Reiza Miftah Wirakusuma, Reiza Miftah
Unknown Affiliation

Published : 10 Documents
Articles

Found 10 Documents
Search

ANALISIS KEGIATAN EKONOMI KREATIF DI KAWASAN WISATA BAHARI PULAU TIDUNG KEPULAUAN SERIBU Wirakusuma, Reiza Miftah
Jurnal Pariwisata dan Perhotelan Indonesia Vol 11, No 1 (2014): Jurnal Manajemen Resort dan Leisure
Publisher : Manajemen Resort dan Leisure

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pulau Tidung merupakan destinasi wisata yang sudah mulai terkenal sejak tahun 2009 terletak di Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta Utara.Keindahan pantainya sangat terkenal serta brand image Pulau Tidung yaitu jembatan cinta yang membuat para wisatawan tertarik untuk mengunjunginya. Akan tetapi, kemajuan pariwisata di pulau Tidung nampaknya belum banyak membawa keuntungan bagi masyarakat setempat.Karena manfaat adanya pariwisata belum benar-benar dirasakan masyarakat.Community Based Tourism di Pulau Tidung belum begitu nampak, karena tidak semua elemen masyarakat turut andil dalam berlangsungnya kegiatan pariwisata. Kegiatan ekonomi kreatif di berbagai sektor mulai menunjukan peningkatan khususnya di sektor kerajinan dari laut.Metode Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Survei yaitu penelitianyang mengambil sampel dari satu populasi dan menggunakan kuesioner sebagaialat pengumpulan data yang pokok. Berdasarkan metodepenelitian ini maka pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatankuantitatif dan kualitatif. Selain itu, alat pengumpulan data berupa ceklis mempunyai peranan penting dalam observasi lapangan. populasi yang diambil adalah Populasi Masyarakat Lokal yang memiliki unit usaha, Masyarakat pendatang, dan wisatawan. Sampling untuk masyarakat menggunakan teknik Purposive Sampling dimana narasumber merupakan tokoh masyarakat setempat. Sedangkan untuk wisatawan, penelitian ini menggunakan teknik Accidental Sampling dimana penyebaran kuesioner dilakukan pada tanggal 14-15 Desember 2013 di area rekreasi air yaitu Jembatan Cinta dan Pantai Timur.Berdasarkan pembagian sub sector industry ekonomi kreatif, ternyata  Kerajinan Tangan souvenir berupa hiasan yang dibuat dari kerang-kerang laut yang juga dikreasikan dengan material lain seperti butiran pasir pantai dan beberapa barang bekas seperti botol kaca dan gelas bekas merupakan produk utama disamping busana pantai. Kata Kunci: Tidung, Wisata Bahari, Ekonomi Kreatif
ANALISIS KARAKTER WISATAWAN MANCANEGARA TERHADAP FASILITAS WISATA KAWASAN PRAWIROTAMAN Wirakusuma, Reiza Miftah
Jurnal Pariwisata Vol 1, No 1 (2014): Jurnal PARIWISATA
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (719.832 KB)

