Articles

Found 8 Documents
Search

ANALISIS PERBEDAAN TIPE KEPRIBADIAN A DAN B TERHADAP MANAJEMEN KONFLIK INTERPERSONAL PADA PEGAWAI RUMAH SAKIT KHUSUS MATA PROVINSI SUMATERA SELATAN Baharudin, Baharudin; Kurdi, Fauziah Nuraini; Lionardo, Andries
Psikis Vol 1 No 2 (2015): Psikis: Jurnal Psikologi Islam
Publisher : Prodi Psikologi Islam, Fakultas Psikologi, UIN Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hospital as one of  health public services institution on delivering health services supported by multidiscipline professions that have diversity of personality. Personality is one of factor contributed in triggering interpersonal conflict at workplace. There are five interpersonal conflict managements commonly used, namely ; integrating, obliging, dominating, avoiding dan compromising. Research was conducted on March 2015 at Eye Specialist Hospital South Sumatera Province which 75 respondens as samples of the reaserch. The objectives of this reaserch to explore differences among type A and B personality toward interpersonal conflict management in the hospital.  Cross Sectional Study  as design of the reaserch with Manova and Post Hoc test analyisis. From this reaserch found that  type A personality is dominant personality of employee, and dominant interpersonal conflict management is integrating style. Based on the risult of Post Hoc analysis  shown that significant difference between type A and B personality towrad management conflict of  interpersonal found on obliging style with P value 0,000 < 0,05, for other management conflict style  was not found.
Pengaruh Karakteristik dan Kapabilitas Individu Serta Karakteristik Organisasi terhadap Persepsi Kinerja Perawat Perkesmas di Puskesmas Kota Palembang Harmiyati, Lela; Kurdi, Fauziah Nuraini; Sulastri, Sulastri
JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Vol 3, No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawatan Kesehatan Masyarakat (Perkesmas ) merupakan salah satu upaya program pengembangan puskesmas yang kegiatannya terintegrasi dalam upaya kesehatan wajib dan upaya kesehatan pengembangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh karakteristik dan kapabilitas individu, serta karakteristik organisasi  terhadap persepsi kinerja perawat perkesmas di puskesmas kota Palembang.  Penelitian ini merupakan penelitian  analitik  dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat perkesmas di puskesmas, sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi berjumlah 78 orang perawat perkesmas di 39 puskesmas.  Analisis data univariat untuk menggambarkan karakteristik responden, bivariat menggunakan uji chi square dan regresi logistik ganda. Analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan antara masa kerja dengan kinerja (p=0,000), kepemimpinan dengan kinerja (p=0,001), kompensasi dengan kinerja (p=0,014), beban kerja dengan kinerja (p=0,000), pengetahuan dengan kinerja (p=0,003), sikap dengan kinerja (p=0,000), keterampilan dengan kinerja (p=0,000), sedangkan yang tidak berhubungan kinerja adalah umur, jenis kelamin, status perkawinan, pendidikan dan budaya kerja. Beban kerja baik akan menghasilkan kinerja baik 6 kali dibanding beban kerja kurang baik.  Pengetahuan baik akan menghasilkan kinerja baik 7 kali dibanding dengan pengetahuan kurang baik. Sikap baik akan menghasilkan kinerja baik 37 kali dibanding dengan sikap kurang baik. Sedangkan keterampilan baik akan menghasilkan kinerja baik 6 kali dibanding dengan keterampilan kurang baik. Kesimpulan penelitian ini diharapkan kepada perawat Perkesmas di Puskesmas agar mempunyai sikap yang baik dalam melaksanakan program perkesmas untuk meningkatkan kinerja agar optimal sesuai yang diharapkan
Analisis Kompetensi dan Kapabilitas terhadap Kinerja Tenaga Promosi Kesehatan Puskesmas di Kota Palembang Khotimah, Khusnul; Kurdi, Fauziah Nuraini; Sulastri, Sulastri
JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Vol 3, No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Kota Palembang pencapaian program promosi kesehatan belum maksimal karena beberapa target belum terpenuhi, capaian tahun 2012 kegiatan PHBS 78,7% dan ASI Ekslusif 62.6 %. Capaian tahun 2013 keluarga yang memanfaatkan jamban sehat 60.37 % dan posyandu purnama hanya 35.09 %. Hal tersebut disebabkan oleh kurangnya kinerja tenaga promosi kesehatan dalam melakukan penyuluhan pada masyarakat. Tujuan penelitian  ini adalah untuk  menganalisis pengaruh kompetensi dan kapabilitas terhadap kinerja tenaga promosi kesehatan di Puskesmas Kota Palembang. Penelitian ini menggunakan metode eksplanatory study dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara dengan jumlah sampel 78 tenaga promosi kesehatan di Puskesmas. Hasil penelitian ini menunujukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan secara bersama-sama antara kompetensi dan kapabilitas terhadap kinerja dengan nilai (p 0.000 < 0.05  dan F hitung > F tabel (32.366 > 3.119). Kompetensi dan kapabilitas dapat menjelaskan variabel kinerja  sebesar 46.3% , selebihnya dipengaruhi oleh faktor lain. Variabel kapabilitas paling berpengaruh terhadap kinerja. Perlu dilakukan refresh training, pembinaan berkelanjutan dan training of trainee (TOT) untuk meningkatkan kompetensi dan kapabilitas bagi tenaga promosi kesehatan di Puskesmas.
Strategi Peningkatan Kinerja dengan Metode Balanced Scorecard di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Ogan Ilir Fatimah, Siti; Kurdi, Fauziah Nuraini; Thamrin, M Husni
JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Vol 3, No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengukuran kinerja adalah penentuan secara periodik efektifitas operasional suatu organisasi, bagan organisasi, dan karyawannya berdasarkan sasaran standar dan kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya. Salah satu metode pengukuran kinerja yang mengaitkan strategi didalam penerapannya adalah metode Balanced Scorecard. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja RSUD Kabupaten Ogan Ilir ditinjau berdasarkan empat perspektif dalam metode Balanced Scorecard yaitu perspektif keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan, serta mengaplikasikan metode Balanced Scorecard pada penyusunan strategi peningkatan kinerja di RSUD Kabupaten Ogan Ilir. Jenis penelitian ini berupa penelitian deskriptif dengan pengkombinasian dua metode (kualitatif dan kuantitatif) dalam satu penelitian. Jumlah sampel sebanyak 46 orang pegawai dan 110 orang pasien sebagai responden penyebaran kuesioner. Hasil penelitian didapatkan kinerja perspektif pelanggan dengan nilai 41,6% termasuk dalam kondisi kurang baik, perspektif keuangan dengan nilai 50% kondisi kurang baik, perspektif proses internal dengan nilai 32,3% kondisi kurang baik, dan perspektif pembelajaran & pertumbuhan dengan nilai 41,6% kondisi kurang baik. Kinerja RSUD Kabupaten Ogan Ilir dengan nilai Total Skor 41,44% termasuk dalam kondisi kurang baik. RSUD Ogan Ilir perlu meningkatkan kinerja dengan sasaran strategis perspektif pelanggan yaitu meningkatkan kepuasan pasien, loyalitas pasien, dan meningkatkan kunjungan pasien. Sasaran strategis perspektif proses bisnis internal; inovasi layanan, meningkatkan mutu proses layanan, meningkatkan kinerja operasional. Sasaran strategis pespektif keuangan; pertumbuhan pendapatan, dan minimalisir biaya. Sasaran strategis perspektif pembelajaran dan pertumbuhan; meningkatkan kepuasan karyawan, komitmen, motivasi dan kapabilitas karyawan.
Cost Effectiveness Analysis (CEA) Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) Diabetes Melitus Tipe 2 Peserta JKN di Kota Serang Banten Aryani, Ari Dwi; Kurdi, Fauziah Nuraini; Soebyakto, Bambang. B.
