Articles

SOSIALISASI SOP (STANDAR OPERATING PROCEDURE) PADA PENGOBATAN TRADISIONAL PATAH TULANG DI CITAPEN Sjoraida, Diah Fatma; Anwar, Rully Khairul; Rizal, Edwin
Dharmakarya Vol 7, No 4 (2018): Desember
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.591 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i4.19431

Abstract

Salah satu jenis pengobatan tradisional yang diminati oleh masyarakat saat ini adalah pengobatan tradisional patah tulang. Hasil studi pendahuluan di Bandung Barat, terdapat setidaknya enam pengobatan tradisional yang merupakan pengobatan ahli tulang. Namun, penyedia layanan di enam pengobatan ahli tulang tersebut mengaku belum pernah mendapatkan sosialisasi khusus untuk memberikan teknis pengobatan tulang secara “benar” dan “sama”. Maka dibutuhkan kegiatan sosialisasi Standar Operating Procedure (SOP) yang bertujuan untuk menambah wawasan dan memberikan pengetahuan terbaru tentang pemanfaatan informasi terutama bagi masyarakat yang lebih mempercayai pengobatan secara tradisional daripada pengobatan medis. Metode pelaksanaan dilakukan dengan beberapa tahap, yakni persiapan, pelaksanaan sosialisasi yang terdiri dari penyajian materi, penugasan, refleksi dan evaluasi. Jumlah peserta sudah hampir memenuhi target, dengan animo peserta cukup tinggi menghasilkan diskusi mengalir dan simulasi dilaksanakan dengan sangat antusias. Peserta terdiri dari terapis pengobatan patah tulang dan masyarakat Citapen. Dari hasil refleksi kegiatan, diperoleh kesimpulan bahwa peserta menganggap kegiatan ini sangat positif. Diharapkan dengan adanya kegiatan sosialisasi tersebut dapat berkontribusi terhadap pengambilan keputusan masyarakat mengenai patah tulang dan metode pengobatannya.
BERBAGI PENGETAHUAN SEBAGAI PEMBELAJARAN ORGANISASI DI PERPUSTAKAAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA Adiprabowo, Hilarius Nugroho; Yusup, Pawit M.; Anwar, Rully Khairul
Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 7, No 2 (2019): 2019 Accredited by Ministry of Research, Technology and Higher Education of the
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkip.v7i2.20103

Abstract

Knowledge sharing process is an interactive communication activity between individuals, aimed at increasing each individual?s competence. An organization shares knowledge as an organizational learning medium so the organization can continue to grow and update information owned by individuals. This study discussed the knowledge sharing process in organizational learning at the National Library of the Republic of Indonesia (PERPUSNAS). As the parent library institution in Indonesia, PERPUSNAS has a vital role in improving the quality of librarians, through organizational learning in the form of knowledge sharing activities. This research was conducted to determine the process of applying knowledge sharing, which included aspects of knowledge sharing behavior and the benefits of its application in organizational learning in PERPUSNAS Preservation and Conservation Sub-Division. This qualitative research used a case study approach. Data were collected through observation, interviews, literature study, and documentation. Based on study results, the knowledge sharing process in organizational learning at PERPUSNAS consisted of four aspects, including aspects of subjective norms, attitudes, aspects of behavioral control, and social networking. Librarians in the subjective norm, always directly accepted new policies from superiors. Regarding attitude, librarians succeeded in bringing the organizational direction in a better and non-monotonous direction. Regarding the behavioral control aspect, PERPUSNAS maximized staff potentials by giving the freedom to work outside the sub-field. Also, social networking issues added to the librarian?s convenience when sharing knowledge through social media groups, such as WhatsApp. Knowledge sharing activities at PERPUSNAS become a means to improve individual competencies to become better human resources.
SAHABAT MUSEUM KONFERENSI ASIA AFRIKA (SMKAA) AKTIVITAS DIPLOMASI PUBLIK KEMENTERIAN LUAR NEGERI RI MELALUI PENGEMBANGAN KOMUNITAS DAN PARTISIPASI PUBLIK Lusiana, Elnovani; Komala, Lukiati; Anwar, Rully Khairul
JURNAL TAPIS Vol 14, No 2 (2018): Jurnal Tapis
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v14i2.3170

