Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Kalium dan Kalsium pada Ikan Kembung dan Ikan Gabus Susanti, Nia N; Sukmawardani, Yulia; Musfiroh, Ida
Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.073 KB) | DOI: 10.15416/ijpst.v3i1.7913

Abstract

Kalium dan kalsium merupakan makromineral, yang memiliki peran dan fungsi penting bagi tubuh, baik pada sel, jaringan, organ, dan keseluruhan tubuh. Kalium berfungsi untuk mengaktifkan enzim, serta membantu dalam menjaga tekanan osmotik dan keseimbangan antara asam dan basa, sedangkan kalsium berfungsi dalam pemeliharaan tulang dan gigi serta membantu kontraksi dan relaksasi pada otot. Salah satu sumber mikromineral yaitu ikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan kalium dan kalsium pada ikan kembung dan ikan gabus. Analisis kandungan kalium dan kalsium menggunakan metode Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS), terdiri atas: preparasi sampel dengan metode destruksi basah (HNO3 35% dan H2O2 30%), validasi metode dan analisis sampel ikan kembung dan ikan gabus. Kadar kalium pada ikan kembung adalah 64.391,16 mg/100 g +97,62 dan pada ikan gabus adalah 30.988,70 mg/100 g +230,62 sedangkan kadar kalsium pada ikan kembung adalah 29.197,6607 mg/100 g +17,77 dan pada ikan gabus adalah 21.369,7065 mg/100 g +13,99. Kandungan kalium dan kalsium pada ikan kembung dan ikan gabus  sangat berbeda, hal ini dikarenakan habitat pada ikan kembung dan ikan gabus berbeda. Kata kunci: Ikan gabus, ikan kembung, kalium, kalsium, SSA
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA BERBASIS INKUIRI UNTUK ANALISIS KUALITATIF LOGAM BERAT PADA LIMBAH LABORATORIUM Sukmawardani, Yulia; Hardiyanti, Risma
Jurnal Tadris Kimiya Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Department of Chemical Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jtk.v2i2.1880

Abstract

 Lembar kerja mahasiswa merupakan salah satu instrumen yang diperlukan pada praktikum analisis kualitatif logam berat. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan tahapan penyusunan lembar kerja dan tampilan lembar kerja, menganalisis hasil uji kelayakan lembar kerja, dan meganalisis logam berat pada sampel limbah laboratorium secara kualitatif. Metode yang digunakan untuk peneitian ini yaitu R&D (Research & Development) yang meliputi studi pendahuluan, analisis jurnal yang relevan, membuat lembar kerja berbasis inkuiri dari analisis kualitatif logam berat pada limbah laboratorium, uji validasi lembar kerja yang telah dibuat, dan uji coba analisis kualitatif logam berat pada sampel limbah laboratorium secara kualitatif. Tampilan lembar kerja berbasis inkuiri didasarkan pada pertanyaan-pertanyaan: merumuskan masalah, hipotesis, merancang percobaan, melakukan percobaan, menganalisis data, dan menyimpulkan datA. Logam berat yang dianalisis pada samoel limbah laboratorium Pendidikan Kimia yaitu logam Pb,Cr dan Cu. Analisis kualitatif dilakukan dengan metode pengendapan. Hasil uji validasi menghasilkan bahwa lembar kerja telah memenuhi syarat (valid), hasil analisis logam Pb, Cr, dan Cu membuktikan bahwa ketiga logam tersebut terdapat dalam sampel, ditandai dengan perubahan warna yang spesifik untuk masing-masing logam.  Berdasarkan hasil penelitian, lembar kerja siap digunakan pada saat praktikum kimia analitik I pada sub materi analisis kualitatif logam berat.
Analisis Kalium dan Kalsium pada Ikan Kembung dan Ikan Gabus Susanti, Nia N; Sukmawardani, Yulia; Musfiroh, Ida
Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.073 KB) | DOI: 10.24198/ijpst.v3i1.7913

Abstract

Kalium dan kalsium merupakan makromineral, yang memiliki peran dan fungsi penting bagi tubuh, baik pada sel, jaringan, organ, dan keseluruhan tubuh. Kalium berfungsi untuk mengaktifkan enzim, serta membantu dalam menjaga tekanan osmotik dan keseimbangan antara asam dan basa, sedangkan kalsium berfungsi dalam pemeliharaan tulang dan gigi serta membantu kontraksi dan relaksasi pada otot. Salah satu sumber mikromineral yaitu ikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan kalium dan kalsium pada ikan kembung dan ikan gabus. Analisis kandungan kalium dan kalsium menggunakan metode Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS), terdiri atas: preparasi sampel dengan metode destruksi basah (HNO3 35% dan H2O2 30%), validasi metode dan analisis sampel ikan kembung dan ikan gabus. Kadar kalium pada ikan kembung adalah 64.391,16 mg/100 g +97,62 dan pada ikan gabus adalah 30.988,70 mg/100 g +230,62 sedangkan kadar kalsium pada ikan kembung adalah 29.197,6607 mg/100 g +17,77 dan pada ikan gabus adalah 21.369,7065 mg/100 g +13,99. Kandungan kalium dan kalsium pada ikan kembung dan ikan gabus  sangat berbeda, hal ini dikarenakan habitat pada ikan kembung dan ikan gabus berbeda. Kata kunci: Ikan gabus, ikan kembung, kalium, kalsium, SSA
Pengolahan Limbah Cair Laboratorium Kimia Menggunakan Metode Elektrokoagulasi Sukmawardani, Yulia; Amalia, Vina
Jurnal Kartika Kimia Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Kartika Kimia
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Sciences and Informatics, Jenderal Achmad Yani University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jkk.v2i2.29

Abstract

Limbah cair laboratorium merupakan salah satu permasalahan yang ditemui di Perguruan Tinggi. Sebelum dibuang ke lingkungan perairan, limbah cair tersebut harus melewati pengolahan terlebih dahulu. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi cemaran limbah laboratorium tersebut yaitu dengan menurunkan kadar logam berat yang terdapat dalam limbah dengan menggunakan metode elektrokoagulasi. Elektrokoagulasi menjadi salah satu alternatif pengolahan limbah karena metode ini mudah dan sederhana untuk dilakukan, namun menghasilkan efisiensi penyisihan logam yang cukup tinggi. Pada penelitian ini telah diujicobakan pengolahan limbah cair laboratorium dengan menggunakan metode elektrokoagulasi. Pengolahan limbah cair dengan elektrokoagulasi menggunakan elektroda Al-Al, memberikan hasil penyisihan logam yang sangat signifikan. Termasuk penurunan kadar senyawa organik dan padatan total dalam limbah mengalami penurunan. Tetapi limbah hasil pengolahan dengan elektrokoagulasi ini belum memenuhi baku mutu yang disyaratkan dalam Peraturan Daerah Propinsi Jawa Barat No 6 Tahun 1999 Tentang Baku Mutu Limbah cair. Karena konsentrasi logam yang cukup tinggi pada limbah cair laboratorium, maka diperlukan proses pengolahan limbah sebelum dan sesudah proses elektrokoagulasi. Kata kunci: elektroda Al, elektrokoagulasi,  limbah cair laboratorium