Kasmui Kasmui, Kasmui
Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Semarang Gedung D6 Lantai 2 Kampus Sekaran Gunungpati Semarang, 50229, Telp. (024)8508035

Published : 31 Documents
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia

KEEFEKTIFAN DESAIN MEDIA ROLE PLAYING GAMES BERBASIS ANDROID PADA MATERI REDOKS DAN TATA NAMA SENYAWA Wildana, Maula Najikh; Kasmui, Kasmui; Nuryanto, Nuryanto
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 14, No 1 (2020): January (2020)
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Growth of education and technology are related that made teacher must be more creative on educate, one of them is the variation of educational media. This research aims to develop an education games using the Android-based Role Playing Games genres that proper and effective to use in the Redox and Compound Nomenclature. This research refers to ADDIE model. Data collection techniques used method of documentation, tests, and questionnaires. The result of documentation method are students mark that analyzed to gain normality and homogenity of the class that used for experiments. Tests used to measure the classical completeness of student in experimental class with the developed media and control class without it. Questionnaire used to determine responses of respondents to the developed media. The results of the assessment by media experts show that media had scored 44,5 from maximum score 48 and by instructional experts show that media had scored 37 from maximum score 44. Media also said to be effective showed from the class completeness of 84,8% in the experiment class higher than control class that scored 54,3%. Media had very good criteria with percentage of 84,8% showed by students questionnaire and 87,5% showed by teachers questionnaire.  
PENGGUNAAN MULTIMEDIA INTERAKTIF DALAM MEMINIMALISASI MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI POKOK LARUTAN PENYANGGA Fitria, Fitria; Priatmoko, Sigit; Kasmui, Kasmui
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 10, No 1 (2016): January 2016
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan multimedia interaktif dapat meminimalisasi miskonsepsi siswa pada materi pokok larutan penyangga. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah true experimental design yang berbentuk pretest-posttest control group design. Subyek penelitian ini terdiri atas 33 siswa kelas eksperimen dan 33 siswa kelas kontrol. Tingkat penguasaan konsep larutan penyangga diperoleh dari hasil tes diagnostik miskonsepsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata proporsi siswa yang mengalami miskonsepsi pada kelas eksperimen sebanyak 9 dari 33 siswa sedangkan pada kelas kontrol sebanyak 14 dari 33 siswa. Nilai gain ternormalisasi kelas eksperimen 0,64 dan kelas kontrol 0,5 yang berarti peningkatan hasil belajar kognitif siswa kelas eksperimen lebih besar daripada kelas kontrol. Skor jawaban siswa yang tergolong miskonsepsi pada kelas eksperimen dan kelas kontrol berdistribusi normal dan mempunyai varians yang sama. Hasil uji t satu pihak kiri menunjukkan bahwa t hitung (-4,89) < - t (- 1,67) yang berarti rata-rata jawaban yang tergolong miskonsepsi kelas eksperimen lebih rendah daripada kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan multimedia interaktif dapat digunakan untuk meminimalkan miskonsepsi siswa pada materi pokok larutan penyangga.This study aimed to know whether the using of interactive multimedia can minimalize student misconceptions in buffer solution subject. Research design used true experimental design by pretest-posttest control group design. The subject consist of 33 students of experimental class and 33 students of control class. Level of conceptual understanding was collected by using misconception diagnostic test technique. The result of this study showed that mean of misconception proportion at experimental class is 9 of 33 studets, while the mean of misconceptions proportion at control class is 14 of 33 students. The normalized gain score of experimental class is 0,64, while the normalized gain score of control class is 0,5. It’s mean that study result increase in cognitive aspect of experimental class better than control class. The student misconceptions score of experimental class and control class was normal and has the same variant. The result of t-test showed that t (-4,89) < -t (-1,67). It’s mean the misconceptions score mean of experimental class less than control class. Based on the result of this study, it can be concluded that using of interactive multimedia can minimalize student misconceptions in buffer solution subject matter.
