Articles

Found 10 Documents
Search

IMPLEMENTASI PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE PADA MATERI LISTRIK DINAMIS UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI CALON GURU FISIKA Sukadi, Eti; Cari, Cari; Sarwanto, Sarwanto
Jurnal Inkuiri Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Inkuiri
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Pedagogical Content Knowledge merupakan perpaduan antara pemahaman materi ajar (Content Knowledge) dan pemahaman cara mendidik (Pedagogical Knowledge). Tujuan penelitian ini yaitu meningkatkan kompetensi calon guru fisika melalui implementasi Pedagogical Content Knowledge. Penelitian dilakukan terhadap 37 orang mahasiswa pendidikan fisika semester dua tahun ajaran 2012/2013 kelas B pagi di IKIP PGRI Pontianak. Penelitian dilaksanakan dibulan Mei-Juni 2013 pada mata kuliah Fisika Dasar II yaitu materi Listrik Dinamis. Penelitian ini berjenis deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan berupa Silabus, Satuan Ajar Perkuliahan, dan rancangan pembelajaran Pedagogical Content Knowledge merupakan instrumen yang berfungsi sebagai pendukung pembelajaran serta instrumen yang digunakan untuk mengukur hasil belajar berupa tes tertulis. Data penelitian dianalisis dengan Normalisasi Indeks Gain. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar sebelum dan setelah implementasi Pedagogical Content Knowledge dengan indeks gain hasil belajar mahasiswa sebesar 0,51 berkategori sedang. Namun kendala waktu yang kurang dan penggunaan metode pembelajaran yang belum tepat pada suatu konsep hal ini termasuk dalam kekurangan dalam kompetensi pedagogik dan penguasaan materi yang masih terdapat kekurangan dalam penyampaian materi Listrik Dinamis yang termasuk dalam kompetensi profesional. Diharapkan hasil penelitian ini dapat membantu dosen pendidikan fisika mengevaluasi pembelajaran  sebagai bagian dari upaya meningkatkan hasil belajar siswa.
DESKRIPSI PENGUASAAN KONSEP VEKTOR DAN JENIS KESALAHANNYA DITINJAU DARI TINGKAT PENCAPAIAN KOGNITIF PADA MAHASISWA PENDIDIKAN FISIKA Sukadi, Eti
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.939 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pencapaian kognitif mahasiswa pendidikan fisika semester IV dalam menyelesaikan soal vektor. Bentuk penelitian ini adalah deskriptif dengan metode survey. Populasinya seluruh mahasiswa pendidikan fisika semester IV tahun akademik 2013/2014 dan sampel yang digunakan adalah mahasiswa pendidikan fisika semester IV tahun akademik 2013/2014 kelas A pagi dan A, B sore. Teknik penelitian dengan menggunakan tes tertulis dan instrumen pengumpul data dalam penelitian berupa tes essay. Berdasarkan dari analisis data yang diperoleh untuk tingkat penguasaan kognitif mahasiswa pendidikan fisika dalam menyelesaikan soal-soal vektor pada tingkat pengetahuan sebesar 52,50%, tingkat pemahaman sebesar 78,17%, dan tingkat aplikasi sebesar 83,33%. Tingkat pencapaian kognitif mahasiswa pendidikan fisika pada materi vector perlu peningkatan penguasaan pada ranah kognitif terutama pada tingkat pengetahuan. Hal ini perlu diperhatikan agar hasil belajar mahasiswa akan menjadi lebih baik lagi.Kata kunci: tingkat pencapaian kognitif, vektor 
IMPLEMENTASI PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE PADA MATERI LISTRIK DINAMIS UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI CALON GURU FISIKA Sukadi, Eti; Cari, Cari; Sarwanto, Sarwanto
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Jurnal Inkuiri
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v4i1.9538

