Articles

Found 11 Documents
Search

Daya Antimikrobia Sarang Lebah Madu Trigona spp terhadap Mikrobia Patogen YULIANA, RENITA; SUTARININGSIH, ENDANG; SANTOSO, HARRY BUDI; HENDARTO, KRESNO AGUS; RIENDRASARI, SEPTIANTINA DYAH
BIOEDUKASI Vol 9, No 1 (2016): BIOEDUKASI
Publisher : BIOEDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

High potential of Trigona spp beehive to produce antimicrobial comes not only from the propolis, but also the whole part of its plant that consists of honey sacs, pollen sacs, eggs sacs, and beehive’s seals. Honeycomb protects the honey bees from predators and parasites such as fungi, molds, and viruses. Trigona spp beehive can be used as an alternative source of natural antimicrobial; therefore, there should be a study to detect the activity. The aims of this research were: 1) to investigate the potential of antimicrobial released by Trigona spp beehive toward the growth of microbial; 2) to investigate main substances in Trigona spp beehive; and 3) to observe the diversity of microbes in Trigona spp behive. Extraction of beehive was conducted using maceration with 70% alcohol, while antimicrobial and antifungal tests were conducted using well diffusion method. The design of this research was complete randomized design (CRD). Data that were obtained from laboratory observation were analyzed using one way ANOVA. The results of this research showed that the reaction yield of beehive extract using alcohol 70% solvent were 47.8% from pollen sacs, 49.74% from honey sacs, 40.92% from egg sacs, 39.05% from the lids, and 42.74% from the whole part (mixture) of beehive. The antimicrobial analysis showed that the beehive of Trigona spp inhibited the growth of the tested pathogenic microbes with 1% (v/v) minimum inhibitory concentration. The main antimicrobial substances were fatty acids and phenols. Keywords:     Antimicrobial, beehive, Trigona spp, Pathogenic microbes
Analisis Kualitas E-Learning dalam Pemanfaatan Web Conference sebagai Media Belajar Mahasiswa -, Sujono; Santoso, Harry Budi
SAINTEKBU Vol 9 No 2 (2017): Volume 9 No. 2 Mei 2017
Publisher : KH.A.Wahab Hasbullah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.203 KB)

Abstract

E-Learning merupakan sebuah sistem pembelajaran jarak jauh yang bersifat elektronik yang menggunakan teknologi jaringan dan komputer. Banyak model pembelajaran e-Learning salah satunya menggunakan web conference Kualitas e-Learning dapat diukur menggukan medote webqual. Webqual merupakan metode yang digunakan untuk mengukur kualitas website berdasarkan pengguna akhir. Webqual disusun berdasarkan penelitian pada tiga dimensi, yaitu usability, information dan service interaction. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui kualitas web conference sehingga dapat dijadikan media belajar mahasiswa serta mengetahui indikator yang paling berpengaruh dalam kualitas e-Learning. Penelitian ini menggunakan 90 responden dan 22 pertanyaan dengan uji validitas dan reliabilitas. Hasil uji validitas didapatkan r hitung > dari r tabel serta uji reliabilitas didapatkan nilai alpha 0.807 yang lebih besar dari rtabel maka konsisensi kuisioner dinyatakan valid. Pada uji skala likert diketahui dimensi atau indikator usability mendapakan yang tingkat interpretasi puas terbanyak. Sehingga dimensi usability berpengaruh positif kepada kepuasan pengguna.
Analisis Kesiapan Implementasi E-Learning Menggunakan E-Learning Readiness Model Faslah, Ronny; Santoso, Harry Budi
POSITIF : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Vol 3 No 2 (2017): POSITIF - Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan penerapan e-Learning pada suatu perguruan tinggi dipengaruhi oleh banyak faktor.  Salah satu faktor tersebut adalah kesiapan perguruan tinggi untuk menggunakan e-Learning dalam proses belajar mengajar.  E-Learning Readiness (ELR) merupakan instrumen yang dikembangkan oleh Aydin dan Tasci untuk  mengukur tingkat kesiapan penerapan e-Learning di negara berkembang yang dikelompokkan dalam empat faktor yaitu teknologi, inovasi, manusia, dan pengembangan diri.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesiapan implementasi e-Learning dalam proses belajar mengajar di Politeknik Hasnur.  Hasil penelitian menujukkan Politeknik Hasnur termasuk dalam kategori siap dalam menerapkan e-learning tetapi membutuhkan peningkatan pada beberapa faktor.
PENGARUH MURBEI (Morus spp.) DAN ULAT SUTERA PERSILANGAN (Bombyx mori Linn.) TERHADAP KUALITAS ULAT, KOKON, DAN SERAT SUTERA M, Nurhaedah; santoso, Harry Budi; lsnan, Wahyudi
Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam Vol 3, No 1 (2006): Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphka.2006.3.1.65-73

