Articles

Found 30 Documents
Search

PENDAMPINGAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI PEKARANGAN RUMAH DENGAN TANAMAN PANGAN LOKAL Widyastuti, Rosmala; Sunarni, Sunarni
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 2 (2019): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.103 KB) | DOI: 10.20884/1.awpm.2019.3.2.3367

Abstract

Kesejahteraan masyarakat dapat didukung dari berbagai aspek. Selain pendidikan dan ekonomi, peran pangan merupakan sumber kebutuhan dalam mencukupi kebutuhan. Program pengabdian ini dimaksudkan mempunyai tujuan mengoptimalisasi pekarangan rumah warga masyarakat dengan penanaman pangan lokal disekitar pekarangan. Metode yang digunakan dalam program ini adalah Pendampingan dan Pemberdayaan. Kegiatan ini dilakukan selama satu bulan yang terdiri dari satu minggu pelatihan praktek dan tiga minggu pendampingan. Hasil dari program pengabdian ini adalah perolehan pemahaman dari masyarakat yang sebelaumnya belum tahu menjadi faham. Pendampingan yang dilakukan menghasilkan kebiasaan warga dalam menanam tumbuhan disekitar pekarangan rumah. Dari yang hanya dahulunya dibaiarkan kini telah digunakan sebagai sumber kebun terdekat dari dapur. Selain dari itu melalui pengabdian ini juga telah memaksimalkan warga dalam memanfaatkan pekarangan rumah dengan penanaman bahan obat dan jamu.
PELESTARIAN LINGKUNGAN SOSIAL BUDAYA MELALUI PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR BAHASA JAWA DALAM MATERI UNGGAH-UNGGUH Sunarni, Sunarni
GeoEco Vol 2, No 1 (2016): Jurnal GeoEco Januari 2016
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar bahasa Jawa dalam materi unggah-ungguh bahasa Jawa melalui penerapan model pembelajaran kontekstual (Contextual Learning) pada Pada Siswa Kelas VIId SMP Negeri 26 Surakarta Tahun Pelajaran 2015/2016.Subjek penelitian sejumlah 33 siswa yang terdiri dari 13 siswa laki-laki, 20 siswa perempuan dan guru. Data yang akan dikumpulkan berupa data tentang prestasi belajar Bahasa Jawa yaitu hasil ulangan dan tes dalam materi melaksanakan aturan di lingkungan sekolah pada mata pelajaran Bahasa Jawa dan data tentang penerapanmodel pembelajaran kontekstual. Metode pengumpulan data berupa tes, dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kritis dan analisis konstekstual. Indikator penelitian ini adalah dari pembelajaran kurang menarik menjadi menarik sehingga prestasi belajar siswa mencapai 72%; kurangnya pemahaman siswa terhadap materi pelajaran Bahasa Jawa akan dicapai lebih. Prosedur dalam penelitian ini melalui 2 siklus tindakan, yang terdiri dari tahap:perencanaan, melakukan tindakan, mengamati (observasi), tahap refleksi. Hasil penelitian dapat disimpulkan, bahwa melalui penerapan model pembelajaran kontekstul dapat meningkatkan prestasi belajar Bahasa Jawa dalam materi unggah-ungguh, baik secara individu maupun kelompok, pada siklus I dengan hasil rata-rata tidak tuntas, indikator kerja setelah tindakan pada siklus II diharapkan meningkat menjadi tuntas minimal telah mencapai 75%, ditunjukkan dari peningkatan ketuntasan belajar siswa kondisi awal ke siklus I sebesar 7 atau 21,22% dan siklus I ke siklus II ada peningkatan sebesar 8 atau 24,24%. Dengan demikian hipotesayang menyatakan bahwa melalui penerapan model pembelajaran kontekstul (CTL) dapat meningkatkan prestasi belajar Bahasa Jawa dalam materi unggah-ungguh padakelas VII d Semester SMP Negeri 26 Surakarta terbukti kebenarannya.Kata Kunci: Model Pembelajaran CTL, Prestasi Belajar Bahasa Jawa, Unggah-ungguh.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS IV YAPIS MERAUKE Astuti, Yuli; Sunarni, Sunarni
MAGISTRA: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 2 No 3 (2015): Magistra Volume 2 Nomor 3, Juli 2015
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/magistra.v2i3.383