Abstract

Non state power semakin menunjukkan geliat pergerakan yang perlahan menguat, tapi menuju pasti pada satu orientasi globalisasi politik dunia.  Diplomasi bukan lagi panggung bagi segelintir elit politik dunia, akan tetapi pada perkembangannya, diplomasi publik semakin mengambil bagian dalam bidang kajian hubungan internasional.  Penulisan artikel ini mengacu kepada kondisi latar belakang singkat yang telah dipaparkan diatas.  Menggunakan metode studi kasus dalam penelitian kualitatif, Komunitas Sahabat Museum Konferensi Asia Afrika (SMKAA) dinaungi oleh Direktorat Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (KEMLU RI) dan diimplementasikan melalui pendekatan pengembangan komunitas & partisipasi publik. Artikel  ini berusaha untuk menggambarkan penerapan metode pengembangan komunitas dan partisipasi publik dalam kegiatan serta aktivitas organisasi SMKAA.  Diharapkan melalui kajian ini, secara ilmiah akan membingkai perkembangan terkini dalam kegiatan diplomasi publik KEMLU RI yang dapat menjadi role model bagi pengembangan komunitas serupa di lingkup global. 
THE POLITICS OF INFORMATION ON TRADITIONAL MEDICAL PRACTICES IN BANDUNG BARAT Anwar, Rully Khairul; Rusmana, Agus; Rahman, M. Taufiq
MIMBAR (Jurnal Sosial dan Pembangunan) Volume 34, No. 1, Year 2018 [Accredited Ranking Sinta 2]
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mimbar.v34i1.3256

Abstract

This study examines the politics of information within organizations or groups of traditional medical practitioners in West Bandung Regency of West Java Province. The political process of information here includes the activities of how the government implements information policies in relation to traditional medicine. The study also learned how traditional medicine groups respond to public policy on traditional medicine. The method used is qualitative with data collection technique through observation, interview, documentation, and literature study. The results show that there is local politics of information distribution activity in West Bandung society marked by the existence of the managers of traditional medicine, patients, the government with its regulations, and other politics of information distribution activities that led to the maintenance of science and traditional medical services. It is clear that the main reason for the politics of information to exist was economic.
Analisis atas Program Aksi dalam Implementasi Kebijakan Informasi Publik pada Pemerintah Provinsi Jawa Barat Sjoraida, Diah Fatma; Asmawi, Awing; Anwar, Rully Khairul
Jurnal Agregasi Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/agregasi.v5i2.442

Abstract

Artikel ini menganalisis implementasi Undang-undang Nomor 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) pada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kajian deskriptif-kualitatif ini menghadirkan pembahasan tentang program aksi dalam proses implementasi kebijakan tersebut di atas di Provinsi Jawa Barat. Dengan teori implementasi kebijakan, didapatkan data bahwa program aksi dalam implementasi kebijakan informasi publik di pemerintahan Jawa Barat masih banyak kekurangan baik dari segi pelaksana, struktur, perencanaan, sarana dan prasarana, dan lain-lain. Oleh sebab itu masih banyak yang harus diperbaiki dalam implementasi undang-undang tersebut di Jawa Barat. Walaupun demikian, program aksi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam implementasi UU tersebut telah mendapat penilaian yang cukup bagus di tingkat nasional.
PERILAKU PENCARIAN INFORMASI PARIWISATA PARA WISATAWAN DOMESTIK DI RUMAH MODE Damara, Ghanis Haryendra; Yusup, Pawit M; Anwar, Rully Khairul
Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.854 KB) | DOI: 10.24198/jkip.v2i1.11621

