Kasmui Kasmui, Kasmui
Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Semarang Gedung D6 Lantai 2 Kampus Sekaran Gunungpati Semarang, 50229, Telp. (024)8508035

Published : 31 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Unnes Science Education Journal

PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN IPA TERPADU PADA TEMA SISTEM GERAK PADA MANUSIA Widayat, Widi; Kasmui, Kasmui; Sukaesih, Sri
Unnes Science Education Journal Vol 3 No 2 (2014): July 2014
Publisher : Unnes Science Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v3i2.3353

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kelayakan multimedia interaktif menurut tim ahli dan penggunaannya sebagai media pembelajaran di SMP N 3 Ungaran. Hasil penelitian menunjukkan, pada tahap validasi desain oleh tim ahli diperoleh persentase kelayakan dari aspek media, materi, dan keterpaduan, masing-masing sebesar 92%; 92,40%; dan 100% dengan kriteria sangat layak. Setelah direvisi, diperoleh peningkatan persentase untuk masing-masing aspek sebesar 94,44%; 93,93%; dan 100% dengan kriteria sangat layak dan multimedia interaktif siap diujicobakan pada skala terbatas. Pada uji coba skala terbatas, diperoleh hasil persentase keterbacaan oleh siswa sebesar 85,39% sedangkan oleh guru 98,61% dengan kriteria yang sama yaitu sangat baik dan tidak terdapat saran perbaikan sehingga multimedia dapat digunakan untuk uji coba skala luas. Pada uji coba skala luas, diperoleh hasil bahwa multimedia sangat baik untuk digunakan. Hal ini ditunjukkan dengan persentase penggunaan multimedia oleh siswa sebesar 89,5% dan oleh guru sebesar 95,2%. Hasil tersebut diperkuat oleh pencapaian hasil belajar siswa yang meningkat. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan persentase ketuntasan klasikal dari hasil pre-test 80,65% meningkat menjadi 100% pada post-test. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa multimedia ini sangat layak dan sangat baik untuk digunakan sebagai media pembelajaran IPA Terpadu pada tema sistem gerak pada manusia. The purpose of research is to know the feasibility of interactive multimedia according by expert team and its uses as learning media at SMP N 3 Ungaran. Research results show that in phase of the design validation by expert teams obtained the percentage of media feasibility from aspects of media, materials, and integration, respectively 92%, 92.40% and 100% with very feasible criteria. After revised, obtained the improvement of the percentage for each aspect respectively is 94.44%, 93.93% and 100% with very feasible criteria and the developed multimedia is ready been tested on a limited scale trials. On limited scale trial, obtained the results of legibility percentage by students is 85.39% while 98.61% by teacher with the same criteria that is very good and did not obtain suggestions for revision so that multimedia can be used for large scale trials. In large-scale trials, the results showed that multimedia is very good to use. This is indicated by the percentage of multimedia using by students is 89.5% and 95.2% by teachers. These results are strengthened by increasing the student achievement. This is showed by the percentage of students classical completeness is increase from pres-test result that is just 80,65% become 100% of pos-test. Based on that results, can be conclude that this multimedia is very feasible and very good to use as learning media of Integrated Sciences on the material of human motion systems.
DESAIN INSTRUMEN TES DIAGNOSTIK PENDETEKSI MISKONSEPSI UNTUK ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP KIMIA MAHASISWA CALON GURU Susilaningsih, Endang; Kasmui, Kasmui; Harjito, Harjito
Unnes Science Education Journal Vol 5 No 3 (2016): December 2016
Publisher : Unnes Science Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v5i3.13184