Abstract

Abstract - The research was conducted in Prawirotaman, Yogyakarta. The power of historical value, Batik Craftsmen and relaxed atmosphere generate the value of the accommodation which was very precious to be a tourist attraction. This study will reveal what affect foreign tourists  for coming to Prawirotaman recently after rapid hotel development. The objectives of this research is to identify profile and character of foreign tourists from psychography, geography, and demography segmentation as well as tourism trend. Next, to identify the perception of foreign tourists from tourist attraction, accesibility, amenities, price, service quality, advertising, number of visit, length of stay, and expenditure. Last, to identify which factor is the most influencing foreign tourists perception in Prawirotaman. The research methods that have been used are quantitative in multiple regression analysis and qualitative in analysis descriptive.These findings generated the biggest 5 market by nationality such as Netherland, Germany, France, USA and Japan. From the analysis can be concluded that(1) There is an existence of the partial effect between variable of attractiveness with tourist arrivals. This emphasizes that variable of attractions is influencing independently without other variables. Furthermore, it is also indicating that the power of Prawirotaman is an affordable international culinary complex with afforadble price as well as serenity ambience and various types of accommodation. (2) The character of foreign tourists affect the combination of tourism products offered by  Prawirotaman Tourism Operators (Hotels, Travel Agents, Restaurants). As the highlight, the characters of foreign tourists are more influenced by demographic segment.. Keywords: Tourism Products, Prawirotaman, Perception, Character, Foreign Tourists Abstrak - Prawirotaman dikenal wisatawan mancanegara sebagai suatu kawasan wisata mulai tahun 1974.Kekuatan nilai historis, pengrajin batik dan suasana akomodasi yang santai menjadikan nilai yang sangat berharga bagi suatu daya tarik wisata. Dengan adanya perkembangan teknologi dan semakin tingginya persaingan perhotelan di Yogyakarta, Lalu bagaimanakah dengan kondisi saat ini? penelitian ini akan mengungkap apa yang mempengaruhi wisatawan mancanegara datang ke kawasan Prawirotaman. Temuan-temuan yang dihasilkan yaitu Wisatawan Mancanegara didominasi 5 besar kewarganegaraan: Belanda, Jerman, Perancis, USA, dan Jepang. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa (1) Adanya pengaruh secara parsial antara variabel daya tarik terhadap kunjungan wisatawan mancanegara. Hal ini menyatakan bahwa variabel Daya Tarik dapat berpengaruh secara mandiri tanpa variabel lain. Hal ini juga menandakan bahwa kekuatan daya tarik kawasan yang utama adalah keragaman kompleks kuliner internasional dengan harga yang terjangkau disamping suasana dan ketersediaan akomodasi. (2) Karakter wisatawan mancanegara mempengaruhi kombinasi dari produk wisata yang ditawarkan Kawasan Prawirotaman. Perlu diketahui bahwa karakter segmentasi demografis ternyata lebih dominan untuk menentukan pola perjalanan. kesimpulannya, wisatawan mancanegara dibagi berdasarkan usia seperti Youth Travelers (Independent or Couple), Honeymooners, Retirement, and Family with infant or younger children. Berdasarkan data sekunder dan pengamatan, segmentasi Youth Travelers bersifat sangat sensitif terhadap harga dan pengguna internet yang sangat aktif, lalu segmentasi Retirement and Family lebih berorientasi pada kenyamanan fasilitas dan privacy. Terakhir, Honeymooners merupakan kombinasi dari keduanya.Kata kunci: Produk Wisata, Prawirotaman, Persepsi, Karakter, Wisatawan Mancanegara
Pengaruh Souvenir Olahan Susu terhadap Pendapatan Masyarakat di Kabupaten Bandung Barat Dasipah, Euis; Wirakusuma, Reiza Miftah
The Journal : Tourism and Hospitality Essentials Journal Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to know the influence of animal feed given to cattle towards the dairy products, income, and small breeders income. The tourism being induced in this dairy products were souvenirs for tourists. Method of the survey were dairy farmers of KPSBU Member in the West Bandung Regency, through snowball sampling on 8 people with a total of 62 cattle breeders. Analysis test has been done for validity, reliability tests, and correlation analysis test and also test of track analysis. Testing on research data showed that all research variables are valid and reliable, the correlation between variables also showed a positive relationship. Path analysis produce: 1) the feed given to cattle amounted to 63.1% against dairy products affects, 2) the feed given to cattle has a positive effect against breeders income either directly or indirectly, 3) dairy products also has a positive effect against breeders income either directly or indirectly, and 4) the feed given to cattle and dairy products affect of 93% against breeders income.
PERENCANAAN PAKET WISATA BERDASARKAN KARAKTERISTIK DAN MOTIVASI WISATAWAN YANG DATANG KE KAMPUNG CIREUNDEU KOTA CIMAHI Mulyani, Ani; Wirakusuma, Reiza Miftah
Jurnal Pariwisata dan Perhotelan Indonesia Vol 13, No 2 (2016): Jurnal Manajemen Resort dan Lesiure
Publisher : Manajemen Resort dan Leisure

