Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS BUNYI, KATA, DAN CITRAAN DALAM PUISI ANAK Itaristanti, Itaristanti
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.438 KB)

Abstract

Abstrak Tulisan ini mendeskripsikan hasil analisis bunyi, kata, dan citraan terhadap beberapa puisi anak. Tujuannya bukan untuk mengkaji secara terpisah-pisah, tetapi mengkaji setiap bagian untuk mendapatkan hubungan yang menyeluruh. Hal ini dilakukan karena bagian-bagian tersebut merupakan unsur yang saling berkaitan dalam bangunan sebuah puisi anak. Dalam aplikasi pengajarannya, pemanfaatan ketiga unsur tersebut dapat merangsang kreativitas anak.Kata kunci: puisi anak, bunyi, kata, dan citraan.
BAHASA DAN KELAS SOSIAL: STUDI KASUS VARIASI BAHASA SOPIR DAN KONDEKTUR ANGKUTAN KOTA DI YOGYAKARTA Itaristanti, Itaristanti
Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurusan Tadris IPS Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.214 KB)

Abstract

Variasi bahasa merupakan bentuk yang muncul karena eratnya hubungan bahasa dengan masyarakat. Variasi tersebut dapat menunjukkan kelas sosial para penuturnya. Untuk mendeskripsikan hal tersebut, penelitian ini dilakukan. Penelitian ini adalah penelitian mengenai variasi bahasa sopir dan kondektur angkutan kota di Yogyakarta. Data dikumpulkan melalui metode simak dengan teknik bebas libat cakap dan wawancara dengan teknik cakap bertemu muka serta teknik rekam. Data kemudian diklasifikasikan, dianalisis, dan disajikan dalam bentuk laporan. Kata Kunci: variasi bahasa, kelas sosial, aspek-aspek situasi tutur, konteks tuturan, dan fungsi komunikasi
ANALISIS KEEFEKTIFAN KALIMAT DALAM JENIS SOAL CERITA PADA PELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH DASAR Itaristanti, Itaristanti
Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Jurusan Tadris Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.646 KB)

Abstract

This article describes an analytical study on sentences of story-based items of Mathematics. The writer analysis grammatical components, punctuation, and dictions that were use in those test items. The results of analysis found that story-based items errors occured in missformatting word order, writing story details, using prepositions, using inapropriate vocabularies and punctuations, elaborating inefective words, and less coherence. Revising and reconstructing those errors might possibly help students in understanding the core idea of the test items being proposed.
PORTOFOLIO SEBAGAI SALAH SATU MODEL PENILAIAN OTENTIK DI SD/MI Itaristanti, Itaristanti
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.727 KB)

Abstract

Abstrak Pembelajaran K13 berisi materi pembelajaran berbasis pada fakta atau fenomena yang dapat dijelaskan dengan logika atau penalaran tertentu; bukan sebatas kira-kira. Oleh karena itu, diperlukan sebuah alat penilaian yang tepat karena penilaian tidak akan lepas dari proses pembelajaran. Salah satu alat penilaian yang sesuai dengan perkembangan kurikulum tersebut adalah penilaian autentik. Secara konseptual penilaian autentik lebih bermakna secara signifikan dibandingkan dengan tes pilihan ganda terstandar sekalipun. Penilaian otentik meliputi berbagai aspek pengetahuan siswa, pemahaman yang mendalam, kemampuan memecahkan masalah, kompetensi sosial, dan tingkah laku yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari atau merupakan sebuah simulasi dari kehidupan nyata. Penilaian otentik merupakan kumpulan tugas-tugas bermakna dan menarik, kaya akan konteks, di mana siswa menerapkan pengetahuan dan keterampilan, dan menampilkan tugas-tugas tersebut dalam situasi yang baru. Tugas-tugas otentik membantu siswa berlatih menyelesaikan masalah-masalah yang akan mereka hadapi di masa mendatang. Salah satu contoh penilaian autentik adalah portofolio. Kata kunci: penilaian autentik, portofolio.                                                                                                AbstractK13 learning contains learning materials based on facts or phenomena that can be explained by the specific logic or reasoning; not approximate. Therefore, we need a proper assessment tools because assessing will not separated from the learning process. One assessment tool in accordance with the development of the curriculum is an authentic assessment. Conceptually, authentic assessment were significant compared with standardized multiple-choice tests though. Authentic assessment covers various aspects of students knowledge, deep understanding, problem-solving skills, social competence, and behavior that are used in everyday life or is a simulation of real life. Authentic assessment is a collection of tasks meaningful and interesting, rich in context, in which students apply their knowledge and skills, and displays the tasks in the new situation. Authentic tasks help students to practice solving the problems they will face in the future. One example of authentic assessment is the portfolio. Keywords: authentic assessment, portfolio.
ASPEK KOHESI DAN KOHERENSI DALAM PENULISAN KARANGAN DESKRIPSI YANG DISUSUN OLEH PEMBELAJAR BIPA (STUDI KASUS MAHASISWA THAMMASAT UNIVERSITY, BANGKOK PADA PROGRAM SEA-GATE UGM 2016) Itaristanti, Itaristanti
Indonesian Language Education and Literature Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.204 KB) | DOI: 10.1234/jileal.v2i1.1104

