Mochammad Hannats Hanafi Ichsan, Mochammad Hannats Hanafi
Universitas Brawijaya

Published : 92 Documents
Articles

Implementasi Timing - Sync Untuk Sensor Networks Pada Jaringan Sensor Multihop Timur, Budiman Eka Atmaja; Akbar, Sabriansyah Rizqika; Ichsan, Mochammad Hannats Hanafi
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 1 No 10 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1057.516 KB)

Abstract

Perkembangan Sensor Jaringan Wireless (WSN) sangat cepat, terutama untuk kehidupan manusia. Aplikasi WSN umumnya digunakan untuk kebutuhan pemantauan, pelacakan dan pengontrolan. Dalam beberapa aplikasi, WSN menggunakan banyak sensor dikerahkan secara acak di daerah tertentu untuk mendapatkan informasi yang luas. Namun, WSN juga memiliki kekurangan yang harus diselesaikan, yaitu permasalahan interferensi pada pengiriman data jika beberapa node WSN mengirim data secara bersamaan dengan menggunakan frekuensi yang sama maka tabrakan data akan terjadi. Salah satu metode untuk menyelesaikannya adalah menggunakan metode TDMA. Time Division Multiple Access (TDMA) adalah metode akses channel untuk jaringan bersama. Hal ini memungkinkan beberapa pengguna untuk berbagi kanal frekuensi yang sama dengan membagi sinyal dalam slot waktu yang berbeda. TDMA bekerja dengan membuat banyak node untuk dapat mengirimkan data secara bergantian, demi menghindari adanya interferensi pada pengiriman data. Dalam menerapkan metode TDMA, jam lokal dari seluruh node WSN harus melakukan sinkronisasi, tetapi ada masalah yang signifikan dalam sinkronisasi nirkabel, karena delay propagasi terlalu panjang, bahkan di area yang kecil. Karena masalah ini, tujuan penelitian ini adalah untuk menerapkan salah satu yang terbaik algoritma sinkronisasi waktu disebut Time-sync Protocol di Sensor Network (TPSN) untuk mendukung metode TDMA. Setelah dilaksanakan, ada beberapa masalah yang terjadi sebagai node tidak bisa lewat TDMA ke node lain, tidak dapat diandalkan, bekerja hanya beberapa node, dan skala kecil. Karena masalah ini, pengembang ingin menambahkan beberapa fitur apa yang bisa menutupi kekurangan ini dengan library rf24 arduino. Sistem ini telah diuji, dan Hasil penelitian menunjukkan hasil yang bagus dan lebih flexsibel untuk multi jaringan. Hasilnya menunjukkan kemampuan untuk mengirim pesan dengan melewati node lain dengan jadwal yang telah ditentukan.
RANCANG BANGUN CCTV BERBASIS WIRELESS SENSOR NETWORK DENGAN SISTEM DETEKSI PERGERAKAN UNTUK KEAMANAN RUMAH Purnama, Wahyu Pria; Primananda, Rakhmadhany; Ichsan, Mochammad Hannats Hanafi
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 3 No 11 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem keamanan rumah adalah hal penting dan wajib yang perlu diperhatikan oleh setiap pemilik rumah. Oleh karena itu salah satu solusi yang banyak digunakan adalah menggunakan CCTV untuk memantau keadaan lingkungan rumah akan tetapi CCTV yang beredar saat ini data yang disimpan adalah berupa video yang biasanya membutuhkan ruang penyimpanan yang cukup besar tentu hal tersebut kurang efisien dalam penggunaan ruang penyimpanan. Solusinya