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jurel.v13i2.4974

Abstract

Kampung Cireundeu merupakan salah satu destinasi wisata di Kota Cimahi, yang menawarkan konsep kampung dengan kebudayaan unik dan masih sangat terjaga kelestariannya. Kampung ini terkenal dengan kebudayaan masyarakat adat yang tidak memakan nasi melainkan memakan rasi singkong sebagai makanan substitusinya. Adapun pariwisata yang ada di Kampung Cireundeu cenderung berjalan di tempat. Paket wisata adalah solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan pariwisata yang ada di kampung tersebut. Paket wisata yang direncanakan akan berdasarkan kepada karakteristik dan motivasi wisatawan yang datang ke Kampung Cireundeu. Hal ini dimaksudkan agar paket wisata tersebut berorientasi kepada wisatawan sehingga paket akan sesuai dengan keinginan juga kebutuhan wisatawan dari berbagai golongan. Dalam memperoleh hasil penelitian yang peneliti inginkan, maka peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Terdapat beberapa tahapan dalam perencanaan paket wisata ini, yakni analisis karakteristik dengan menggunakan diagram pie, analisis motivasi dengan menggunakan skala likert sebagai skala pengukurannya, analisis elemen paket wisata berdasarkan data primer, penyesuaian antara karakteristik dan motivasi, dan terakhir perencanaan paket wisata berdasarkan karakteristik dan motivasi, termasuk di dalamnya tema, itinerary, hingga harga. Penelitian ini menghasilkan 4 jenis paket wisata dengan penamaan berdasarkan kepada jenis singkong beracun yang ada di Cireundeu, yaitu Paket Sampeu Karihkil Hiji (untuk pelajar TK dan SD), Paket Sampeu Karihkil Dua (untuk pelajar SMP dan SMA), Paket Sampeu Karihkil Tilu (untuk mahasiswa), dan Paket Sampeu Karihkil Opat (untuk masyarakat umum). Semua paket tersebut diharapkan dapat dikembangkan dan dapat pula memajukan pariwisata di Kampung Cireundeu.
Program Activitiy Planning Based on Traditional Games, History and Water Based Recreation in Cangkuan Lake - PERENCANAAN AKTIFITAS WISATA BERBASIS SEJARAH, PERMAINAN TRADISIONAL DAN REKREASI AIR DI SITU CANGKUANG Wirakusuma, Reiza Miftah
Jurnal Pariwisata dan Perhotelan Indonesia Vol 14, No 2 (2017): Jurnal Manajemen Resort dan Leisure
Publisher : Manajemen Resort dan Leisure

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jurel.v14i2.10455

Abstract

Perkembangan pariwisata Kabupaten Garut yang terus meningkat memberikan sumbangan bagi pembangunan di berbagai aspek kehidupan terutama pembangunan Fasilitas dan ekonomi suatu wilayah. Aktivitas wisata yang terus meningkat dapat memberikan dampak negatif jika tidak dikelola dengan baik, sehingga dalam pengelolaan wisata yang terus ditingkatkan ini harus memperhatikan konsep sustainable tourism agar tidak tereksploitasi secara berlebihan dan tetap memperhatikan aspekkeberlanjutan. Penelitian dari konsentrasi aktifitas dilakukan dengan pendekatan pada kondisi fisik alamiah, organisasi pengelola, sejarah, sosial dan budaya yang dapat dikemas menjadi aktifitas wisatamenarik. Tentunya aktifitas ini ketika dijual akan mendatangkan pendapatan bagi pengelola dan masyarakat. Pengalaman berbeda yang dibeli dalam berbagai aktivitas wisata ini diharapkan menjadinilai positif ketika investasi fasilitas dirasakan sangat berat. Tujuan dari konsep pengembangan ini diharapkan dapat mendapatkan sintesa tentang perencanaan sebuah aktifitas wisata dengan basis sejarah dalam pendekatan seni budaya, basis sosial budaya di dalam permainan tradisional dan rekreasi air dengan pendekatan fisik danau.
STRATEGI PENGEMBANGAN DESA MEKARJAYA MENJADI DESA WISATA DI KABUPATEN GARUT Ramdani, Muhamad Faisal; Wirakusuma, Reiza Miftah
Jurnal Pariwisata dan Perhotelan Indonesia Vol 13, No 2 (2016): Jurnal Manajemen Resort dan Lesiure
Publisher : Manajemen Resort dan Leisure