Abstract

The objective of this research is to present analysis toward several aspects in term of cohesion and coherence in writing paragraph of Indonesian language: in order to elaborate coherent paragraph for foreign learners or BIPA students. Other objective is to find the most suitable techniques for teaching essay writing for foreign learners. This research applies a qualitative method. The outcome of the research shows that the most common mistake is the use of conjunction.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN VISUAL ADUITORY KINESTEHIC UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS VII MARWAH DI MTS MAFATIHUL HUDA DEPOK KABUPATEN CIREBON nurjannah, aan; amalia, isnin agustin; itaristanti, itaristanti
Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol 5, No 2 (2016): Inovasi Pembelajaran IPS
Publisher : Jurusan Tadris IPS Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.649 KB)

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan, diperoleh data bahwa proses pembelajaran di kelas VII Marwah pada mata pelajaran IPS di MTs Mafatihul Huda Depok Kabupaten Cirebon adalah guru tidak bervariatif dalam menerapkan model pembelajaran. Model pembelajaran yang digunakan hanya ceramah, tanya jawab dan penugasan, sehingga mengakibatkan siswa merasa jenuh, mengantuk, melamun, mengobrol, dsb. Kecerdasan siswa dalam pelajaran IPS dikatakan sangat baik, hanya saja keaktifan belajar siswa dalam pelajaran IPS kurang baik.  Atas dasar inilah penulis terdorong untuk melakukan penelitian tentang Penerapan Model Pembelajaran Visualization Auditory Kinestethic.. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data tentang respon dan aktivitas siswa terhadap penerapan model pembelajaran Visualization Auditory Kinestethic pada mata pelajaran IPS, serta untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas VII Marwah MTs Mafatihul Huda Depok Kabupaten Cirebon. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), sedangkan dalam pengumpulan data dilaksanakan dengan teknik post test, angket, observasi, wawancara dan dokumentasi. Pada penelitian ini terdiri dari 3 siklus. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: 1) Respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran Visualization Auditory Kinestethic pada mata pelajaran IPS sebesar 41,96% dengan kriteria cukup baik. 2) Aktivitas siswa pada siswa pada setiap siklus mengalami peningkatan, pada siklus I diperoleh rata-rata 56% dengan kriteria cukup aktif, pada siklus II diperoleh rata-rata 74%  dengan kriteria aktif dan siklus III diperoleh rata-rata 90% dengan kriteria sangat aktif. 3) Hasil belajar siswa sebelum diterapkan model pembelajaran Visualization Auditory Kinestethic diperoleh nilai rata-rata kelas 76%, dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 21,14%. Pada siklus I diperoleh nilai rata-rata kelas 79,61% dengan persentase ketuntasan klasikal 43,23%. Pada siklus II mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata kelas 81,44% dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 62,68%. Dan pada siklus III mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata kelas 89,02% dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 85,42%. Kata Kunci : Penerapan, Keaktifan Belajar, IPS
VARIASI BAHASA SEBAGAI BENTUK KERAGAMAN SOSIAL Itaristanti, Itaristanti
Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Tadris IPS Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini mendeskripsikan hubungan antara variasi bahasa dengan keragaman sosial. Jika melihat kondisi masyarakat dan wilayah Indonesia, tidak dapat dipungkiri bahwa perbedaan pasti muncul dan terlihat dengan jelas. Perbedaan kehidupan sosial masyarakat Indonesia tampak dari latar belakang daerah, pekerjaan atau profesi, status sosial, tingkat pendidikan, dan lain sebagainya. Keberagaman itu kemudian akan mempengaruhi bentuk penggunaan bahasanya. Di sinilah kemudian variasi bahasa muncul sebagai refleksi keragaman sosial itu sendiri.Kata kunci: variasi bahasa, keragaman sosial
KEEFEKTIFAN KALIMAT DALAM TEKS PADA BUKU PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL SD/MI Itaristanti, Itaristanti
Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Tadris IPS Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.605 KB)