adalah dengan membangun CCTV dengan sistem yang menggunakan file gambar sebagai format datanya, selain lebih efisien penyimpanan format data gambar juga lebih meringankan kerja sistem sehingga lebih low power dari pada format video. Oleh karena itu pada penelitian ini dibuat sistem CCTV berbasis Wireless Sensor Network Dengan Sistem Deteksi Pergerakan Untuk Keamanan Rumah yang terdiri dari 3 node sensor dan sebuah sink node. Saat node sensor mendeteksi adanya pergerakan sistem akan mengirimkan notifikasi pada pemilik rumah dan melakukan pengambilan gambar secara otomatis kemudian mengirimkannya pada sink node. Pemilik rumah akan menerima alamat URL untuk dapat mengakses file gambar tersebut. Sistem ini berkomunikasi menggunakan jaringan WiFi dan terdiri dari beberapa komponen yaitu: 3 buah mikrokontroler ESP32 dan Kamera, 3 buah sensor PIR (Passive InfraRed) SR501 dan sebuah Raspberry Pi Model B. Berdasarkan hasil uji coba pada sistem ini didapatkan bahwa sistem dapat mendeteksi pergerakan secara efektif dalam rentang jarak 1 meter hingga 6 meter dari objek yang bergerak. Masing-masing node sensor mampu mengirimkan gambar menuju sink node. Sistem mampu mengirimkan notifikasi ke pemilik rumah dan sistem dapat memberikan alamat URL agar file gambar dapat diakses dari jarak jauh.
PENGEMBANGAN GATEWAY LORA-MQTT UNTUK TRANSMISI DATA DUA ARAH ANTARA WIRELESS SENSOR NETWORK DAN CLOUD SERVER Firmansyah, Dhiza Wahyu; Ichsan, Mochammad Hannats Hanafi; Bhawiyuga, Adhitya
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wireless sensor network adalah salah satu pendukung utama dalam perkembangan internet of things. Salah satu modul komunikasi yang banyak digunakan pada wireless sensor network adalah LoRa. LoRa mempunyai kelebihan dapat berkomunikasi pada area yang luas dan hemat daya. LoRa mempunyai kekurangan yaitu tidak dapat mengirim data ke cloud server secara langsung, sehingga diperlukan gateway untuk menjembatani proses pengiriman tersebut. Komunikasi dari gateway ke cloud dilakukan dengan menggunakan protokol MQTT. Protokol MQTT dipilih dengan alasan ringan dan sederhana. Pada penelitian terdahulu telah berhasil diimplementasikan gateway untuk menjembatani pengiriman data dari modul komunikasi LoRa ke protokol MQTT. Namun, masih mempunyai kekurangan yaitu hanya dapat berkomunikasi satu arah dari node sensor ke cloud. Dengan penelitian ini dibuat gateway LoRa-MQTT yang dapat berkomunikasi dua arah dari node sensor ke cloud dan dari cloud ke node sensor. Dilakukan pengujian fungsionalitas agar sistem dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan. Pengujian kinerja dilakukan untuk mengetahui pengaruh jarak terhadap kinerja sistem. Hasil pengujian kinerja menunjukkan bahwa semakin jauh jarak belum tentu mengakibatkan delay pengiriman data lebih lama. Namun, mengakibatkan penurunan pada succes ratio pengiriman data.
Implementasi Switch Openflow Berbasis Software Dengan Memanfaatkan Raspberry Pi Untuk Infrastruktur SDN Santoso, Imam; Ichsan, Mochammad Hannats Hanafi; Yahya, Widhi
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (713.699 KB)