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendapatkan  informasi  tentang pengaruh murbei (Morus  spp.) dan ulat sutera pcrsilangan (Bombyx  mori Linn.) terrhadap kualitas  ulat, kokon, dan serat  sutera. Parameter  yang diamati meliputi kualitas ulat, kokon, dan serat sutera. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap pola faktoral dengan dua faktor  yaitu:  M  (murbei persilangan) dan U (ulat sutera persilangan)     dan  senap perlakuan  terdiri  dari tiga ulangan. Analisis   statistik menunjukkan bahwa murbei  persilangan memberikan pengaruh nyata terhadap kualitas  ulat, kokon, dan serat  sutera  jenis  NL 82A,  dan  Marus cathayana A. cenderung memberikan hasil yang baik. Sedangkan ulat sutera persilangan memberikan pengaruh nyata terhadap kualitas ular, tetapi tidak memberi pengaruh nyata terhadap kualitas kokon dan serat sutera dan belum ada jenis yang memberikan hasil yang baik. Kombinasi  antara murbei persilangan dan ulat sutera persilangan memberi pengaruh nyata pada rendemen pemeliharaan dan bobot  kokon. Kombinasi  MIU3 (murbei NI  dan ulat sutera HG 8) cenderung memberikan hasil yang baik.
Evaluasi Aplikasi Media Pembelajaran Statistika Dasar Menggunakan Metode Usability Testing Sabandar, Vederico Pitsalitz; Santoso, Harry Budi
Teknika Vol 7 No 1 (2018): Juli 2018
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.97 KB)

Abstract

Dalam mengembangkan suatu sistem, suatu prinsip utama yang dijadikan ukuran keberhasilan dari sistem tersebut ialah usability. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Aplikasi Media Pembelajaran Statistika Dasar (AMPSD) serta memperoleh rekomendasi guna pengembangan selanjutnya. Evaluasi yang dilakukan, berfokus pada aspek usability yang terdiri dari efektivitas, efisiensi, dan kepuasan pengguna. Selanjutnya, rekomendasi yang diperoleh kemudian disusun menggunakan prinsip desain interaksi. Penelitian ini menggunakan metode usability testing dengan target pengujian terdiri dari kelompok dosen dan mahasiswa sebanyak 30 responden. Selanjutnya, untuk mengukur tingkat kepuasan pengguna, digunakan kuesioner System Usability Scale (SUS). Hasil evaluasi yang dilakukan, menunjukkan bahwa AMPSD telah memenuhi tiga aspek usability, yaitu efektivitas, efisiensi, dan kepuasan pengguna. Hasil analisis terhadap tingkat efektivitas dan efisiensi penggunaan aplikasi menunjukkan bahwa baik pada kelompok dosen maupun mahasiswa, sukses (tidak mengalami kegagalan) dalam menyelesaikan tugas dengan lamanya waktu yang dibutuhkan dikategorikan sangat cepat. Selanjutnya, hasil analisis terhadap tingkat kepuasan pengguna menggunakan kuesioner SUS, menunjukkan bahwa aplikasi tersebut dapat diterima (acceptable). Rekomendasi yang diperoleh yaitu terkait dengan tampilan interface dan konten yang terdapat pada halaman beranda, game education, dan materi, dimana perlu dirancang kembali agar lebih memudahkan user dan tidak menimbulkan kejenuhan selama menggunakan aplikasi tersebut.
Daya Antimikrobia Sarang Lebah Madu Trigona spp terhadap Mikrobia Patogen YULIANA, RENITA; SUTARININGSIH, ENDANG; SANTOSO, HARRY BUDI; RIENDRASARI, SEPTIANTINA DYAH
Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 8, No 1 (2015): BIOEDUKASI
Publisher : Department of Biology Education Faculty of Teacher Training and Education Sebelas Maret Un