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol 3, No 3 (2016): Oktober 2016
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data BPJS Kesehatan menunjukkan  terjadi kenaikan jumlah penderita DM peserta JKN yang berkunjung ke Rumah Sakit sebesar 40% pada tahun 2015 dibandingkan tahun sebelumnya, sementara kenaikan Biaya yang dikeluarkan untuk penyakit DM dan komplikasinya sebesar 41%. Salah satu upaya BPJS Kesehatan untuk mengendalikan penyakit DM dan komplikasinya adalah melaksanakan program pengelolaan penyakit kronis (PROLANIS). Tujuan dari studi ini adalah untuk melakukan analisa efektivitas biaya antara PROLANIS dengan Non PROLANIS menggunakan pendekatan cross sectional design. Penelitian ini membandingkan 21 pasien DM Tipe 2 yang mengikuti PROLANIS dan 85 pasien Non PROLANIS di RSUD dr. Drajat Prawira  Serang Banten. Kualitas hidup pasien diukur menggunakan kuisoner WHOQOL-BREF. Beban ekonomi untuk biaya langsung medis menggunakan tarif INA CBGs dan biaya lainnya menggunakan kuisoner beban ekonomi. Hasil penelitian ini menunjukkan terjadi perbedaan signifikan (nilai p0,044)antara rata-rata biaya total perawatan setahun DM Tipe 2 yang mengikuti PROLANIS (Rp. 2.405.536,) dibandingkan pasien Non PROLANIS (Rp 4.799.878). Pasien DM Tipe 2 PROLANIS yang memiliki kualitas hidup baik sebesar 61.9% dan pasien Non PROLANIS 25.9%. Analisa bivariat menunjukkan bahwa kualitas hidup pasien PROLANIS terbukti signifikan pada domain hubungan sosial (nilai p 0.03). Terdapat hubungan yang signifikan antara domain hubungan sosial dan lingkungan dengan domain kualitas hidup lainnya pada uji korelasi. PROLANIS lebih cost efektif dibandingkan Non PROLANIS dengan nilai ICER adalah Rp.625.155,- untuk setiap ekstra domain hubungan sosial  lebih baik dan Rp 969.369,- untuk setiap ekstra domain lingkungan lebih baik serta dominan untuk biaya dan kualitas hidup pada CE Plane.
Analisis Kompetensi dan Kapabilitas terhadap Kinerja Tenaga Promosi Kesehatan Puskesmas di Kota Palembang Khotimah, Khusnul; Kurdi, Fauziah Nuraini; Sulastri, Sulastri
JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Vol 3, No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Kota Palembang pencapaian program promosi kesehatan belum maksimal karena beberapa target belum terpenuhi, capaian tahun 2012 kegiatan PHBS 78,7% dan ASI Ekslusif 62.6 %. Capaian tahun 2013 keluarga yang memanfaatkan jamban sehat 60.37 % dan posyandu purnama hanya 35.09 %. Hal tersebut disebabkan oleh kurangnya kinerja tenaga promosi kesehatan dalam melakukan penyuluhan pada masyarakat. Tujuan penelitian  ini adalah untuk  menganalisis pengaruh kompetensi dan kapabilitas terhadap kinerja tenaga promosi kesehatan di Puskesmas Kota Palembang. Penelitian ini menggunakan metode eksplanatory study dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara dengan jumlah sampel 78 tenaga promosi kesehatan di Puskesmas. Hasil penelitian ini menunujukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan secara bersama-sama antara kompetensi dan kapabilitas terhadap kinerja dengan nilai (p 0.000 < 0.05  dan F hitung > F tabel (32.366 > 3.119). Kompetensi dan kapabilitas dapat menjelaskan variabel kinerja  sebesar 46.3% , selebihnya dipengaruhi oleh faktor lain. Variabel kapabilitas paling berpengaruh terhadap kinerja. Perlu dilakukan refresh training, pembinaan berkelanjutan dan training of trainee (TOT) untuk meningkatkan kompetensi dan kapabilitas bagi tenaga promosi kesehatan di Puskesmas.