Abstract

Software-Defined Networking (SDN) merupakan arsitektur yang dinamis, mudah dikelola, mudah beradaptasi dan cost-efficient. Switch openflow berbasis software pada Raspberry saat ini belum teruji performanya, sehingga masih belum dapat menjadi acuan yang tepat untuk dapat menggantikan perangkat dedicated switch openflow. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan OpenvSwitch untuk diterapkan pada Raspberry sehingga menjadikannya sebagai switch openflow yang dapat digunakan didalam jaringan SDN dan kemudian menguji kemampuan dari Raspi switch, berupa throughput, packet loss dan delay. Hasil yang didapat dari penelitian kali ini bahwa Raspberry switch openflow dapat digunakan untuk menggantikan dedicated openflow switch pada skala kecil seperti lingkup perkantoran tetapi tidak untuk skala besar seperti perusahaan dikarenakan keterbatasan bandwidth pada USB to Ethernet Adapter, dan juga RAM dari Raspberry. Berdasarkan hasil pengujian throughput, throughput akan mengalami penurunan seiring dengan bertambahnya jumlah klien. Sedangkan berdasarkan hasil pengujian packet loss, packet loss akan naik secara signifikan ketika jumlah klien lebih dari 3. Kemudian berdasarkan pengujian delay, pengujian yang pertama memiliki delay yang lebih lama dibandingkan dengan pengujian selanjutnya, hal ini dikarenakan pada paket ICMP (ping) yang pertama, terjadi proses ARP sedangkan pada pengujian yang kedua dan seterusnya tidak melakukan proses ARP dikarenakan informasi mengenai ARP sudah ada pada ARP cache.
Scoring System Otomatis Pada Lomba Menembak Dengan Target Silhouette Hewan Menggunakan Metode K-Nearest Neighbor (K-NN) Yolanda, Syahriel Diovanni; Maulana, Rizal; Ichsan, Mochammad Hannats Hanafi
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.54 KB)

Abstract

Olahraga menembak adalah salah satu jenis olahraga. Olahraga menembak merupakan olahraga ketangkasan karena olahraga ini mampu meningkatkan tingkat fokus serta daya tangkap seseorang. Melalui olahraga menembak seseorang dilatih dan dituntut untuk dapat berkonsentrasi tinggi, mampu mengendalikan diri dan berani mengambil keputusan secara cepat dan tepat. Olahraga menembak merupakan latihan mengendalikan diri. Dalam menentukan keahlian seseorang dalam menembak, diperlukan sistem skoring yang akurat. Dalam sistem skoring penembakan pada umumnya dilakukan secara manual dibutuhkan pengamat/juri untuk menilai hasil tembakan. Sistem skoring secara manual membutuhkan waktu lebih dalam penyampaian informasinya sampai ke penonton. Pada penelitian ini akan dibuat Scoring System Otomatis Pada Lomba Menembak Dengan Target Silhouette Hewan Menggunakan Metode K-Nearest Neighbor untuk menentukan jenis Silhouette mana yang tertembak dan menambahkan skor pada monitor sistem. Metode K-Nearest Neighbor digunakan dalam proses klasifikasi jenis Silhouette yang tertembak untuk memberi pengaruh terhadap skor dalam perlombaan. Pada sistem ini menggunakan beberapa komponen yaitu sensor Getar SW-420, Load Cell, Limit Switch, Switch, Modul HX711, serta Arduino Mega 2560 sebanyak 2 sebagai pemrosesnya. Berdasarkan hasil uji coba pada sistem ini, didapatkan tingkat akurasi terhadap data sensor sebesar 96,42% dan tingkat akurasi terhadap klasifikasi K-Nearest Neighbor adalah sebesar 100%.
Stabilizer Kamera 2-Axis Dengan Pid Control Berdasarkan Setpoint pada Atmega 328 Pratama, Adryan Chiko; Syauqy, Dahnial; Ichsan, Mochammad Hannats Hanafi
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 9 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (977.694 KB)