Abstract

Abstrak Tulisan ini mendeskripsikan hasil analisis terhadap keefektifan kalimat dalam teks pada buku pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial SD/MI. Penulis melakukan analisis baik terhadap bentuk kalimat, tanda baca, unsur kalimat, maupun diksi yang digunakan. Hal ini dilakukan karena penyusunan kalimat yang efektif sangat membantu siswa dalam memahami gagasan yang disampaikan oleh penulis. Kalimat yang efektif mampu menyampaikan gagasan secara jelas sehingga pembaca dapat mengambil makna secara tepat.  Kata kunci: kalimat efektif, teks, buku pelajaran 
Peran Tradisi Seren Taun Dalam Upaya Meningkatkan Pewarisan Nilai-Nilai Sosial Dan Budaya Di Kalangan Remaja Kelurahan Cigugur, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan utami, annisa; mulyana, asep; itaristanti, itaristanti
Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol 5, No 1 (2016): Pendidikan Karakter
Publisher : Jurusan Tadris IPS Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.956 KB)

Abstract

Penelitian ini berangkat dari studi awal di Kelurahan Cigugur, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan. Semakin majunya arus globalisasi rasa cinta terhadap budaya semakin berkurang. Hal ini berdampak negatif bagi masyarakat Cigugur, khususnya pada kalangan remaja. Remaja telah banyak melupakan tradisi seren taun. Padahal Tradisi seren taun bertujuan untuk memelihara kerukunan masyarakat dan mengajarkan sikap gotong-royong, kearifan lokal dalam menjaga keseimbangan antara manusia dan alam, nasehat-nasehat dalam mengarungi kehidupan yang diisyaratkan melalui simbol-simbol yang digunakan dalam upacara tradisi seren taun. Kenyataannya pada saat ini para remaja lebih mudah menyerap budaya luar. Sehingga mereka sudah tidak peduli lagi pada tradisi seren taun yang semestinya harus dilestarikan, karena mereka kurang mengetahui nilai-nilai sosial dan budaya yang diambil dari berbagai tiap rangkaian kegiatan yang dilakukan. Karena fenomena itulah penulis merasa tertarik untuk meneliti tradisi seren taun.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pelaksanaan tradisi seren taun, mendeskripsikan nilai-nilai sosial dan budaya yang terkandung dalam tradisi seren taun di Kelurahan Cigugur, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, dan mengetahui bagaimana proses pewarisan nilai-nilai sosial dan budaya dalam tradisi seren taun di kalangan remaja Kelurahan Cigugur, Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan. Harapan ideal agar budaya seren taun itu tetap lestari dan menjadi alat kebanggaan bagi bangsa Indonesia, dan masyarakat Kelurahan Cigugur, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan.Sebagai kerangka pemikir pewarisan budaya umunya dilaksanakan melalui saluran lingkungan keluarga, masyarakat, sekolah, lembaga pemerintahan, perkumpulan, institusi resmi, dan media massa. Melalui proses pewarisan budaya maka akan terbentuk manusia-manusia yang memiliki kepribadian selaras dengan lingkungan alam, sosial dan budayanya. Manusia dan kebudayaan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat terpisahkan, karena manusia merupakan pendukung kebudayaaan. Jika manusia akan mati, kebudayaan yang dimilikinya akan selalu diwariskan kepada keturunannya, dan seterunya (Poerwanto 2008: 86).jenis penelitian ini adalah kualitatif. penelitian ini dilakukan menggunakan studi lapangan. pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan observasi secara menyeluruh, wawancara dan dokumentasi untuk mendapatkan informasi mengenai masalah yang diteliti. Desa yang dijadikan sebagai tempat penelitian yaitu di Kelurahan Cigugur, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat (Kepala Kelurahan Cigugur, Ketua Adat, dua orang panitia, dua orang sesepuh, dan enam remaja). Adapun prosedur dalam menganilisis data kualitatif menurut (Sugiyono, 2013: 337—345) adalah reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan.Berdasarkan analisis diatas, dapat disimpulkan hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tradisi seren taun adalah ungkapan rasa syukur masyarakat Sunda yang dilakukan tiap tahun seraya berharap hasil pertanian mereka di tahun yang akan datang meningkat. Proses pelaksanaan tradisi seren taun ada tiga tahapan yaitu  damar sewu, pesta dadung, dan tari buyung. Dalam  perayaan tradisi seren taun mengandung nilai-nilai positif untuk manusia dan kebudayaannya. Nilai-nilai sosial dan budaya yang terkandung dalam tradisi seren taun di Kelurahan Cigugur antara lain adanya nilai kebersamaan, nilai kesatuan, nilai kegotong royongan, nilai religiousitas tercermin dalam doa bersama yang dilakukan masyarakat Cigugur terdiri dari berbagai pemeluk ajaran agama, adanya nilai pelestarian budaya, saling menghargai, dan saling menghormati satu sama lain. Proses pewarisan nilai-nilai sosial dan budaya tradisi seren taun di kalangan remaja Kelurahan Cigugur yaitu melalui masyarakat, melalui keluarga, dan melalui media massa.                                  Kata Kunci : Pewarisan Nilai-Nilai Sosial dan Budaya di Kalangan Remaja
Analisis Gaya Bahasa dalam Berita Olahraga Kabar Cirebon Mughofiroh, Iim; Mulyaningsih, Indrya; Itaristanti, Itaristanti
Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1 No 3 (2019): September 2019
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1325.824 KB) | DOI: 10.26499/bahasa.v1i3.28

Abstract

Seorang wartawan berita memiliki karakter yang berbeda-beda dalam menulis berita atau memilikiciri khas masing-masing dalam menulis berita. Penelitian ini menganalisis berita olahraga dari segibentuk dan makna gaya bahasa, serta bentuk dominan yang menjadi ciri khas dalam penulisan beritaolahraga Kabar Cirebon. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Data padapenelitian ini bersumber dari Kabar Cirebon edisi November 2018. Penelitian ini menggunakanbeberapa tahapan analisis data, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, danpenarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa terdapat 71 bentuk gaya bahasadalam berita olahraga Kabar Cirebon. Dalam hal ini, 71 bentuk gaya bahasa tersebut terdapat 13jenis gaya bahasa, yaitu satu bentuk gaya bahasa erotesis, satu bentuk gaya bahasa sinisme, satubentuk gaya bahasa eponim, satu bentuk gaya bahasa pleonasme, dua bentuk gaya bahasaantonomasia, satu bentuk gaya bahasa asindeton, lima bentuk gaya bahasa polisindeton, 14 bentukgaya bahasa sinekdoke, enam bentuk gaya bahasa epitet, lima bentuk gaya bahasa prolepsis, 17bentuk gaya bahasa metafora, empat bentuk gaya bahasa antiklimaks, dan 8 bentuk gaya bahasaklimaks. Makna yang terkandung dalam masing-masing bentuk gaya bahasa tersebut memilikimakna tersendiri dan berkaitan satu sama lain. Adapun bentuk gaya bahasa yang dominandigunakan dalam berita olahraga Kabar Cirebon yaitu bentuk gaya bahasa metafora.