Syubhan Annur, Syubhan
Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Lambung Mungkarat

Published : 19 Documents
Articles

Found 19 Documents
Search

PENGEMBANGAN LKS PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL CLIS (CHILDREN LEARNING IN SCIENCE) DI SMP 1 MUHAMMADIYAH BANJARMASIN Sari, Norma; Annur, Syubhan; Mahardika, Andi Ichsan
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 2 (2017): JUNI 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v5i2.2872

Abstract

Student worksheet that used on learning activity in SMP 1 Muhammadiyah Banjarmasin is still boring handout. So, this makes students be lazy to understanding physics concept. So, because of that used development reserach on studentwork sheet on physics learning use (Children Learning in Science) is worthy. Especially this research purpose to describe : (1) the validity of student worksheet is developed, (2) the practically of student worksheet is developed, (3) The evectiveness of student work sheet is developed. This research refers to development model of Kemp. The sample that we got from validation sheet of student sheetwork; RPP; THB, observation sheet of RPP, and the result of student learning outcomes sample. Sample has anylized by quantitative and qualitative descriptive. The results of this research is: (1) Student worksheet that developed is stated by valid with few revition by two validators, (2) Student work sheet is stated practice by RPP implementation with very good category, (3) Student worksheet is developed is efective and it is from gain score with medium category. We can conclude is development of student worksheet on physics learning use model CLIS in SMP 1 Muhammadiyah Banjarmasin is stated worthy to used, because it is fulfill with valid, practical and efective category.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS MENGGUNAKAN MODEL INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI GETARAN HARMONIS Puspitasari, Eken; Zainuddin, Zainuddin; Annur, Syubhan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 3 (2018): OKTOBER 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.946 KB) | DOI: 10.20527/jipf.v2i3.1001

Abstract

Keterampilan proses sains siswa kelas X MIPA 2 SMA Negeri 4 Banjarmasin berkategori rendah disebabkan guru jarang mengajak siswa untuk melakukan kegiatan percobaan. Oleh sebab itu dilakukan penelitian untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa kelas X MIPA 2 SMA Negeri 4 Banjarmasin. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart, penelitian ini terdiri dari 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan, setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan / pengamatan dan refleksi. Instrumen yang digunakan lembar pengamatan keterlaksanaan RPP, lembar pengamatan keterampilan proses sains, dan tes hasil belajar. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Temuan penelitian dari siklus I ke siklus II yaitu: (1) Keterlakasanaa RPP pada siklus I pertemuan I 85,88%, pertemuan II 89,51%, pada siklus II pertemuan I 92,74%, pertemuan II 96,37%, keseluruhan berkategori sangat baik: (2) Ketrampilan proses sains siklus I pertemuan I dan II sebesar 75,22% dan 84,32%. Siklus II pertemuan I dan II 93,60% dan 96,80%, keterampilan proses sains siswa mengalami peningkatan; (3) Hasil belajar siswa mengalami peningkatan klasikal sebesar 21,42% dan 89,28%. Diperoleh simpulan model pembelajaran inkuiri terbimbing mampu meningkatkan keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa kelas X MIPA 2 SMA Negeri 4 Banjarmasin.
PENGEMBANGAN ALAT PERAGA FISIKA MATERI CAHAYA UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMP Riyadi, Hilmi; Wati, Mustika; Annur, Syubhan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jipf.v2i1.1012