Abstract

Kemajuan perkembangan teknologi saat ini berpengaruh pada kehidupan manusia, salah satunya teknologi kamera. Saat ini kamera memiliki teknologi yang berfungsi untuk mengurangi getaran saat pengambilan gambar yang disebut Image Stabilization, tetapi teknologi ini kurang menghasilkan gambar yang presisi oleh karena itu dibutuhkan stabilizer. Diharapkan dengan adanya penelitian ini dapat membantu masalah kemiringan dalam pengambilan gambar dari kamera smartphone. Pada penelitian ini digunakan sebuah sensor gyroscope dan accelerometer yang berada pada satu unit MPU-6050 yang dapat dibaca nilainya menggunakan mikrokontroler Arduino Nano. Nilai sensor masuk dalam perhitungan PID Control yang variabel Kp, Ki dan Kd-nya dicari menggunakan metode trial and error. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, penelitian menghasilkan kesimpulan yaitu tingkat akurasi nilai sensor MPU-6050 terhadap busur rata-rata selisih error sistem 0,4° dan presentase error sistem adalah 0,25%. Selisih atau nilai error yang dihasilkan karena akurasi pengukuran menggunakan busur derajat adalah dibawah 1°. Pada pengujian ketepatan sudut servo terhadap setpoint didapatkan rata-rata presentase error kedua sudut servo mencapai 0,17% dengan besar error derajat 0,24°. Kemudian pada pengujian kecepatan respon stabilizer mencapai stabil (settling time) didapati rata-rata kecepatan mencapai stabil sistem yaitu 0,92 detik.
UDP PERVASIVE PROTOCOL IMPLEMENTATION FOR SMART HOME ENVIRONMENT ON MYRIO USING LABVIEW Kurniawan, Wijaya; Ichsan, Mochammad Hannats Hanafi; Akbar, Sabriansyah Rizqika
International Journal of Electrical and Computer Engineering (IJECE) Vol 8, No 1: February 2018
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.379 KB) | DOI: 10.11591/ijece.v8i1.pp113-123

Abstract

Smart Home concept is to connect several devices to perform control and the device to be controlled to help any human needs. So it should have one device being Host and several devices being Client. The environment in this case is a home that there is too much technology that planted technologies that has much influence at human activities is called pervasive computing. The device communication should be has a protocol, at the research used UDP protocol because it doesn't need to negotiate before performing communication like a TCP. With UDP behavior did not use to validate at every send or deliver data because at Smart Home environment doesn't need a large or big data being processed. LabView used at this research based on previous research, but MyRIO has used this research to perform Client and Host performed by PC. So it can measure how usable the design that created. This research proves that LabView and MyRIO successfully implemented with the design that created to perform Pervasive Computing for Smart Home environment. Functional testing scenario conducted by every condition that on system environment, based on design all testing scenario successfully and working as well as expected.
Sistem Monitoring Kadar Gas Berbahaya Berdasarkan Amonia Dan Metana Pada Peternakan Ayam Broiler Menggunakan Protokol MQTT Pada Realtime System Pravangasta, Alfaviega Septian; Ichsan, Mochammad Hannats Hanafi; Maulana, Rizal
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 10 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1105.744 KB)

Abstract

Peternakan ayam broiler yang merupakan salah satu jenis usaha peternakan yang mudah diterapkan seringkali mengeluarkan hasil buangan berupa timbulnya bau yang tidak sedap dan polusi udara. Timbulnya bau dan polusi ini disebabkan oleh gas-gas dan partikel lain, terutama gas berbahaya amonia dan metana sehingga menyebabkan kerugian bagi manusia. Selain itu, gas-gas tersebut juga mengakibatkan terjadinya efek rumah kaca. Untuk mengatasi masalah tersebut, dirancanglah sebuah sistem monitoring kadar gas amonia dan metana yang menggunakan protokol MQTT pada realtime system. Dalam input sistem digunakan dua sensor berupa MQ-4 yang dapat mendeteksi amonia dan MQ-135 yang dapat mendeteksi metana. Data dari sensor akan dikirimkan ke Arduino, kemudian diteruskan melalui modul wifi ESP8266 agar dapat dikirimkan ke web server. Data yang dikirimkan ke web server menggunakan protokol MQTT untuk kemudian ditampilkan dalam web server Thingsboard agar data dapat ditampilkan secara realtime. Dalam eksekusi keseluruhan program yang dijalankan, didapatkan bahwa antara proses pertama (pembacaan sensor) sampai ke menampilkan data di Thingsboard didapatkan delay rata-rata 1,95 second. Delay pada bagian MQTT didapatkan rata-rata 1,37 second pada waktu realtime.
Analisis Perbandingan Performansi Protokol Routing OLSR dan SOLSR Pada Wireless Mesh Network Ainurrachman, Sofyan; Bhawiyuga, Adhitya; Ichsan, Mochammad Hannats Hanafi
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 1 No 10 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (923.816 KB)

