Articles

Found 12 Documents
Search
Journal : Jurnal Chemurgy

Prediksi Pembentukan Hidrat Gas dengan Pengaruh Joule-Thomson Effect yang Diakibatkan oleh Choke Performance Sanjaya, Ari Susandy; Nofendy, Ari
Jurnal Chemurgy Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Chemurgy-Juni 2017
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1293.339 KB) | DOI: 10.30872/cmg.v1i1.1132

Abstract

Hidrat gas merupakan air bebas dan gas alam yang membentuk padatan, yang dapat mengakibatkan saluran gas akan membuntu, terutama di flow line serta akan menimbulkan beberapa permasalahan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi pembentukan hidrat gas dengan pengaruh Joule-Thomson Effect yang diakibatkan oleh choke performance.Di gunakan metode Katz untuk memprediksi gas hidrat dengan kisaran tekanan antara 100-1000 Psia.Didapatkan temperatur pembentukan hidrat gas pada tekanan 100 Psia sebesar 0.7005 ˚C,sedangkan pada tekanan 1000 Psia sebesar 17.4766 ˚C. Dari hasil nilai koefisien Joule-Thomson didapatkan 0.003972 K/Kpa. Dari hasil nilai temperatur pada flowline terdapat beberapa temperatur yang berada diatas kurva temperatur pembentuk hidrat gas sehingga berpotensi terjadi hidrat gas pada flowline. Sehingga dapat disimpulkan bahwa beberapa kondisi pada flowline berpotensi terjadinya hidrat gas dan harus dilakukan pencegahan.Kata Kunci: hidrat gas, efek Joule-Thomson, metode Katz, flow line.
PENURUNAN LAJU KOROSI LOGAM ALUMINIUM MENGGUNAKAN INHIBITOR ALAMI Sanjaya, Ari Susandy; Mardiah, Mardiah; Novianti, Herlina Lia; Fadilah, Opie Aulia
Jurnal Chemurgy Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Chemurgy-Juni 2018
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Korosi merupakan penurunan kualitas logam yang dipengaruhi oleh lingkungan. Korosi tidak dapatdihindari namun dapat dihambat dengan cara seperti penambahan zat inhibitor. Dalam penelitian inidilakukan studi laju korosi pada logam aluminium dengan cara menambahkan zat yang berfungsi sebagai inhibitor alami yakni ekstrak daun karamunting (Rhodomyrtus tomentosa) ke dalam media korosif HCl 1 M dengan metode imersi. Studi laju korosi ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh inhibitor yang digunakan untuk mengurangi laju korosi pada aluminium, mengetahui efisiensi inhibisi serta model adsorpsi inhibitor. Berdasarkan hasil analisis dengan metode gravimetri diperoleh bahwa ekstrak daun karamunting memiliki efek inhibisi dengan efisiensi tertinggi sebesar 91,74 % pada waktu 10 menit perendaman dengan konsentrasi inhibitor 200 ppm dan dengan permodelan adsorbsi Langmuirdiperoleh koefisien korelasi sebesar 0,9775.Kata kunci: inhibitor, alumunium, korosi
Perhitungan Asr dan Efisiensi Internal Steam Turbine (Back Pressure) Anggraini, Tesa Mutia; Sanjaya, Ari Susandy; Wikanswasto, Ronggo Ahmad
Jurnal Chemurgy Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Chemurgy-Desember 2018
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.104 KB) | DOI: 10.30872/cmg.v2i2.2231

