trials in 20 students of Tadris Matematika FITK IAIN Mataram, the average student responded 78.62% which means "good / practical".
EFEKTIFITAS PENERAPAN TEORI APOS (Action, Process, Object, Schema) TERHADAP HASIL BELAJAR PERSAMAAN DIFERENSIAL PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA TAHUN AKADEMIK 2012/2013 Anwar, Yunita Septriana; Mandailina, Vera; Pramita, Dewi
Paedagoria | FKIP UMMat Vol 4, No 2 (2013): September
Publisher : Paedagoria | FKIP UMMat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.096 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penerapan teori APOS (action, process, object, schema) terhadap hasil belajar persamaan diferensial pada mahasiswa program studi pendidikan matematika tahun  akademik 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dimana peneliti dengan sengaja memberikanperlakuan kepada responden, selanjutnya mengamati dan mencatat reaksi responden, dan kemudian melihat hubungan antara perlakuan yang diberikan dan reaksi yang muncul dari responden. Desain penelitian yang digunakan adalah  Postest Only Design yakni kedua kelas hanya diberikan postest. Populasi penelitian ini adalah semua mahasiswa program studi Pendidikan Matematika semester genap FKIP Universitas Muhammadiyah Mataram tahun akademik 2012/2013. Sedangkan sampel sebanyak 22 orang mahasiswa yang sedang mengambil matakuliah Persamaan diferensial pada semester genap tahun akademik 2012/2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar persamaan diferensial yang diajarkan dengan pendekatan teori APOS dibandingkan dengan metode konvensional. 
KOMBINASI DELPHI DAN MS ACCESS DALAM SISTEM PERANCANGAN PERPUSTAKAAN DIGITAL Al Musthafa, Syaharuddin; Mandailina, Vera
Paedagoria | FKIP UMMat Vol 8, No 1 (2017): April
Publisher : Paedagoria | FKIP UMMat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (833.94 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian bertujuan untuk mengembangkan program aplikasi Sistem Perancangan Perpustakaan Digital [SPPD] menggunakan Delphi dan Ms Access. Adapun cakupan pengembangan meliputi (1), Bank Data Judul Skripsi FKIP UM Mataram, (2) Rekam Jejak Penelitian dan Pengabdian Dosen, (3) Kepustakaan: Literatur Pustaka, Registrasi Keanggotaan, Rekapan Pengunjung, Sistem Pinjam dan Kembali Buku Pustaka, dan (4) Sistem Pelaporan. Program aplikasi ini bisa digunakan oleh Prodi dalam akses informasi judul skripsi yang sudah pernah diteliti oleh mahasiswa sebagai bahan dasar penetapan judul ketika mahasiswa melakukan pengajuan judul skripsi, dan bisa digunakan oleh pustakawan dalam hal peningkatan pelayanan dan kepuasan mahasiswa di perpustakaan. Pengembangan software ini dilakukan melalui 4 tahap yang disebut 4-D yakni: Define, Design, Develop, and Disemination. Berdasarkan analisa data diperoleh hasil pada tahap validasi ahli diperoleh tingkat kevalidan rata-rata sebesar 3,88 yang berarti “cukup valid”. Kemudian pada uji coba terbatas rata-rata mahasiswa memberikan respon sebesar 82,00% yang berarti “sangat baik”. Sedangkan pada uji coba lapangan pertama rata-rata mahasiswa memberikan respon 88,30% yang berarti “sangat baik”, dan pada uji coba lapangan kedua rata-rata mahasiswa memberikan respon 80,42% yang berarti “sangat baik”.Abstract: The research aimed to develop the application program of Digital Library Design System using Delphi and Ms Access. The scope of development includes (1), Bank Data Title Thesis FKIP UM Mataram, (2) Record Traces of Research and Dedication of Lecturers, (3) Literature: Library Literature, Membership Registration, Record Visitors, Lending and Return System Book Literature, and (4) ) Reporting System. This application program can be used by the Study Program in the access thesis title information that has been studied by the students as the basic material of title determination when the student submits the title of the thesis, and can be used by the librarian in terms of improving the service and student satisfaction in the library. Software development is done through 4 stages called 4-D namely: Define, Design, Develop, and Disemination. Based on the data analysis, the results obtained at the expert validation stage obtained the level of the average validity of 3.88, which means "quite valid". Then on a limited trial the average student gave a response of 82.00% which means "very good". While in the first field trial the average student responded 88.30% which means "very good", and in the second field trial the average student responded 80.42% which means "very good".
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG SISWA SD MENGGUNAKAN METODE JARIMATIKA Al Musthafa, Syaharuddin; Mandailina, Vera
JCES | FKIP UMMat Vol 1, No 1 (2018): Januari
Publisher : JCES | FKIP UMMat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.64 KB)