Abstract

Performansi protokol routing merupakan ukuran kehandalan dari kinerja sebuah protokol routing. Protokol routing itu sendiri adalah sebuah protokol yang mempertukarkan informasi berupa tabel routing untuk mencari rute tercepat dalam pengiriman data dari node asal kepada node tujuan. OLSR merupakan salah satu protokol routing proaktif yang melakukan update informasi tabel routing secara berkala. OLSR menerapkan mekanisme MPR untuk mencegah adanya duplikasi penerimaan pesan yang sama. Protokol SOLSR merupakan pengembangan dari protokol OLSR dengan penambahan mekanisme keamanan berupa penambahan mekanisme signature dan pertukaran timestamp. Wireless mesh network (WMN) merupakan sebuah jaringan nirkabel yang terbentuk dari node yang saling terhubung membentuk topologi mesh. Adanya penambahan mekanisme keamanan pada protokol routing SOLSR dapat mempengaruhi kinerja dari protokol routing itu sendiri. Penelitian ini dilakukan dengan mengukur perbedaan performansi pada jaringan WMN yang menjalankan protokol routing OLSR dengan SOLSR. Selain itu pada penelitian ini juga dilakukan simulasi serangan berupa replay attack dan packet sniffing untuk mengetahui efek serangan pada kinerja protokol routing baik OLSR maupun SOLSR. jaringan WMN dibentuk dari 5 buah node yang bertindak sebagai router dan 2 buah node sebagai client. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diperoleh hasil berupa adanya mekanisme tambahan keamanan pada SOLSR mempengaruhi nilai performansi dibawah OLSR pada parameter waktu self-configure dan performa QOS pada jaringan multihop. Sedangkan perbedaan waktu self-healing pada kedua protokol routing tidak jauh berbeda. Pada simulasi serangan yang dilakukan terlihat bahwa mekanisme keamanan berupa pertukaran timestamp pada protokol SOLSR mampu mencegah serangan replay attack.
DESAIN LOW POWER NODE DAN TIMER DENGAN ATMEGA328P BERBASIS NRF24L01 T. R. P., Tantri Isworo; Kurniawan, Wijaya; Ichsan, Mochammad Hannats Hanafi
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 3 No 8 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses transmisi data di sektor teknologi kian marak diterapkan secara nirkabel. Sebuah arsitektur transmisi data secara nirkabel yang kerap diterapkan bernama Wireless Sensor Network (WSN). Pada penyelesaian permasalahan tertentu, transmisi data nirkabel dilakukan secara terus menerus sehingga memerlukan daya listrik dalam jumlah besar. Selain itu, mekanisme pembuatan jalur transmisi data alternatif diperlukan saat transmisi data melalui jalur utama mengalami masalah. Mekanisme tersebut diperlukan agar transmisi data tidak terganggu meskipun jalur transmisi utama tidak dapat digunakan. Namun solusi menggunakan mekanisme tersebut memiliki konsekuensi bertambahnya daya listrik yang diperlukan. Solusi lain yang ditawarkan dalam penelitian ini adalah mengaktifkan sleep mode dengan desain low power node agar daya listrik hanya fokus digunakan pada jalur transmisi data yang sedang digunakan. Perancangan solusi ini memanfaatkan mikrokontroler Atmega328P berbasis