Agus Muldiyanto, Agus
Jurusan Teknik Sipil Universitas Semarang (USM)

Published : 7 Documents
Articles

Found 7 Documents
Search

ANALISIS PANJANG JALAN TERHADAP KONSUMSI BBM PADA BAGIAN WILAYAH KOTA (BWK) I SEMARANG Handajani, Mudjiastuti; Muldiyanto, Agus; Paramita, Nur Indah; Permata, Aulia Nur
Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 14, No 1 (2012): Jurnal Teknik Sipil & Perencanaan
Publisher : Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fuel consumption is closely related with transportation, then when we conservation about efficiency of fuel consumption, we also must give attention for transportation system. The development of transportation system give impact for each region, such as air pollution and increase fuel consumption. Fuel consumption influenced by several factors, it is number of people, length of roads, and road conditions. Number of people for each region depend of number of births, number of deaths and migration. Length of roads depend from needs of the transportation facilities and access for mobilizing. Road conditions influenced by several factor, such as: planing of road, implementation of road construction, road used and natural condition. The growth length of roads less than quantity of vehicles, it means there are over weight on the road that made damage on the road. Correlation analysis from length of road, number of people and road condition with fuel consumption needed for give information to public about impact of it. . Highest influence of fuel consumption is length of road (R2= 0,804). Number of people also give high influence for fuel consumption (R2= 0,768). While influence for road conditions on fuel consumption is 0.617.Konsumsi BBM erat hubungannya dengan sektor transportasi, sehingga dalam memperhatikan efisiensi konsumsi BBM, hendaknya diperhatikan pula sistem transportasinya. Perkembangan sistem transportasi dapat berdampak negatif pada suatu wilayah, antara lain tercemarnya suatu lingkungan, dan kebutuhan bahan bakar yang meningkat. Kebutuhan bahan bakar dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya jumlah penduduk, panjang jalan, dan kondisi jalan. Jumlah penduduk tiap tahun sebuah wilayah tergantung pada jumlah kelahiran, kematian dan migrasi. Panjang jalan suatu wilayah tergantung pada tingkat kebutuhan penduduk akan sarana transportasi dan akses dalam bermobilisasi. Faktor yang mempengaruhi kondisi jalan antara lain: faktor perencanaan jalan, pelaksanaan pembuatan jalan, penggunaan jalan dan kondisi alam. Pertumbuhan jalan jauh lebih kecil daripada tingkat pertumbuhan kendaraan, hal ini berarti menunjukkan terjadinya pembebanan yang belebihan pada jalan, sehingga mengakibatkan terjadinya kerusakan pada jalan. Analisa hubungan panjang jalan, jumlah penduduk dan kondisi jalan terhadap konsumsi BBM dibutuhkan agar masyarakat tahu seberapa besar pengaruh ketiga faktor tersebut dengan peningkatan konsumsi BBM. Pengaruh paling tinggi terhadap konsumsi BBM adalah panjang jalan, (R2= 0,804). Jumlah penduduk juga berpengaruh kuat dalam konsumsi BBM (R2= 0,768). Sedangkan pengaruh kondisi jalan terhadap konsumsi BBM yaitu 0,617
The Model Of Passenger Prediction Of Ahmad Yani Airport Semarang, Route Semarang – Jakarta Muldiyanto, Agus
International Conference on Coastal and Delta Areas Vol 3 (2017): The 3rd International Conference on Coastal and Delta Areas
Publisher : International Conference on Coastal and Delta Areas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.137 KB)

Abstract

Air transportation demand for the passengers showed an increasing number for about ±11,5% from 1993 until 1997. Within assumption the number of passengers in 2020 is known, so that the dominant parameter and to fulfill those means, can be calculated. The Model of Air Transportation Demand for the passengers in Ahmad Yani Airport is analyzed by regression analysis, based on route of the plains, and we choose the dominant route, which is Semarang-Jakarta. Service authority is restricted by the impact of space and time by nearest authority, which are in Solo by Adi Sumarmo Airport, in Yogyakarta by Adisucipto Airport and Cilacap by Tunggul Wulung Airport. Based on services area and the data of social-economic condition for service area, a model of passenger demand is created for those two main routes within amount for two main route either departure or arrival as dependet variable (Y) and data of sosio-economic condition from 19881997 as independent variable. From the model, PDRB variable (X2) is very dominant on equation for route of Semarang-Jakarta Because of monetary crisis from the middle of 1997 until now, the model from data in 1988-1997 is only use basic to get equation with the data from 1998-1999 mend to have the valid result appropriately. By using equations, the quantity of passengers in Ahmad Yani Airport can be predicted, the result total route in 2020 on quantity is still below than in 1997, so that all the infrastructure unnecessarily added. Keyword: passengers, air transportaion, route
UJI STABILITAS TERHADAP FLOW CAMPURAN ASPAL DENGAN MARSHALL TEST (KADAR ASPAL 5 % , PENETRASI 60/70) Muldiyanto, Agus
Jurnal Pengembangan Rekayasa dan Teknologi Vol 13, No 1 (2017): June 2017
Publisher : Semarang Private University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jprt.v14i1.535