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang optimalnya penggunaan media pembelajaran terutama pada materi cahaya, sehingga dilakukan penelitian pengembangan alat peraga cahaya yang mampu melatihkan keterampilan proses sains siswa. Tujuan dari penelitian ini adalalah mendeskripsikan kelayakan alat peraga cahaya untuk melatihkan keterampilan proses sains yang meliputi; (1) validitas alat peraga dilihat dari penilaian validator (2) kepraktisan alat peraga dilihat dari respon siswa (3) efektivitas alat peraga yang dilihat dari hasil belajar siswa pada aspek pengetahuan (4) pencapaian keterampilan proses sains dilihat dari penilaian pengamat. Adapun model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE. Subjek uji coba penelitian ini yaitu 32 siswa kelas VIII C SMP Negeri 11 Banjarmasin. Instrumen yang digunakan yaitu lembar validasi, angket respon, tes hasil belajar dan lembar pengamatan keterampilan proses sains. Hasil penelitian menunjukkan (1) validasi alat peraga termasuk dalam kategori valid (2) kepraktisan alat peraga berdasarkan repon siswa adalah sangat baik (3) efektivitas alat peraga berkategori tinggi (4) pencapaian keterampilan proses sains siswa termasuk kategori sangat baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa alat peraga cahaya yang dikembangkan layak digunakan untuk melatihkan keterampilan proses sains.
PENGEMBANGAN MEDIA AJAR BERBASIS MULTIMEDIA AUDIO VISUAL PADA POKOK BAHASAN TEKANAN DI SMP Wardoyo, Galeh Aji; Annur, Syubhan; M, Abdul Salam
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 2 (2017): JUNI 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.978 KB) | DOI: 10.20527/jipf.v1i2.1969

Abstract

Low student learning outcomes of students allegedly did not follow the learning process because the media used is not attractive, so it is necessary to study development aimed at generating media-based teaching with audio-visual multimedia on the subject of pressure. The specific objective of research is to explain: (1) the validity of  teaching media, (2) the practicality of teaching media views of enforceability to the lesson plan, (3) the effectiveness of teaching media. This study refers to the model ADDIE (Analysis Design, Development, Implement, and Evaluate). Data collection techniques such as teaching media validation, observation enforceability of the lesson plan, and achievement test. Data analysis techniques in the form of qualitative and quantitative descriptive. The results showed: (1) the validity of teaching media rated on validation by two validator with excellent category, (2) the practicality of teaching media rated executed very well, (3) the effectiveness of teaching media is considered effective. Be concluded that the teaching media based multimedia developed eligible for use in learning.
Pengembangan LKS Pembelajaran Fisika Dengan Menggunakan Model CLIS (Children Learning In Science) Di SMP 1 Muhammadiyah Banjarmasin Sari, Norma; Annur, Syubhan; Mahardika, Andi Ichsan
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 2 (2017): JUNI 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v5i2.2872

Abstract

Student worksheet that used on learning activity in SMP 1 Muhammadiyah Banjarmasin is still boring handout. So, this makes students be lazy to understanding physics concept. So, because of that used development reserach on studentwork sheet on physics learning use (Children Learning in Science) is worthy. Especially this research purpose to describe : (1) the validity of student worksheet is developed, (2) the practically of student worksheet is developed, (3) The evectiveness of student work sheet is developed. This research refers to development model of Kemp. The sample that we got from validation sheet of student sheetwork; RPP; THB, observation sheet of RPP, and the result of student learning outcomes sample. Sample has anylized by quantitative and qualitative descriptive. The results of this research is: (1) Student worksheet that developed is stated by valid with few revition by two validators, (2) Student work sheet is stated practice by RPP implementation with very good category, (3) Student worksheet is developed is efective and it is from gain score with medium category. We can conclude is development of student worksheet on physics learning use model CLIS in SMP 1 Muhammadiyah Banjarmasin is stated worthy to used, because it is fulfill with valid, practical and efective category.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN KARAKTER KAYUH BAIMBAI MELALUI MODUL FISIKA BERMUATAN KEARIFAN LOKAL Hasani, Noor Latifah; Hartini, Sri; Annur, Syubhan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 3, No 2 (2019): JUNI 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.507 KB) | DOI: 10.20527/jipf.v3i2.1034