Abstract

Turbin uap adalah mesin tenaga yang berfungsi untuk mengubah energi thermal (energi panas yang terkandung dalam uap) menjadi energi poros (putaran). Setiap turbin memiliki nilai efisiensi yang bebeda – beda, tergantung pada kondisi steam yang masuk ke turbin. Sedangkan kondisi steam tersebut dipengaruhi oleh faktor tekanan uap yang masuk ke turbin. Tujuan dari perhitungan ASR (Actual Steam Rate) & efisiensi internal steam turbin adalah untuk mengetahui kinerja steam turbine dilihat dari pegaruh electrical power yang dihasilkan steam turbine. Metodologi yang digunakan untuk menghitung efisiensi internal turbin dan nilai ASR yaitu pengumpulan data aktual pada back pressure turbine PT 9 Badak NGL yang diperoleh di DCS (Distributed Control System ) dan pengolahan data aktual untuk dilakukan perhitungan. Berdasarkan hasil perhitungan dapat diketahui bahwa semakin besar electrical power yang dihasilkan turbin uap, maka semakin besar efisiensi internal turbin. Pada 4,9 MW menghasilkan efisiensi 53,26 %, pada 5,9 MW menghasilkan efisiensi 60,58% dan pada 7,5 MW menghasilkan efisiensi 72,04%. Sedangkan pada nilai electrical power yang sama, nilai ASR yang dihasilkan oleh tekanan steam tinggi masukan lebih rendah dari pada tekanan steam rendah yang masuk.Kata kunci : back pressure turbine, electrical power, tekanan, efisiensi, actual steam rate
Isoterm Freundlich, Model Kinetika, dan Penentuan Laju Reaksi Adsorpsi Besi dengan Arang Aktif dari Ampas Kopi Tahad, Aswar; Sanjaya, Ari Susandy
Jurnal Chemurgy Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Chemurgy-Desember 2017
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.901 KB) | DOI: 10.30872/cmg.v1i2.1140

Abstract

Air sumur yang mengandung banyak besi akan membahayakan manusia. Penelitian adsorpsi Fe pada air sumur dengan menggunakan karbon aktif. Pada penelitian ini ampas kopi digunakan sebagai bahan untuk membuatarang aktif, selanjutnya arang aktif tersebut digunakan untuk menurunkan kadar Fe. Adsorpsi Fe pada 400 rpmmencapai optimum pada waktu kontak 20 menit. Sedangkan pada 500 rpm mencapai nilai optimum pada 15menit dan 600 rpm mencapai optimum pada 25 menit. Isoterm adsorpsi yang digunakan adalah isoterm Freundlich dengan R2 pada 400 rpm adalah 0.983, pada 500 rpm adalah 0,985 serta pada 600 rpm adalah 0,797. Dari persamaan Freundlich menunjukkan laju 400 rpm mempunyai kemampuan adsorpsi yang paling baikdengan nilai kF adalah 1.267. Diperoleh adsorpsi Fe dengan arang aktif dari ampas kopi pada laju 400 rpm mengikuti model kinetika orde 0, sedangkan pada laju 500 dan 600 rpm mengikuti kinetika orde 2.Kata kunci: ampas kopi, besi (Fe), karbon aktif, adsorpsi
PENGARUH KOMPOSISI MASSA BAHAN BAKU DAN TEMPERATUR PADA STEAM REFORMER TERHADAP JUMLAH PRODUKSI BIO-HYDROGEN Dermawan, Rizki Kurnia; Sanjaya, Ari Susandy; Fathoni, Rif'an; Irawan, Anton; Bindar, Yazid
Jurnal Chemurgy Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Chemurgy-Juni 2018
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.939 KB) | DOI: 10.30872/cmg.v2i1.3372

Abstract

Proses pada pabrik bio hidrogen dari bio oil terbagi menjadi beberapa unit, yaitu unit dehidrooksigenasi, unit pemisahan, unit steam reforming, unit water gas shift, dan unit pemurnian. Penelitian ini menjelaskan tentang pengaruh perbandingan komposisi massa metana (CH4) dengan steam (H2O) serta pengaruh perbedaan temperatur pada unit steam methane reforming untuk melihat pengaruh pada produksi bio hidrogen. Penelitian ini dikerjakan menggunakan software simulasi proses Aspen Hysys v.10.0. Dengan menggunakan variabel temperatur pada steam reformer (800 °C, 850 °C, 900 °C, 950 °C, 1000 °C) dan variabel perbandingan komposisi massa steam dengan methane (CH4), yaitu 1:2, 1:1,25, 1:3, 1:3,5, 1:4. Dari penelitian yang dilakukan didapatkan pengaruh komposisi steam dan metana berbanding lurus dengan jumlah bio hidrogen yang dihasilkan. Serta, pengaruh perbedaan temperatur pada reaktor steam reformer berbanding lurus dengan jumlah produksi hidrogen. Dari hasil penelitian didapatkan jumlah produksi bio hidrogen terbaik 1300 kg/jam.Kata kunci: Aspen HYSYS, Bio Oil, Bio Hidrogen
Rancangan Alat Distilasi untuk Menghasilkan Kondensat dengan Metode Distilasi Satu Tingkat Wahyudi, Nugroho Tri; Ilham, Faris Faruqi; Kurniawan, Irwan; Sanjaya, Ari Susandy
Jurnal Chemurgy Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Chemurgy-Desember 2017
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.107 KB) | DOI: 10.30872/cmg.v1i2.1142