Abstract

Abstrak: Banyak ditemukan terutama di daerah pedalaman para siswa atau anak-anak SD kemampuan berhitungnya sangat kurang. Hal ini berbeda dengan di daerah perkotaan atau sekolah-sekolah maju yang sudah menerapkan metode berhitung sangat cepat. Oleh sebab itu, perlu adanya kegiatan dosen di lapangan atau di tengah masyarakat yang membantu anak-anak SD tersebut untuk meningkatkan kemampuan berhitung mereka. Karena kemampuan berhitung ini menjadi dasar perhitungan operasi matematika yang banyak diterapkan di kehidupan sehari-hari. Salah satu metode yang produktif dalam kegiatan ini adalah menggunakan metode jarimatika yang melibatkan organ tubuh siswa sendiri secara langsung, sehingga mampu meningkatkan efisiensi kecepatan berhitung siswa.Kata Kunci : Kesulitan Berhitung, Jarimatika Abstract:. Many are found especially in rural areas of students or elementary school children whose numeracy is lacking. This is different from in urban areas or advanced schools that have implemented very fast counting methods. Therefore, it is necessary to have lecturers in the field or in the community who help the elementary school children to improve their numeracy skills. Because the ability to count is the basis for calculating mathematical operations that are widely applied in everyday life. One of the productive methods in this activity is using the method of fingerprinting which involves the students own body organs directly, so as to improve the efficiency of students numeracy speed.Keywords: Difficulty Counting, Jarimatika.
EKSPERIMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS MASALAH (PROBLEM SOLVING) DAN KONTEKSTUAL (CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING) DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA DI KOTA SURAKARTA Mandailina, Vera
Paedagoria | FKIP UMMat Vol 5, No 1 (2014): April
Publisher : Paedagoria | FKIP UMMat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.862 KB)

Abstract

Salah satu mata pelajaran yang diujikan dalam UjianNasional (UN) SMP/ Mts adalah matematika. Karenanya, nilai mata pelajaran matematika harus terus ditingkatkan. Dalam meningkatkan prestasi belajar matematika siswa, diperlukan beberapa perubahan dalam proses belajar mengajar matematika. Oleh karena itu perlu dikaji apakah terdapat perbedaan prestasibelajar siswa pada masing-masing strategi pembelajaran (Problem Solving, CTL) yang diterapkan dan apakah terdapat perbedaan prestasi belajar siswa pada masing-masing gaya belajar siswa yang diperhatikan. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMP Kota Surakarta Tahun Pelajaran 2010/2011. Pengambilan sampel menggunakan  Stratified Cluster Random Sampling. Ukuran sampel pada penelitian ini adalah 191 siswa. Hasil uji ANAVA dua jalan dengan sel tak sama adalah (1) Prestasi belajar matematika siswa dengan strategi pembelajaran  problem solvinglebih baik dibandingkan dengan prestasi belajar matematika siswa dengan strategi pembelajaran CTL, (2) Prestasi belajar matematika siswa dengan gaya belajar auditorial sama dengan prestasi belajar matematika siswa dengan gaya belajar kinestetik, prestasi belajar matematika siswa dengan gaya belajar kinestetik sama dengan prestasi belajar matematika siswa dengan gaya belajar visual, prestasi belajar matematika siswa dengan gaya belajar auditorial sama dengan prestasibelajar matematika siswa dengan gaya belajar visual.
KOMBINASI MEDIA DELPHI DAN GEOGEBRA DALAM PEMBELAJARAN DIMENSI TIGA Mandailina, Vera; Al Musthafa, Syaharuddin; Pramita, Dewi
Paedagoria | FKIP UMMat Vol 7, No 2 (2016): September
Publisher : Paedagoria | FKIP UMMat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (860.648 KB)

