Purgiyanti Purgiyanti, Purgiyanti
Politeknik Harapan Bersama

Published : 10 Documents
Articles

Found 10 Documents
Search

OPTIMALISASI TANAMAN JAHE MERAH UNTUK PEMBUATAN MINUMAN HERBAL Purgiyanti, Purgiyanti
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 3, No 2 (2014): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Memperoleh minyak atsiri dari suatu bahan dapat dilakukan dengan berbagai cara diantaranyapenyulingan, pengepresan, ekstraksi pelarut mudah menguap dan ekstraksi dengan lemak padat. Penyulingandapat didefinisikan sebagai pemisahan komponen suatu campuran dari dua jenis cairan atau lebih berdasarkanperbedaan tekanan uap dan titik didih dari masing-masing zat tersebut. Pada proses penyulingan minyak atsiridikenal tiga metode penyulingan yaitu penyulingan dengan air, penyulingan air-uap dan penyulingan uap.Destilasi yang dirancang dalam penelitian ini menggunakan dapat digunakan sebagai destilasi air yaitudengan mengambil penyaring bagian tengah sehingga sampel langsung menyatu dengan pelarutnya, dan dapatberfungsi sebagai destilasi uap air yaitu dengan cara menaruhkan penyaring pada bagian tengah tabung dimanapelarut berada pada bagian bawah tabung dan sampel simplisianya berada diatas penyaring.Kata kunci : minyak atsiri, penyulingan, destilasi
PERBEDAAN KONSENTRASI CMC Na TERHADAP UJI FISIK PEWARNA RAMBUT GEL EKSTRAK KULIT BUAH DURIAN (Durio zibethinus L.). Purgiyanti, Purgiyanti
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 3, No 1 (2014): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kulit buah durian (Durio zibethinus L.). merupakan salah satu tanaman obat yang dapat digunakan sebagai pewarna alami. Sediaan pewarna rambut adalah sediaan kosmetika yang digunakan dalam tata rias rambut untuk mewarnai rambut atau untuk mengembalikan warna rambut asalnya. Gel merupakan sediaan semisolid yang digunakan pada kulit, umumnya sediaan tersebut berfungsi sebagai pembawa pada obat – obat topikal, atau sebagai pelunak kulit. Soxhletasi merupakan proses yang digunakan untuk menghasilkan ekstrak.Penelitian dilakukan terhadap pewarana rambut gel ekstrak soxhletasi kulit buah durian dengan perlakuan perbedaan CMC Na yang akan dilihat terhadap sifat fisik gel. Ekstraksi dilakukan dengan metode soxhletasi menggunakan pelarut etanol 70%. Pewarna rambut gel dari ekstrak kulit buah durian dibuat tiga formula dengan variasi konsentrasi CMC Na. Pewarana rambut gel diuji sifat fisiknya meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar, uji daya lekat dan uji daya proteksi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua formula dan sifat fisik gel yang memenuhi syarat menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna pada semua formula untuk tiap uji sifat fisik gel.Kata Kunci : Ekstrak soxhletasi Kulit buah durian (Durio zibethinus L.), pewarna rambut, gel
PERBANDINGAN HASIL RENDEMEN MINYAK ATSIRI DAUN KAMBOJA (Plumeria acuminate) BASAH DAN KERING DENGAN METODE DESTILASI Purgiyanti, Purgiyanti; Galeri, Tiara Indah; Santoso, Joko
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 4, No 2 (2015): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kamboja (Plumeria acuminate) merupakan bagian dari suku Apocynaceae yang hampir semua bagiantanamannya bermanfaat untuk penyembuhan. Tanaman kamboja memiliki kandungan senyawa kimiaberupa flavonoid yang mampu memberikan daya untuk mencegah pertumbuhan bakteri seperti padapengobatan bisul dan luka pada kulit. Daun kamboja yang akan dipakai dibagi dua perlakuan yaitu basahdan kering selanjutnya di destilasi untuk medapatkan hasil rendemen minyak atsiri. Penelitiandilakukan di Laboratorium Farmasi Politeknik Harapan Bersama Tegal, mengenai perbandingan hasilrendemen minyak atsiri pada daun kamboja (Plumeria acuminate) basah dan kering. Metode yangdilakukan yaitu menggunakan metode destilasi yang menggunakan menggunakan pelarut aquades 300mlselama 3x24 jam. Ada tidaknya kandungan minyak atsiri dapat dilakukan identifikasi warna dengansudan III serta identifikasi KLT. Analisa hasil dilakukan dengan menggunakan uji Statistik Deskriptive.Dari hasil berat minyak atsiri daun kamboja basah diperoleh rata-rata rendemen minyak atsiri sebesar1,35% dan rata-rata rendemen minyak atsiri daun kamboja kering sebesar 0,32%.Kata kunci : Daun Kamboja, Minyak atsiri, Rendeman, Destilasi.
PELATIHAN PEMBUATAN SELAI JAHE UNTUK MASYARAKAT KELURAHAN PESURUNGAN LOR KOTA TEGAL Purwatiningrum, Heni; Febriyanti, Rizky; Purgiyanti, Purgiyanti
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 4, No 1 (2015): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman obat keluarga (disingkat TOGA) adalah tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiatsebagai obat. Taman obat keluarga pada hakekatnya adalah sebidang tanah, baik di halaman rumah, kebunataupun ladang yang digunakan untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangkamemenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan. Tanaman jahe (Zingiber officinale Rosc.) termasuk dalamkeluargatumbuhan berbunga (temu-temuan). Jehe banyak mengandung zat aktif yang sangat dibutuhkanuntuk metabolisme tubuh, tetapi rasa pedas yang sangat membuat masyarakat enggan mengonsumsinyasecara langsung sehingga perlu ada pengolahan jahe menjadi produk minuman atau makanan salah satunyaadalah selai jajahe. Selai atau sering disebut juga “jam” merupakan makanan semi padat yang berbahan dasarbubur buah dicampur dengan 35 – 45 bagian gula dan dipanaskan sampai kandungan gulanya berkisar antara50 – 65%. Pada dasarnya semua jenis buah-buahan yang matang dapat diolah menjadi selai.Kata Kunci : TOGA, Jahe, Selai