Abstract

Pedagogical Content Knowledge merupakan perpaduan antara pemahaman materi ajar (Content Knowledge) dan pemahaman cara mendidik (Pedagogical Knowledge). Tujuan penelitian ini yaitu meningkatkan kompetensi calon guru fisika melalui implementasi Pedagogical Content Knowledge. Penelitian dilakukan terhadap 37 orang mahasiswa pendidikan fisika semester dua tahun ajaran 2012/2013 kelas B pagi di IKIP PGRI Pontianak. Penelitian dilaksanakan dibulan Mei-Juni 2013 pada mata kuliah Fisika Dasar II yaitu materi Listrik Dinamis. Penelitian ini berjenis deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan berupa Silabus, Satuan Ajar Perkuliahan, dan rancangan pembelajaran Pedagogical Content Knowledge merupakan instrumen yang berfungsi sebagai pendukung pembelajaran serta instrumen yang digunakan untuk mengukur hasil belajar berupa tes tertulis. Data penelitian dianalisis dengan Normalisasi Indeks Gain. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar sebelum dan setelah implementasi Pedagogical Content Knowledge dengan indeks gain hasil belajar mahasiswa sebesar 0,51 berkategori sedang. Namun kendala waktu yang kurang dan penggunaan metode pembelajaran yang belum tepat pada suatu konsep hal ini termasuk dalam kekurangan dalam kompetensi pedagogik dan penguasaan materi yang masih terdapat kekurangan dalam penyampaian materi Listrik Dinamis yang termasuk dalam kompetensi profesional. Diharapkan hasil penelitian ini dapat membantu dosen pendidikan fisika mengevaluasi pembelajaran  sebagai bagian dari upaya meningkatkan hasil belajar siswa.
EFEKTIVITAS METODE DEMONSTRASI UNTUK MEREMEDIASI KESALAHAN SISWA PADA MATERI TUMBUKAN DI KELAS XI IPA SMA KRISTEN ABDI WACANA PONTIANAK Maranthika, Selly; Sukadi, Eti
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas metode demonstrasi untuk meremediasi kesalahan siswa pada materi tumbukan di kelas XI IPA SMA Kristen Abdi Wacana Pontianak. Secara khusus penelitian ini di rumuskan kedalam sub-sub masalah sebagai berikut:1. Besar persentase proporsi penurunan kesalahan siswa sesudah di remediasi menggunakan metode demonstrasi pada materi tumbukan  di kelas XI IPA SMA Kristen Abdi Wacana Pontianak.2. Besar effect size metode demonstrasi untuk meremediasi kesalahan siswa pada materi tumbukan  di kelas XI IPA SMA Kristen Abdi Wacana Pontianak. Metode yang digunakan yaitu metode eksperimen . Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA Kristen Abdi Wacana Pontianak. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA yang jumlah 24 siswa,dimana pengambilan sampel dengan teknik sampling jenuh. Alat pengumpul data berupa tes essai yang terdiri dari 10 soal. Berdasarkan hasil pengolahan data, secara umum dapat disimpulkan bahwa Efektivitas Metode Demonstrasi Untuk Meremediasi Kesalahan Siswa Pada Materi Tumbukan di Kelas XI IPA SMA Kristen Abdi Wacana Pontianak efektif karena: 1. Besar persentase proporsi penurunan jumlah kesalahan siswa setelah diremediasi menggunakan metode demonstrasi pada materi tumbukan di kelas XI IPA SMA Kristen Abdi Wacana Pontianak dengan nilai rata-rata persentase proporsi penurunan jumlah kesalahan tiap siswa yaitu 63% selanjutnya nilai rata-rata persentase proporsi penurunan jumlah siswa yang mengalami kesalahan tiap indikator soal yaitu 75%. 2. Besar effect size metode demonstrasi untuk meremediasi kesalahan siswa pada materi tumbukan di kelas XI IPA SMA Kristen Abdi Wacana Pontianak yaitu 1,92 dengan kriteria tinggi.
Penggunaan LKS Berbasis Analisis Kesalahan Siswa untuk Meremediasi Kesalahan Siswa dalam Menyelesaiakan Soal Materi Usaha dan Energi Saputri, Dwi Fajar; Sukadi, Eti
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 7, No 1 (2019): FEBRUARI 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v7i1.5629

