Muliana Sari, Muliana
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGEMBANGAN LKS MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM CREATING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS VIII SMP Sari, Muliana; Susiswo, Susiswo; Nusantara, Toto
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 6: Juni 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.594 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i6.9340

Abstract

The aim of this research is developing student activity sheets (LKS) with model problem creating to improve students’ ability to think critically. This research is a developmental research with Plomp’s development model. This development model consists of three stages that are (1) preliminary research; (2) prototype phase; (3) assessment phase. The test subjects involved 27 students of class VIII of SMPN 1 Gambut. Based on the results of research from the design of LKS consists of cover, time allocation, learning objectives, content of LKS and assessment. Activities in the LKS consists of five stages of model problem creating that are learning objectives, problem context, create the problem, anticipate students’ solutions and reflect. The contents of the LKS consists questions that guide students to find mathematical concepts or principles, issues that need to be spent students and guide students to critical thinking that are basic clarification, basic for decision, inference and advanced clarification. The validations results from three validators showed that the LKS satisfied valid criteria. As a result on field testing in SMPN 1 Gambut students’ responses were positive. In addition, this learning instrument can increase students’ ability to think critically by 74%.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKS dengan model problem creating yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini termasuk pengembangan dengan model pengembangan Plomp, yaitu (1) preliminary research (penelitian awal); (2) prototyping phase (fase pengembangan); (3) assessment phase (fase penilaian). Subjek uji coba melibatkan 27 siswa kelas VIII SMPN 1 Gambut. Desain LKS terdiri atas cover, alokasi waktu, tujuan pembelajaran, isi LKS, dan penilaian. Kegiatan dalam LKS terdiri atas lima tahapan model problem creating, yaitu menyampaikan tujuan pembelajaran, konteks masalah, menciptakan masalah, antisipasi jawaban, dan refleksi. Isi LKS terdiri dari pertanyaan-pertanyaan yang menuntun siswa menemukan konsep atau prinsip matematika, masalah yang perlu diselesaikan siswa, dan memandu siswa untuk berpikir kritis antara lain memberikan penjelasan dasar, membangun keterampilan dasar, menyimpulkan dan memberikan penjelasan lanjut. Hasil validasi LKS dari tiga validator menunjukkan bahwa LKS memenuhi kriteria valid. Berdasarkan uji coba lapangan di SMPN 1 Gambut respon siswa terhadap LKS positif. Selain itu, peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa sebesar 74%.
Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Masalah pada Pemecahan Masalah MAtematika di Kelas VIII SMP Sukmawati, Ati; Sari, Muliana
EDU-MAT Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Unlam Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah tidak hanya memberi tekanan pada keterampilan menghitung dan kemampuan menyelesaikan soal tetapi juga membentuk kemampuan siswa dalam memecahkan masalah baik masalah kehidupan sehari-hari maupun masalah yang berkaitan dengan matematika itu sendiri. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran matematika yang dapat melibatkan siswa secara aktif untuk memecahkan masalah. Penerapan model pembelajaran berbasis masalah merupakan salah satu  pembelajaran yang mengarahkan siswa pada kemampuan pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalahdan respon siswa dalam implementasi model pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, dengan populasi seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Gambut tahun pelajaran 2014-2015. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling yaitu mengambil secara acak satu kelas, sehingga diperoleh kelas VIIIG SMP Negeri 1 Gambut sebagai sampel penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, tes dan angket. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistika deskriptif terdiri dari rata-rata,skala Likert dan persentase.Hasil penelitian menunjukkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dalamimplementasipembelajaran berbasis masalah berada pada kualifikasi baik.Hal ini juga didukung bahwa dari rata-rata tingkat persetujuan menunjukkan siswa setuju terhadap model pembelajaran berbasis masalah. Kata kunci:          model pembelajaran berbasis masalah,pemecahan masalah, respon siswa.
Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Masalah pada Pemecahan Masalah MAtematika di Kelas VIII SMP Sukmawati, Ati; Sari, Muliana
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah tidak hanya memberi tekanan pada keterampilan menghitung dan kemampuan menyelesaikan soal tetapi juga membentuk kemampuan siswa dalam memecahkan masalah baik masalah kehidupan sehari-hari maupun masalah yang berkaitan dengan matematika itu sendiri. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran matematika yang dapat melibatkan siswa secara aktif untuk memecahkan masalah. Penerapan model pembelajaran berbasis masalah merupakan salah satu  pembelajaran yang mengarahkan siswa pada kemampuan pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalahdan respon siswa dalam implementasi model pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, dengan populasi seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Gambut tahun pelajaran 2014-2015. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling yaitu mengambil secara acak satu kelas, sehingga diperoleh kelas VIIIG SMP Negeri 1 Gambut sebagai sampel penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, tes dan angket. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistika deskriptif terdiri dari rata-rata,skala Likert dan persentase.Hasil penelitian menunjukkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dalamimplementasipembelajaran berbasis masalah berada pada kualifikasi baik.Hal ini juga didukung bahwa dari rata-rata tingkat persetujuan menunjukkan siswa setuju terhadap model pembelajaran berbasis masalah. Kata kunci:          model pembelajaran berbasis masalah,pemecahan masalah, respon siswa.