abdul salam m., abdul salam
Unknown Affiliation

Published : 27 Documents
Articles

Found 27 Documents
Search

PENGEMBANGAN PERANGKAT PERKULIAHAN INOVATIF BERDASARKAN TINGKAT OTONOMI PEBELAJAR PADA PERKULIAHAN FISIKA DASAR M., Abdul Salam; Prabowo, Prabowo; Supardi, Z.A. Imam
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v4n2.p547-556

Abstract

This research was intended to produce the innovative instructional materials based on the learner autonomy levels on fundamental physics lecture and also to describe the feasibility of the materials. This research was conducted in two stages. The first stage was the preparation intended to produce the innovative instructional materials. The second stage was the instructional implementation in a classroom by using the pretest and posttest group design. The data of research results showed that the developed instructional materials were declared valid according to the expert judgment with good category on the whole. The developed instructional materials also fulfilled the practical criteria based on (a) the application of the lesson plan in classroom reaching 100% with the quality of very good category, and (b) the students? activities were suitable with the requirement of every stage of the lesson plan. Furthermore, the developed instructional materials were also declared effective based on (a) the assessment of the students? learning outcome giving the learning mastery of 100%, while the mastery of achievement indicator of basic competence being 100%, and (b) the students? response to the instruction in the forms of interest and motivation including the aspects of attention, relevance, self-confidence, and satisfaction, all of which being of good category. Based on the findings of the research, it can be concluded that the developed instructional materials based on the learner autonomy levels were declared feasible (valid, effective, and practical) to be used on fundamental physics lecture Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat perkuliahan inovatif berdasarkan tingkat otonomi pebelajar pada perkuliahan fisika dasar dan juga untuk mendeskripsikan kelayakan perangkat perkuliahan tersebut. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama adalah persiapan; bertujuan untuk menghasilkan perangkat. Tahap kedua adalah implementasi  perkuliahan di kelas yang menggunakan rancangan pretest and posttest group design. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat perkuliahan yang dikembangkan dinyatakan valid berdasarkan hasil penilaian pakar yang kesemuanya berkategori baik. Perangkat perkuliahan hasil pengembangan juga memenuhi kriteria praktis berdasarkan (a) keterlaksanaan RPP sebesar 100% dengan kualitas keterlaksanaan berkategori sangat baik, dan (b) aktivitas mahasiswa sesuai dengan tuntutan dari setiap tahapan perkuliahan yang direncanakan. Lebih lanjut perangkat perkuliahan yang dikembangkan juga dinyatakan efektif berdasarkan (a) hasil belajar mahasiswa yang memberikan ketuntasan sebesar 100%, dengan ketuntasan indikator ketercapaian kompetensi dasar 100%, dan (b)  respon mahasiswa terhadap perkuliahan berupa minat dan motivasi yang meliputi aspek perhatian, relevansi, kepercayaan diri, dan kepuasan, yang semuanya berkategori baik. Berdasarkan temuan-temuan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa perangkat perkuliahan berdasarkan tingkat otonomi pebelajar yang dikembangkan dinyatakan layak (valid, efektif dan praktis) untuk digunakan dalam perkuliahan fisika dasar
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN MACROMEDIA FLASH UNTUK MELATIHKAN PENERAPAN KONSEP SISWA SMP Azhari, Andy; Mastuang, Mastuang; M., Abdul Salam
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 2 (2017): JUNI 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v5i2.3590

Abstract

This study is base on the low of media?s aplicability. But actually in the case is medias? aplicability can help teacher to drill the students? aplication concept. The purpose of this study is to produce physich learning?s media that suitable to use in drilling students? aplication concept. The specific purfose of this study are (1) to describe the validity of physich learning?s media, (2) to discribe the practically of physich learning?s media based on lesson plan implementation during physics learning process, (3) to describe effectiveness of physich learning?s media based on students? result test. This research and development used ASSURE (Analyze learner, state objectives, slect modify or design materials, utilize materials,require learner response and evaluate) design. The product result from this study is physich learning?s media with macromedia flash about optics. The study shows that: (1) The validity of learning media is categorized as good validity with a little correction, (2) the practically of learning media based on lesson plan implementation during physics learning process is categorized as practical, and (3) efectiveness of learning media based on students? result test is categorized as effective. The conclusion of this research and development is physich learning?s media with macromedia flash is suitable to use in drilling the students? aplication concept.  
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR FISIKA SISWA KELAS X MS 6 DI SMA NEGERI 2 BANJARMASIN MELALUI STRATEGI ARCS DALAM SETTING PENGAJARAN LANGSUNG MS, Rena Mahardika; Jamal, Muhammad Arifuddin; M., Abdul Salam
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4, No 2 (2016): JUNI 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v4i2.1046

