Nurul Ratnawati, Nurul
Unknown Affiliation

Published : 7 Documents
Articles

Found 7 Documents
Search

MEMBANGUN KOLEGIALITAS CALON GURU IPS MELALUI LESSON STUDY Wahyuningtyas, Neni; Ratnawati, Nurul; Adi, Khofifatu Rohmah
Jurnal Sejarah dan Budaya Vol 9, No 2 (2015): Desember
Publisher : Jurnal Sejarah dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.923 KB) | DOI: 10.17977/sb.v9i2.5004

Abstract

Abstrak: Tujuan artikel ini untuk mendeskripsikan upaya dalam membangun kolegialitas calon guru IPS melalui Lesson Study. LS dapat membantu calon guru IPS dalam mencapai tujuan pembelajaran melalui kolegialitas. Hal ini sangat dimungkinkan mengingat dalam setiap tahapan LS mulai dari plan, do, sampai see selalu dilakukan secara kolaboratif antara peserta KPL (kajian & praktek Lapangan) dan dosen pendamping lapangan sehingga terjadi komunikasi intensif. Perencanaan yang dilakukan secara kolaboratif dapat menjadi modal utama untuk mewujudkan pembelajaran yang lebih efektif. Selain itu dengan penerapan LS ini terjalin mutual learning, dimana peserta LS memiliki niat yang sama untuk menciptakan komunitas belajar. Kata-kata Kunci: Kolegialitas, Calon Guru IPS, Lesson Study.Abstract: this study tends to describe the effort in shaping collegiality between the prospective social studies teacher based on lesson study (LS). LS could help the prospective teacher to gain the learning outcomes through collegiality. This might be happened when the apprenticed student and the supervisor designs the plan, the do, and the see collaboratively. Therefore, the condition creates an intensive communication. The collaborative plan could be a main basis to create the effective teaching. In addition, the practice of LS would shape the mutual learning when the apprenticed students have the same purpose in creating learning communityKeywords: collegiality, prospective social studies teacher, Lesson Study
Membangun Kolegialitas Calon Guru Ipsmelalui Lesson Study Wahyuningtyas, Neni; Ratnawati, Nurul; Adi, Khofifatu Rohmah
Sejarah dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya dan Pengajarannya Vol 9, No 2 (2015): Jurnal Sejarah dan Budaya Desember 2015
Publisher : Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.432 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan artikel ini untuk mendeskripsikan upaya dalam membangun kolegialitas calon guru IPS melalui Lesson Study. LS dapat membantu calon guru IPS dalam mencapai tujuan pembelajaran melalui kolegialitas. Hal ini sangat dimungkinkan mengingat dalam setiap tahapan LS mulai dari plan, do, sampai see selalu dilakukan secara kolaboratif antara peserta KPL (kajian & praktek Lapangan) dan dosen pendamping lapangan sehingga terjadi komunikasi intensif. Perencanaan yang dilakukan secara kolaboratif dapat menjadi modal utama untuk mewujudkan pembelajaran yang lebih efektif. Selain itu dengan penerapan LS ini terjalin mutual learning, dimana peserta LS memiliki niat yang sama untuk menciptakan komunitas belajar.Kata-kata Kunci: Kolegialitas, Calon Guru IPS, Lesson Study.Abstract: this study tends to describe the effort in shaping collegiality between the prospective social studies teacher based on lesson study (LS). LS could help the prospective teacher to gain the learning outcomes through collegiality. This might be happened when the apprenticed student and the supervisor designs the plan, the do, and the see collaboratively. Therefore, the condition creates an intensive communication. The collaborative plan could be a main basis to create the effective teaching. In addition, the practice of LS would shape the mutual learning when the apprenticed students have the same purpose in creating learning community Keywords: collegiality, prospective social studies teacher, Lesson Study
Pengembangan buku pedoman lab alam Fakultas Ilmu Sosial untuk Siswa SMP Ratnawati, Nurul; Sukamto, Sukamto; Nyoman Ruja, I; Wahyuningtyas, Neni
Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS Vol. 2, No. 2
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.14 KB)

Abstract

Purpose of this research is to produce guidelines for the use of natural labs Faculty of Social Sciences to be used by junior high school students as supplement in learning IPS Class VII semester 1. The research method used in this research is research & development with 4- D (four D models). The model consists of four stages: define, design, develop, and disseminate. Book eligibility is validated by material experts and instructional media. Experimental material validation score of 87.96% and expert media learning validation score of 91.66%. Based on these results, it can be saved KeywordsGuidelines, Natural Labs http://dx.doi.org/10.17977/um022v2i22017p061
Pengembangan pembelajaran blended learning pada generasi Z Purnomo, Agus; Ratnawati, Nurul; Aristin, Nevy Farista
Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS Vol. 1, No. 1
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.72 KB)

Abstract

Every generation has beliefs, values, cultures, perspectives, interests, and different skills for life and work. The generation born in the early 2000s when the rapid development of such technology referred to as generation-z or net generation. Characters of this generation is very sensitive to technology and communication, meaning they have an advantage in the field of information and knowledge development. While the educators who were born in an earlier era are still not familiar with it so that educators often claimed to be "clueless" (stuttering technology). To address this need no new innovations in the learning process so that it complies with these characters. Combines conventional learning with communication media such as whatsapp and google drive is one easy solution social studies lesson on the generation-z. Learners who are accustomed to communicate using social networks can access the material and lesson plans that have been prepared with structured each meeting. So that they can read or prepare questions before the learning begins. The proportion of the use of e-learning in this study reached 35% so that it can be summed up as learning blended learning. This learning to stand on its information technology infrastructure and can be done anytime and anywhere. So learning blended learning has characteristics that are open, flexible, and can occur anywhere.Keywords: Generation Z and blended learning http://dx.doi.org/10.17977/um022v1i12016p070
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BAGI GURU-GURU IPS SMP DALAM UPAYA OPTIMALISASI IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 Ratnawati, Nurul; Sukamto, Sukamto
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v8i2.17710

Abstract

Dinamika pergantian kurikulum termasuk kurikulum 2013 selalu memunculkan keluhan dan kebingungan dari guru di tingkat lapangan. Berdasarkan hasil penyebaran angket melalui google form kepada beberapa guru IPS SMP di beberapa sekolah negeri maupun swasta di Jawa Timur, menunjukkan bahwa sampai saat ini tahun 2019, selama 5 tahun berjalannya kurikulum 2013, guru masih mengalami kebingungan dalam menyusun perangkat pembelajaran yang merupakan salah satu aspek dalam implementasi kurikulum. Kebijakan perubahan kurikulum 2013 diyakini sebagai kebijakan strategis menghadapi kompleksitas tantangan masa depan. Oleh sebab itu, optimalisasi implementasi kurikulum 2013 perlu didukung oleh partisipasi aktif institusi keguruan untuk melakukan kegiatan pelatihan dan pendampingan secara berkelanjutan, sehingga implementasi kurikulum 2013 berjalan lebih optimal. Metode yang digunakan dalam kegiatan pendampingan ini adalah ceramah, diskusi, tanya jawab, dan praktik. Simpulan dari kegiatan pengabdian ini yaitu, peningkatan pemahaman guru tentang konsep pembelajaran IPS dengan prinsip keterpaduannya; kebijakan kurikulum 2013; bagaiamana merancang dan menyusun perangkat pembelajaran berdasarkan kurikulum 2013.
Pelatihan Dan Pendampingan Penulisan Artikel Jurnal Bagi Guru-Guru Ips Kabupaten Malang Wahyuningtyas, Neni; Ratnawati, Nurul
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 1, No. 1, April 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.428 KB)

Abstract

Sebagai guru profesional tentunya harus memiliki berbagai kemampuan, salah satunya adalah kemampuan menulis karya ilmiah. Dengan menulis karya ilmiah selain guru dapat naik pangkat, jabatan dan golongan sehingga mengalami peningkatan karier, guru juga mendapatkan penghargaan dan pengakuan. Namun sayangnya kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa banyak guru-guru yang belum menulis karya ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal maupun menjadi pemakalah pendamping di acara seminar nasional atau regional. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah in-service training program yaitu pelatihan dan pendampingan kepada guru-guru IPS MTs Kabupaten Malang. Adapun langkah-langkah kegiatan yang ditempuh adalah koordinasi, penyemaian informasi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan jika sebagian besar guru-guru IPS Kabupaten Malang belum paham dan menguasai teknik penulisan karya ilmiah yang sesuai dengan aturan penulisan karya ilmiah. Selain itu peserta juga menjelaskan jika kesulitan mendasar yang banyak dialami dalam menyusun artikel yaitu merasa sulit ketika mengawali membuat penelitian, karena pada dasarnya penelitian ini akan dijadaikan bahan dalan menyusun artikel. Kesulitan ini berawal dari tidak adanya ide yang akan dituangkan dalam penelitian. Ide tidak muncul karena budaya membaca dan menulis belum menjadi kebiasaan.DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um032v1i12018p040 
WORKSHOP PENGEMBANGAN SOAL HIGHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) BAGI GURU-GURU MGMP IPS KABUPATEN MALANG PELATIHAN PENYUSUNAN Wahyuningtyas, Neni; Ratnawati, Nurul
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 1, No. 2, Oktober 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.998 KB)

Abstract

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik guru pada aspek pengembangan evaluasi hasil belajar masih bersifat konvesional. Maka dari itu, pengabdian di masyarakat yang dilakukan berasaskan pada tujuan meningkatkan kemampuan guru dalam membuat soal yang dapat mendorong siswa untuk memiliki kemampuan menganalisis (C4), mengevaluasi (C5), dan mencipta (C6). Program yang dijalankan yaitu Pelatihan Penyusunan Soal High Order Thinking Skill (HOTS) bagi GuruGuru MGMP IPS Kabupaten Malang. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah dengan mengungkap permasalahan yang muncul dikalangan para guru, kemudian dilakukan diskusi pengusul bersama mitra untuk merumuskan akar masalah prioritas yang disepakati, serta menentukan solusi yang tepat. Namun sebelum dilakukan diskusi atau pelatihan, terlebih dahulu pengusul melakukan koordinasi dengan guru-guru MGMP IPS Kabupaten Malang, koordinasi berkaitan dengan kegiatan sosialiasi. Keseluruhan kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat dikatakan berhasil, meskipun belum semua peserta pendampingan menguasai cara menyusun soal HOTS.DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um032v1i22018p073