ANALISIS KESIAPAN LABORATORIUM KIMIA DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SMA NEGERI SE-KABUPATEN JEPARA Rahayu, Kibtiyah Sri; Nuswowati, Murbangun; Kasmui, Kasmui
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 11, No 1 (2017): January 2017
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan laboratorium kimia di SMA Negeri se-kabupaten Jepara dalam mendukung pelaksanaan kurikulum 2013. Subyek dalam penelitian ini meliputi seluruh SMA Negeri di Kabupaten Jepara yang pada tahun ajaran 2014/ 2015 menggunakan kurikulum 2013, yaitu SMA N 1 Pecangaan, SMA N 1 Tahunan, SMA N 1 Jepara dan SMA N 1 Bangsri. Fokus penelitian ini adalah kesiapan laboratorium kimia dengan indikator kesiapan laboratoriun yang meliputi: desain ruang, administrasi, pengelolaan penyelengaraan serta kelengkapan alat dan bahan praktikum. Data penelitian diperoleh dari hasil observasi, angket dan wawancara. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Data yang berupa angka selanjutnya dideskripsikan dengan analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian yang telah dilakukan pada sekolah-sekolah tersebut menunjukkan bahwa tiga sekolah dalam kategori siap dan satu sekolah dalam kategori kurang siap dengan persentase kesiapan laboratorium masing-masing sebesar 61,08%; 62,92%; 78,38% dan 64,91%. Secara umum SMA Negeri se-Kabupaten Jepara telah siap melaksanakan kurikulum 2013 dengan persentase 66,57%.
PENDEKATAN CHEMO-ENTREPRENEURSHIP MENGGUNAKAN FLASH SEBAGAI MEDIA CHEMO-EDUTAINMENT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR Nugraheni, Didik; Santosa, Nurwachid Budi; Kasmui, Kasmui
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 10, No 2 (2016): July 2016
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah penerapan pendekatan Chemo-Entrepreneurship menggunakan Flash sebagai media Chemo-Edutainment berpengaruh terhadap meningkatkan hasil belajar materi pokok sistem koloid di suatu SMAN di Temanggung. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling, diperoleh kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 2 sebagai kelas kontol. Pengambilan data menggunakan teknik tes, observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan rerata hasil belajar kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol berdasarkan pada uji satu pihak kanan kedua nilai posttest yaitu dengan thitung sebesar 7,0716 lebih dari tkritis2,00 pada alfa sebesar 5%, df sebesar 58. Hasil analisis pengaruh antar variabel diperoleh besarnya koefisien determinasi adalah 71,53%, berarti bahwa pendekatan Chemo-Entrepreneurship menggunakan Flash sebagai media Chemo-Edutainment berkontribusi meningkatkan hasil belajar kognitif siswa sebesar 71,53%. Penilaian afektif dan psikomotor, rata-rata nilai hasil belajar kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penerapan pendekatan Chemo-Entrepreneurship menggunakan Flash sebagai media Chemo-Edutainment berpengaruh dalam meningkatkan hasil belajar materi pokok sistem koloid
ANALISIS MISKONSEPSI MATERI LARUTAN PENYANGGA DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH BERBANTUAN MEDIA INTERAKTIF Setiawan, Aput; Kusumo, Ersanghono; Kasmui, Kasmui; Rahayu, Surti
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 13, No 2 (2019): July (2019)
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to analyze the misconceptions of the students through a posttest after interactive learning with a model of Problem Based Learning. The study was conducted in SMA N 1 Batang with sampling research done by purposive sampling was XI MIA-G in even semester with the subject matter of the Buffer Solution. The research designed by descriptive analysis with data collection through the documentation, written tests, questionnaires, and interviews. The result of overall analysis concept gained 300 kinds of the students from the posttest result. The result of concept patterns in XI MIA-G showed that most of the students understand the concept was 83%, a small percentage of the students which experienced misconceptions was 15,33% and which didn’t understand the concept was 1,67%.