Abstract

Dalam penelitian ini kombinasi Delphi dan Geogebra  digunakan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa khususnya untuk menanamkan konsep pada  materi dimensi tiga. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menghasilkan produk berupa media pembelajaran pada materi dimensi tiga berbasis kombinasi Delphi dan Geogebra. Produk yang dihasilkan dinilai oleh ahli bidang pemrograman, ahli bidang matematika, dan ahli media pembelajaran, kemudian dilakukan uji coba untuk melihat respon pengguna terhadap produk yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan pada tahap validasi ahli diperoleh tingkat kevalidan rata-rata sebesar  4,31 yang berarti “valid”, kemudian pada uji coba terbatas rata-rata siswa memberikan respon sebesar 76, 92% yang berarti  “baik/praktis”.Sedangkan pada uji coba lapangan rata-rata mahasiswa memberikan respon 86,09% yang berarti “sangat baik”
PENINGKATAN PENGUASAAN KONSEP GARIS SINGGUNG LINGKARAN DENGAN METODE PENEMUAN TERBIMBING BERKELOMPOK PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA UM MATARAM Mandailina, Vera
Paedagoria | FKIP UMMat Vol 5, No 2 (2014): September
Publisher : Paedagoria | FKIP UMMat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.017 KB)

Abstract

Abstrak:Salah satu kesulitan mahasiswa dalam mata kuliah geometri analitik bidang adalah memecahkan masalah tentang garis singgung lingkaran jika dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari. Kesulitan ini dapat disebabkan karena kurangnya pemahaman terhadap konsep garis singgung  lingkaran. Pembelajaran matematika dengan metode penemuan merupakan satu komponen penting dalam pandangan konstruktivis dimana pengetahuan dibentuk oleh mahasiswa sendiri secara aktif, kemudian disimpan sebagai suatu susunan atau struktur pengetahuan yang saling terkait satu sama lain seperti jaring laba-laba dantidak hanya sekedar bersifat hirarkis. Mahasiswa secara aktif baik fisik (bekerja) maupun mental (berpikir) dalam membentuk pengetahuannya sendiri. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk memperbaiki kinerja dosen sehingga dapat meningkatkan pemahaman siswa dalam menguasai suatu mata kuliah.  Sumber data dalam penelitian ini adalah semester IV jurusan pendidikan matematika FKIP UM Mataram. Sedangkan mahasiswa yang diambil sebagai subjek untuk wawancara adalah 4 mahasiswa dengan pertimbangan agar memudahkan fokus perhatian dan pengamatan sehingga mencapai refleksi mendalam. Pemilihan subjek untuk wawancara ditentukan berdasarkan pada hasil tes awal. Keempat mahasiswa ini terdiri dari 1 mahasiswa berkemampuan tinggi, 2 mahasiswa berkemampuan sedang, dan 1 mahasiswaberkemampuan rendah. Setelah dataterkumpul, maka data perlu segera dianalisis. Analisisdata yang dilakukan dalam penelitian ini adalah analisisdata kualitatif dan kuantitatif. Data ini dianalisis dengan langkah-langkah sebagai berikut: (1) mereduksi data,(2) menyajikan data, dan (3) menarik kesimpulan serta verifikasi. Berdasarkan tujuan penelitian dan hasil penelitian  dapat disimpulkan bahwa penerapan metode penemuan terbimbing berkelompok dapat meningkatkan penguasaan konsep garis singgung lingkaran pada matakuliah geometri analitik di jurusan pendidikan matematika  UM Mataram.Hal tersebut terbukti dengan meningkatnya nilai rata-rata mahasiswa dan meningkatnya SR yang dihasilkan jika membenadingkan hasil tes awal dan tes akhir. Abstract: One of the student difficulties in the field of analytical geometry is to solve the problem of tangent circles when associated with daily life. This difficulty can be caused by a lack of understanding of the concept of tangent circles. Mathematical learning by discovery method is an important component in constructivist view where knowledge is actively shaped by the students themselves, then stored as a structure or knowledge structure interconnected with each other like spider webs and not just hierarchical. Students are both physically active (working) and mental (thinking) in shaping their own knowledge. The research conducted is a classroom action research that aims to improve the performance of lecturers so as to improve students understanding in mastering a course. Sources of data in this study is the fourth semester