Abstract

Abstrak: Masih ditemukan siswa yang melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal pada materi usaha dan energi, sehingga guru memberikan remediasi berupa tes ulang tanpa memberikan pengajaran disebabkan keterbatasan jam pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) berbasis analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal dengan cara pemberian LKS. LKS yang dibuat berdasarkan analisis kesalahan yang dilakukan siswa,. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode eksperimen dengan rancangan One Group Pretest Postest. Teknik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling. Sampel penelitian ini ialah kelas VIII A dan VIII B. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah remediasi menggunakan LKS berbasis analisis kesalahan siswa, sedangkan variabel terikatnya adalah proporsi penurunan profil kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal pada materi usaha dan energi. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes diagnostik dalam bentuk essay. Efektivitas penggunaan LKS dianalisis menggunakan effect size. Hasil analisis data menunjukkan bahwa penggunaaan LKS berbasis analisis kesalahan siswa terhadap kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal pada materi usaha dan energi tergolong tinggi, dengan nilai proporsi penurunan kesalahannya sebesar 0,77. Hal ini menunjukkan LKS berbasis analisis kesalahan siswa efektif meremediasi kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal materi usaha dan energi. Abstract: There are still students who make mistakes in solving problems in question the subject matter work and energy, so the teacher provides remediation in the form of retesting without giving teaching due to limited hours of study. This study aims to analyze the effectiveness of using student worksheet based on analysis of student errors in solving problems by giving student worksheet. Student worksheet is made based on the analysis of mistakes made by the student worksheet. The method used in this study is the experimental method with the design of the One Group Pretest-Posttest. The sampling technique is purposive sampling. The sample of this study is class VIII A and VIII B. The independent variable in this study is remediation using student worksheet based on analysis of student errors, while the dependent variable is the proportion of students decreasing the profile of errors in solving problems in a question of the subject matter work and energy. The research instrument used was a diagnostic test in the form of an essay. The effectiveness of using student worksheet is analyzed using effect size. The results of data analysis show that the use of student worksheet based on analysis of student errors on students' errors in the question of the subject matter work and energy is high, with a proportion of the decrease in errors of 0.77. This shows that student worksheets based on student error analysis effectively remediate students' mistakes in solving the question of the subject matter work and energy.
PELATIHAN PEMBUATAN ALAT PERAGA IPA BAGI GURU DI KABUPATEN BENGKAYANG Saputri, Dwi Fajar; Sukadi, Eti; Nurussaniah, Nurussaniah
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2017): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.644 KB)

Abstract

Penyajian media peraga pada pembelajaran IPA dapat mengembangkan keterampilan siswa dalam hal pengamatan, mengklarifikasi gejala benda maupun peristiwa, dan meginterpretasi data. Akan tetapi kenyataan di lapangan dalam proses belajar mengajar guru jarang menggunakan  media. Metode yang dilakukan yaitu tutorial dan pendekatan kegiatan dilakukan secara kolaboratif-partisipatifKhalayak sasaran kegiatan pengabdian masyarakat yaitu guru-guru IPA di Kabupaten Bengkayang. Kegiatan dilakukan selama dua hari. Hari pertama pembuatan alat peraga dan hari kedua uji coba alat peraga yang telah dibuat. Keberhasilan kegiatan PPM ini dapat dilihat berdasarkan tanggapan peserta setelah mengisi angket kepuasan kegiatan. Tanggapan mengenai tiap indikator didalam angket digunakan untuk melihat apakah tiap aspek indikator termasuk kategori tidak baik, kurang baik, baik, atau sangat baik. Hasil pelaksanaan PPM yang telah dilakukan yaitu guru telah dapat dalam membuat alat peraga sederhana dan kemampuan guru semakin bertambah dalam melakukan percobaan di kelas. Respon kepuasan kegiatan PPM rata-rata tergolong baik, dengan nilai rata-rata 3,46. Kata Kunci: alat peraga, tutorial, kolaboratif-partisipatif.
PELATIHAN PENGGUNAAN ALAT DAN BAHAN PRAKTIKUM IPA UNTUK GURU IPA SE-KABUPATEN KUBU RAYA Alsagaf, Lukman Hakim; Boisandi, Boisandi; Sari, Ira Nofita; Matsun, Matsun; Trisianawati, Eka; Sukadi, Eti
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2018): GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1078.84 KB) | DOI: 10.31571/gervasi.v2i2.971