PENGARUH EKSTRAK MASERASI TEMU HITAM (Curcuma aeruginosa Roxb.) TERHADAP KENAIKAN BERAT BADAN MENCIT JANTAN (Mus musculus) Purgiyanti, Purgiyanti
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 1, No 2 (2012): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman tradisional yang berkhasiat obat tumbuh di indonesia. Salah satunya yaitu tanaman temu hitam. Temu hitam telah banyak diketahui oleh masyarakat indonesia, terutama daerah pedesaan. Tanaman ini mudah tumbuh dikebun-kebun pekarangan rumah dan harganya relatif murah. tanaman temu hitam untuk penelitian. Diharapkan dengan adanya penelitian terhadap tanaman temu hitam, selain menambah ilmu pengetahuan tentang obat-obat tradisional, masyarakat juga dapat mengetahui ilmiah yang jelas tentang penggunaan tanaman temu hitam sebagai penambah nafsu makan. Kurkumin merupakan senyawa yang peka terhadap lingkungan terutama karena pengaruh ph dan suhu, cahaya serta radikal-radikal. Hasil penelitian menunjukkan konsumsi pakan mencit pada dosis 0,4 cc signifikan terhadap kontrol negatif, sehingga dapat dikatakan pemberian ekstrak temu hitam mempengaruhi jumlah pakan mencit. Pemberian ekstrak temu hitam dengan berbagai dosis dapat meningkatkan berat badan mencit yaitu pada dosis 0,3 cc signifikan terhadap kontrol positifKata Kunci: Tanaman tradisional, temu hitam, Kurkumin, ekstrak temu hitam
PENGARUH EKSTRAK DAUN JOMBANG ( Sonchus asper. L Hil) DENGAN METODE SOXHLETASI TERHADAP JUMLAH TROMBOSIT PADA KELINCI JANTAN (Oryctolagus cuniculus) Purgiyanti, Purgiyanti
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 1, No 2 (2012): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam berdarah atau sering disebut Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengue, sampai saat ini. Daya infeksi virus dengue lewat perantara nyamuk Aedes aegepty luar biasa cepat, dengan gejala-gejala sulit terdeteksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada jam ke-6 jumlah trombosit mengalami penurunan yang berarti ekstrak daun jombang hanya bekerja efektif sampai sampai jam ke-3. Hal ini dimungkinkan karena terlalu rendahnya konsentrasi ekstrak yang digunakan.Kata Kunci: Demam berdarah, aedes aegepty, ekstrak daun jombang
UJI SIFAT FISIKTABLETHISAP KOMBINASI EKSTRAK HERBA PEGAGAN (Centella asiatica (L.) Urban) DAN BUAH MAHKOTA DEWA (Phaleria macrocarpa (Scheff) Boerl) Purgiyanti, Purgiyanti
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Herba Pegagan (Centella asiatica (L.) Urban) dan buah Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff) Boerl) telah dikenal sebagai bahan obat yang berasal dari alam. Penggunaan kedua tanaman tersebut secara tunggal telah herba Pegagan dan buah Mahkota Dewa  adalah tablet hisap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisik dari tablet hisap kombinasi ekstrak herba Pegagan dan buah Mahkota Dewa. Ekstrak herba Pegagan dan buah Mahkota Dewa diperoleh dengan cara maserasi dengan Etanol 70%. Salah satu bahan tambahan yang digunakan pada tablet hisap adalah maltodextrin sehingga tablet hisap dapat dibuat banyak digunakan secara tradisional oleh masyarakat. Penggunaan secara langsung dari herba Pegagan ataupun buah Mahkota Dewa tanpa pengolahan dari segi rasa terkadang kurang dapat diterima, sehingga perlu diformulasi dalam bentuk sediaan. Salah satu alternatif sediaan yang dapat diaplikasikan untuk ekstrak dengan cara kempa langsung dengan bobot pertablet 2000 mg. Dari hasil pembuatan tablet hisap, dilakukan uji fisik pada massa serbuk tablet yang meliputi uji waktu alir, uji sudut diam dan uji pengetapan. Uji sifat fisik pada tablet hisap meliputi uji keseragaman bobot, uji kekerasan, uji kerapuhan, uji waktu melarut dan uji tanggapan rasa kemudian hasil penelitian dibandingkan dengan literatur yang ada. Hasil penelitian berturut-turut untuk uji keseragaman diperoleh bobot rata-rata 1995 mg, uji kekerasan 15.52 kg, uji kerapuhan 0.32%, uji waktu melarut 5.21 menit dan uji tanggapan rasa yang dilakukan pada 20 responden untuk kategori suka diperoleh 45%. Dari penelitian diketahui bahwa tablet hisap kombinasi ekstrak herba Pegagan dan buah Mahkota Dewa telah memenuhi uji sifat fisik yang dipersyaratkan.Kata kunci : Herba Pegagan, buah Mahkota Dewa, tablet hisap, uji sifat fisik 
Uji Angka Lempeng Total (ALT) pada Jamu Gendong Kunyit Asem di Beberapa Desa Kecamatan Talang Kabupaten Tegal Tivani, Inur; Amananti, Wilda; Purgiyanti, Purgiyanti
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.524 KB) | DOI: 10.24905/psej.v3i1.901

