Rosana Dewi, Rosana
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS BUDAYA ORGANISASI PADA LEVEL MANAJEMEN MENENGAH DAN MANAJEMEN BAWAH PT XYZ MEDAN SUMATERA UTARA Sukoco, Iwan; Dewi, Rosana
AdBispreneur Vol 4, No 2 (2019): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/adbispreneur.v4i2.21823

Abstract

This study aims to determine how the organizational culture at the level of middle management and under management  PT XYZ Medan, North Sumatra. This research uses quantitative methods with the type of survey research. The sample in this study were 39 people from the middle management level and 114 people from the lower management level. The author collected data using the Denison Organizational Survey (DOCS) questionnaire). DOCS comes from the Denison Model which emphasizes the four cultural dimensions in organizations that must be mastered so that organizations can run effectively. The results of the study identified that PT XYZ has a weak organizational culture due to the four dimensions of the Denison Model namely adaptability, consistency, involvement, and mission indicating an imbalance. The involvement dimension has the highest value while the adaptability dimension has the lowest value. Perceptions of organizational culture at the middle management level are better than those at the lower management level. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana budaya organisasi pada level manajemen menengah dan manajemen bawah PT XYZ Medan Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian survey. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 39 orang  dari level manajemen menengah dan sebanyak 114 orang dari level manajemen bawah. Penulis mengumpulkan data menggunakan kuesioner The Denison Organizational Survey (DOCS) ). DOCS  berasal dari Model Denison yang menekankan pada empat dimensi budaya dalam organisasi yang harus dikuasai agar organisasi dapat berjalan secara efektif. Hasil penelitian mengidentifikasikan bahwa PT XYZ memiliki budaya organisasi yang lemah dikarenakan keempat dimensi Model Denison yaitu adaptability, consistency, involvement, dan mission menunjukkan  adanya ketidakseimbangan. Dimensi involvement memiliki nilai paling tinggi sedangkan dimensi adaptability dengan nilai paling rendah. Persepsi mengenai budaya organisasi pada level manajemen menengah lebih baik dibandingkan dengan level manajemen bawah.
PERBEDAAN KREATIVITAS PADA SISWA SEKOLAH DASAR (SD) DAN SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU (SDIT) Marfu’ah, Jauhariatun; Suparno, Suparno; Dewi, Rosana
Indigenous Vol. 9, No.1, Mei 2007
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kreativitas pada siswa SD dan SDIT dan untuk mengetahui perbedaan kreativitas pada siswa yang berinteligensi tinggi dan rendah. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu ada perbedaan kreativitas pada siswa SD dan SDIT dan ada perbedaan kreativitas pada siswa yang memiliki inteligensi tinggi dan rendah. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD dan SDIT di Salatiga. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan alat tes TKF dan CPM. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan teknik analisis dwivariat uji-t, menghasilkan t antar kelompok sebesar -2.887 dengan p = 0.005 atau p < 0.05 yang berarti ada perbedaan kreativitas yang signifikan pada siswa SD dan SDIT, dan sebesar 1.556 dengan p = 0.127 atau p > 0.05 yang berarti tidak ada perbedaan kreativitas yang signifikan pada siswa yang memiliki inteligensi tinggi dan rendah. Sistem pendidikan memberikan sumbangan efektif sebesar 1.14 % terhadap kreativitas siswa dan inteligensi memberikan sumbangan efektif sebesar 7.2 % terhadap kreativitas siswa
HUBUNGAN ANTARA KEPERCAYAAN DIRI DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KESIAPAN MENGHADAPI MASA MENOPAUSE Ruwaida, Ana; Lilik, Salmah; Dewi, Rosana
Indigenous Vol. 8, No. 2, November 2006
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4655