Abstract

Untuk mengantisipasi kebutuhan dan memperhitungkan beban lalu lintas, terhadap ketahanan jalan diperlukan penelitian tentang campuran asphal sangat diperlukan untuk mengetahui ke stabilitas terhadap flow dari campuran aspal. Adapun campuran lapisan aspal yang baik haruslah memenuhi 4 syarat yaitu; stabilitas, durabilitas, fleksibilitas dan skid resistance. Adapun  Dari analisa data percobaan yang dibuat sebanyak 9 buah benda uji dengan Kadar Asphal 5%, penetrasi 60/70 dengan menggunakan alat uji Marshall Test, diperoleh hasil rata-ratanya sebagai berikut untuk, nilai  VMA (Void in mineral agregat), (20,07%) yang  > 15 % sehingga rongga memenuhi sesuai yang diharapkan, VIM (Void in mix) nilainya 8,53 % > (3-5) % (ketentuan) bisa berakibat lapisan aspal meleleh keluar yang disebut bleeding. Nilai VFM sebesar 51,59 % < 75 % sehingga rongga terlalu banyak. Sedangkan nilai Stabilitas sebesar 836,808 kg > 800 kg, dan untuk nilai Flow sebesar 2,19 > 2 , dari hasil diatas maka campuran asphal ini dan sebaiknya digunakan untuk lalu lintas beban ringan. 
Perencanaan Jembatan Rangka Baja Lengkung Sendang Mulyo di Kota Semarang Himawan, Noer; Handoyo, Febru; Muldiyanto, Agus; Supoyo, Supoyo
Teknika Vol 9, No 2 (2014): Oktober 2014
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Abstrak Jaringan jalan yang merupakan sarana utama transportasi darat menjadi sangatpenting adanya, karena seperti kita ketahui jalan adalah urat nadi perekonomian, sedangkanekonomi yang meningkat sangat diperlukan sebagai penunjang dalam pembangunan. Jembatanyang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari jaringan jalan itu sendiri, ikut pula berperan.Jalan yang baik tidak ada artinya apabila jembatan – jembatan yang ada di ruas jalan tersebutbelum memadai sesuai dengan kebutuhannya. Dewasa ini keadaan jaringan jalan di Indonesiamasih ditandai oleh adanya kemacetan – kemacetan lalu lintas, terutama didaerah – daerah yangsudah berkembang seperti di kota-kota besar. Terbaurnya peranan fungsi jalan arteri , kolektor danlokal , menyebabkan tingkat kepadatan arus lalu lintas juga semakin tinggi. Akibatnya jalan – jalantersebut tidak berfungsi secara efisien. Salah satu alternatif pemecahannya yaitu denganmeningkatkan fasilitas dan kemampuan jaringan jalan , baik dengan membangun jalan baru ,memperlebar ruas jalan yang sudah ada, meningkatkan kelas jalan dan dengan meningkatkankemampuan jembatan untuk menunjang kelancaran arus lalu lintas.  Abstrack The road network which is the main means of land transportation becomes very significant,because as we know the road is the lifeblood of the economy, while increasing economicindispensable as supporting the development. The bridge is an integral part of the road network itself,were also instrumental. Good roads are meaningless if the bridge - the bridge in these roads have notbeen adequately according to their needs. Today the state of the road network in Indonesia is stillcharacterized by the presence of congestion - traffic jams, especially the area - an area that hasdeveloped as in big cities. Terbaurnya role function arterial, collector and local, causing the level oftraffic density is also higher. As a result the road - the road is not functioning efficiently. Onealternative solution is to improve the facilities and capabilities of the road network, either by buildingnew roads, widening existing roads, improving road class and by increasing the ability of the bridge 
Analisis Sistem Transportasi Kota Salatiga Ditinjau Dari Konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) Sanmas, Fitriyani; Handajani, Mudjiastuti; Muldiyanto, Agus
Teknika Vol 10, No 1 (2015): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Provinsi Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi yang cukup strategis dalam upaya pengembangan ekonomi nasional yang perlu didukung dengan adanya jalur pergerakan secara nasional atau internasional baik melalui transportasi darat, laut maupun udara. Transportasi merupakan komponen utama dalam sistem hidup dan kehidupan, sistem pemerintahan, dan sistem kemasyarakatan. Di perkotaan kecenderungan yang terjadi adalah meningkatnya jumlah penduduk yang tinggi karena tingkat kelahiran maupun urbanisasi.Dengan semakin bertambahnya penduduk maka Pemanfaatan BBM sebagai energi di kota maupun negara Indonesia  akan melebihi batas wajar. Oleh karena itu Tiap tahun negara ini harus mengimpor BBM karena kebutuhan masyarakatnya yang tinggi sehingga memberi pengaruh yang kurang baik terhadap neraca perdagangan. Berdasarkan hasil penelitian yang digunakan untuk metode penelitian “Analisis Sistem Transportasi Kota Salatiga ditinjau Terhadap Konsumsi BBM” menggunakan analisi statistik dengan variabel yang mempengaruhi konsumsi BBM. Hasil dari penelitian ini bahwa konsumsi BBM kota Salatiga dipengaruhi oleh bebragai variabel berupa variabel tipologi kota dan variabel sistem transportasi.  
ANALISIS KUAT TEKAN BATU BATA DENGAN ONGGOK SEBAGAI BAHAN PENGGANTI SEKAM PADI Crista, Ngudi Hari; Muldiyanto, Agus
Teknika Vol 13, No 1 (2018): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The most widely used material as a house wall is red brick, which is relatively cheap and safe to weather compared to other materials. Red bricks are usually in the manufacturing process by traditional means and fabrication. In general red bricks require additional materials of rice husk in the process of making. Much of the "starchy" waste material widely found in Klaten that is not currently utilized, is expected to be used instead of rice husk which is one of the red brick material mixtures.This research will be conducted brick test with mechanical behavior test which includes density test, water absorption test and compressive strength test with red brick made from rice husk mixture as comparison with analysis result of mixture of starch onggok waste. The result of this research is compressive strength of brick with mixture of rice husk larger and has a small water absorption compared with compressive strength of brick with mixture of onggok.
MODEL TARIKAN PERGERAKAN ORANG DENGAN ANALISA REGRESI DI KAMPUS UNIVERSITAS SEMARANG Cahyono, Dhamang Budi; Muldiyanto, Agus; Kustirini, Anik
Teknika Vol 14, No 1 (2019): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v14i1.1516