Abstract

Melalui penerapan model pembelajaran kontekstual diharapkan mampu mengubah cara belajar siswa yang selama ini lebih banyak menunggu informasi dari guru ke pembelajaran yang lebih melibatkan keaktifan siswa dalam belajar IPA. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran kontekstual terhadap hasil belajar IPA tentang energi dan penggunaannya pada siswa kelas IV  SD Yapis I Merauke tahun ajaran 2014/2015. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen (one group pretest posttest design). Teknik mengumpulan data menggunakan data kuantitatif dan kualitatif, Besarnya peningkatan sebelum dan sesudah pembelajaran dihitung menggunakan rumus Gain Ternormalisasi. Berdasarkan hasil eksperimen maka terdapat pengaruh terhadap hasil belajar IPA tentang energi dan penggunaanya pada siswa kelas IV SD Yapis 1 Merauke dalam model pembelajaran kontekstual
Keragaman jenis ikan di Sungai Maro pada musim peralihan I Elviana, Sisca; Maturbongs, Modesta Ranny; Sunarni, Sunarni; Rani, Chair; Burhanuddin, Andi Iqbal
DEPIK Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan Vol 8, No 2 (2019): August 2019
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (863.848 KB) | DOI: 10.13170/depik.8.2.12128

Abstract

Abstract. The river is one of aquatic resource that is rich in organisms, including various types of fish. Maro River  has characteristics of a river that has a wide area of estuary area makes it a fishing area by local fishermen.This study aims to determine the structure of fish communities caught on the Maro River in the transition season I.This research was conducted in April - May 2018 on the Maro River in Merauke Regency.Determination of research stations was chosen based on differences in environmental conditions on the Maro River.Data analysis using ecological index: composition of fish species (P), frequency of occurrence (Fi), species diversity (H '), type uniformity (E) and dominance (D).The results obtained by the composition of fish species found as many as 18 species, of which the species most commonly found in station I were 13 species while the lowest was found in station II as many as 3 species.The highest frequency of acquisition is Kurtus gulliveri which is 100%. The highest percentage of attendance was obtained from the same species at 43%.The poverty index during the first transition season was 2,104, included in the criteria of moderate and medium community.The uniformity index of 0.455 is included in the low uniformity category, meaning that the spread of each type in the community is relatively even.The dominance index value during the first transition season is 0.221, indicating that no type dominates.the ecological index value obtained shows even distribution of fish and no one dominates.Overall the condition of the aquatic environment on the Maro River is still in a good and balanced environment.Keywords: Diversity, the first transition period of monsoon, Maro Rivers Abstrak. Sungai merupakan salah satu perairan yang kaya akan organisme didalamnya. Sungai Maro merupakan salah satu sungai yang ada di Kabupaten Merauke. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas ikan yang tertangkap di Sungai Maro pada musim peralihan I. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April – Mei 2018 di Sungai Maro Kabupaten Merauke. Penentuan stasiun penelitian dipilih berdasarkan perbedaan kondisi lingkungan di Sungai Maro. Analisis data menggunakan indeks ekologi: komposisi jenis ikan (P), frekuensi keterdapatan (Fi), keanekargaman jenis (H’), keseragaman jenis (E) dan dominansi (D). Hasil penelitian diperoleh 13 jenis. Dari hasil penelitian, komposisi jenis ditemukan sebanyak 18, dimana jenis species yang paling banyak ditemukan pada stasiun 1 sebanyak 13 spesies sedangkan stasiun II ditemukan species paling sedikit yaitu sebanyak 3 species. Frekuensi keterdapatan yang paling tinggi yaitu species Kurtus gulliveri memiliki frekuensi keterdapatan yang paling tinggi yaitu 100%. Presentase kehadiran tertinggi diperoleh adalah jenis ikan kaca (Kurtus gulliveri) sebesar 43%. Indeks keanekargaman selama musim peralihan I sebesar 2,104, termasuk dalam kriteria sedang dan komunitas sedang. Indeks keseragaman sebesar 0,455 termasuk dalam kategori keseragaman rendah, artinya penyebaran individu setiap jenis didalam komunitasnya relatif merata. Indeks dominansi selama musim peralihan I sebesar 0,221, menunjukkan tidak ada jenis yang mendominasi. Indeks keanekaragmannya sedang, dengan indeks dominansi dan indeks keseragamannya rendah menandakan distribusi ikan yang merata dan tidak ada yang mendominasi. Secara keseluruhan kondisi lingkungan perairan pada Sungai Maro masih dalam lingkungan yang baik dan seimbang.Kata Kunci: Struktur komunitas, musim peralihan I, Sungai Maro
Pemodelan Arsitektur Data pada Perguruan Tinggi (Studi Kasus : UMMagelang) Hanafi, Mukhtar; Primadewi, Ardhin; Sunarni, Sunarni
Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 2 No 1 (2018): April 2018
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1059.769 KB) | DOI: 10.29207/resti.v2i1.297