Abstract

Tidak tuntasnya pelaksanaan model pembelajaran di kelas X MS 6 SMAN 2 Banjarmasin menyebabkan rendahnya motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) keterlaksanaan RPP, (2) aktivitas siswa, (3) hasil belajar kognitif siswa, dan (4) motivasi belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah model penelitian tindakan kelas Kurt Lewin, dimana setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 32 siswa. Teknik pengumpulan data berupa tes hasil belajar, lembar pengamatan, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan strategi ARCS dalam setting pengajaran langsung (1) keterlaksanaan RPP pada siklus I dan II berkategori sangat baik, (2) aktivitas siswa mengalami peningkatan pada setiap aspeknya dengan kategori baik, kecuali aspek menyampaikan pendapat dan mengajukan pertanyaan pada siklus I berkategori cukup baik, (3) ketuntasan hasil belajar siswa meningkat, secara berturut-turut persentase ketuntasan individual pada siklus I dan II sebesar 81,48% dan 92,59%, (4) motivasi belajar siswa pada aspek ARCS mengalami peningkatan berkategori baik. Diperoleh simpulan bahwa untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dapat dilakukan dengan salah satu caranya yaitu menampilkan video yang berbeda-beda untuk setiap pokok bahasan baru.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERORIENTASI LINGKUNGAN SEKITAR BANTARAN SUNGAI BARITO UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS Ihsan, Imam Nor; Jamal, Muhammad Arifuddin; M., Abdul Salam
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 1 (2017): FEBRUARI 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v5i1.2224

Abstract

 Pada proses perangkat pembelajaran  di sekolah dinilai masih kurang layak. Hal ini berimplikasi pada keterampilan proses sains dan hasil belajar kognitif siswa yang rendah. Untuk itu dilakukan pengembangan perangkat pembelajaran  menggunakan model inkuiri terbimbing yang memiliki tujuan khusus: (1) mendeskripsikan validitas perangkat pembelajaran, (2) mendeskripsikan kepraktisan perangkat pembelajaran yang ditinjau dari keterlaksanaan RPP, (3) Mendeskripsikan efektivitas perangkat pembelajaran yang ditinjau dari hasil belajar kognitif siswa, dan (4) mendeskripsikan pencapaian keterampilan  proses sains siswa. Pada penelitian ini  model yang digunakan model Dick and Carey. Instrumen yang dikembangkan berupa RPP, LKS, THB dan Materi ajar. Teknik pengumpulan data berupa validasi perangkat pembelajaran, pengamatan keterlaksanaan RPP, pengamatan KPS siswa, dan tes hasil belajar.  Teknik analisis data berupa deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) validitas perangkat pembelajaran berkategori valid, (2) kepraktisan perangkat pembelajaran dinilai terlaksana sangat baik, (3) efektifitas perangkat pembelajaran dinilai efektif, dan (4) pencapaian keterampilan proses sains siswa dinilai sangat baik. Diperoleh simpulan bahwa perangkat pembelajaran menggunakan model inkuiri terbimbing yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran. Learning device used in the learning process in schools is still considered less worthy. This has implications for science process skills and cognitive learning outcomes of students is low. To that made the development of the learning device by using the model of guided inquiry which has specific objectives: (1) describe the validity of the study, (2) describe the practicality of the device learning in terms of enforceability of RPP, (3) Describe the effectiveness of the learning in terms of the cognitive learning students, and (4) describe the achievement of science process skills of students. This research is a development which refers to the development model of Dick and Carey. The instrument was developed in the form of lesson plans, worksheets, THB and teaching materials. Technique data collecting device validation study, observation keterlaksanaan RPP, observations KPS students, and the achievement test. Data analysis techniques in the form of qualitative and quantitative descriptive. The results showed: (1) the validity of the learning device category is valid, (2) the practicality of the learning device rated executed very well, (3) the effectiveness of the learning device is considered effective, and (4) the achievement of science process skills of students rated as excellent. Be concluded that the device is guided inquiry learning model developed eligible for use in learning. 
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berorientasi Pemahaman Konsep Pada Materi Energi dan Perubahannya Menggunakan Model Direct Intruction (DI) Di SMP Negeri 27 Banjarmasin Z., Lestari Indra Sari; Zainuddin, Zainuddin; M., Abdul Salam
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4, No 3 (2016): OKTOBER 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v4i3.1021