PENDEKATAN CHEMO-ENTREPRENEURSHIP MENGGUNAKAN FLASH SEBAGAI MEDIA CHEMO-EDUTAINMENT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR Nugraheni, Didik; Santosa, Nurwachid Budi; Kasmui, Kasmui
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 10, No 2 (2016): July 2016
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah penerapan pendekatan Chemo-Entrepreneurship menggunakan Flash sebagai media Chemo-Edutainment berpengaruh terhadap meningkatkan hasil belajar materi pokok sistem koloid di suatu SMAN di Temanggung. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling, diperoleh kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 2 sebagai kelas kontol. Pengambilan data menggunakan teknik tes, observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan rerata hasil belajar kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol berdasarkan pada uji satu pihak kanan kedua nilai posttest yaitu dengan thitung sebesar 7,0716 lebih dari tkritis2,00 pada alfa sebesar 5%, df sebesar 58. Hasil analisis pengaruh antar variabel diperoleh besarnya koefisien determinasi adalah 71,53%, berarti bahwa pendekatan Chemo-Entrepreneurship menggunakan Flash sebagai media Chemo-Edutainment berkontribusi meningkatkan hasil belajar kognitif siswa sebesar 71,53%. Penilaian afektif dan psikomotor, rata-rata nilai hasil belajar kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penerapan pendekatan Chemo-Entrepreneurship menggunakan Flash sebagai media Chemo-Edutainment berpengaruh dalam meningkatkan hasil belajar materi pokok sistem koloid
PENGGUNAAN MULTIMEDIA INTERAKTIF DALAM MEMINIMALISASI MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI POKOK LARUTAN PENYANGGA Fitria, Fitria; Priatmoko, Sigit; Kasmui, Kasmui
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 10, No 1 (2016): January 2016
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan multimedia interaktif dapat meminimalisasi miskonsepsi siswa pada materi pokok larutan penyangga. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah true experimental design yang berbentuk pretest-posttest control group design. Subyek penelitian ini terdiri atas 33 siswa kelas eksperimen dan 33 siswa kelas kontrol. Tingkat penguasaan konsep larutan penyangga diperoleh dari hasil tes diagnostik miskonsepsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata proporsi siswa yang mengalami miskonsepsi pada kelas eksperimen sebanyak 9 dari 33 siswa sedangkan pada kelas kontrol sebanyak 14 dari 33 siswa. Nilai gain ternormalisasi kelas eksperimen 0,64 dan kelas kontrol 0,5 yang berarti peningkatan hasil belajar kognitif siswa kelas eksperimen lebih besar daripada kelas kontrol. Skor jawaban siswa yang tergolong miskonsepsi pada kelas eksperimen dan kelas kontrol berdistribusi normal dan mempunyai varians yang sama. Hasil uji t satu pihak kiri menunjukkan bahwa t hitung (-4,89) < - t (- 1,67) yang berarti rata-rata jawaban yang tergolong miskonsepsi kelas eksperimen lebih rendah daripada kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan multimedia interaktif dapat digunakan untuk meminimalkan miskonsepsi siswa pada materi pokok larutan penyangga.This study aimed to know whether the using of interactive multimedia can minimalize student misconceptions in buffer solution subject. Research design used true experimental design by pretest-posttest control group design. The subject consist of 33 students of experimental class and 33 students of control class. Level of conceptual understanding was collected by using misconception diagnostic test technique. The result of this study showed that mean of misconception proportion at experimental class is 9 of 33 studets, while the mean of misconceptions proportion at control class is 14 of 33 students. The normalized gain score of experimental class is 0,64, while the normalized gain score of control class is 0,5. Its mean that study result increase in cognitive aspect of experimental class better than control class. The student misconceptions score of experimental class and control class was normal and has the same variant. The result of t-test showed that t (-4,89) < -t (-1,67). Its mean the misconceptions score mean of experimental class less than control class. Based on the result of this study, it can be concluded that using of interactive multimedia can minimalize student misconceptions in buffer solution subject matter.