Abstract

Minimnya pengalaman guru-guru terhadap pelaksanaan praktikum disebabkan karena pembelajaran yang biasa digunakan guru memerlukan waktu yang lama jika pembelajarannya dikemas dalam praktikum (eksperimen di laboratorium), sehingga diperlukan adanya suatu kegiatan pemberdayaan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam melaksanakan praktikum. Oleh karena itu dilakukan kegiatan pelatihan penggunaan alat dan bahan praktik IPA untuk Guru IPA, khususnya guru IPA yang tergabung dalam MGMP Kubu Raya. Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru-guru IPA di Kubu Raya terkait dengan pelaksanaan praktikum, khususnya pada pembelajaran IPA. Metode yang dipakai dalam pencapaian tujuan tersebut adalah penyelenggaraan inservice berupa pelatihan dan pendampingan. Pelatihan yang dilaksanakan adalah   pelatihan menggunakan aplikasi manajemen laboratorium, inventaris alat dan bahan laboratorium, tata ruang laboratorium, pembuatan buku penuntun paraktikum IPA SMP/MTs, dan Pelatihan penggunaan Alat dan bahan laboratorium IPA. Pendampingan juga dilakukan terkait dengan meningkatkan kemampuan guru dalam mengeksplorasi, mengelaborasi dan merefleksi materi ajar IPA terpadu (mencakup aspek fisika, biologi, dan kimia), serta meningkatkan keterampilan guru dalam mengimplementasikan rancangan pembelajaran yang dibuat sekaligus  penyempurnaan rancangan pembelajaran. Kata Kunci: praktikum, alat dan bahan, IPA
PENERAPAN MODEL LEARNING CYCLE PADA MATERI PERPINDAHAN KALOR TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIISMP SUPARNA NANGA TAMAN KABUPATEN SEKADAU Kristina, Veriska; Sukadi, Eti
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.322 KB) | DOI: 10.31571/jpsa.v2i1.1118

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan Model Learning Cycle pada materi perpindahan kalor terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VII C SMP Suparna Nanga Taman Kabupaten Sekadau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan bentuk penelitian pre-eksperimen desaign dan rancangan penelitian one group pre-test-post-test design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Suparna Nanga Taman yang terdiri atas tiga kelas. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling hingga diperoleh kelas VII C SMP Suparna Nanga Taman. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pengukuran data dengan tes pilihan ganda dan teknik observasi langsung. Hasil analisis diperoleh kesimpulan; 1) Hasil belajar siswa pada materi perpindahan kalor sebelum diberikan pembelajaran menggunakan model learning cycle tergolong cukup yaitu rata-rata nilai pre-test siswa 59,29. 2) Hasil belajar siswa pada materi perpindahan kalor setelah diberikan pembelajaran menggunakan model learning cycle tergolong baik yaitu rata-rata nilai post-test siswa 66,07. 3) Dari hasil uji hipotesis diketahui bahwa nilai  lebih besar dari pada nilai, dimana nilai adalah 8,47 dan  adalah 2,000, maka Ha diterima. Dengan demikian terdapat perbedaan hasil belajar siswa pada materi perpindahan kalor di kelas VII C SMP Suparna Nanga Taman sebelum dan setelah diberikan pembelajaran menggunakan model leaning cycle. 4) Aktivitas belajar siswa setelah menggunakan model learning cycleyaitu total aktivitas siswa 86,82% dengan kategori baik sekali, artinya aktivitas belajar siswa saat diterapkan model pembelajaran learning cycle pada materi perpindahan kalor di kelas VII C SMP Suparna Nanga Taman tergolong baik sekali.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PBL (PROBLEM BASED LEARNING)TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI GERAK LURUSBERUBAH BERATURAN DIKELAS X SMA NEGERI 3BENGKAYANG purnamsari, 1Ita; Darmawan, Handy; Sukadi, Eti
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.957 KB) | DOI: 10.31571/jpsa.v3i1.1896