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jurel.v13i2.4982

Abstract

Kabupaten Garut memiliki berbagai daya tarik wisata, namun belum adanya tempat wisata yang berbasis desa wisata. Desa Mekarjaya merupakan desa yang berlokasi di kecamatan Tarogong kaler kabupaten Garut, memiliki keindahan alam pegunungan yang sangat menarik, hampir seluruh kriteria desa wisata Jawa Barat dimiliki Desa Mekarjaya. Masyarakat sebagian besar berprofesi sebagai petani dan peternak. Keunikan Desa Mekarjaya terdapat pada ternak yang ada disana. Domba Garut menjadi ciri khas Desa Mekarjaya dengan menjadi penghasil domba Garut terbaik di Jawa Barat. Perlunya langkah strategis untuk mengembangkan Desa Mekarjaya menjadi desa wisata oleh pemerintah desa. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan strategi pengembangan yang tepat untuk diterapkan di Desa Mekarjaya melalui pendekatan SWOT dengan menganalisis faktor internal yang terdiri dari kekuatan dan kelemahan serta faktor eksternal yang terdiri dari peluang dan ancaman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah SWOT. Hasil penelitian ini menunjukan telah tersusunnya strategi untuk diterapkan oleh pemeritah desa untuk Desa Mekarjaya menjadi desa wisata. Saran untuk pihak masyarakat desa adalah membuat sebuah konsep perencanaan dan untuk pemerintah disarankan untuk membuat kebijakan pariwisata untuk desa wisata di Kabupaten Garut.
PENGEMBANGAN FASILITAS WISATA BERDASARKAN PREFERENSI PENGUNJUNG DI WANA WISATA SITU CISANTI KABUPATEN BANDUNG Sari, Candra Nila; Wirakusuma, Reiza Miftah
Jurnal Pariwisata dan Perhotelan Indonesia Vol 13, No 2 (2016): Jurnal Manajemen Resort dan Lesiure
Publisher : Manajemen Resort dan Leisure

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jurel.v13i2.4977

Abstract

Wana Wisata Situ Cisanti merupakan suatu objek wisata yang dibuka sejak tahun 2005 dengan potensi wisata alam yang dimiliki namun dalam dua tahun terakhir banyak pengunjung yang datang sehingga meningkatkan jumlah kunjungan, namun setelah berkunjung banyak pengunjung yang merasa tidak puas terhadap fasilitas yang dimiliki sehingga akan memungkinkan pengunjung tidak ingin datang kembali ke Wana Wisata Situ Cisanti. Oleh karena itu perlu dilakukan pengembangan fasilitas wisata berbasis persepsi dan kebutuhan pengunjung itu sendiri agar berpengaruh terhadap kepuasan dan untuk mengantisipasi terjadinya penurunan jumlah kunjungan di tahun-tahun berikutnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya pengembangan fasilitas wisata berbasis persepsi pengunjung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis Triangulasi. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu instrumen observasi, pedoman wawancara, dan kuesioner. Sedangkan untuk rentang penilaian dari kuesioner, penulis menggunakan garis kontinum. Populasi dari penelitian ini yaitu seluruh pengunjung dengan jumlah sampel yang digunakan yaitu 100 responden. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan, kondisi aktual fasilitas wisata yang ada berada dalam penilaian kurang baik, penilaian fasilitas wisata menurut pengunjung pun secara dominan berada dalam penilaian tidak baik, sehingga upaya pengembangan yang harus dilakukan di Wana Wisata Situ Cisanti berdasarkan dengan persepsi dan kebutuhan pengunjung harus tetap sesuai dengan tata guna lahan dan lingkungan yaitu adanya perbaikan, pembersihan, dan perawatan terhadap beberapa fasilitas yang sudah tersedia guna meningkatkan fungsi fasilitas tersebut dan juga pengadaan atau penambahan fasilitas-fasilitas baru dari segi fasilitas rekreasi dan sarana pendukung guna memenuhi kebutuhan pengunjung saat berwisata di Wana Wisata Situ Cisanti.
PENGARUH FASILITAS DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PENGUNJUNG DI LITTLE FARMERS KABUPATEN BANDUNG BARAT Wulandari, Dewi Arum; Wirakusuma, Reiza Miftah
Jurnal Pariwisata dan Perhotelan Indonesia Vol 13, No 2 (2016): Jurnal Manajemen Resort dan Lesiure
Publisher : Manajemen Resort dan Leisure

