Kasmui Kasmui, Kasmui
Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Semarang Gedung D6 Lantai 2 Kampus Sekaran Gunungpati Semarang, 50229, Telp. (024)8508035

Published : 31 Documents
Articles

Found 12 Documents
Search
Journal : Indonesian Journal of Chemical Science

KAJIAN HUBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SENYAWA ANALOG KALKON Isnaeni, Lailatul; Kasmui, Kasmui; Kusuma, Samuel Budi Wardana
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis HKSA terhadap 13 senyawa analog kalkon telah dilakukan berdasarkan analisis regresi multilinear. Deskriptor yang digunakan adalah deskriptor sterik, hidrofobik dan elektronik. Terhadap setiap senyawa dilakukan optimasi geometri dengan metode DFT B3LYP basis set 6-311G, kemudian dihitung nilai deskriptornya menggunakan software Gaussian 09 dan MarvinBeans-6.0.0. Data aktivitas antioksidan IC50 diperoleh dari literatur dan dinyatakan sebagai log 1/IC50. Data deskriptor diolah menggunakan IBM SPSS 21. Diperoleh persamaan HKSA: Log 1/IC50­ = -13,715 + 56,583 Energi HOMO + 0,654 Celah HOMO-LUMO – 4,018 IPs + 0,003 PSA – 0,225 logP + 0,036 Indeks Platt + 1,221 Indeks Balaban – 0,046 Indeks Harrary – 3,643E-05 Indeks Hyper-Wiener + 0,299 Refraktivitas - 0,773 Polarisabilitas Dengan n = 13; R = 0,998; R2 = 0,995; SE = 0,017014694; PRESS = 0,00028939 Dari persamaan HKSA didapatkan prediksi senyawa yang berpotensi sebagai antioksidan, yaitu senyawa 2,4,5,2’,5’-pentametoksikalkon; 2’-hidroksi-2,4,5,5’-tetrametoksikalkon dan 2’-nitro-5’-hidroksi-2,4,5-trimetoksikalkon dengan nilai Log 1/IC50 masing-masing sebesar -0,0329263210179302; -0,3947818814234920, -0,3400535864346010.
HUBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SENYAWA TURUNAN APIGENIN Perwira, Grandys; Kasmui, Kasmui; Hadisaputro, Subiyanto
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 4 No 3 (2015)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan kajian secara komputasi mengenai HKSA senyawa turunan Apigenin menggunakan deskriptor sterik, hidrofobik dan elektronik. Nilai deskriptor diperoleh berdasarkan perhitungan kimia komputasi menggunakan program Gaussian-09 dan MarvinBeans-15.1.26. Data deskriptor sterik, hidrofobik dan teoritik dibandingkan dengan data Log 1/IC50 yang diperoleh dari literatur data eksperimental. Data hasil perhitungan diolah  menggunakan  program IBM SPSS 21 menggunakan metode analisis regresi multilinear. Diperoleh persamaan HKSA: Log 1/IC50 = (-19,114) Konstanta + (-103,550) HOMO + (1,036) IPs + (-2,595) Log P + (0,443) Momen Dipole + (0,384) Indeks Harary + (3,689) Indeks Balaban +( -6,244) Indeks Randic + ( 0,160) MSA. n = 11 ; R = 0,999 ; R2 = 0,998 ; SE = 0,0725 ; PRESS = 0,010513 Berdasarkan persamaan HKSA, didapatkan prediksi senyawa yang berpotensi sebagai antioksidan, yaitu senyawa 3’,3 dimetoksi Apigenin dengan nilai Log 1/IC50prediksi sebesar 3.57691.