Abstract

Aquades atau H2O, yaitu air kondensat yang dihasilkan dari proses distilasi (penyulingan). Adapun Penyulingan atau Distilasi adalah cara pemisahan bahan kimia berdasarkan kemudahan suatu zat menguap (volatilitas), atau teknik pemisahan kimia yang berdasarkan perbedaan titik didih untuk memperoleh senyawa murninya. Biasanya proses distiliasi digunakan untuk memisahkan senyawa-senyawa dalam satu fasa yaitu fasa cair-cair. Senyawa–senyawa yang terdapat dalam campuran akan menguap pada saat mencapai titik didih masing–masing. Dalam hal ini, proses distilasi digunakan untuk memurnikan air mineral. Perancangan alat destilasi berbentuk kolom dengan tinggi 47.5 cm dan volume 30 L. Untuk design kondensor yang digunakan berbentuk tabung dengan tinggi 53 cm, diameter 8.5 cm, dan dirangkai dengan kemiringan 45o.Kata Kunci : Air, Distilasi, Desain
Pemanfaatan Sekam Padi untuk Pembuatan Biobriket Menggunakan Metode Pirolisa Allo, Junianto Seno Tangke; Setiawan, Andri; Sanjaya, Ari Susandy
Jurnal Chemurgy Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Chemurgy-Juni 2018
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.825 KB) | DOI: 10.30872/cmg.v2i1.1633

Abstract

Biomassa memiliki potensi dan manfaat menjadi sumber energi alternatif pengganti bahan bakar fosil yang adasekarang ini, biomassa memiliki stok atau pasokan yang berlimpah, dalam penelitian ini digunakan sekam padiuntuk pembuatan briket dengan menggunakan metode pirolisa. Beberapa tahap persiapan dilakukan dalampembuatan briket dari sekam padi, yaitu menimbang sekam padi 25 g. Zat perekat yang digunakan lem kayu danbubur kertas, masing-masing bahan perekat ditimbang sesuai dengan perbandingan yang diinginkan 50 %, 75 %,100 %, dan 125 %, dicampurkan sekam padi dengan bahan perekat sesuai dengan perbandingan yang di inginkan. Bahan pembuatan briket tersebut dimasukkan kedalam alat cetak biobriket dan dikeringkan di dalam oven, lalu dilakukan analisa terhadap briket tersebut, ada beberapa analisa yang dilakukan di antaranya analisa nilai kalor, kadar air, kadar abu, volatile matter, fixed carbon. Didapatkan hasil analisa nilai kalor dan volatile matter semakin besar sesuai dengan perbandingan perekatnya, dimana dengan perbandingan perekat lem kayu dengan bubur kertas yang dibuat menghasilkan nilai kalor yang tinggi pada perekat lem kayu.Kata kunci: biomassa; biobriket; sekam padi
Penurunan Laju Korosi Logam Aluminium Menggunakan Inhibitor Alami Sanjaya, Ari Susandy; Mardiah, Mardiah; Novianti, Herlina Lia; Fadilah, Opie Aulia
Jurnal Chemurgy Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Chemurgy-Juni 2018
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.255 KB) | DOI: 10.30872/cmg.v2i1.2612

Abstract

Korosi merupakan penurunan kualitas logam yang dipengaruhi oleh lingkungan. Korosi tidak dapatdihindari namun dapat dihambat dengan cara seperti penambahan zat inhibitor. Dalam penelitian inidilakukan studi laju korosi pada logam aluminium dengan cara menambahkan zat yang berfungsi sebagai inhibitor alami yakni ekstrak daun karamunting (Rhodomyrtus tomentosa) ke dalam media korosif HCl 1 M dengan metode imersi. Studi laju korosi ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh inhibitor yang digunakan untuk mengurangi laju korosi pada aluminium, mengetahui efisiensi inhibisi serta model adsorpsi inhibitor. Berdasarkan hasil analisis dengan metode gravimetri diperoleh bahwa ekstrak daun karamunting memiliki efek inhibisi dengan efisiensi tertinggi sebesar 91,74 % pada waktu 10 menit perendaman dengan konsentrasi inhibitor 200 ppm dan dengan permodelan adsorbsi Langmuirdiperoleh koefisien korelasi sebesar 0,9775.Kata kunci: inhibitor, alumunium, korosi
Optimasi Pembuatan Marine Diesel Oil (MDO) untuk Meningkatkan Profit Kilang Pertamina RU V Balikpapan Ginting, Kuhita Karina Br; Sarungu, Selvia; Sanjaya, Ari Susandy
Jurnal Chemurgy Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Chemurgy-Desember 2017
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (815.816 KB) | DOI: 10.30872/cmg.v1i2.1141