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jurel.v13i2.4978

Abstract

Little Farmers merupakan salah satu destinasi wisata yang mengusung tema wisata edukasi yang berada di Kabupaten Bandung Barat. Little Farmers sudah berdiri selama 12 tahun tepatnya sejak tahun 2004 dan target utama nya adalah siswa/i taman kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) serta SMP, SMA, dan Keluarga. Destinasi wisata ini memiliki program unggulan yaitu belajar berkebun dan beternak. Fasilitas dan kualitas pelayanan merupakan hal pendukung wisata yang tergolong penting dalam suatu destinasi wisata dan berkontribusi dalam kepuasan pengunjung. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran umum fasilitas yang disediakan pengelola, mengetahui gambaran umum kualitas pelayanan yang diberikan pengelola, mengetahui gambaran umum tingkat kepuasan pengunjung yang datang dan menganalisis besarnya pengaruh fasilitas dan kualitas pelayanan terhadap tingkat kepuasan pengunjung Little Farmers. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian survei dengan pendekatan kuantitatif. Instrumen penelitian menggunakan teknik pengumpulan data angket (kuisioner). Penelitian ini melibatkan pengunjung yang datang ke Little Farmers sebagai responden dari sampel penelitian yang digunakan sebanyak 100 orang. Data yang sudah dikumpulkan kemudian dianalisis dengan teknik analisis regresi linear berganda dengan menggunakan bantuan software SPSS versi 21.0. Berdasarkan hasil penelitian dapat dideskripsikan bahwa fasilitas yang disediakan untuk pengunjung sudah cukup baik, kualitas pelayanan yang diberikan kepada pengunjung pun cukup baik, tingkat kepuasan pengunjung yang sudah datang ke Little Farmers tergolong cukup baik. Hasil analisis mengenai pengaruh fasilitas dan kualitas pelayanan adalah positif, sehingga terdapat pengaruh signifikan terhadap kepuasan pengunjung. Dari hasil penelitian tersebut, peneliti dapat memberikan beberapa rekomendasi kepada pihak pengelola demi meningkatkan jumlah kunjungan di Little Farmers Kabupaten Bandung Barat.
FACTOR ANALYSIS THAT FORMS EXPECTATION OF GUEST HOUSE GUEST EXPERIENCE Aprillea, Renava; Kusumah, Ahmad Hudaiby Galih; Wirakusuma, Reiza Miftah
Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation Vol 1, No 2
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jithor.v1i2.13763

Abstract

 ABSTRACTThe expectation of Guest House guest experience is the expectation of the guest perspective on what the Guest House will occupy. If the manager can fulfill the guest’s expectation, it can grow the guest’s loyalty and allows being repeater guest. The purpose of this study is to determine what are the factors that forms expectations of Guest House guest experience. This research uses quantitative method with factor analysis. In this study shows that there are four factors forming expectations of Guest House guest experience, spesifically on the youth travellers.Keywords: Factor Analysis, Customer’s Expectation, Experienc, Guest House.
REPURCHASE INTENTION ANALYSIS ON DECISION MAKERS IN PURCHASING MEETING PACKAGE AT BUSINESS HOTEL IN BANDUNG Kani, Eiza Maghfira; Kusumah, Ahmad Hudaiby Galih; Wirakusuma, Reiza Miftah
Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation Vol 1, No 1
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jithor.v1i1.13292

Abstract

The MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) industry is set by the government as the flagship product of national tourism. This is because the MICE industry is also the top five contributors or the top 5 contributors along with shopping, culinary, heritage, and religious tourism. This research focuses on meeting packages at hotels in Bandung City which is also one of the supporting facilities for this sector. Analysis of repurchase intention is done to find out how big the level of a decision maker to conduct a meeting at a business hotel in Bandung. This research is important to know what things can increase their desire for repeat purchase that affects occupancy. The purpose of this study is also to find out what is the motivation of repurchase intention, along with its elements. In its implementation, this research used content analysis method and looked for information with semi-structured interview to 10 people. The results of this study indicate that repurchase intention is formed by the pull factor and the driving factor formed from 11 constituent elements, namely satisfaction, company policy, novelty seeking, pricing, facilities, location, F & B products, service, hotel image, bonus & privilege, and flexibility.Keywords: repurchase intentions, hotel meeting packages, intrinsic and push & pull factors