KAJIAN HKSA SENYAWA TURUNAN DEOKSIBENZOIN TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN MENGGUNAKAN ANALISIS REGRESI MULTILINEAR Rifai, Abdul Aziz; Kasmui, Kasmui; Hadisaputro, Subiyanto
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 3 (2014)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan kajian HKSA senyawa turunan deoksibenzoin menggunakan deskriptor sterik, hidrofobik dan teoritik. Nilai deskriptor diperoleh berdasarkan perhitungan kimia komputasi menggunakan program Gaussian-03 dan MarvinBeans-6.0.0. Data deskriptor sterik, hidrofobik dan teoritik dibandingkan dengan data Log 1/IC50 yang diperoleh dari literatur. Data hasil perhitungan dioleh menggunakan program IBM SPSS 21 dengan metode analisis regresi multilinear. Diperoleh persamaan HKSA:Log 1/IC50 = -74,67743 + (-277,32814) Energi HOMO + (174,53663) Celah HOMO-LUMO + (11,08427) IPs + (-0,00963) PSA + (-2,59472) Log P + (0,45320) indeks Platt + (2,54236) indeks Balaban + (0,47215) indeks  Harary + (-0,01080) indeks Hyper-Wiener n = 12; R = 0,969604; R2 = 0,940133; SE = 0,300659; PRESS = 0,18079.Dari persamaan HKSA, didapatkan prediksi senyawa yang sangat berpotensi sebagai antioksidan, yaitu senyawa 2-(3,4-dimetoksifenil)-1-(2,4,5-trihidroksifenil) etanon dengan nilai Log 1/IC50 prediksi sebesar 0,57995. Dengan membanding-kan nilai Log 1/IC50 prediksi, didapatkan hasil bahwa gugus metoksi (OCH3) lebih meningkatkan aktivitas antioksidan dibandingkan dengan gugus etoksi (OC2H5).
PENGARUH RASIO Si/Al, KATION DAN TEMPLATE ORGANIK TERHADAP UKURAN RONGGA ZEOLIT ZSM-5 Endrias, Hepi; Kasmui, Kasmui; Prasetya, Agung Tri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini tentang pemodelan struktur zeolit ZSM-5 yang dimodifikasi rasio Si/Al, kation dan template organiknya untuk mengetahui pengaruhnya terhadap ukuran rongga dan energinya menggunakan metode mekanika molekuler. Pemodelan zeolit dilakukan dengan membuat kerangka struktur satu unit sel zeolit ZSM-5. Selanjutnya dilakukan variasi rasio Si/Al dan variasi kation yaitu ion Na+, Li+, Mg2+ dan Ca2+ pada rasio Si/Al = 2, serta penambahan template organik yaitu 1,6-Heksanadiol, 1,6-heksanadiamin, 1-propanol, dan 1-propanamin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa memperkecil rasio Si/Al-nya akan mengakibatkan pembesaran diameter rongga. Diameter rongga zeolit ZSM-5 sebelum dimodifikasi dengan atom Al sebesar 7,94 oA dan setelah dimodifikasi berkisar 7,97 oA. Pada zeolit ZSM-5 dengan variasi kation diketahui bahwa ukuran rongga zeolit ZSM-5 dengan ion Ca2+ lebih besar dibandingkan Li+, Mg2+ dan Na+. Zeolit ZSM-5 dengan ukuran diameter rongga paling besar adalah zeolit ZSM-5 dengan kation Ca2+ yaitu 7,999994 oA. Pada zeolit ZSM-5 dengan variasi template organik menunjukkan bahwa template yang memiliki gugus amina menghasilkan stuktur zeolit ZSM-5 dengan ukuran rongga yang lebih kecil dibanding template yang memiliki gugus alkohol.
PENGARUH ENKAPSULASI LOGAM TERHADAP NILAI CELAH PITA BORON NITRIDE NANOTUBES(4,4) Nursetiana, Ika Devia; Kasmui, Kasmui; Prasetya, Agung Tri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Boron Nitride Nanotubes (BNNTs) merupakan material nano yang memiliki nilai celah pita lebar sekitar ~5,5 eV. Nilai celah pita BNNTs perlu diturunkan kisaran 2 eV sampai 3 eV agar material ini dapat digunakan sebagai bahan semikonduktor. Salah satu cara untuk menurunkan nilai celah pita BNNTs yaitu dengan mengenkapsulasi material, bisa senyawa organik ataupun logam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan nilai celah pita BNNTs ketika mengenkapsulasi logam Fe maupun logam Cu. Perhitungan nilai celah pita menggunakan metode Density Functional Theory (DFT) dengan basis set Double Zetta Polarized (DZP). Hasil analisis menunjukkan adanya kombinasi struktur pita pada BNNTs yang menghasilkan nilai celah pita BNNTs yang semakin menyempit. Untuk perhitugan nilai celah pita BNNTs murni menggunakan metode DFT didapatkan sebesar 4,31 eV, sedangkan BNNTs yang telah mengenkapsulasi logam Fe didapatkan celah pita 2,82 eV, dan untuk BNNTs yang mengenkapsulasi logam Cu didapatkan celah pita sebesar 2,16 eV. Dari data tersebut diketahui bahwa dengan mengenkapsulasi logam Fe atau Cu, nilai celah pita BNNTs dapat diubah menjadi material semikonduktor.
