Articles

Found 6 Documents
Search

Menentukan Bibit Kopi yang Cocok Ditanam di Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember Menggunakan Metode Forward Chaining Nurdiansyah, Yanuar; Wardana, Iron; Tajuddin, Muhammad; Al Islami, Nuril Ilmi Al Islami Ilmi
INFORMAL: Informatics Journal Vol 2 No 3 (2017): INFORMAL - Informatics Journal
Publisher : Program Ilmu Komputer - Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kopi merupakan salah satu komoditas yang memiliki peranan penting dalam pembangunan nasional Indonesia. Salah satu wilayah perkebunan kopi di Kabupaten Jember adalah Kecamatan Sumberjambe yang tergolong dataran tinggi. Pada dasarnya syarat tumbuhnya kopi memiliki banyak faktor, tetapi yang diambil hanya beberapa sampel yaitu, ketinggian tempat, curah hujan dan suhu, ke tiga faktor tersebut menjadi fokus dalam penelitian sehingga bisa menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan jenis kopi yang cocok ditanam di daerah Sumberjambe, menggunakan algoritma forward chaining. yang merupakan metode pencarian dimulai dengan mencari informasi umum dan informasi khusus yang terdapat di lapangan kemudian penggabungan aturan tertentu untuk menghasilkan dua kesimpulan. Langkah terakhir yaitu, mencocokkan kesimpulan menggunakan informasi umum dengan informasi dilapangan dan menghasilkan tujuan yang dibutuhkan berupa kecocokan syarat tumbuh dan jenis kopi. Dengan metode ini data yang dicocokkan dan dihasilkan lebih tepat karena kesesuaian perbandingan syarat tumbuh dan jenis kopi akan sesuai dengan kriteria yang ditentukan.
PENERAPAN METODE CASE BASED REASONING PADA SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA GANGGUAN TANAMAN JERUK SEMBORO Nurdiansyah, Yanuar; Arimanudin, Riska
INFORMAL: Informatics Journal Vol 2 No 2 (2017): INFORMAL - Informatics Journal
Publisher : Faculty of Computer Science, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Orange is a flowering plant surnamed Citrus from Rutaceae tribe. Oranges are one of the most important fruit plants that are given top priority to be developed nationally. Jember regency is the centre of producer of Jeruk Siam in East Java which is often known as Jeruk Semboro. A lot of types of pests or diseases in oranges plants result in the need of an agricultural consultant who is able to diagnose pests or diseases that contribute oranges crops. However, time and cost are the reasons for oranges farmers not to consult experts so there is often a mistake in providing solutions to the plants that have been attacked. To overcome this problem, then built expert system to diagnose the disturbance of citrus plants by applying the method of case-based reasoning where this system can diagnose pest or disease of oranges plant by imitating expert way of work. Case Based Reasoning (CBR) is one method that uses artificial intelligence approach (artificial intelligent) which emphasizes problem solving on knowledge from previous cases. It is hoped that by applying the case based reasoning method to the expert system to diagnose the disturbance of citrus in citrus citrus plant is able to help the citrus farmers to diagnose the disturbance of orange either disturbance from pest or disease. This system has been through two testing methods, the first test using a comparison of manual calculations with the system, the second test using recapitulias evaluation results to test the accuracy of the diagnosis. Test results using both methods found that the Expert System to Diagnose Semboro Citrus Disorder has a validity and decision-making with a percentage of 80%.
Penerapan Metode AHP dalam Sistem Informasi Pemetaan Sebaran Strata Desa Siaga Aktif Dinas Kesehatan Kabupaten Jember Nurdiansyah, Yanuar; Rohmatul Fitriyah, Rizka
INFORMAL: Informatics Journal Vol 1, No 1 (2016): INFORMAL: Informatics Journal