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterampilan proses sains (KPS) yang berkategori kurang baik dan karakter kayuh baimbai yang berkategori cukup baik pada siswa kelas XI IPA 1 SMA PGRI 6 Banjarmasin. Oleh karena itu, dilakukan penelitian yang bertujuan meningkatkan KPS dan karakter kayuh baimbai melalui modul fisika bermuatan kearifan lokal dengan model kooperatif. Penelitian ini ialah penelitian tindakan kelas model Kemmis Mc Taggart yang terdiri dari dua siklus. Subjek penelitian ini siswa kelas XI IPA 1 SMA PGRI 6 Banjarmasin berjumlah 27 orang. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini lembar observasi karakter kayuh baimbai, lembar penilaian KPS, dan tes hasil belajar (THB). Hasil penelitian menunjukkan : 1) keterlaksanaan RPP siklus I 80,14% berkategori baik dan pada siklus II 81,99% berkategori sangat baik; 2) KPS pada siklus I 81,13% berkategori baik dan siklus II 91,2% berkategori baik; 3) karakter kayuh baimbai pada siklus I 3,94 berkategori baik dan siklus II 4,4 berkategori baik; dan 4) hasil belajar siswa siklus I 88,90% berkategori tuntas dan siklus II 92,60% berkategori tuntas. Diperoleh simpulan bahwa keterampilan proses sains dan karakter kayuh baimbai siswa kelas XI IPA 1 SMA PGRI 6 Banjarmasin pada materi fluida statis meningkat setelah diterapkan modul fisika bermuatan kearifan lokal dengan model kooperatif.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PAIR CHECK DENGAN TIPE THINK PAIR SQUARE DI SMA Arianti, Nurul Huda; Annur, Syubhan; Mastuang, Mastuang
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 2 (2017): JUNI 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.934 KB) | DOI: 10.20527/jipf.v1i2.1970

Abstract

Student learning outcomes is still less than optimal or unsatisfactory, it can be known through the data replication midterm class XI IPA at SMAN 9 Banjarmasin. This happens because the learning methods and models used by teachers based on observations during the learning tend to be monotonous and less engaging students, so that students are less enthusiastic and less active in the following study. This study aims to determine whether there are differences in learning outcomes of students using cooperative learning model Pair Check with the type of Think Pair Square in class XI SMA Negeri 9 Banjarmasin. This type of research used in this research is quantitative quasi-experimental research design. This study population is all students in grade XI IPA at SMAN 9 Banjarmasin. Samples were taken using cluster random sampling. Data collection techniques are techniques achievement test and documentation. The results showed that there are differences in learning outcomes of students using cooperative learning model Pair Check with the type of Think Pair Square in class XI SMA Negeri 9 Banjarmasin.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MODEL PENEMUAN TERBIMBING UNTUK MELATIH KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK Salimah, Nisrina; Arifuddin, Muhammad; Annur, Syubhan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 3, No 3 (2019): OKTOBER 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (877.424 KB) | DOI: 10.20527/jipf.v3i3.1040