Abstract

Perangkat pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran di sekolah dinilai masih kurang layak. Hal ini berpengaruh kepada rendahnya hasil belajar kognitif siswa. Untuk itu dilakukan pengembangan perangkat pembelajaran dengan menggunakan model direct instruction yang memiliki tujuan khusus: (1) Mendeskripsikan validitas perangkat pembelajaran, (2) Mendeskripsikan kepraktisan perangkat pembelajaran ditinjau dari keterlaksanaan RPP, dan (3) Mendeskripsikan efektivitas perangkat pembelajaran ditinjau dari hasil belajar kognitif siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan Dick and Carey. Instrumen yang dikembangkan berupa RPP, LKS, THB dan Materi ajar. Teknik analisis data berupa validasi perangkat pembelajaran, pengamatan keterlaksanaan RPP dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Perangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan valid dengan katagori sangat baik (2) Kepraktisan perangkat pembelajaran dinilai terlaksana sangat baik, dan (3) Efektivitas perangkat pembelajaran berkategori sedang. Diperoleh simpulan bahwa perangkat pembelajaran menggunakan model direct instruction berorientasi pemahaman konsep yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran.
Perbedaan Hasil Belajar Siswa Antara Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share Dengan Tipe Pair Checks Pada SMP Negeri 9 Banjarmasin Triwulandari, Diah; Wati, Mustika; M., Abdul Salam
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 1 (2017): FEBRUARI 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v5i1.2816

Abstract

Latar belakang dilakukan penelitian ini karena berdasarkan praktek pengalaman lapangan (PPL) siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Banjarmasin kurang berperan aktif dalam pembelajaran. Hal itu di sebabkan model pembelajaran yang digunakan disekolah berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar siswa antara menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dengan tipe Pair Checks di kelas VIII SMP Negeri 9 Banjarmasin. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain nonequivalent group pretest-posttest. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Berdasarkan teknik tersebut, diperoleh kelas VIII A sebagai kelas eksperimen I dan kelas VIII B sebagai kelas eksperimen II. Instrumen penelitian adalah tes hasil belajar (THB), yaitu postest. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dengan tipe Pair Checks.   
Pengembangan Bahan Ajar Fisika Pada Pokok Bahasan Suhu dan Kalor Dengan Model Pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat (STM) Di Kelas X SMA Negeri 4 Banjarmasin Ariendhany, Herlina; Wati, Mustika; M., Abdul Salam
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4, No 2 (2016): JUNI 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v4i2.1028