Publisher : Program Studi Sistem Informasi - Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama ini proses pentahapan strata desa siaga aktif di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Jember masih dilakukan secara manual dengan mencocokkan data desa yang ada dengan kriteria pentahapan strata desa siaga aktif. Sehingga pentahapan yang dilakukan membutuhkan waktu yang cukup lama mengingat jumlah desa dalam 31 kecamatan di Kabupaten Jember bukanlah jumlah yang sedikit. Selain itu dalam proses pentahapan terdapat 8 kriteria yang harus dicocokkan dengan pencapaian masing-masing desa. Pembuatan sistem informasi pemetaan strata desa siaga aktif pada penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi dengan mengimplementasikan metode AHP (Analytical Hierarchy Process) yang mampu menganalaisis data capaian desa terhadap kriteria strata desa siaga sehingga dapat melakukan pentahapan terhadap data capaian desa tersebut. Proses analisis pentahapan strata desa siaga aktif menggunakan metode AHP didasarkan pada tingkat prioritas antar kriteria dan subkriteria pentahapan strata desa siaga aktif untuk dapat menentukan ni lai dari masing-masing kriteria dan subkriteria. Selanjutnya terdapat proses penentuan batas nilai interval untuk mengecek nilai yang diperoleh masing-masing desa terhadap strata desa siaga aktif. Terdapat 4 strata desa siaga aktif yaitu pratama, madya, purna, dan mandiri. Hasil dari penelitian ini menghasilkan laporan pentahapan strata desa siaga yang otomatis tersimpan sesuai tanggal dilakukannya pentahapan. Selain itu sistem ini mampu menampilkan hasil pentahapan strata desa siaga dalam bentuk peta digital yang ditampilkan dengan perbedaan warna sesuai dengan strata yang dicapai masing-masing desa.    
Penerapan Metode AHP dalam Sistem Informasi Pemetaan Sebaran Strata Desa Siaga Aktif Dinas Kesehatan Kabupaten Jember Nurdiansyah, Yanuar; Rohmatul Fitriyah, Rizka
INFORMAL: Informatics Journal Vol 1, No 1 (2016): INFORMAL: Informatics Journal
Publisher : Program Ilmu Komputer - Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama ini proses pentahapan strata desa siaga aktif di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Jember masih dilakukan secara manual dengan mencocokkan data desa yang ada dengan kriteria pentahapan strata desa siaga aktif. Sehingga pentahapan yang dilakukan membutuhkan waktu yang cukup lama mengingat jumlah desa dalam 31 kecamatan di Kabupaten Jember bukanlah jumlah yang sedikit. Selain itu dalam proses pentahapan terdapat 8 kriteria yang harus dicocokkan dengan pencapaian masing-masing desa. Pembuatan sistem informasi pemetaan strata desa siaga aktif pada penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi dengan mengimplementasikan metode AHP (Analytical Hierarchy Process) yang mampu menganalaisis data capaian desa terhadap kriteria strata desa siaga sehingga dapat melakukan pentahapan terhadap data capaian desa tersebut. Proses analisis pentahapan strata desa siaga aktif menggunakan metode AHP didasarkan pada tingkat prioritas antar kriteria dan subkriteria pentahapan strata desa siaga aktif untuk dapat menentukan ni lai dari masing-masing kriteria dan subkriteria. Selanjutnya terdapat proses penentuan batas nilai interval untuk mengecek nilai yang diperoleh masing-masing desa terhadap strata desa siaga aktif. Terdapat 4 strata desa siaga aktif yaitu pratama, madya, purna, dan mandiri. Hasil dari penelitian ini menghasilkan laporan pentahapan strata desa siaga yang otomatis tersimpan sesuai tanggal dilakukannya pentahapan. Selain itu sistem ini mampu menampilkan hasil pentahapan strata desa siaga dalam bentuk peta digital yang ditampilkan dengan perbedaan warna sesuai dengan strata yang dicapai masing-masing desa.    
Sistem Informasi Kartu Pegawai Elektronik (SI-KPE) Berbasis Web dan Mobile KPE Berbasis Android Dengan Menggunakan Metode AES-128 Nurdiansyah, Yanuar; Slamin, Slamin; Priaditama, Juniar
INFORMAL: Informatics Journal Vol 3 No 3 (2018): INFORMAL - Informatics Journal
Publisher : Program Ilmu Komputer - Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

East Java regional development Bank, known as the Bank of East Java was founded on august 17th 1951 in Surabaya. Bank of East Java has a lot of products and services for both civil society or non- civilservants.Oneofthemistheproduct elektronicservisservantcard(KPE).Datamanagementservices servants electronic card is very simple, make inefficient in terms of time and effort because the input file and file storage are still using manual system, as well as to disseminate announcements or events newest still using posters and other print media. File and information would be usefull if it is delivered to the user with an interest in the proper way. Currently, almost all file and information submitted throught the internet network. Security and confidentiality of file submitted via the internet is vulnerable to file theft by unauthorized parties. One way to maitain the security and confidentiality of such file is by using cryptographic methods. There are many cryptographic algorithms that are used to secure the file. One of which is an Algorithm Advanced Encryption Standard (AES). AES algorithm used in the reseacrh, namely AES-128 algorithm to encode digital files. So that the information contained in the file become more secure after converted into the file encrypt because the information can only be read by the party entitled. Employee card elektorinic information system (SI-KPE) and android based Mobile KPE using AES-128 method is a solution for Bank of East Java Jember branch
Implementasi Metode Backpropagation Neural Network (BNN) dalam Sistem Klasifikasi Ketepatan Waktu Kelulusan Mahasiswa (Studi Kasus: Program Studi Sistem Informasi Universitas Jember) Hizham, Fadhel Akhmad; Nurdiansyah, Yanuar; Firmansyah, Diksy Media
BERKALA SAINSTEK Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/bst.v6i2.9254

Abstract

Program Studi Sistem Informasi adalah salah satu program studi di Universitas Jember yang berdiri sejak tahun 2009. Sampai saat ini sudah cukup banyak mahasiswa yang telah menyandang gelar sarjana, khususnya angkatan 2009-2013 , namun tidak banyak yang berhasil menyelesaikan studinya tepat waktu sehingga berdampak pada penilaian akreditasi dari program studi tersebut. Mahasiswa memiliki beban pembelajaran sekurang-kurangnya 144 SKS dengan masa studi selama 4- 5 tahun untuk memperoleh gelar sarjana. Berdasarkan permasalahan tersebut, terdapat berbagai cara untuk mengklasifikasi ketepatan waktu kelulusan mahasiswa, salah satunya dengan metode jaringan syaraf tiruan Backpropagation. Data yang digunakan yaitu data lulusan mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Jember angkatan tahun 2011-2013. Atribut yang digunakan untuk klasifikasi berjumlah 9 atribut, yaitu nilai Indeks Prestasi (IP) semester 1 sampai 6, jumlah SKS yang ditempuh, semester saat terakhir kali memprogram matakuliah Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Praktik Kerja Lapang (PKL). Kelas yang digunakan untuk klasifikasi yaitu ketepatan waktu lulus mahasiswa tersebut. Penentuan ketepatan waktunya yaitu jika masa studi kurang dari sama dengan 60 bulan, maka mahasiswa tersebut lulus tepat waktu dan jika lebih dari 60 bulan maka tidak tepat waktu. Penerapan metode klasifikasi ini dilakukan dengan menggunakan learning rate 0.1, 0.3, 0.5, 0.7, dan 0.9 dengan batas iterasi masing-masing 1.000, 2.000, dan 3.000 iterasi. Nilai akurasi tertinggi yaitu sebesar 98,82% pada iterasi ke-2000 dan 3000, masing-masing dengan learning rate = 0,7 dan 0,9 untuk iterasi ke-2000 dan learning rate = 0,5, 0,7 dan 0,9 untuk iterasi ke-3000. Hasil tersebut didapat dari jumlah data benar sebanyak 167 data dari 169 data secara keseluruhan. Kata Kunci: Data Mining, Klasifikasi, Jaringan Syaraf Tiruan, Metode Backpropagation Neural Network.