Abstract

PT. PERTAMINA (Persero) RU V Balikpapan merupakan salah satu kilang yang mengolah minyak mentahmenjadi bahan bakar yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan bakar transportasi laut danpabrik. Salah satu hasil produk di Kilang Balikpapan RU V ini adalah MDO (Marine Diesel Oil). Seiringdengan perkembangan teknologi alat industri dan transprotasi laut bermesin Diesel, faktor akanketersediaan MDO dirasa masih kurang. MDO tidak cukup hanya tersedia tanpa memperhatikan bagaimanakondisi dan kualitas dari MDO itu sendiri. Maka dari itu, untuk mengantisipasi kekurangan Bahan BakarMDO pada masa mendatang diharapkan suatu unit pengolahan harus dengan perhitungan yang cermat.Untuk itu peranan PT. PERTAMINA (Persero) RU V Balikpapan sangat dibutuhkan agar tercapainya haltersebut yaitu dengan memperhatikan komposisi blending yang digunakan. Dalam proses blendingpembuatan MDO sangat penting untuk mengetahui komposisi tiap komponen, sehingga pada penentuankomposisi pencampuran harus dilakukan secara cermat. Sebelum melakukan pencampuran skala besar,maka dilakukanlah penentuan titik optimal Blending yang bertujuan untuk mengetahui komposisi Blendingyang tepat dari masing-masing komponen MDO yang akan dipergunakan. Dapat diketahui bahwa MDOdapat di blending dengan 2 komponen ADO dan Short Residu atau 3 komponen ADO, Short Residu dan FluxOil. Setelah dilakukan perhitungan maka didapatkan hasil optimal dengan banyak komponen ADO 83 % danShort Residu 17 % dengan keuntungan 29352.5 USD.Kata Kunci : Blending, Marine Diesel Oil, Optimasi.
PEMANFAATAN LIMBAH TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT MENJADI BIO-CHAR, BIO-OIL DAN GAS DENGAN METODE PIROLISIS Febriyanti, Fitri; Fadila, Naela; Sanjaya, Ari Susandy; Bindar, Yazid; Irawan, Anton
Jurnal Chemurgy Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Chemurgy-Desember 2019
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.071 KB) | DOI: 10.30872/cmg.v3i2.3578

Abstract

Perkembangan luas areal kelapa sawit di Indonesia setiap tahunnya cenderung meningkat. Sehingga terdapat banyak limbah biomassa tandan kosong kelapa sawit (TKKS) yang dihasilkan dari pabrik kelapa sawit. Salah satu teknologi yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah tersebut yaitu teknologi pirolisis. Pirolisis adalah proses pembakaran tanpa oksigen untuk memproduksi Bio-oil, bio-char dan gas. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh suhu terhadap Bio-oil, bio-char dan gas serta untuk mengetahui densitas, viskositas dan komposisi Bio-oil hasil dari pirolisis tandan kosong kelapa sawit. Pada penelitian ini digunakan variabel suhu pirolisis yaitu 500°C, 550°C dan 600°C. Hasil dari penelitian ini didapatkan yield Bio-oil terbesar 45% pada suhu 600°C, yield gas terbesar 29,86% pada suhu 500°C dan yield bio-char terbesar 32,71% pada suhu 550°C. Nilai densitas dan viskositas Bio-oil secara berurutan yaitu 0,9938-1,0083 g/cm3 dan 3,8407-5,7456 Cst. Nilai kalor bio-char sebesar (5,5069x10-6- 5,7859x10-6) Kcal/Kg. Selain itu, berdasarkan uji GCMS komposisi Bio-oil didominasi oleh senyawa fenol dan dekanoit.Kata kunci: Tandan kosong kelapa sawit (TKKS), pirolisis, Bio-oil, bio-char, gas