Abstract

Bahan ajar yang digunakan dalam proses pembelajaran di SMA Negeri 4 Banjarmasin selama ini masih kurang dalam mengaitkan materi yang dipelajari dengan konsep kehidupan sehari-hari. Diperlukan bahan ajar yang dapat menuntun siswa untuk menemukan dan menerapkan konsep dalam kehidupan sehari-hari, serta melatih siswa untuk aktif berpikir dan bertindak secara fisik. Untuk itu dilakukan pengembangan bahan ajar dengan model sains teknologi masyarakat (STM) yang memiliki tujuan khusus: (1) mendeskripsikan validitas bahan ajar, (2) mendeskripsikan kepraktisan bahan ajar ditinjau dari keterlaksanaan RPP, dan (3) mendeskripsikan efektivitas bahan ajar ditinjau dari hasil belajar kognitif siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan Dick and Carey. Bahan ajar yang dikembangkan berupa RPP, LKS, THB dan Materi ajar. Teknik analisis data berupa validasi bahan ajar, pengamatan keterlaksanaan RPP dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan: (1) bahan ajar yang dikembangkan dinyatakan valid dengan kategori sangat baik (2) kepraktisan bahan ajar dinilai terlaksana sangat baik, dan (3) efektivitas bahan ajar berkategori tinggi. Disimpulkan bahwa bahan ajar dengan model sains teknologi masyarakat yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran. 
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berorientasi Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa SMP Pada Pokok Bahasan Cahaya Dengan Model Penemuan Terbimbing Annisa, Yulia Nor; Zainuddin, Zainuddin; M., Abdul Salam
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 1 (2017): FEBRUARI 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v5i1.2891

Abstract

Perangkat pembelajaran IPA fisika yang digunakan di sekolah selama ini dianggap belum mampu mengembangkan keterampilan berpikir kreatif. Oleh karena itu, dilakukan pengembangan perangkat pembelajaran dengan model penemuan terbimbing yang memiliki tujuan khusus: (1) Mendeskripsikan validitas perangkat pembelajaran, (2) Mendeskripsikan kepraktisan perangkat pembelajaran ditinjau dari keterlaksanaan RPP, (3) Mendeskripsikan efektivitas perangkat pembelajaran ditinjau dari hasil belajar siswa, dan (4) Mendeskripsikan pencapaian keterampilan berpikir kreatif ditinjau dari tes berpikir kreatif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model pengembangan Dick and Carey. Perangkat yang dikembangkan adalah RPP, LKS, Materi Ajar, THB dan Tes Keterampilan Berpikir Kreatif. Data dianalisis menggunakan teknik validasi perangkat pembelajaran, pengamatan keterlaksanaan RPP, tes hasil belajar, dan tes keterampilan berpikir kreatif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Perangkat pembelajaran dinyatakan valid dengan kategori sangat baik (2) Kepraktisan perangkat pembelajaran terlaksana sangat baik (3) Efektifitas perangkat pembelajaran termasuk pada kategori sedang dan (4) Pencapaian keterampilan berpikir kreatif termasuk dalam kategori kreatif. Disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran berorientasi keterampilan berpikir kreatif dengan model pembelajaran penemuan terbimbing yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran.Kata Kunci: Perangkat pembelajaran, keterampilan berpikir kreatif, pembelajaran    penemuan terbimbing ABSTRACT: Physics learning materials that used in school unable to practice students creative thinking skill. Therefore, the development of learning materials by using guided discovery learning’s model has specific purposes: (1) to describe the validity of learning materials, (2) to describe the practicality of learning materials in terms of adherence to the lesson plan, (3) to describe the effectiveness of the learning materials by student’s learning outcome, and (4) to describe the achievement of creative thinking skill by creative thinking skill test. This research is Dick and Carey development model. Learning materials that developed are lesson plans, worksheets, handout, achievement test and creative thinking skill test. Data analysis techniques are validation of learning materials, observation lesson plan, achievement test, and creative thinking skill test. Data analysis techniques are validation of learning materials, observation lesson plan, achievement test, and creative thinking skill test. The results showed: (1) Learning materials developed declared valid with the excellent category, (2) The practicality of the learning materials assessed is very well, (3) The effectiveness of the learning materials with the effective/ medium category, and (4) The achievement of the creative thinking skills with creative category. The conclusion the research and development that oriented by creative thinking skills with guided discovery learning’s model is feasible to use in learning.  
Pengembangan Instrumen Kognitif Keterampilan Proses Sains Siswa SMP pada Materi Pesawat Sederhana Azizah, Nikmah; Wati, Mustika; M., Abdul Salam; Mahtari, Saiyidah
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v5i3.3933