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/bioedukasi-uns.v8i1.3546

Abstract

Potensi sarang lebah madu Trigona spp untuk menghasilkan antimikrobia sangat tinggi, tidak hanya pada bagian propolis, melainkan keseluruhan bagian dari sarang yang terdiri dari kantong madu, kantong polen, kantong telur, dan penutup sarang. Sarang lebah madu Trigona spp berfungsi sebagai tempat perlindungan lebah dari predator maupun parasit seperti fungi, jamur dan virus. Sarang lebah madu Trigona spp dapat dijadikan alternatif sumber antimikrobia alami sehingga diperlukan penelitian untuk mendeteksi aktivitas tersebut. Tujuan dari penelitian ini meneliti daya antimikrobia yang dilepaskan sarang lebah madu Trigona spp terhadap pertumbuhan mikrobia dan meneliti komponen kimia utama yang terkandung dalam sarang lebah madu Trigona spp. Metode untuk ekstraksi sarang menggunakan ethanol 70% secara maserasi dan uji antimikrobia yang terdiri dari antibakteri dan antifungi dilakukan dengan metode difusi sumur. Rancangan penelitian yang digunakan dalam bentuk rancangan acak lengkap (RAL). Data yang diperoleh dari hasil pengamatan di laboratorium dianalisis dengan menggunakan statistik parametrik yaitu One way  ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas antimikrobia sarang lebah madu Trigona spp berpengaruh menghambat pertumbuhan mikrobia patogen uji dengan konsentrasi hambat minimal 1% (v/v). Senyawa kimia utama sebagai antimikrobia berasal dari asam lemak dan fenol.
Perbandingan Kinerja Algoritma C4.5 dan Naive Bayes untuk Klasifikasi Penerima Beasiswa Anam, Choirul; Santoso, Harry Budi
Energy Vol 8 No 1 (2018): Jurnal ENERGY Vol. 8 No. 1 Edisi Mei 2018
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penentuan penerima beasiswa harus mempertimbangkan multifaktor sebagai penentu untuk memastikan bahwa pihak penerima memang layak mendapatkan beasiswa. Metode data mining untuk klasifikasi dapat digunakan untuk membantu meningkatkan kecepatan dan ketepatan dalam penentuan penerima beasiswa. Perbandingan kinerja algoritma C4.5 dan Naive Bayes bertujuan untuk mengukur tingkat akurasi dan lama waktu proses (execution time) dari masing-masing algoritma untuk mendapatkan algoritma terbaik yang akan diterapkan dalam membantu proses penentuan penerima beasiswa. Penelitian menggunakan data sekunder berupa daftar pemohon dan penerima beasiswa sebagai data set yang memiliki enam faktor penentu, yaitu semester, IPK, prestasi ko/ekstra kurikuler, penghasilan orang tua, beban biaya listrik dan jumlah tanggungan orang tua. Pengujian dengan 10-fold cross validation sekaligus evaluasi kinerja model menggunakan tool RapidMiner. Hasil penelitian menunjukkan tingkat akurasi model algoritma C4. 5sebesar 96.40% lebih baik dari tingkat akurasi model algoritma Naive Bayes sebesar 95.11%, sedangkan waktu proses dari kedua model algoritma yang diteliti menunjukkan hasil 0 s. Hal ini disebabkan jumlah data set yang terlalu sedikit untuk dapat mengidentifikasi perbedaan waktu proses antar kedua model algoritma.Kata Kunci: klasifikasi data mining, C4.5, Naive Bayes
Perancangan Dan Usability Evaluation Prototipe Informasi Akademik Menggunakan Metode Rapid Application Development Karim, Darmin; Santoso, Harry Budi
Jurnal Ilmiah ILKOMINFO - Ilmu Komputer & Informatika Vol 2, No 2 (2019): Juli
Publisher : Akademi Ilmu Komputer Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.259 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan dan mengevaluasi sebuah Sistem Informasi Akademik Berbasis Rapid Application Development (RAD) yang mempunyai database akademik yang real, sehingga memudahkan bagian akademik dalam mengelola nilai sesuai sistem yang ada serta dapat menghasilkan informasi yang akurat dan bermutu untuk menunjang proses penyelenggaraan pendidikan. Sistem Informasi Akademik dalam studi ini dikembangkan dengan metode RAD, yaitu metode pengembangan sistem informasi yang membutuhkan waktu yang relatif singkat. Dalam pengembangan sistem informasi yang normal biasanya memerlukan waktu minimal 60 hari, namun dengan menggunakan metode RAD, sistem dapat diselesaikan dalam waktu 30-60 hari. Tujuan utama menggunakan metode RAD adalah memberikan suatu sistem yang dapat memenuhi harapan dan kebutuhan dari user. Perancangan Dan Usability Evaluation Prototipe Sistem Informasi Akademik Menggunakan Metode RAD akan menggunakan konsep sistem database server yang mempunyai arsitektur Multitier yang terdiri dari Interface, Database Server dan Logic Server, sehingga sangat membantu dalam pengembangan sistem selanjutnya apabila terjadi perubahan regulasi atau aturan pada Akademi Ilmu Komputer (AIKOM) Ternate.Kata Kunci: Sistem Informasi Akademik, Menggunakan RADAbstract: The objectives of this study are to develop and evaluate an Academic Information System Based on RAD that has a real academic database, thus facilitating the academic part in managing values according to the existing system and can produce accurate and quality information to support the process of implementing education. Academic Information System Using Rad (Rapid Application Development) developed with the RAD (Rapid Application Development) method, RAD is a method of developing information systems that require a relatively short time. In the development of a normal information system, it usually requires a minimum of 60 days, but by using the RAD method, the system can be completed within 30-60 days. The main purpose of using the RAD method is to provide a system that can meet the expectations and needs of the user. Design and Usability Evaluation of the Academic Information System Prototype Using the RAD Method will use a database server system concept that has a Multitier architecture consisting of Interface, Database Server and Logic Server, so it is very helpful in developing the next system if there is a change in regulation or rules at the Computer Science Academy (AIKOM) Ternate.Keywords: Academic Information System, Using RAD
Analisis Kualitas E-Learning dalam Pemanfaatan Web Conference dengan Metode Webqual (Studi Kasus: Universitas KH. A. Wahab Hasbullah) Sujono, Sujono; Santoso, Harry Budi
E-JURNAL JUSITI : Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi Informasi Vol 6 No 1 (2017): e-jurnal JUSITI
Publisher : STMIK Dipanegara Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.554 KB)