HUBUNGAN KEKUATAN OTOT LENGAN DAN KELENTUKAN TOGOK DENGAN HASIL SERVIS ATAS PADA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER BOLA VOLI SMK NEGERI 2 PALEMBANG Wahyuni, Dwi; Kurdi, Fauziah Nuraini
Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 1 (2018): Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kekuatan otot lengan dan kelentukan togok dengan hasil servis atas bola voli. Penelitian ini dilaksanakan  selama 1 minggu di lapangan bola voli SMK Negeri 2 Palembang. Metode yang digunakan adalah metode korelasi dengan instrumen tes dan pengukuran, dengan bentuk tesnya yaitu melakukan pull up, sit and reach. Populasi penelitian adalah siswa putra yang mengikuti ekstrakurikuler bola voli berjumlah 30 orang. Hasil pengolahan dan analisis data menunjukkan hubungan kekuatan otot lengan terhadap hasil servis atas bola voli sebesar 0,61 dengan sumbangan efektif sebesar 8,96 %,  hubungan kelentukan togok terhadap hasil servis atas sebesar 0,42 dengan sumbangan efektif 24% dan  hubungan kekuatan otot lengan dan kelentukan togok terhadap hasil servis atas bola voli sebesar 0,45 dengan koefisien determinasi 50%. Penelitian ini dilakukan dengan cara melakukan servis atas menyebrangi net lawan yang diberi nilai-nilai dengan 6 kali percobaan. Dengan hasil analisis regresi ganda kekuatan otot lengan dan kelentukan togok dengan hasil servis atas F.hitung 13,5, F.tabel 5,49. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang cukup signifikan pada kekuatan otot lengan dan kelentukan togok dengan hasil servis atas bola voli SMK Negeri 2 Palembang.
PENGEMBANGAN PROGRAM LATIHAN KEBUGARAN JASMANI LATIHAN FISIK PADA PESERTA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER SEPAK BOLA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Komari, Oka; Hartati, Hartati; Kurdi, Fauziah Nuraini
-
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran video latihan kebugaran jasmani yang valid, praktis, dan mempunyai efektivitas terhadap hasil belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan model pengembangan hannafin dan peck, dan tahap evaluasi formatif Tessmer. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI yang mengikuti ekstrakurikuler SMA Negeri 22 Palembang. Pada tahap expert review media yang dikembangkan dinyatakan valid oleh ahli materi, desain, dan media pembelajaran serta layak untuk diujicoba. Tahap one-to-one dilakukan untuk merevisi kelemahan prototipe I. Hasil observasi aktivitas siswa selama pembelajaran tahap small group sebesar 87,46% (sangat aktif) dan hasil angket tanggapan siswa terhadap penggunaan media sebesar 3,85 ( praktis). Efektivitas media pembelajaran diketahui pada tahap field test, Hasil test Cooper selama 12 menit sebelum pemberian materi didapatkan jumlah VO2 maks siswa 860,02 ml/kg/menit dengan rata-rata 33,07 ml/kg/menit. Kemudian siswa diberikan materi pembelajaran video kebugaran jasmani pada sepak bola di dalam kelas. Setelah melaksanakan pembelajaran di dalam kelas selama 45 menit siswa kembali ke lapangan melaksanakan posstest Cooper selama 12 menit. Hasil yang didapatkan jumlah VO2 maks siswa 862,31 ml/kg/menit dengan rata-rata 33,16 ml/kg/menit. Jika dilihat dari perbandingan jumlah  VO2 maks siswa pada pretest 860,02 ml/kg/menit dan postest 862,31 ml/kg/menit artinya terjadi peningkatan sebesar 2,29 ml/kg/menit. Dapat disimpulkan media pembelajaran ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh siswa untuk memudahkan memahami pelajaran. Sekolah diharapkan dapat memfasilitasi guru dan siswa dalam memanfaatkan media pembelajaran berbasis  TIK termasuk media pembelajaran video kebugaran jasmani. Peneliti lain, diharapkan dapat melakukan penelitian sejenis dan mengembangkan media pembelajaran yang lebih baik guna meningkatkan kualitas pembelajaran.