Abstract

Keterampilan proses sains penting untuk dapat memberikan informasi dan pengetahuan baru melalui suatu pengalaman langsung kepada siswa. Oleh karena itu, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran dengan model penemuan terbimbing yang layak digunakan untuk melatih keterampilan proses sains.  Kelayakan perangkat dilihat dari validitas, kepraktisan dan efektifitasnya. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (analyze, design, develop, implement, evaluate). Perangkat pembelajaran yang dikembangkan terdiri dari RPP, materi ajar, LKPD, dan THB. Subjek uji coba adalah peserta didik kelas X MIPA 4 SMA Negeri 4 Banjarmasin yang berjumlah 31 peserta didik. Data dikumpulkan menggunakan instrumen lembar validasi perangkat pembelajaran, lembar pengamatan keterlaksanaan RPP, lembar pengamatan KPS, dan lembar tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan 1) valid, berdasarkan hasil penilaian validator dengan kategori baik; 2) praktis, berdasarkan keterlaksanaan RPP dengan kategori sangat baik; 3) efektif, berdasarkan gain score dengan kategori sedang; 4) Pencapaian KPS berkategori baik. Demikian, diperoleh simpulan bahwa perangkat pembelajaran model penemuan terbimbing yang dikembangkan layak untuk diimplementasikan dalam proses pembelajaran untuk melatih keteramilan proses sains siswa. Science process skills are important in being able to provide new information and knowledge through direct experience to students. Therefore, research is conducted that aims to produce learning materials with guided discovery models that are appropriate to be used to practice science process skills. The feasibility of the device is seen from its validity, practicality and effectiveness. This research is a development study using the ADDIE development model (analyze, design, develop, implement, evaluate). The learning tools developed consist of lesson plans, teaching materials, student worksheets, and learning achievement tests. The subjects of the trial were students of class X MIPA 4 of SMA Negeri 4 Banjarmasin, totaling 31 students. Data were collected using a learning instrument validation sheet, an observation sheet for lesson plan implementation, an observation sheet for science process skills, and a learning outcome test sheet. The results showed that the learning tools developed 1) were valid, based on the results of the validator assessment in both categories; 2) practical, based on the implementation of lesson plans with very good categories; 3) effective, based on the gain score in the medium category; 4) Achievement of science process skills categorized as good. Thus, it was concluded that the guided discovery learning materials developed was feasible to be implemented in the learning process to train students in the scientific process of pregnancy.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR ANTARA YANG MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN POE (PREDICTION OBSERVATION EXPLANATION) DAN EIA (EXPLORATION INTRODUCTION APPLICATION) PADA SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 4 BANJARMASIN Annur, Syubhan
JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA Vol 2, No 2 (2015): JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran konvensional pada mata pelajaran fisika di SMAN 4 Banjarmasin yang masih berpusat pada guru membuat siswa menjadi pasif, akibatnya pembelajaran menjadi tidak berkualitas sehingga berdampak kepada hasil belajar yang kurang memuaskan. Diperlukan adanya suatu model pembelajaran yang dapat melibatkan siswa secara aktif dalam kegiatan pembelajaran. Model pembelajaran POE dan EIA adalah model pembelajaran yang kegiatannya berpusat pada siswa, dan dipandang dapat mengembangkan potensi siswa guna meningkatkan hasil belajarnya. Adapun tujuan penelitian ini adalah menganalisis perbedaan hasil belajar antara yang menggunakan model pembelajaran POE (Prediction Observation Explanation) dan  EIA (Exploration Introduction Application) pada siswa kelas XI IPA SMAN 4 Banjarmasin. Penelitian ini tergolong dalam jenis penelitian kuasi eksperimen dengan desain pretest posttest  comparison. Penelitian ini menggunakan kelas XI IPA sebagai populasi, lalu dengan menggunakan teknik cluster random sampling, peneliti menetapkan kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2 sebagai sampel. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah soal tes. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar yang dapat dilihat dari hasil perhitungan dengan menggunakan uji t pada nilai posttest sampel. Uji t menghasilkan nilai t hitung sebesar 3,80 yang lebih besar daripada nilai t tabel yaitu 1,99 sehingga dapat dinyatakan terdapat perbedaan hasil belajar antara yang menggunakan model pembelajaran POE dan model pembelajaran EIA pada siswa kelas XI IPA SMAN 4 Banjarmasin.
Pengembangan Bahan Ajar Melalui Model Pembelajaran REACT Pada Materi Elastisitas Purnamasari, Pratiwi; Annur, Syubhan; M., Abdul Salam
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4, No 3 (2016): OKTOBER 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v4i3.1006

Abstract

 Bahan ajar yang digunakan di SMA Negeri 2 Banjarmasin selama ini masih kurang dalam mengaitkan materi yang dipelajari dengan konsep kehidupan sehari-hari. Diperlukan bahan ajar yang dapat menuntun siswa untuk menemukan dan menerapkan konsep dalam kehidupan sehari-hari, dan melatih siswa untuk aktif berpikir dan bertindak secara fisik. Oleh karena itu, dilakukan penelitian pengembangan bahan ajar fisika dengan model REACT pada materi elastisitas yang layak digunakan. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) validitas bahan ajar materi elastisitas yang dikembangkan, (2) kepraktisan bahan ajar materi elastisitas yang dikembangkan, (3) keefektivan bahan ajar materi elastisitas yang dikembangkan. Penelitian ini mengacu pada model pengembangan menurut Dick and Carey. Data yang diperoleh melalui lembar validasi bahan ajar, lembar pengamatan RPP, dan data hasil belajar siswa. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa: (1) bahan ajar yang dikembangkan dinyatakan valid dengan kategori sangat tinggi yang divalidasi oleh dua validator, (2) bahan ajar yang dikembangkan dinyatakan praktis dilihat dari keterlaksanaan RPP dengan kategori sangat baik, (3) bahan ajar yang dikembangkan dinyatakan efektif dilihat dari gain score yang berada dalam kategori tinggi. Diperoleh simpulan bahwa bahan ajar pada pokok bahasan elastisitas melalui model pembelajaran REACT dinyatakan layak untuk digunakan, karena memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif.