Mawaddah Mawaddah, Mawaddah
Environmental Health Department, Polytechnic Health Ministry of Semarang

Published : 7 Documents
Articles

Found 7 Documents
Search

AKTIVITAS EKSTRAK ETANOLIK DAUN JAMBU METE TERHADAP OTOT PECTORALIS THORACICUS AYAM JAWA SUPER Mawaddah, Mawaddah; Setiawan, H.; Saragih, H. T. S. S. G.
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 22, No 1 (2020): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.22.1.80-88.2020

Abstract

Daun jambu mete memiliki senyawa bioaktif alami yang berpotensi sebagai promotor pertumbuhan ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari efek suplementasi ekstrak etanol daun jambu mete dalam pakan terhadap peningkatan berat badan dan otot pectoralis thoracicus ayam jawa super. Penelitian ini menggunakan 90ekorday old chick (DOC)ayamjawasuper yangdipeliharaselama 15 hari. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan perlakuan penambahan ekstrak etanol daun jambu mete pada pakan basal sebanyak 0 g/kg pakan (K); 1,25 g/kg pakan (P1); 2,5 g/kg pakan (P2); 5 g/kg pakan (P3); 10 g/kg pakan (P4); 20 g/kg pakan (P5). Metode terdiri dari pembuatan ekstrak etanolik daun jambu mete, pembuatan pakan, pemeliharaan ayam dan pembuatan preparat jaringan otot (metode parafin). Parameter pengamatan otot terdiri dari pengukuran berat otot dan luas area miofiber. Hasil menunjukkan terdapat peningkatan berat badan pada P3, P4 dan P5 dibandingkan dengan kontrol (P<0,05). Berat otot pada P5 lebih tinggi dibandingkan dengan kontrol (P<0,05). Luas area miofiber otot pada P3 memiliki luas yang paling lebar dibandingkan dengan kontrol (P<0,05). Kesimpulan menunjukan bahwa suplementasi ekstrak etanol daun jambu mete pada pakan dapat meningkatkan berat badan dan otot pectoralis ayam jawa super.
PEMBELAJARAN IPS DALAM MENANAMKAN DISIPLIN SISWA DI SMK NEGERI 1 SIMPANG EMPAT, KABUPATEN BANJAR Mawaddah, Mawaddah
Jurnal Socius Vol 5, No 1 (2016): JURNAL SOCIUS
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.836 KB) | DOI: 10.20527/jurnalsocius.v5i1.3327

Abstract

This research uses a qualitative approach. This research is aimed to explore further the embedding of discipline values to the students in the teaching and learning of IPS in SMK Negeri 1 Simpang 4. The result of this research shows that the learning process of IPS which was done by the teacher did not match with lesson plan. The IPS teacher only used lecturing and question-answer methods without variation in learning model. The IPS teacher did not know about the dimension of value and attitude in the Social Studies. Nonetheless, some of the teaching and learning processes that the teacher conveyed were loaded with values implementation for the students through contextual approach (connecting the material with values in society). The teaching and learning processes conducted by the IPS teacher were not maximum enough in implementing the values of discipline to students. As the result, there were some of students who were not discipline yet.Key word: Social Studies (IPS) teaching and learning, Students? discipline Penelitian ini menggunanakan pendekatan penelitian kualitatif. Penelitian ini untuk menggali lebih dalam tentang penerapan nilai-nilai kedisiplinan terhadap siswa dalam Pembelajaran IPS di SMK Negeri 1 Simpang Empat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran IPS yang dilaksanakan oleh guru sebagian tidak sesuai dengan RPP. Guru IPS hanya menggunakan metode ceramah dan tanyajawab dalam pembelajaran tanpa variasi model pembelajaran. Guru IPS juga tidak mengetahui tentang dimensi nilai dan sikap dalam IPS. Meskipun begitu sebagian pembelajaran yang telah guru sampaikan memuat penanaman nilai-nilai untuk siswa melalui pendekatan kontekstual (mengaitkan materi dengan nilai-nilai yang ada di masyarakat). Pembelajaran yang dilakukan guru IPS masih belum maksimal dalam menanamkan nilai-nilai disiplin terhadap siswa, sehingga sebagian siswa masih belum disiplin.Kata Kunci: Pembelajaran IPS, Disiplin siswa
STUDI SANITASI BARBERSHOP (TEMPAT PANGKAS RAMBUT) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS II PURWOKERTO UTARA TAHUN 2015 Widyawati, Dwiana; Mawaddah, Mawaddah
Buletin Keslingmas Vol 34, No 4 (2015): Bulletin Keslingmas Vol 34 No 4 Tahun 2015
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/keslingmas.v34i4.3045