majoring in mathematics education FKIP UM Mataram. While the students are taken as the subject for the interview is 4 students with consideration to facilitate the focus of attention and observation so as to achieve deep reflection. The subject selection for the interview is determined based on the initial test results. The four students consist of 1 high-ability student, 2 medium-skilled students, and 1 low-skilled student. After the data gathered, then the data needs to be analyzed immediately. Data analysis conducted in this research is qualitative and quantitative data analysis. This data is analyzed by the following steps: (1) reducing data, (2) presenting data, and (3) drawing conclusions and verification. Based on research objectives and research results can be concluded that the application of guided discovery method can improve the mastery of the concept of tangent circle in the analytic geometry course in the majors of mathematics education UM Mataram.Hal is evidenced by the increase in the average value of students and the increase in SR generated if membenadingkan results preliminary and final tests.
Kombinasi delphi XE8 dan ms access dalam desain aplikasi DASS Al Musthafa, Syaharuddin; Febriana, Evi; Mandailina, Vera
JARTIKA: Jurnal Riset Teknologi dan Inovasi Pendidikan Vol 1 No 2 (2018): Vol. 1 No. 2 (Juli) 2018
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan REKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan software Delphi XE8 yang dikombinasikan dengan Microsoft Access menjadi aplikasi baru bertipe Setup Compiler yang disebut DASS. Pengembangan aplikasi ini menggunakan metode pengembangan 4-D (Define, Design, Develop, and Disseminate). Aplikasi ini dikembangkan berbasis Setup Compiler merupakan aplikasi dengan memori kecil dan mudah dalam proses penyebaran dan dirancang dengan dua jenis file yakni Installer dan Portable sehingga mudah dalam distribusi file ke pengguna khususnya mahasiswa dan dosen. Validator memberikan respon rata-rata sebesar 4,28 yang berarti “valid”. Sedangkan pada uji coba lapangan rata-rata responden memberikan respon sangat baik dengan nilai 88,20%. Hasil akhir diperoleh 24 Form / GUI Delphi yang telah dikembangkan dengan pemanfaatan AlphaSkins yang sangat menarik. Kata kunci: Delphi XE8, Database, DASS   Abstract: This study aims to develop Delphi XE8 software combined with Microsoft Access into a new application of the type of Setup Compiler called DASS. This application development uses 4-D development methods (Define, Design, Develop, and Disseminate). This application was developed based on Setup Compiler is an application with a small memory and easy in the process of deployment and is designed with two types of files Installer and Portable so easy in the distribution of files to users, especially students and lecturers. Validator gives an average response of 4.28 which means "valid". While on field trial average respondents give very good response with value 88.20%. The end result obtained 24 Delphi Form / GUI which has been developed with the use of Alpha Skins very interesting. Keywords: Delphi XE8, Database, DASS
Pengembangan Software Matematika SMP/MTs Berbasis Solutif Menggunakan Borland Delphi Syaharuddin, Syaharuddin; Mandailina, Vera; Anwar, Yunita Septiana
Beta: Jurnal Tadris Matematika Vol 8 No 2 (2015): Beta Nopember
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan untuk menghasilkan produk berupa software pembelajaran matematika aljabar di tingkat SMP/MTs berbasis solutif menggunakan Borland Delphi. Pengembangan software ini dilakukan melalui 4 tahap yang disebut 4-D yakni: Define, Design, Develop, and Disemination. Hasil akhir produk yang kembangkan berupa software media pembelajaran matematika SMP/MTs di bidang aljabar yang terdiri dari grafik fungsi, persamaan garis lurus, sistem persamaan dan pertidaksamaan linier, dan persamaan dan fungsi kuadrat. Pada tahap validasi diperoleh tingkat kevalidan rata-rata sebesar 3,75 yang berarti “cukup valid”. Kemudian pada uji coba terbatas respon guru/mahasiswa terhadap software rata-rata sebesar 58,22% yang berarti “cukup solutif”. Sedangkan pada uji coba lapangan, rata-rata siswa memberikan respon 56,94% yang berarti “cukup praktis”.