Abstract

Public services issue becomes major issue in the provision of public services, especially at higher education as one of the public sector in the field of education. Innovation is needed sistematically in developing service system especially on employee of higher education with good governance principle. This development is depend on Pusat Data dan Sistem Informasi UMMagelang. However, the control and development control of the system is autonomously assigned to each institutional. So the system is not developed based on the business function that is executed or the required data entity, but limited to the spontaneity of short-term needs. it needs an in-depth relationship analysis between the development of information systems with business functions running as well as data entities required. This research using Zachman Framework which has advantages in the depth of analysis on the data architecture as modelling method. This research relate 3 variables such as business functions, data entities and applications that facilitate the identification of positions that need to be addressed immediately.
PENINGKATAN WAWASAN KEPEMIMPINAN DAN BUDAYA ORGANISASI PENDIDIKAN Zulkarnain, Wildan; Sunarni, Sunarni; Burhanuddin, Burhanuddin
ABDIMAS PEDAGOGI Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : ABDIMAS PEDAGOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.347 KB)

Abstract

Abstract: The objectives of this activity are: (1) improving leadership competencies in elementary schools; (2) increasing the latest insights from research results on educational leadership; (3) detect the style and type of leadership; and (4) increasing the latest insights from research results about organizational culture. The methods used are seminars and workshops. The result is that there is an increase in competence and insight of leadership and organizational culture as well as the detection of style and type of educational leadership.Keyword: leadership, organizational culture, style and type of leadershipAbstrak: Tujuan kegiatan ini adalah: (1) meningkatkan kompetensi kepemimpinan di sekolah dasar; (2) bertambahnya wawasan terbaru dari hasil-hasil penelitian tentang kepemimpinan pendidikan; (3) mengetahui gaya dan tipe kepemimpinan; dan (4) bertambahnya wawasan terbaru dari hasil penelitian tentang budaya organisasi. Metode yang digunakan adalah seminar dan workshop. Hasilnya bahwa ada peningkatan kompetensi dan wawasan kepemimpinan dan budaya organisasi serta terdeteksinya gaya dan tipe kepemimpinan pendidikan.Kata kunci: kepemimpinan, budaya organisasi, gaya dan tipe kepemimpinan
PENGUKURAN BUDAYA ORGANISASI DAN PENGARUHNYA TERHADAP EFEKTIVITAS KEPEMIMPINAN DI SEKOLAH DASAR Burhanuddin, Burhanuddin; Sunarni, Sunarni
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Tahun 26 Nomor 1 Mei 2017
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1161.284 KB) | DOI: 10.17977/um009v26i12017p001

Abstract

Abstract: This study aims at describing the tendency of the type of organizational culture and its impact on leadership effectiveness in elementary school. The design of research was using the research development involving 300 teachers as a sample and was selected purposively and proportional in five districts in Malang. The results showed that some types of organizational culture prevailed school organization including bureaucratic, supportive, innovative, market, adhocratic, and clan types. The entire types deem to be significant influence on the behavior and effectiveness of school leadership including the efforts of the principal in (1) the development of vision, mission, and organizational goals, (2) human resources management, (3) implementation of functions as manager, (4) role of leader, (5) the improvement of professional teacher, and (6) the development of school organizational climate.Keywords: culture, organization, leadership, elementary schoolAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan kecenderungan tipe budaya organisasi dan pengaruhnya terhadap efektivitas kepemimpinan di sekolah dasar. Rancangan penelitiannya menggunakan penelitian pengembangan yang melibatkan 300 orang guru sebagai sampel yang dipilih secara purposive dan proportional dari lima kecamatan di Kota Malang. Hasil penelitian menujukkan sejumlah tipe budaya organisasi mewarnai organisasi sekolah meliputi tipe birokratis, supportif, inovatif, market, adhokrasi, dan klan. Kesemua tipe memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku dan efektivitas kepemimpinan sekolah meliputi usaha-usaha kepala sekolah dalam (1) pengembangan visi, misi, dan tujuan organisasi, (2) pengelolaan sumber daya manusia, (3) pelaksanaan fungsi sebagai manajer, (4) pelaksanaan peranan sebagai leader, (5) peningkatan professional guru, dan (6) pengembangan iklim organisasi sekolah.Kata Kunci: budaya, organisasi, kepemimpinan, sekolah dasar
KEBIASAAN MAKAN MUDSKIPPER Boleophthalmus pectinirostris (Linnaeus, 1758) DI MUARA SUNGAI MARO KABUPATEN MERAUKE, PAPUA Sunarni, Sunarni; Elviana, Sisca
Musamus Fisheries and Marine Journal Volume 1 Number 2, April 2019
Publisher : Faculty of Agriculture Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mfmj.v1i1.1631