Abstract

Instrumen kognitif keterampilan proses sains siswa masih belum tersedia dengan baik sehingga guru masih kesulitan dalam menilai kemampuan keterampilan proses sains siswa dikarenakan harus memerlukan waktu yang lama untuk mengamati siswa satu persatu melalui lembar observer. Untuk itu dilakukan pengembangan instrumen kognitif keterampilan proses sains siswa yang bertujuan untuk mendeskripsikan (1) validitas instrumen kognitif, (2) reliabilitas instrumen kognitif, dan (3) tingkat kesukaran butir soal instrumen kognitif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan Borg and Gall. Teknik analisis data berupa validasi instrumen kognitif, reliabilitas instrumen kognitif, dan tingkat kesukaran butir soal instrumen kognitif, menggunakan analisis program Rasch. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Validitas instrumen yang dikembangkan tergolong dalam kategori valid (2) Reliabilitas instrumen yang dikembangkan tergolong istimewa, dan (3) Tingkat kesukaran butir soal instrumen yang dikembangkan terbagi dalam empat tingkatan yaitu 2 butir soal kategori sangat sulit, 2 butir soal kategori sulit, 4 butir soal kategori mudah, dan 1 butir soal kategori sangat mudah. Diperoleh simpulan bahwa instrumen kognitif keterampilan proses sains yang dikembangkan berkualitas digunakan dalam evaluasi pembelajaran.  
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berorientasi Lingkungan Sekitar Bantaran Sungai Barito Untuk Melatihkan Keterampilan Proses Sains Ihsan, Imam Nor; Jamal, Muhammad Arifuddin; M., Abdul Salam
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 1 (2017): FEBRUARI 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v5i1.2224

Abstract

 Pada proses perangkat pembelajaran  di sekolah dinilai masih kurang layak. Hal ini berimplikasi pada keterampilan proses sains dan hasil belajar kognitif siswa yang rendah. Untuk itu dilakukan pengembangan perangkat pembelajaran  menggunakan model inkuiri terbimbing yang memiliki tujuan khusus: (1) mendeskripsikan validitas perangkat pembelajaran, (2) mendeskripsikan kepraktisan perangkat pembelajaran yang ditinjau dari keterlaksanaan RPP, (3) Mendeskripsikan efektivitas perangkat pembelajaran yang ditinjau dari hasil belajar kognitif siswa, dan (4) mendeskripsikan pencapaian keterampilan  proses sains siswa. Pada penelitian ini  model yang digunakan model Dick and Carey. Instrumen yang dikembangkan berupa RPP, LKS, THB dan Materi ajar. Teknik pengumpulan data berupa validasi perangkat pembelajaran, pengamatan keterlaksanaan RPP, pengamatan KPS siswa, dan tes hasil belajar.  Teknik analisis data berupa deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) validitas perangkat pembelajaran berkategori valid, (2) kepraktisan perangkat pembelajaran dinilai terlaksana sangat baik, (3) efektifitas perangkat pembelajaran dinilai efektif, dan (4) pencapaian keterampilan proses sains siswa dinilai sangat baik. Diperoleh simpulan bahwa perangkat pembelajaran menggunakan model inkuiri terbimbing yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran. Learning device used in the learning process in schools is still considered less worthy. This has implications for science process skills and cognitive learning outcomes of students is low. To that made the development of the learning device by using the model of guided inquiry which has specific objectives: (1) describe the validity of the study, (2) describe the practicality of the device learning in terms of enforceability of RPP, (3) Describe the effectiveness of the learning in terms of the cognitive learning students, and (4) describe the achievement of science process skills of students. This research is a development which refers to the development model of Dick and Carey. The instrument was developed in the form of lesson plans, worksheets, THB and teaching materials. Technique data collecting device validation study, observation keterlaksanaan RPP, observations KPS students, and the achievement test. Data analysis techniques in the form of qualitative and quantitative descriptive. The results showed: (1) the validity of the learning device category is valid, (2) the practicality of the learning device rated executed very well, (3) the effectiveness of the learning device is considered effective, and (4) the achievement of science process skills of students rated as excellent. Be concluded that the device is guided inquiry learning model developed eligible for use in learning.