PENGARUH ENKAPSULASI SILIKON ATAU GERMANIUM PADA BNNT TERHADAP PARAMETER NMR DENGAN DFT Mahmudi, Nanda; Kasmui, Kasmui; Prasetya, Agung Tri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Boron nitrite nanotube (BNNT) merupakan salah satu nanomaterial yang cukup menjanjikan sebagai bahan alternatif pembuatan peralatan elektronik dan memori, tetapi BNNT mempunyai sifat semikonduktor dengan band gap lebar yaitu 5,5 eV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh enkapsulasi unsur Si dan Ge pada sifat BNNT menggunakan metode teori fungsi kerapatan (DFT) dalam program Gaussian 03 W dan diharapkan dapat mengubah sifat BNNT menjadi ferromagnetik. Pada penelitian ini, struktur BNNT (5,0) dengan repetisi 2 dibuat dengan program Material Studio 4.4, kemudian dioptimasi dengan program Gaussian 03 W. setelah dioptimasi, BNNT mengenkapsulasi unsur Si dan Ge di tengah-tengah rongga dan dioptimasi kembali. Selanjutnya dihutung NMR BNNT sebelum dan sesudah mengenkapsulasi Si dan Ge. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa BNNT yang mengenkapsulasi Si atau Ge strukturnya yaitu -4883577,799 kJ/mol dan -9525836,636 kJ/mol lebih stabil daripada struktur BNNT awal yaitu -4132503,361 kJ/mol. Besar medan magnet untuk BNNT yang mengenkapsulasi Si atau Ge yaitu 478,89414 T dan 474,30441 T lebih kecil daripada BNNT awal yaitu 489,47913 T, sehingga BNNT yang mengenkapsulasi Si atau Ge tidak dapat dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan memori magnetik.
Analisis Hubungan Kuantitatif Struktur dan Aktivitas Calcium Channel Blocker Senyawa Turunan Dihidropiridin Syaifudin, Moh; Kasmui, Kasmui; Hadisaputro, Subiyanto
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis hubungan kuantitatif struktur dan aktivitas (HKSA) calcium channel blocker (CCB) model senyawa turunan dihidropiridin menggunakan deskriptor sterik, hidrofobik dan elektronik. Optimasi model senyawa turunan dihidropiridin menggunakan metode DFT dengan basis set 6-31G memakai software Gaussian09W, dan nilai deskriptor diperoleh berdasarkan perhitungan kimia komputasi menggunakan software Gaussian 09W dan MarvinBeans. Data deskriptor yang digunakan untuk menghitung nilai  pIC50 dan dibandingkan dengan data eksperimen. Hasil perhitungan diperoleh menggunakan software IBM SPSS Statistics 21 dan dianalisis menggunakan metode regresi multilinear dan diperoleh persamaan HKSA: pIC50 = 42,881 + (-219,745) Energi HOMO + (-896,757) Energi LUMO + (-4,521) Momen dipol + (8,151) Log P + (-0,436) Indeks Platt + (-2,314) Indeks Balaban + (0,356) Indeks Harary + (-0,005) Indeks Hyperwiener + (0,013) Indeks Szeged + (-6,302) Wiener polarity + (1,901) Refractivity (n = 14; R = 0,995; R2 = 0,990387; SE = 0,20893; PRESS = 0,087304) Berdasarkan persamaan HKSA tersebut, didapatkan prediksi turunan senyawa dihidropiridin yang sangat berpotensi sebagai calcium channel blocker, yaitu 3-etil 5-fenil 4-(4,5-dibromo-1H-imidazol-2-il)-2,6-dimetil-1,4-dihidropiridin-3,5-dikarboksilat dengan nilai pIC50 27,116.