Abstract

This thesis is titled “Tourism Information Searching Behaviours Of Domestic Tourist In The City Of Bandung Rumah Mode”. The method used in this thesis is a qualititative method. Study of theory used in this study is Information Seeking Behavior Theory (Wilson). Data collection techniques used are observation, interview and documentation study. From the observation of researchers by going directly to the Rumah Mode, tourist arrivals generally have an incentive and motivation that is fulfill the shopping needs with a variety of branded clothing and underwear from young to old. Knowledge about the safety of domestic tourist on Rumah Mode actually varied according to what they are looking. So far the treatment of domestic tourist to the information that was obtained was made of feed back to the Rumah Mode. The general interest of domestic tourist to come to Rumah Mode is almost the same, because tourist can see bt itself on the facilities provided for the convenience of Rumah Mode tourist. Satisfaction at Rumah Mode is calssified into three aspects of satisfaction. Namely, satisfaction with the quality of goods, price and service the Rumah Mode. So far, the tourist were satisfied with what already exist in the Rumah Mode, but there are also tourists who are not satisfied because there is little interference due to renovation of the parking lot.Skripsi ini berjudul “Perilaku Pencarian Informasi Pariwisata Para Wisatawan Domestik Kota Bandung di Rumah Mode”. Metode yang digunakan dalam skripsi ini adalah metode kualitatif. Kajian teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Information Seeking Behavior (Wilson). Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Dari hasil observasi peneliti dengan terjun langsung ke Rumah Mode ini, umumnya wisatawan yang datang mempunyai tujuan dan motivasi yaitu memenuhi kebutuhan hidupnya dengan berbelanja aneka pakaian dan celana yang bermerk dari kalangan muda sampai kalangan tua. Pengetahuan wisatawan domestik tentang keamanan Rumah Modesejauh ini umumnya merasa nyaman. Dilihat dari segi aspek parkir, keamanan dan pelayanannya Rumah Mode sudah memberikan yang terbaik. Pengalaman wisatawan domestik tentang Rumah Mode ini sebenarnya beraneka ragam sesuai dengan kebutuhan yang mereka cari. Sejauh ini perlakuan wisatawan domestik terhadap informasi yang sudah di dapat memang membuat adanya feed back kepada Rumah Mode. Pada umumnya ketertarikan wisatawan domestik untuk datang ke Rumah Mode ini hampir sama, karena wisatawan dapat melihat dengan sendirinya tentang apa saja fasilitas yang disediakan dari Rumah Mode untuk kenyamanan wisatawannya. Kepuasan berada di Rumah Mode ini tergolong terjadi tiga aspek kepuasan. Yaitu, kepuasan terhadap kualitas barang, kepuasan terhadap kualitas harga, dan yang terakhir kualitas terhadap aspek pelayanan Rumah Mode tersebut. Sejauh ini, wisatawan merasa puas dengan apa yang sudah ada di Rumah Mode ini, namun ada juga wisatawan yang merasa tidak puas karena adanya sedikit gangguan akibat renovasi lapangan parkir di dalam Rumah Mode ini.  
LITERASI INFORMASI MEDIA: Studi Kasus Manfaat Media Massa Terhadap Difusi Inovasi Pertanian di Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya Hafiar, Hanny; Puspitasari, Lilis; Anwar, Rully Khairul
Edulib Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Edulib

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractConseling is an advanced  activity of information dispersion aims to change the society’s attitude and behavior so as to accept and apply new ideas that have been presented. Changes in attitudes and behaviors of farmers in adopting innovation delivered is expected to improve the farmers’ ability so that the quality and quantity of production increase, which in turn help to improve their living standards. In addition, an innovation can be accepted by the society through several stages: awareness, interest, evaluation, trial, and adoption.Keywords: mass media, innovation diffusion, counselingAbstrakPenyuluhan merupakan kegiatan lanjutan dari penyebaran informasi bertujuan untuk mengubah sikap dan perilaku masyarakat agar menerima dan menerapkan ide-ide baru yang telah disajikan. Perubahan sikap dan perilaku petani dalam mengadopsi inovasi yang disampaikan diharapkan dapat meningkatkan kemampuan petani sehingga kualitas dan kuantitas peningkatan produksi, yang pada gilirannya membantu untuk meningkatkan standar hidup mereka. Selain itu, inovasi dapat diterima oleh masyarakat melalui beberapa tahap: kesadaran, minat, evaluasi, percobaan, dan adopsi.Kata kunci: media massa, difusi inovasi, konseling
Media Seni Budaya Tradisional Masyarakat Pedesaan dalam Mendukung Pengembangan Pangan di Kecamatan Rancakalong Sumedang Rizal, Edwin; Anwar, Rully Khairul
PANGGUNG Vol 27, No 2 (2017): The Revitalization of Tradition, Ritual and Tourism Arts
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v27i2.256