Abstract

Sanitasi adalah suatu cara untuk mencegah berjangkitnya suatu penyakit menular dengan jalan memutuskanmata rantai dari sumber. Sanitasi merupakan usaha kesehatan masyarakat yang menitik beratkan pada penguasaanterhadap berbagai faktor lingkungan yang mempengaruhi. Barbershopadalah suatu tempat dimana umum dapatmemotong rambutnya dengan dipungut biaya. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui keadaan sanitasiBarbershop yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas II Purwokerto Utara tahun 2015. Jenis penelitian yangdigunakan adalah jenis penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif adalah sebuah metode penelitian yang dilakukandengan tujuan untuk membuat gambaran atau deskripsi tentang suatu keadaan secara obyektif. Hasil penelitianyang telah dilakukan pada barbershop di wilayah kerja Puskesmas II Purwokerto Utara yang berjumlah enamtempat hasilnya masuk dalam kategori Cukup Baik dengan nilai tertinggi pada tempat pangkas rambut F dengannilai 79% nilai terendah pada tempat pangkas rambut D yaitu 57% dan rata – rata nilai pada masing – masingtempat pangkas rambut yaitu 66%. Simpulan penelitian ini adalah Keadaan sanitasi Barbershop pada enam tempatyang ada di wilayah kerja Puskesmas II Purwokerto Utara mendapat kategori Cukup Baik dengan nilai rata – rata66%.
STUDI SANITASI SOLUS PER AQUA ( SPA) DI PURWOKERTO KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2015 Prihatiningtyas, Hella; Mawaddah, Mawaddah
Buletin Keslingmas Vol 35, No 1 (2016): Bulletin Keslingmas Volume 35 Nomor 1 Tahun 2016
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/keslingmas.v35i1.3075

Abstract

Sanitasi adalah suatu cara untuk mencegah berjangkitnya suatu penyakit menular dengan jalan memutuskan mata rantai dari sumber serta merupakan usaha kesehatan masyarakat yang menitik beratkan pada penguasaan terhadap berbagai factor lingkungan yang memepengaruhi. Solus Per Aqua (SPA) yaitu merupakan upaya kesehatan perorangan, dengan pendekatan promotif dan preventif yang menekankan pada upaya mempertahankan, menjaga dan meningkatkan kemampuan tubuh agar tercapai tingkat kesehatan yang optimal. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui keadaan sanitasi Solus PerAqua (SPA). Metode penelitianmenggunakanjenis Deskriptif dengan metode pendekatan Observatif. Hasil penelitian yang dilakukan pada tempat SPA di Purwokerto menyebutkan bahwa keadaan sanitasi pada tempat SPA A s/d E dalam kategori baik dengan rata – rata prosentase 82,69%. Yaitu SPA A 88,00% SPA B 87,17%, SPA C 83,97%, SPA D 90,38% dan SPA E 97,43%.Simpulan menunjukkan sanitasi di tempat SPA A, B, C, D dan E di Purwokertosecara keseluruhan dalam kondisi baik.Penulis menyarankan kepada peneliti berikutnya dapat dilakukkan penelitian yang serupa akan tetapi dengan tujuan dan fokus yang berbeda dari penelitian sebelumnya.
MOTIVASI IBU MUDA BERGABUNG DENGAN HIJABERSMOM COMMUNITY ACEH Mawaddah, Mawaddah
Jurnal Komunikasi Global Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.278 KB)

Abstract

This study aims to find out the motivation of youngAcehnese mothers to join the Hijabersmom Community (HmC) and the social identity created in the community. The approach used in this research is descriptive qualitative research. Primary data were collected through observation and in-depth interviews. Secondary data is collected through books, literature, brochures, websites, and other relevant documents. Informants in this study were 7 Muslim women who are members of Hijabersmom Community Aceh which includes the board and members. The results showed that the motivation of Acehnese mothers who joined in Hijabersmom Community community was the encouragement to study the science of religion and also socialize with the environment with a series of social activities as well as a means to actualize themselves through the potential and talents. While the social identity formed within this group is an exclusive group that refers to the image formation as the only community in Aceh that characterizes today's women in a fashionable and religious fashion. 
ANALISIS SIFAT FISIK TANAH PADA TEGAKAN TANAMAN CENGKEH (EUGENIA AROMATICA L.) DI DESA LAULALANG KECAMATAN TOLITOLI UTARA KABUPATEN TOLITOLI PROVINSI SULAWESI TENGAH Mawaddah, Mawaddah; Pagiu, Salapu; Monde, Anthon
AGROTEKBIS Vol 6, No 6 (2018)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the quality of soil physical properties in Clove stands (Eugenia aromatica L.) in Laulalang village, North Tolitoli Subdistrict, Tolitoli District, Central Sulawesi Province. This research was carried out from March to April 2018 which took place in Laulalang Village, North Tolitoli Subdistrict, Tolitoli Regency, Central Sulawesi Province. For the analysis of soil physical and chemical properties carried out in the Laboratory of Soil Science Unit, Faculty of Agriculture, Tadulako University, Palu. The method used in this study is a direct survey method in the field and continued with making a land unit map by way of overlapping a war map and land use map using the GIS Arc 10.4 application, so that there are 5 units of land with different slopes. The results showed that in the study area, the soil texture was dominated by dusty clay, organic matter was 1.44% (low), hydraulic conductivity was 5.12 cm-1 (medium), soil volume weight was 1.44 g cm-3(medium).
Petani Salak di Dusun Banca Kecamatan Baraka Kabupaten Enrekang 1960-2016 Mawaddah, Mawaddah; Jumadi, Jumadi; Madjid, Muh. Saleh
Jurnal Pattingalloang Vol. 5 No. 4 Oktober - Desember 2018
Publisher : Pendidikan Sejarah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.276 KB) | DOI: 10.26858/pattingalloang.v5i4.9005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang munculnya petani salak di Dusun Banca Kecamatan Baraka, perkembangan petani salak di Dusun Banca Kecamatan Baraka, dan kehidupan sosial ekonomi petani salak di Dusun Banca. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa komoditi salak di Enrekang mulai diperkenalkan di Kalosi oleh Bandu, seorang yang merantau ke Jawa kemudian kembali ke Enrekang. Kemudian Bandu menyebarkan biji salak hasil pertanian salaknya kepada H. Londa, Hamma, Ranni, Sele’, Wa’ Pada’, Tija, dan Satia. Mereka adalah pedagang dari Banca yang saat itu berdagang di Pasar Kalosi. Tahun 1960 H. Londa pertama kali menanam salak di Dusun Banca.  Kemudian terus berkembang di masyarakat dan mengalami puncak perkembangan pada tahun 1982.  Setelah itu perkembangan komoditi salak yang dilihat dari produksi salak di Dusun Banca mengalami pasang surut yang disebabkan beberapa hal seperti faktor cuaca, penambahan lahan baru, dan pergantian lahan pertanian salak ke lahan lainnya. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa keadaan sosial ekonomi masyarakat di Dusun Banca mengalami pertumbuhan dan perkembangan di berbagai bidang, seperti pendidikan serta berdampak pada peningkatan kesejahtraan hidup. Penelitian ini dilakukan melalui wawancara dan kajian pustaka  dengan menggunakan metode sejarah melalui bebrapa tahapan: heuristik (pengumpulan sumber, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara penelitian lapangan terdiri dari wawancara H. Londa, para petani salak,dan  pedagang salak Kata kunci : Salak, Pertanian, Dusun Banca                            Abstrac This study was intended to know the background of the emergence of salak farmers in Banca hamlet, subdistrict of Baraka, the development of salak farmer in Banca hamlet, subdistrict of Baraka, and the socio-economic life of salak farmer in Banca hamlet. Results from the study indicated that salak in Enrekang started to be introduced in Kalosi by bandu, a traveling member to java and the returned to Enrekang. Then Bandu spread his salak seeds to H. Londa, Hamma, Ranni, Sele’, Wa’on, Tija, and Satia. They are the merchants of Banca who were then trading in the marketplace of Kalosi. In 1960 H. Londa first planted salak in the Banca hamlet. Then they continue to thrive in society and are experiencing the peak of development in 1982. Following this the development of the salak commodity seen in salak production in the Banca hamlet had it was up and down as a result of some such factors as the weather, the increasing of new land, and the change of salak farmland to other land. Based on the results of the study, it can be concluded that the socio-economic conditions of the people in the Banca hamlet have experienced growth and development in various fields, such as education and has resulted in improved well-being of life. The study is conducted through interviews and library studies using historical methods through some of the stages: heuristic, source criticism, interpretation, and historiography. Data collection methods are conducted by a field research of interviews (H. Londa, salak farmers, and salak merchants)Keywords: Salak, Farmer, Banca hamlet.