Sintesis dan Karakterisasi TiO2(nanorod)-SiO2 dan Aplikasinya Dalam Cat Akrilik Sulistyono, Ahmad; Wahyuni, Sri; Kasmui, Kasmui
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang sintesis TiO2 nanorod termodifikasi silika (TiO2-SiO2) dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh suhu kalsinasi terhadap karakteristik komposit TiO2-SiO2 dan mengetahui pengaruh  variasi massa komposit terhadap uji sudut kontak pada cat akrilik. Nanokomposit TiO2-SiO2 disintesis dengan menggunakan prekursor sol TiO2 dan sol SiO2. Sebelumnya sol TiO2 disintesis secara solvotermal dan SiO2 disintesis secara sol-gel. titanium (IV) isopropoksida digunakan sebagai prekursor TiO2 nanorod, dan tetraetilorthosilikat sebagai prekursor SiO2. Material nano diaplikasikan sebagai bahan tambahan dalam cat akrilik untuk memberikan sifat swa-bersih pada cat. Hasil sintesis TiO2-SiO2 dikarakterisasi dengan FTIR untuk mengetahui struktur ikatan, XRD untuk mengetahui ukuran dan struktur kristal, TEM untuk mengetahui morfologi, dan SAA untuk mengetahui luas permukaan dan ukuran pori. Hasil karakterisasi FTIR menunjukan adanya ikatan Si-O-Si, Si-OH, Si-O-Ti dan vibrasi ulur Ti-O pada bilangan gelombang 1095,57cm-1, 3425,58 cm-1, 948,98 cm-1, dan 678,94 cm-1. Hasil XRD menunjukkan bahwa sifat padatan adalah kristalin dengan fasa anatase. Hasil TEM menunjukkan bahwa struktur rods pada TiO2 sudah mulai terbentuk. Luas permukaan yang dihasilkan dari karakterisasi SAA secara berturut-turut pada suhu 250, 350, dan 450 oC yaitu 60,898; 40,548; dan 52,097 m2/g. Hasil pengukuran sudut kontak terbesar dan menunjukkan hasil paling baik pada komposit suhu kalsinasi 450oC  dengan variasi massa 5% dari massa cat akrilik
Rekayasa Nilai Celah Pita Boron Nitride Nanotube melalui Enkapsulasi Logam Ni dan Co Khotto, Yuniar Firgin Nakiyatul; Kasmui, Kasmui
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh enkapsulasi logam Ni maupun logam Co terhadap celah pita dan kestabilan struktur BNNT. Penelitian ini dilakukan dengan metode DFT menggunakan software Gaussian 09W dan Gaussview 5.0.8 dan hasilnya dianalisis menggunakan software Gaussum 3.0 Penelitian ini dilakukan menggunakan BNNT4,4 dan BNNT5,0 dengan basis set 631G. Perhitungan menunjukkan celah pita dari BNNT4,4,BNNT4,4-Co dan BNNT4,4-Ni serta BNNT5,0 ,BNNT5,0-Ni dan BNNT5,0-Co mengalami penurunan nilai celah pita dengan nilai 5,31 eV; 1,445 eV dan 1,74 eV serta 3,39 eV; 1,70 eV dan 1,475 eV. Hal ini dikarenakan resitivitas listrik dari logam Co lebih kecil daripada logam Ni, semakin kecil resitivitas listrik dari logam yang dienkapsulasi maka semakin besar pula penurunan nilai celah pita yang didapatkan. Nilai resitivitas listrik dari logam Co dan Ni adalah 62,4 nΩm dan 69,3 nΩm. Dari Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa enkapsulasi Co dan Ni pada BNNT4,4 dan BNNT5,0 dapat menurunkan nilai celah pita dari BNNT4,4 murni.  
Pengaruh Enkapsulasi Logam Cr dan Zn terhadap Band Gap BNNT Armchair menggunakan Metode DFT Fitriyaningsih, Afi; Kasmui, Kasmui; Harjono, Harjono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menurunkan band gap BNNT armchair sehingga diperoleh BNNT yang bersifat semikonduktor. BNNT memiliki band gap seragam yang tidak bergantung pada diameter tabung dan penggulungan. Penurunan band gap dalam penelitian ini dilakukan enkapsulsi logam Cr dan logam Zn kedalam BNNT armchair. Pemodelan struktur BNNT menggunakan software Accelerys Material Studio®4.4. struktur BNNT armchair yang digunakan yaitu BNNT(4,4) dan BNNT(5,5) dengan 3 repetisi cincin BN. Proses optimasi geometri menggunakan metode perhitungan DFT/B3LYP dengan basis set 6-31G menggunakan paket Gaussian® 09W dan hasilnya dianalisis menggunakan GaussSum 3.0. Perhitungan band gap menggunakan basis set 6-31G menghasilkan HOMO dan LUMO yang digunakan untuk mengetahui band gap dari BNNT armchair. Band gap didapat dari selisih HOMO-LUMO. Hasil band gap pada BNNT(4,4), BNNT(4,4)-Cr, dan BNNT(4,4)-Zn berturut-turut adalah sebesar 6,07; 2,29; dan 1,88eV. Hasil perhitungan pada BNNT(5,5), BNNT(5,5)-Cr, dan BNNT(5,5)-Zn berturu-turut adalah 6,10; 2,89; dan 1,89 eV. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa enkapsulasi logam Cr dan Zn dapat menurunkan band gap dari BNNT armchair.