Abstract

Makanan merupakan salah satu faktor yang sangat penting bagi organisme ikan. Makanan menentukan luaspenyebaran suatu jenis dan dapat mengontrol besarnya suatu populasi. Informasi tentang kebiasaan makanandari Mudskipper (B. Pectinirostris) masih sangat terbatas, khususnya di muara sungai Maro kabupatenMerauke propinsi Papua. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kebiasaan makanan dari mudskipper(B. Pectinirostris). Berdasarkan analisis Kebiasaan makan Mudskipper (B. pectinirostris) yang temukan selamapenelitian terdiri dari 2 jenis makanan, yaitu Fitoplankton dan mollusca. Jenis makanan utama Mudskipper (B.pectinirostris) adalah Rhizosolenia Hebetata dari jenis Fitoplankton. Kata kunci: Mudskipper; Kebiasaan makan; Sungai Maro.
RANCANG BANGUN APLIKASI GO-TUTOR BERBASIS ANDROID PADA BIMBINGAN BELAJAR RUMAH PINTAR MAGELANG Santoso, Kartika Imam; Hidayat, Mendi Sangkoyrala; Sunarni, Sunarni
INFOKAM Vol 13, No 1 (2017): INFOKAM No. 1/Th. 2017/Maret/2017
Publisher : P3M AMIK JTC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7.732 KB)

Abstract

Bimbingan Belajar Rumah Pintar Magelang masih menggunakan cara konvensional untuk siswa menentukan jadwal belajar dan memilih tutor untuk tambahan belajar di rumah. Proses reservasi yang lama dan biaya operator selular yang mahal menjadi kendala untuk pengembangan bisnis. Selain itu, siswa sangat sulit memilih tutor karena kurangnya informasi apakah tutor tersebut telah memiliki jadwal mengajar pada saat siswa akan memilih tutor tersebut. Aplikasi Go-Tutor Berbasis Android pada Bimbingan Belajar Rumah Pintar Magelang yang dapat memudahkan siswa dalam mereservasi tutor. Metodologi Penelitian yang digunakan adalah model dengan menggunakan model Waterfall. Perancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan UML (Unified Modelling Language). Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian ini adalah aplikasi Go-Tutor berbasis Android yang dapat memberikan kemudahan siswa mereservasi tutor untuk kegiatan bimbingan belajar, serta membantu Bimbingan Belajar Rumah Pintar Magelang untuk meningkatkan bisnis di bidang pendidikan.Kata Kunci :  Aplikasi Go-Tutor, Android, Waterfall, Bimbingan Belajar Rumah Pintar Magelang, UML.
Aspek reproduksi ikan blodok (B. boddarti) di perairan Kabupaten Merauke Sunarni, Sunarni
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 8, No 2 (2015): Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.8.2.8-12

Abstract

Penurunan populasi diakibatkan oleh aktivitas manusia maupun yang diakibatkan oleh perubahan kualitas lingkungan perairan, sehingga dapat mengakibatkan keseimbangan ekologis terganggu dan kemampuan pertumbuhan serta reproduksi ikan Blodok (Boleophthalmus boddarti) menjadi terhambat. Sebagai penelitian pendahuluan penelitian ini bertujuan memperoleh informasi tentang aspek reproduksi ikan Blodok (Boleophthalmus boddarti) meliputi nisbah kelamin, ukuran pertama kali matang gonad dan tingkat kematangan gonad. Berdasarkan uji chi-square pada tiga Stasiun nisbah kelamin antara ikan jantan dan ikan betina yang tertangkap selama penelitian adalah sama, yakni 1:1 yang berarti bahwa jumlah ikan jantan dan ikan betina tidak berbeda nyata. Pada Stasiun II ukuran pertama kali matang gonad paling kecil dibandingkan dengan stasiun I dan III, yakni pada ikan Blodok jantan memiliki ukuran pertama kali matang gonad pada ukuran panjang total 123,29 mm dan pada ikan betina pada ukuran 115,83 mm. Persentase terbesar terhadap pengamatan tingkat kematangan gonad pada ikan betina diperoleh bahwa puncak pemijahan ikan Blodok betina terjadi pada bulan Maret.