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh alasan bahwa, di Negara kita sebagian besar masyarakatnya menggantungkan hidup di ladang-ladang pertanian, terkadang masih mengalami kesulitan dalam menyebarkan informasi, khususnya informasi pembangunan yang sangat dibutuhkan oleh para petani untuk meningkatkan kualitas maupun kuantitas hasil pertaniannya. Kendala tersebut disebabkan oleh kurangnya kemampuan sumber daya manusia maupun peralatan untuk menjangkau daerah-daerah terpencil yang sulit secara geografis, ataupun terbatasnya kemampuan masyarakat untuk mengaksesnya baik karena faktor ekonomi (finansial) maupun pengetahuan. Sehingga tidak mengherankan apabila di tengah-tengah abad informasi ini, masih ditemukan suatu daerah yang tidak atau belum tersentuh oleh informasi dari luar. Urgensi penelitian adalah ingin mengukur tingkat penggunaan media tradisional pada masyarakat pedesaan dalam mendukung pengembangan pangan di Kecamatan Rancakalong Kabupaten Sumedang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasilnya, bahwa penggunaan media seni budaya tradisional pada masyarakat Rancakalong sangat erat kaitannya dengan pengembangan pangan.Kata Kunci: Media Tradisional, Masyarakat Pedesaan, Pengembangan PanganABSTRACTThis research is motivated by the reason that in Indonesia the majority of communities depend on farms, sometimes still have difficulty in disseminating information, particularly the information that is needed by farmers to improve the quality and quantity of agricultural products. The difficulty caused by the lack of human resources and equipment to reach areas that are geographically isolated, or limitation of the public access, it either because of economic factors (financial) and knowledge. So it is not surprising that in the midst of the information age, there is still an area that is not or has not been touched by the information from the outside. This research was also to measure the level of use of traditional media in rural communities in supporting of food development in Kecamatan Rancakalong Kabupaten Sumedang. The method used in this research is descriptive method with qualitative approach.As a result, that the use of traditional cultural arts media on society Rancakalong is closely associated with the development of food.Keywords: Traditional Media, Rural Communities, Food Development
INFORMATION BEHAVIOR OF FRACTURE THERAPIST IN CITAPEN VILLAGE, WEST BANDUNG REGENCY, INDONESIA Anwar, Rully Khairul; Siti Khadijah, Ute Lies; Sjoraida, Diah Fatma
MIMBAR (Jurnal Sosial dan Pembangunan) Vol 35, No 2 (2019): Vol 35, No 2 (2019): Volume 35, No. 1, Year 2019 [Accredited Sinta 2] No 10/E/K
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mimbar.v35i2.4570

Abstract

Citapen village is a fracture clinic village that applies traditional medicine rich of local knowledge. The fracture therapist has a different paradigm with local health institution. Therefore, this research aims to discover the information behaviour of (bone) fracture therapist. This research uses a qualitative approach with a case study method through interview, observation, and literature review. The research results show the needs of traditional medicine information are related to economic, social and cultural needs. The information seekers are searching for traditional medicine information from both internal and external sides. In information evaluation, the therapist searches information on the traditional medicine in Citapen Village, which is then applied to the patients, from one to another. The existence of traditional medicine which is rich in local knowledge in Citapen village has not been appropriately documented. However, the information is still able to be well memorized by being inherited from generations. Even though there are many clinics built in the village, when it comes to bone fracture, many people will go to fracture therapist to get traditional medicine.
PENYEDIAAN BAHAN BACAAN MASYARAKAT MELALUI PERPUSTAKAAN KELILING (MOBILE LIBRARY) DI KABUPATEN CIANJUR Anwar, Rully Khairul
Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.175 KB) | DOI: 10.24198/jkip.v3i2.9364

Abstract

The title of this research is the effectiveness of the implementation of mobile library (Mobile Library) in providing community reading materials (Survey on the Library in Cianjur district of West Java Province). The Regional Library research conclusions are very concerned about all the activities to develop library. The concern is related to the problem of the policy given the Regional Library for the development of library. Now the form of the policy implemented during this is give the budget each year for the implementation of mobile library, policy in the mobile library facilities and infrastructure, mobile library facilities, collection is used.Judul penelitian ini adalah efektifitas penyelenggaraan perpustakaan keliling (Mobile Library) dalam menyediakan bahan bacaan masyarakat (Survey Pada Perpustakaan Keliling Kabupaten Cianjur Propinsi Jawa Barat).  Kesimpulan penelitian Perpustakaan Daerah sangat peduli terhadap semua aktivitas untuk mengembangkan perpustakaan keliling. Kepedulian tersebut berkaitan dengan masalah kebijakan yang diberikan Perpustakaan Daerah untuk pengembangan perpustakaan keliling. Adapun bentuk dari kebijakan yang dilaksanakan selama ini adalah memberikan anggaran tiap tahun untuk penyelenggaraan perpustakaan keliling, kebijakan dalam sarana dan prasarana perpustakaan keliling, fasilitas perpustakaan keliling, koleksi yang digunakan.