Abstract

E-Learning merupakan sebuah sistem pembelajaran jarak jauh yang bersifat elektronik yang menggunakan teknologi jaringan dan komputer. Banyak model pembelajaran e-Learning salah satunya menggunakan web conference Kualitas e-Learning dapat diukur menggukan medote webqual. Webqual merupakan metode yang digunakan untuk mengukur kualitas website berdasarkan pengguna akhir. Webqual disusun berdasarkan penelitian pada tiga dimensi, yaitu usability, information dan service interaction. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui kualitas web conference sehingga dapat dijadikan media belajar mahasiswa serta mengetahui indikator yang paling berpengaruh dalam kualitas e-Learning. Penelitian ini menggunakan 90 responden dan 22 pertanyaan dengan uji validitas dan reliabilitas. Hasil uji validitas didapatkan r hitung > dari r tabel serta uji reliabilitas didapatkan nilai alpha 0.807 yang lebih besar dari rtabel maka konsisensi kuisioner dinyatakan valid. Pada uji skala likert diketahui dimensi usability mendapat enam interpretasi puas, dimensi information mendapat empat interpretasi puas dan service interaction mendapat empat interpretasi puas. Indikator usability mendapakan yang tingkat interpretasi puas terbanyak. Sehingga dimensi usability berpengaruh positif kepada kepuasan pengguna
E-Learning Usability Evaluation Menggunakan Fuzzy Logic dan Usulan Alternatif Desain Interaktif Learning Management System (LMS) Chamilo Dikananda, Arif Rinaldi; Santoso, Harry Budi; Dana, Raditya Danar; Sudrajat, Dadang
Jurnal ICT : Information Communication & Technology Vol 18, No 1 (2019): JICT-IKMI, Juli 2019
Publisher : STMIK IKMI Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36054/jict-ikmi.v18i1.56

Abstract

E-Learning as well as learning media in general needs to be evaluated to find out and measure how much effectiveness, efficiency and user satisfaction is for the quality of the overall learning process. One effort that can be done to find out and evaluate the quality of learning is to use usability evaluation. Usability measurements require data derived from questionnaires presented using a Likert scale. The data illustrates the perceptions of users who have uncertainties because they are very subjective so they have the potential to cause misinterpretations. Fuzzy logic can be used to evaluate e-Learning reusability because fuzzy logic has the advantage of resolving a problem that contains uncertainty / ambiguity, which in this case is in accordance with the context of usability problems that are often presented in natural languages that have uncertainties, such as "how effective? "," How efficient? "And" how much user satisfaction. By using the Mamdani model Fuzzy Inference an increase in system usability with a score of 3.06 with a membership level of 0.9961 in the Moderate Usability stack. With the application of fuzzy variables and fuzzy rules, the process of evaluating system usability can be done with natural language that is easier to understand.