Buhaerah Buhaerah, Buhaerah
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents
Articles

Found 6 Documents
Search

Model Pembelajaran Model Pembelajaran Berpikir Kritis yang Terintegrasi Nilai-nilai Islami Nasir, Muhammad; Dollo, Asdar; Buhaerah, Buhaerah
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Vol 1 No 1 (2017): Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai Islami )
Publisher : Mathematics Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.634 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (research of development). Penelitian ini didesain untuk menghasilkan produk pendidikan berupa model pembelajaran berpikir kritis yang terintegrasi nilai-nilai islami. Model ini menjadi salah satu pedoman bagi guru atau tenaga pengajar untuk membelajarakan siswa berpikir kritis yang terintegrasi nilai-nilai islami. Permasalahan dalam penelitian ini, diantaranya; (1) bagaimana karakteristik model pembelajaran untuk berpikir kritis terintegrasi nilai-nilai islami?, (2) bagaimana mengimplementasikan model pembelajaran untuk berpikir kritis terintegrasi nilai-nilai islami?, dan (3) bagaimanakah kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan model pembelajaran untuk berpikir kritis terintegrasi nilai-nilai islami?. Beberapa hasil dalam penelitian ini, diantaranya: Sintak, system social, prinsip reaksi, dan system pendukung. Adapun sintak yang dihasilkan antara lain: mengidentifikasi dan menjustiofikasi konsep, memecahkan masalah, menggeneralisasi dan menganalisis algoritma, dan membuat kesimpulan. Pada awal-awal pelaksanaan uji coba, terdapat beberapa aktivitas siswa yang membutuhkan waktu yang relative lebih lama, diantaranya: cara siswa merespon pertanyaan, memberikan komentar, dan menilai kebenaran jawaban. Namun pada uji coba berikutnya berangsur-angsur membaik hingga semua aktivitas siswa sebagian besar terlaksana/terlaksana seluruhnya. Temuan lain yang berkontribusi dalam penelitian ini, antara lain: keseriusan dan semangat guru mempelajari dan memahami secara detail tekhnis pelaksanaan model pembelajaran, dan adanya kemauan guru melakukan simulasi di kelas yang berbeda sebelum pelaksanaan uji coba pada kelas yang telah tentukan.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN SANTIAJI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS AHDAR, AHDAR; BUHAERAH, BUHAERAH; BUHAERAH, BUHAERAH
Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan Vol 7 No 2 (2014): Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan
Publisher : P3M STAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (22.485 KB)

Abstract

The problems that need to be solved through this research is “how the process and outcomes of learning model development briefng to develop critical thinking skills that meet the criteria of a valid, practical and effective ??” Presentation of verbal and cognitive strategy training into a combination of cognitive strategies in learning to develop skills critical thinking. So this research is directed to develop a model of learning that provide instructions or guidance on verbal cognitive strategies are accompanied by cognitive strategy training in identifying and justifying the concept, menggenralisasi, analyzing algorithms, and problem solving with the title learning model development briefng (MPS). The results achieved in the trials I and II trials, namely: (1) general MPS has practical, but there are aspects of the model components fraction implemented, (2) MPS has not been effective, the results of the frst trial demonstrated the ability of teachers to manage MPS category of “good” while in the second trial demonstrated the ability of teachers to manage learning in the category of “very good”, and the students’ response to the positive MPS learning, while other indicators have not berpenuhi is expected MPS student activity and critical thinking skills have not been met. Results achieved III trials, namely: (1) generally meets the criteria MPS practical, diamana MPS components in the category largely accomplished even some of them are implemented in full, (2) effective MPS (student activities all within a time limit of tolerance, ability teachers manage learning in the excellent category, the response has been positive students’ learning, and critical thinking skills are minimal in the high category has been reached.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN SANTIAJI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS AHDAR, AHDAR; BUHAERAH, BUHAERAH; BUHAERAH, BUHAERAH
Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan Vol 7 No 2 (2014): Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan
Publisher : P3M STAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (22.485 KB)

Abstract

The problems that need to be solved through this research is “how the process and outcomes of learning model development briefng to develop critical thinking skills that meet the criteria of a valid, practical and effective ??” Presentation of verbal and cognitive strategy training into a combination of cognitive strategies in learning to develop skills critical thinking. So this research is directed to develop a model of learning that provide instructions or guidance on verbal cognitive strategies are accompanied by cognitive strategy training in identifying and justifying the concept, menggenralisasi, analyzing algorithms, and problem solving with the title learning model development briefng (MPS). The results achieved in the trials I and II trials, namely: (1) general MPS has practical, but there are aspects of the model components fraction implemented, (2) MPS has not been effective, the results of the frst trial demonstrated the ability of teachers to manage MPS category of “good” while in the second trial demonstrated the ability of teachers to manage learning in the category of “very good”, and the students’ response to the positive MPS learning, while other indicators have not berpenuhi is expected MPS student activity and critical thinking skills have not been met. Results achieved III trials, namely: (1) generally meets the criteria MPS practical, diamana MPS components in the category largely accomplished even some of them are implemented in full, (2) effective MPS (student activities all within a time limit of tolerance, ability teachers manage learning in the excellent category, the response has been positive students’ learning, and critical thinking skills are minimal in the high category has been reached.
MODEL PENGAJARAN DAN PELATIHAN STRATEGI KOGNITIF (MODEL P2SK) YANG MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF Buhaerah, Buhaerah
KALAMATIKA Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2016): KALAMATIKA November 2016
Publisher : FKIP UHAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.349 KB) | DOI: 10.29071/KALAMATIKA.vol1no2.2016pp162-170