Abstract

Menopause dianggap sebagai krisis dalam hidup karena pada periode ini banyak terjadi perubahan pada tubuh wanita yang disesbabkan aktivitas hormonal. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara kepercayaan diri dan dukungan keluarga dengan kesiapan menghadapi masa menopause. Hipotesis yang diajukan adalah hubungan antara kepercayaan diri hubungan antara kepercayaan diri dan dukungan keluaraga dengan kesiapan menghadapi menopause. Populasi penelitian adalah ibu-ibu PKK Kelurahan Gempol, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 120 orang dengan perincian 35 orang untuk try out dan 85 orang untuk penelitian. Metode pengumpulan data menggunakan angket  dengan alat ukur skala psikologi yaitu skala kepercayaan diri, skala dukungan keluarga, dan skala kesiapan menghadapi menopause. Hasil analisi dengan menggunakan teknik analisis regresi dua presiktor diketahui ada hubungan ynag sangat signifikan antara kepercayaan diri dan dukungan keluarga dengan kesiapan menghadapi menopause yang ditunjukkan oleh nilai R sebesar 0,708 dan F regresi sebsar 41,263 dengan p < 0,01. Ada hubungan positif yang sangat signifikan antara kepercayaan diri dengan kesiapan menghadapi menopause, dengan rx1y sebesar 0,437 dengan p<0,01 dan ada hubungan positif yang sangat signifikan antara dukungan keluarga dengan kesiapan menghadapi menopause yang ditunjukkan oleh nilai rx2y sebesar 0,639 dengan p < 0,01. Artinya semakin tinggi kepercayaan diri dan dukungan keluarga maka akan semakin tinggi kesiapan menghadapi menopause.
PERBEDAAN KREATIVITAS PADA SISWA SEKOLAH DASAR (SD) DAN SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU (SDIT) Marfu’ah, Jauhariatun; Suparno, Suparno; Dewi, Rosana
Indigenous Vol. 9, No.1, Mei 2007
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v9i1.1616

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kreativitas pada siswa SD dan SDIT dan untuk mengetahui perbedaan kreativitas pada siswa yang berinteligensi tinggi dan rendah. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu ada perbedaan kreativitas pada siswa SD dan SDIT dan ada perbedaan kreativitas pada siswa yang memiliki inteligensi tinggi dan rendah. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD dan SDIT di Salatiga. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan alat tes TKF dan CPM. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan teknik analisis dwivariat uji-t, menghasilkan t antar kelompok sebesar -2.887 dengan p = 0.005 atau p < 0.05 yang berarti ada perbedaan kreativitas yang signifikan pada siswa SD dan SDIT, dan sebesar 1.556 dengan p = 0.127 atau p > 0.05 yang berarti tidak ada perbedaan kreativitas yang signifikan pada siswa yang memiliki inteligensi tinggi dan rendah. Sistem pendidikan memberikan sumbangan efektif sebesar 1.14 % terhadap kreativitas siswa dan inteligensi memberikan sumbangan efektif sebesar 7.2 % terhadap kreativitas siswa
ANALISIS BUDAYA ORGANISASI PADA LEVEL MANAJEMEN PUNCAK DI PT X MEDAN SUMATERA UTARA Sukoco, Iwan; Dewi, Rosana
AdBispreneur Vol 3, No 2 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewiraus
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.206 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v3i2.18733

Abstract

ABSTRACTBased on the objective in this research, the autor deeply want to know is the organizational culture that existed at PT X  Medan North Sumatra. This research use quantitative methods with survey type. Author collected data using The Denison Organizational Survey (DOCS) and  interviews. The Denison Organizational Survey (DOCS) is derived from Denison Model that emphasizes the four dimensions of culture. Data collection and interviews carried out by the top management. The results of research identified PT X  has a weak culture. The results of the questionnaire revealed an imbalance between the four dimensions of Denison Model. Involvement dimension have the highest value while adaptability dimension with the lowest score. In top level managemen  perceptions of organizational cultur has good category.  ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui budaya organisasi pada level manajemen puncak PT X Medan Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis survey. Penulis mengumpulkan data menggunakan kuesioner The Denison Organizational Survey (DOCS) dan wawancara.  DOCS  berasal dari Model Denison yang menekankan pada empat dimensi budaya dalam organisasi yang harus dikuasai agar organisasi dapat berjalan secara efektif. Pengumpulan data dan wawancara dilakukan pada jenjang manajemen puncak. Hasil penelitian mengidentifikasikan bahwa PT X memiliki budaya yang lemah. Sebab, keempat dimensi Model Denison yaitu adaptability, consistency, involvement, dan mission menunjukkan  ketidakseimbangan. Dimensi involvement memiliki nilai paling tinggi sedangkan dimensi adaptability dengan nilai paling rendah. Persepsi mengenai budaya organisasi pada level manajemen puncak pada kategori baik.