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji Angka Lempeng Total (ALT) jamu gendong Kunyit asam di beberapa desa di kecamatan Talang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yaitu mendeskripsikan Angka Lempeng Total (ALT) pada sediaan jamu gendong kunyit asam di beberapa desa di kecamatan Talang. Uji ALT merupakan metode untuk menghitung angka cemaran bakteri aerob mesofil yang terdapat dalam sampel dengan metode cara tuang (pourplate) pada media padat dan diinkubasi selama 24-48 jam pada suhu 35-45 0C dengan posisi dibalik. Salah satu parameter dari Peraturan KBPOM Nomor 12 Tahun 2014 menyatakan bahwa untuk Angka Lempeng Total (ALT) tidak lebih dari 104. Hasil uji Angka Lempeng Total pada Desa Gembong didapatkan nilai rata-rata sebesar 1,2 x 107  koloni/mL, Desa Kaladawa didapatkan nilai rata-rata sebesar 1,8 x 106  koloni/mL, dan Desa Bengle didapatkan nilai rata-rata sebesar 5,2 x 106  koloni/mL. Berdasarkan hasil penelitian dan analisa data ketiga desa, maka jamu kunyit asam yang dijajakan ketiga desa di kecamatan Talang belum memenuhi persyaratan mutu dilihat dari nilai ALT.
PEMBUATAN GEL ANTINYERI DARI MINYAK ATSIRI BUNGA CENGKEH ( Syzygium aromaticum(L.) Merr.&Perry ) Purgiyanti, Purgiyanti; Pratiwi, Rosaria Ika
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 8, No 1 (2019): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v8i1.1305

Abstract

Essential oils of clove flowers (Syzygium aromaticum (L.) Merr. & Perry) are known to have properties as analgesic or painkillers. One of the efforts to utilize clove flower essential oil is to be used as an active ingredient in gel preparations. Gel preparations were chosen one of them is because it gives a cold effect on the skin when used on the skin. The material chosen for use as a gel base or gelling agent is CMC-Na. The use of CMC-Na as a base gel was varied with several different concentrations of the three formulas made, namely 3.5%, 5%, and 6.5%. Based on the results of the research analyzed in a theoretical approach by observing and comparing the results with several sources on organoleptic preparations, pH, clarity, dispersion, adhesion, and preference test obtained the best results in formula I with the use of CMC-Na gel base of 3, 5%. Keywords: Gel, Essential oil, Clove Flower, CMC-Na
PEMBUATAN DAN UJI SIFAT FISIK GEL ANTINYERI KOMBINASI MINYAK ATSIRI BUNGA CENGKEH ( Syzygium aromaticum(L.) Merr.&Perry ) DAN SEREH (Cymbopogon nardus L. Rendle) Purgiyanti, Purgiyanti; Tivani, Inur
Jurnal Ilmiah Manuntung Vol 5 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Manuntung
Publisher : jurnal ilmiah manuntung akademi farmasi samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.37 KB)

Abstract

Clove and lemongrass are agricultural commodities that have high economic value. One of the natural compounds produced from both and is usually obtained by distillation is essential oil. The use of clove oil and citronella oil that has often been used by the public is as an analgetics. The purpose of this study was to make an analgetics gel from a combination of essential oils of clove and citronella oil with variations in the concentration of CMC-Na as a gelling agent and to determine the gel that wasmost preferred by respondents. This research is an experimental research, the method of document collection uses qualitative and quantitative data from laboratory experiments. The resulting gel is then tested for physical properties of the preparation which includes organoleptic test, homogeneity, pH, clarity, dispersion , protection power, and adhesion. Test of preference for 10 respondents to determine the most preferred gel. The results showed that the gel combination of clove and citronella oil with 2% CMC-Na concentration was the best formula seen from the physical test and preference test.