Abstract

Model pengajaran dan pelatihan strategi kognitif ini menjadi salah satu acuan atau contoh untuk mendesain pembelajaran. Secara praktis, model ini menjadi petunjuk dalam meintegrasikan aspek-aspek berpikir kritis dan kreatif dengan materi pelajaran. Sehingga tujuan pembelajaran untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif dapat tercapai sekaligus penguasaan materi pelajaran. Upaya menintegrasikan materi pelajaran dengan aspek-aspek berpikir kritis dan kreatif dalam pembelajaran, diperlukan upaya-upaya yang sistematis, terukur, dan berkelanjutan. Atas dasar inilah model pembelajaran ini dikembangkan. Model pengajaran dan pelatihan strategi kognitif disingkat model P2SK yang mengembangkan kemampuan berpikir kritis terdiri dari beberapa komponen, yaitu: sintaks, sistem sosial, prinsip-prinsip reaksi, sistem pendukung, dan dampak instruksional dan pengiring.
MODEL PENGAJARAN DAN PELATIHAN STRATEGI KOGNITIF (MODEL P2SK) YANG MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF Buhaerah, Buhaerah
KALAMATIKA Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2016): KALAMATIKA April 2016
Publisher : FKIP UHAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.59 KB) | DOI: 10.29071/KALAMATIKA.vol1no1.2016pp17-36

Abstract

Model pengajaran dan pelatihan strategi kognitif ini menjadi salah satu acuan atau contoh untuk mendesain pembelajaran. Secara praktis, model ini menjadi petunjuk dalam meintegrasikan aspek-aspek berpikir kritis dan kreatif dengan materi pelajaran. Sehingga tujuan pembelajaran untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif dapat tercapai sekaligus penguasaan materi pelajaran. Upaya menintegrasikan materi pelajaran dengan aspek-aspek berpikir kritis dan kreatif dalam pembelajaran, diperlukan upaya-upaya yang sistematis, terukur, dan berkelanjutan. Atas dasar inilah model pembelajaran ini dikembangkan. Model pengajaran dan pelatihan strategi kognitif disingkat model P2SK yang mengembangkan kemampuan berpikir kritis terdiri dari beberapa komponen, yaitu: sintaks, sistem sosial, prinsip-prinsip reaksi, sistem pendukung, dan dampak instruksional dan pengiring.
Pelatihan Literasi Menulis Esai Bagi Angkatan Muda Muhammadiyah Kota Parepare Arodhiskara, Yadi; Patahuddin, Patahuddin; Suherman, Suherman; Buhaerah, Buhaerah; Jadda, Asram A.T.
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) Article In Press (Vol 4 Nomor 1 Maret 2020)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.638 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v0i0.3985

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan budaya literasi akibat pengaruh digitaliasi bagi Angakatan Muda Muhammadiyah Kota Parepare di era milenial saat ini. Sebagai organisasi kepemudaan, Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) bertanggungjawab dalam mewujudkan terciptanya Kader Bangsa, Kader Ummat dan Kader Persyarikatan yang memiliki wawasan intelektual dan berkompeten. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terpusat di ruangan pertemuan Sekolah Menengah Kejuruan Muhammadiyah Kota Parepare, Provinsi Sulawesi Selatan. Pelaksanaan kegiatan terdiri dari tahapan persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan pendampingan. Seluruh rangkaian pembelajaran dalam program pengabdian ini menggunakan pendekatan partisipasi aktif peserta, yaitu peserta tidak hanya cukup mendengarkan, mencatat, kemudian menghafal materi, melainkan peserta harus aktif berfikir, berkomunikasi, mencari dan mengolah sumber-sumber yang ada. Materi pelatihan menulis lebih mengarah pada karya tulis yang bersifat umum, yaitu cara membuat/menulis naskah esai. Steering commitee dan panitia menentukan tema esai yaitu ?Kembali Kepada Muhammadiyah?. Kegiatan pelatihan penulisan esai dilakukan selama 3 (tiga) hari dan berjalan dengan lancar dan efektif. Materi kegiatan dirancang berdasarkan hasil observasi dan Focus Group Discussion (FGD), yaitu terfokus kepada pelatihan penulisan esai. Tugas pertama naskah esai peserta menunjukkan lemahnya pengetahuan dalam menulis karya tulis esai. Pemateri dan steering commitee selanjutnya memberi pemahaman dalam menulis naskah esai yang baik dan benar. Hasil evaluasi dihasilkan 16 naskah esai yang layak dipublikasikan, dan publikasi dikerjasamakan dengan penerbit perguruan tinggi yaitu UMPAR Press. Untuk keberlanjutan program dibentuk taman pustaka sebagai wadah tempat berkumpulnya pegiat literasi buku di Kota Parepare.