nRF24L01 yang mengaktifkan salah satu jalur transmisi yang akan digunakan serta menonaktifkan (sleep mode) pada jalur transmisi yang sedang tidak digunakan. Menurut hasil eksperimen yang telah dilaksanakan, nilai rata-rata arus listrik saat menerapkan sleep mode sejumlah 60,45182 mA serta daya listrik 5,44 watt. Nilai tersebut lebih kecil dibandingkan sistem tanpa sleep mode yang memerlukan arus listrik 73,38182 serta daya listrik 6,6 watt. Hal ini membuktikan bahwa metode yang diusulkan berhasil mengurangi konsumsi daya listrik.
Co-Authors Abdul Khafid, Abdul Adharul Muttaqin Adhitya Bhawiyuga, Adhitya Adi Pratama, Adi Agif Sasmito, Agif Agung Setia Budi, Agung Setia Agung Setiabudi, Agung Agustian, Ahmad Ghufron Ajizi, Mohammad Faizal Alfansuri, Latief Nurrohman Ansyah, Panji Mansyur Anugrah, Yogi Ari Kusyanti Aroeboesman, Fathia Ningtyasari Aryaviocholda, Fadolly Avisena, Iqbal Yuan Aziz, Mohamad Muhlason Nur Azzam, Ahmad Khalid Barlian Henryranu Prasetio Cahyo, Indra Dwi Dadang Kurniawan Dahnial Syauqy, Dahnial Darmawan, Bukhori Dewi Pusparini, Dewi Dwiprasajawara, Erdano Sedya Effendi, M Yusuf Eko Sakti Pramukantoro, Eko Sakti Eko Setiawan Farizal, Fahmi Fathoni, Elsandio Bramudya Putra Fauzi Rivani, Fauzi Firdaus, Mohamad Ilham Firmansyah, Dhiza Wahyu Firmansyah, Hamdan Bagus Firmansyah, Muhamad Taufiq Fitri Utaminingrum, Fitri Fitriah, Hurriyatul Fitriyah, Huriyatul Galeh Fatma Eko Ardiansa, Galeh Fatma Eko Gembong Edhi Setyawan Hamidi, Mochamad Afief Hermanto, Ardi Rahmad Himmah, Shelsa Faiqotul Hurriyatul Fitriyah, Hurriyatul Husnul Anwari, Husnul Imam Santoso Issa Arwani Iswantoro, Ega Dewa Jahary, Muhammad Mahar Kesuma, Bagus Cakra Jati Khumairoh, Ayu Dewi Kripsita, Maulita Intan Kurniadi, Sunu Dias Widhi Kurniawan, Deddy Aditya Kurniawan, Okke Rizki Kusumawardhana, Pramudya Mahardika Lyna Dwi Maryati, Lyna Dwi Mahendra, Indera Ulung Maulana, Muhammad Rifqi Maulana, Randy Mongin, Loki Sudiarta Mubarak, Vira Muda Tantriburhan Mufarokah, Zuroul Nafiah, Siti Nainggolan, Frans Herbert Nashir Umam Hasbi, Nashir Umam Nugroho, Adit Ilham Nuridhuha, Dwiki Pamungkas, Hedy Panjaya, Frans Muliawan Prana, Tadya Adi Pratama, Adryan Chiko Pratama, Aulia Rizqy Pravangasta, Alfaviega Septian Purnama, Wahyu Pria Putra, Rahmat Yanuar Putri, Nanda Epriliana Asmara Rakhmadhany Primananda, Rakhmadhany Ramadhan, Handoko Rangga Noviansyah Nuur Aziiz, Rangga Noviansyah Nuur Ratnasari, Devi Ayu Rizal Maulana, Rizal Rochmatullah, Agung Wismawan Rosada, Amrin Sabriansyah Rizqika Akbar Sandy, Irma Asri Kartika Santoso, Rudy Agus Sapta Oryza Putra, Sapta Oryza Saputro, Hendriawan Dwi Sari, Putri Ayu Delina Sarif, Habib Zainal Setyawan, Arista Budi Sofyan Ainurrachman, Sofyan Soritua, Rinaldi Albert Sudarmadi Purnomo Suprayogi, Dwi Aris T. R. P., Tantri Isworo Tibyani Tibyani, Tibyani Timur, Budiman Eka Atmaja Triyono, Tunggal Manda Ary Wahyu Wicaksono, Arief Wicaksono, Joniar Dimas Widhi Yahya Wiguna, Ponco Wijaya Kurniawan Yantama, Firdy Yanuar, Rahmat Naharu Yolanda, Syahriel Diovanni Yusnilawati, Ida Zainullah, Moch. Alfian