Abstract

ABSTRAK Perkembangan jumlah mahasiswa dari tahun ke tahun semakin  meningkat sehingga hubungan interaksi yang terjadi antara mahasiswa, dosen, karyawan dan pengelola di Kampus Universitas Semarang (USM)  juga meningkat, hal ini dapat menimbulkan potensi kemacetan lalu lintas maupun penambahan fasilitas kebutuhan ruang parkir kendaraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya estimasi prediksi tarikan pergerakan orang menuju Kampus USM. Metode yang digunakan dalam membuat model adalah dengan analisis regresi, dengan variabel bebas adalah PDRB Kota Semarang dan variabel tetapnya adalah jumlah mahasiswa aktif kelas pagi dan sore. Hasil persamaan regresi tarikan ke kampus yang didapat adalah untuk semester gasal kelas pagi adalah Y1 = 1308,803 + 0,032 X, dan persamaan untuk semester genap kelas pagi adalah Y2 = 1568,960 + 0,032 X4. Prediksi tarikan mahasiswa kelas ke Kampus USM pada tahun 2023 untuk semester gasal sebesar 8.635 orang dan untuk semester genapnya sebesar 7173 orang, sedangkan untuk kelas sore semester gasal adalah sebesar 9.756 orang dan untuk semester genap kelas sore sebesar 8.342 orang. Prediksi pada tahun 2023, mahasiswa pengguna sepeda motor terbesar terjadi pada semester gasal kelas sore sebesar 8.369 buah. Sedangkan prediksi pada tahun 2023, mahasiswa penggun mobil terbesar terjadi pada semester gasal kelas sore yaitu sebesar 673 buah