Abstract

Abstrak   ___________________________________________________________________   Penelitian ini bertujuan mendesain instrumen tes diagnostik pendeteksi miskonsepsi, untuk menganalisis pemahaman konsep dasar kimia mahasiswa calon guru. Instrumen tes ini sangat dibutuhkan oleh mahasiswa untuk mengetahui, menganalisis sejauh mana pemahaman konsep-konsep dasar kimia yang telah diberikan dalam perkuliahan. Pemahaman konsep dasar kimia saat ini harus diupayakan secara maksimal, untuk menghasilkan outcome sesuai profil lulusan mahasiswa prodi Pendidikan Kimia, untuk menjadi Pendidik, fasilisator pembelajaran yang  kreatif, inovatif, dan sebagai peneliti dibidang kependidikan. Metode Penelitian didesain sedemikian rupa dengan langkah-langkah mulai dari pemilihan materi yang sulit dipahami, menyusun kisi-kisi soal, desain instrumen tes pendeteksi miskonsepsi model three tier multiple choice, untuk multi level sampai mikroskopis, ujicoba,  analisis data uji coba, dan  penyempurnaan desain.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan data uji coba instrument tes valid dan reliabel. Hasil analisis pemahaman konsep dasar kimia mahasiswa calon guru pada ujian akhir semester dengan instrument tes yang sudah disempurnakan menunjukkan 25 dari 50 mahasiswa (50%) paham konsep dasar kimia, 20 dari 50 mahasiswa (40%) mis konsepsi,  dan 5 dari 50 mahasiswa (10%) tidak paham konsep dasar kimia. Saran diperlukan penyempurnaan desain tes diagnostic pendeteksi miskonsepsi, dan perluasan cakupan materi dasar kimia.   Abstract   ___________________________________________________________________   This research aims to design a diagnostic test instrument detection of misconceptions, to analyze the understanding of the basic concepts of chemistry student teachers. This test instrument is needed by the students to identify, analyze the extent to which understanding of the basic concepts of chemistry that has been given in lectures. Understanding of the basic concepts of chemistry at this time should be pursued to the fullest, to produce outcomes fit the profile of graduate student education department of Chemistry, to be educator, facilitator of learning in a creative, innovative, and as a researcher in the field of education. Methods are designed with steps ranging from selecting the materials that are difficult to understand, prepare grille matter, the instrument design detector test misconceptions model of a three tier multiple choice, to a multi-level to the microscopic, testing, analysis of test data, and design improvements , The results showed that based on trial data are valid and reliable test instrument. The results of the analysis of understanding of the basic concepts of chemistry student teachers on the semester final exam with test instrument that has been perfected showed 25 out of 50 students (50%) understand the basic concepts of chemistry, 20 of 50 students (40%) mis conception, and 5 out of 50 students ( 10%) do not understand the basic concepts of chemistry. Suggestions necessary design improvements misconceptions detection diagnostic tests, and expanded coverage of basic materials chemistry.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN IPA TERPADU BERPENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES PADA TEMA DAMPAK LIMBAH RUMAH TANGGA TERHADAP LINGKUNGAN UNTUK SMP KELAS VIII Ditasari, Rahma; Peniati, Endah; Kasmui, Kasmui
Unnes Science Education Journal Vol 2 No 2 (2013): July 2013
Publisher : Unnes Science Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v2i2.2043

Abstract

PENGEMBANGAN MODUL IPA TERPADU BERBASIS JOYFUL LEARNING DENGAN TEMA ROKOK DAN KESEHATAN Prasetyowati, Ratna; Sudarmin, Sudarmin; Kasmui, Kasmui
Unnes Science Education Journal Vol 3 No 1 (2014): February 2014
Publisher : Unnes Science Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v3i1.2954

Abstract

Pembelajaran IPA di SMP N 5 Jepara belum dilaksanakan secara terpadu dan masih berpusat pada guru. Pengembangan modul IPA terpadu berbasis joyful learning dapat menjadi salah satu cara untuk melaksanakan pembelajaran IPA terpadu sehingga siswa dapat memahami konsep IPA terpadu secara utuh dan menyeluruh serta aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan modul, keefektifan dan kepraktisan dari penerapan modul dalam pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode R and D (Research and Development) dengan tahapan: identifikasi potensi dan masalah, perencanaan, desain modul, validasi desain, revisi desain, uji coba skala kecil, revisi modul, uji coba skala besar, revisi modul, modul final. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran dan sesuai standar BSNP dengan nilai kelayakan isi 3,47, kelayakan bahasa 3,65, kelayakan penyajian 3,56 dan kelayakan kegrafikan 3,59. Kefektifan penerapan modul diperoleh dari peningkatan hasil pretes dan postes dengan N-gain sebesar 0,52 kategori sedang dan signifikansi uji t sebesar 142,63. Nilai ketuntasan belajar siswa secara klasikal juga dapat mencapai 86,15%. Kepraktisan penggunaan modul diperoleh dari observasi keterlaksanaan pembelajaran sebesar 84,22%, aktivitas siswa sebesar 77,35%, angket tanggapan siswa sebesar 98,47% dan angket tanggapan guru sebesar 90%. Science learning in SMP N 5 Jepara has not been implemented in an integrated manner and teacher centered. Development of an integrated science module based on joyful learning can be one way to implement an integrated science learning that students can understand the concepts of integrated science completely and student can be active in this learning. This study aims to determine the feasibility of module, the effectiveness, and practicality of the implementation of module in learning. This study uses the method of R and D (Research and Development) with stages: problem identification, planning, module design, design validation, design revisions, small-scale trials, revision modules, large-scale trials, module revisions, final module. The studied variables are the feasibility of modules by experts, learning outcomes, teacher and student responses questionnaire, learning implementation observation and student activities observation. The results show that the developed module fit for use in teaching and in accordance with the standards BSNP an average score of 3.47 contents feasibility, 3.65 languages feasibility, 3.56 presentation feasibility and 3.59 graphic feasibility. Effectiveness of application modules can be seen from the increase in pretest and posttest results with the classical N-gain medium category was 0.52 and the significance of the t test for 142.63. Student’s classical mastery learning value also can reach 86.15%. Practicality of the use module that is gained from learning implementation observation 84.22%, student activities 77.35%, students responses questionnaire is 98.47% and teachers responses questionnaire is 90%.