Priyo Widodo, Priyo
Prodi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknologi Mineral, UPN “Veteran” Yogyakarta, Jl. SWK 104 (Lingkar Utara), Yogyakarta 55283 Indonesia

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KETIDAKSTABILAN LERENG PADA KUARI TANAH LIAT DI MLIWANG PT. SEMEN INDONESIA (PERSERO) TUBAN JAWA TIMUR Nurjanu, Galih; Widodo, Priyo; Gunawan, Ketut
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Teknologi Pertambangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk. terletak di Desa Sumberarum, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Penelitian dilakukan pada penambangan lereng aktual lempung Mliwang Blok G3 dengan menggunakan metode kuari. Penelitian ini bertujuan untuk member rekomendasi  dalam mengantisipasi terjadinya kelongsoran lereng.Analisis kestabilan lereng dilakukan dengan menggunakan metode Bishop simplified. Data masukan berupa kohesi, sudut geser dalam dan bobot isidiperoleh dari pengujian sampel tanah di Laboratorium Mekanika Tanah. Penentuan faktor keamanan minimum menggunakan pedoman dari Departemen Pekerjaan Umum yaitu >1,35 untuk lereng tunggal serta >1,5 untuk lereng keseluruhan.Berdasarkan nilai FKnya ditemukan ketidakstabilan lereng pada lereng keseluruhan dengan tinggi 24,03 m dan sudut kemiringan lereng 16° memiliki nilai FK 1,256 pada kondisi jenuh. Pada lereng tunggal untuk lapisan sub soli, lempung pasiran dan lempung memiliki nilai FK diatas 1,35 yang berarti aman begitu juga untuk lereng keseluruhan dalam kondisi kering memiliki FK diatas 1,5.Perbaikan goemetri lereng perlu dilakukan karena pada kondisi jenuh, lereng akan mengalami longsor. Rekomendasi lereng dibuat berdasarkan parameter batuan penyusun lereng pada saat runtuh. Rekomendasi yang disarankan untuk geometri lereng adalah dengan tinggi jenjang tunggal 1 m, lebar jenjang tunggal   3 m, dan besar sudut kemiringan jejang tunggal 18°, sedangakan untuk geometri keseluruhannya adalah dengan tinggi 24 m dan sudut overallnya 10°, sehingga FK yang semula 1,256 menjadi 1,512Hasil analisis menyimpulkan bahwa penyebab ketidakstabilan lereng adalah faktor geometri lereng dan kondisi air permukaan, sedangkan kegiatan untuk menjaga kestabilan lereng pada daerah penelitian adalah penanganan air permukaan dan penanaman rumput yang merambat. Dalam merancang suatu lereng penting untuk melakukan analisis kestabilanya, sehingga dapat mengantisipasi kemungkinan buruk yang dapat terjadi.Kata Kunci : Lereng keseluruhan, nilai FK, bishop simplified
RANCANGAN TEKNIS PENAMBANGAN BATUBARA DI KECAMATAN SEBUKU, KABUPATEN NUNUKAN UTARA PROVINSI KALIMANTAN UTARA Wijaya, Adhitya Angga; Hartono, Hartono; Widodo, Priyo; B, Waterman Sulistyana
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Teknologi Pertambangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lokasi penelitian adalah pertambangan batubara terletak di Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan Utara, Provinsi Kalimantan Utara. Potensi batubara yang cukup besar memerlukan rancangan teknis untuk pengembangan batubara. Rancangan teknis penambangan diharapkan dapat memenuhi stripping ratio kurang dari 13:1 dengan target produksi batubara sebesar 15.000ton/bulan. Metode penelitian meliputi studi literatur melalui jurnal dan laporan perusahaan seperti data eksplorasi, penelitian lapangan, pengolahan data menggunakan software minescape dan melakukan perhitungan kebutuhan alat mekanis. Penelitian model geologi batubara menghasilkan taksiran cadangan sekitar 135.684ton, overburden 1.476.511bcm dan SR rata-rata 10,88:1. Rencana kegiatan penambangan dilakukan selama 9 bulan. Pengupasan dan pengangkutan overburden backhoe PC400LCSE-7 dan  dumptruck Nissan 320CWB. Penggalian dan pengangkutan batubara menggunakan backhoe PC200-7SEF dan dumptruck Nissan 320CWB. Manfaat penelitian adalah hasil perhitungan dapat dipakai untuk acuan kegiatan penambangan sesuai target produksi.Kata kunci: batubara, rancangan teknis, produksi