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran PBL (Problem Based Laerning) terhadap hasil belajar siswa pada materi gerak lurus berubah beraturan di kelas X SMA Negeri 3 Bengkayang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan bentuk penelitian pre-Experimental Design. Rancangan penelitian yang digunakan adalah One-Group Pretest-Postest Design. Sampel yaitu seluruh siswa kelas X-IPA 2 SMA Negeri 3 bengkayang yang berjumlah 35 orang dengan teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling. Teknik pengumpul data yang digunakan adalah pengukuran. Alat pengumpul data yang digunakan adalah tes essay. Teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial. Statistik yang digunakan adalah uji normalitas dengan uji Liliefors, uji homogenitas dengan uji F, uji wilcoxon dan uji Effect Size. Berdasarkan dari hasil pengolahan data diperoleh rata-rata hasul belajar siswa pretest sebesar 34,64, sedangkan rata-rata hasil belajar siswa data posttest sebesar 66,67. Pengujian hipotesis dengan menggunakan uji wilcoxon diperoleh Zhitung(4,587) > Ztabel (0,9998) sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti terdapat perbedaan hasil belajar siswa  sebelum dan setelah diterapkan  model pembelajaran PBL (Problem Based Learning) pada materi gerak lurus berubah beraturan di kelas X SMA Negeri 3 Bengkayang. Dan terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran PBL (Problem Based Learning) pada materi gerak lurus berubah beraturan di kelas X SMA Negeri 3 Bengkayang berdasarkan uji Effect Size yaitu sebesar 3,15 yang termasuk kriteria tinggi.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CLIS (CHILDREN LEARNING IN SCIENCE) DENGAN METODE EKSPERIMEN PADA MATERI PERPINDAHAN KALOR KELAS VII DI SMP NEGERI 1 SUNGAI AMBAWANG KABUPATEN KUBURAYA Farida, Weni; Saputri, Dwi Fajar; Sukadi, Eti
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (858.692 KB) | DOI: 10.31571/jpsa.v3i1.1897

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran CLIS (Children Learning In Science) dengan metode eksperimen pada materi perpindahan kalor kelas VII di SMP Negeri 1 Sungai Ambawang Kabupaten Kuburaya.  Berdasarkan hasil wawancara dengan guru IPA di SMP Negeri 1 Sungai Ambawang diperoleh informasi bahwa dalam pembelajaran materi perpindahan kalor lebih sering menggunakan metode ceramah dan diskusi kelompok.  Kegiatan siswa lebih banyak mendengarkan apa yang dijelaskan oleh guru dan mencatat hal-hal yang dianggap penting dari penjelasan guru tanpa menemukan dan mengetahui konsep awal.  Model pembelajaran CLIS (Children Learning In Science) lebih mengarah pada aktivitas belajar siswa.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen.  Adapun jenis penelitian ini yaitu true eksperimental design.  Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sungai Ambawang yang terdiri dari 4 kelas.  Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VII B terpilih menjadi kelas eksperimen dan kelas VII A terpilih sebagai kelas kontrol.  berdasarkan hasil analisa data menggunakan Statistik Uji-t  diperoleh  = 2,38 > = 1,671 karena tidak terletak pada daerah penerimaan , maka ditolak diterima.