Articles

Found 18 Documents
Search

KEMANDIRIAN WANITA TANI DALAM USAHA INDUSTRI PANGAN DI SOLO RAYA JAWA TENGAH Suminah, Suminah; Hariadi, Sunarru Samsi; Sundari, Mei Tri; Wijianto, Arip
Jurnal Penyuluhan Vol. 13 No. 1 (2017): Jurnal Penyuluhan
Publisher : Program Pascasarjana Ilmu Penyuluhan Pembangunan, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.703 KB) | DOI: 10.25015/penyuluhan.v13i1.14795

Abstract

Kemandirian wanita tani dalam usaha industri pangan membutuhkan social support dari pihak lain dan motivasi dari wanita tani. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan sosial support, motivasi, dan kemandirian, (2) menganalisis pengaruh variabel dukungan sosial maupun motivasi terhadap kemandirian wanita tani dalam usaha industri pengolahan pangan. Studi dilakukan di wilayah Solo Raya, Jawa Tengah. Pada penelitian ini digunakan metode kuantitatif, dengan teknik survey. Sampel diambil sebanyak 210 responden dengan teknik sampling acak bertahap. Data dianalisis secara deskriptif, dan diuji pengaruhnya dengan model persamaan struktural (SEM). Berdasarkan hasil analisis dapat dijelaskan bahwa sebanyak 52,4% dukungan dari berbagai pihak seperti keluarga, teman, pemimpin, petugas pemberdayaan, dan instansi lain termasuk kategori sedang. Motivasi wanita tani 100% berada pada kategori tinggi, dan kemandirian wanita tani untuk melakukan usaha industri pangan 59,5% termasuk kategori tinggi. Sosial support dan motivasi secara simultan memiliki nilai determinant (R²) = 0,05. Kecilnya kontribusi sosial support dan motivasi terhadap kemandirian wanita tani dalam menjalankan usaha industri pangan, disebabkan karena bentuk dukungan sosial yang diberikan selama ini kurang tepat, sehingga kurang berdampak pada peningkatan motivasi dan kemandirian wanita tani dalam usaha indutri pangan. Dukungan sosial dan motivasi secara langsung berpengaruh significan terhadap kemandirian. Dukungan sosial secara tidak langsung memiliki pengaruh lebih besar pada kemandirian wanita tani jika dimediasi oleh motivasi.
Faktor-Faktor yang mempengaruhi Petani dalam Penggunaan Benih Berlabel Bahasa Asing (BBBA) Utami, Bekti Wahyu; Suminah, Suminah
Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture Vol 20, No 1 (2005): March
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/carakatani.v20i1.20476

Abstract

To increase product need the existence of preeminent seed, because seed represent one of the crop conducting medium having role which very determine in the effort increase product and quality of crop conducting result. Seed claimed to be gilt edged where usage of seed with quality for supported by technological medium going forward other will be able to yield maximal productive crop. The farmers often loss their energy and also time in usage of seed which its unfavorable quality.The aimed of this research is to know how accurate factors such as wide of farm, education, seed price, and manure to influence farmer using BBBA (seed in foreign language’s label) at Sukoharjo District. Framework idea in this research is at taking an action, to buy and also use something, farmer will influence by immeasurable of factor, internal and external factor. Internal factor is direct related factor in accurate matter, and external factor related to BBBA consumer. In this research which the included in internal factor is BBBA it self price and usage of manure, while external factor of wide of farm mastered by farmers cultivated melon, formal education and of them.Sample area was selected by purposive pursuant to usage of farm many by farmer for the conducting of melon. Sample taken by counted 60 person who is taken at random. Data analysis is doubled linear regression.Result of regresi analysis mention that at confidence level 95% passing Test F obtained that accurate variable-variable by together mount usage of BBBA, where R2 value equal to 0,601 meaning that variation of usage BBBA influenced by free variable in model equal to 60,1%. And through Test T variable having an effect on wide of farm, Manure anad education with biggest influence sequence is usage of manure, later than education and wide of farm. While BBBA itself price in the reality do not influence farmer in using the BBBA product.
Upaya Meningkatkan Belajar Siswa Melalui Metode Pembelajaran Kolaboratif Mata Pelajaran IPS pada Siswa Kelas III SDN Babatan Tahun Pelajaran 2016/2017 Suminah, Suminah
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 18, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran IPS tidak lagi mengutamakan pada penyerapan melalui pencapaian informasi, tetapi lebih mengutamakan pada pengembangan kemampuan dan pemrosesan informasi. Untuk itu aktivitas peserta didik perlu ditingkatkan melalui latihan-latihan atau tugas IPS dengan bekerja kelompok kecil dan menjelaskan ide-ide kepada orang lain. (Hartoyo, 2000: 24). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkannya Pembelajaran Kolaboratif, serta untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar siswa setelah diterapkan Pembelajaran Kolaboratif. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas III Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis diperoleh bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (6NIP. ,00%), siklus II (76,00%), siklus III (NIP. NIP. ,00%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah Pembelajaran Kolaboratifdapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa Kelas III SDN Babatan Kecamatan Balongpanggang Kabupaten Gresik Tahun Pelajaran 2016/2017 serta Media  Pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran IPS. 
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN IPS BERBASIS INKUIRI SOSIAL (SOCIAL INQUIRY) DALAM MEMBENTUK KARAKTER PEDULI SOSIAL DI SD Suminah, Suminah
Sekolah Dasar : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol 23, No 2 (2014): Tahun 23, Nomor 2, November 2014
Publisher : Sekolah Dasar : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.967 KB)

Abstract

Abstract: the current study was intended to develop social inquiry based social science teaching and learning to build the social awareness in elementary schools. The development processes were preliminary study, model development, model tryout. The results of the development included (1) lesson plans of social science for elementary schools, and (2) the social inquiry based social science teaching and learning model which was appropriate, valid, and effective to achieve the goals of the teaching and learning. The result of this study which was the social inquiry based social science teaching and learning model should be implemented by elementary school teachers in building the social awareness.Keywords: social science teaching and learning, social inquiry, character building, elementary schools.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran IPS berbasis inkuiri sosial dalam membentuk karakter peduli sosial. Langkah pengembangan meliputi studi pendahuluan, pengembangan model, dan uji model. Hasil pengembangan meliputi (1) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) IPS SD, dan (2) model pembelajaran IPS berbasis inkuiri sosial yang layak, valid, dan efektif untuk mencapai tujuan pembelajaran. Model pembelajaran IPS berbasis inkuiri sosial hasil penelitian ini disarankan untuk diimplementasikan oleh para guru di SD dalam membentuk karakter peduli sosial.Kata kunci: pembelajaran IPS, inkuiri sosial, pendidikan karakter, SD.
ANALISIS JALUR HUBUNGAN DURASI TIDUR DAN ASUPAN PROTEIN PADA IBU HAMIL ANEMIA DENGAN KEJADIAN BERAT BAYI LAHIR RENDAH Fitriani, Sufia; Pamungkasari, Eti Poncorini; Suminah, Suminah
GIZI INDONESIA Vol 42, No 2 (2019): September 2019
Publisher : PERSATUAN AHLI GIZI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36457/gizindo.v42i2.403

Abstract

 Anemia is highly prevalent among Indonesian community, especially in pregnant women. Sleep duration and poor sleep patterns when someone is pregnant mayincrease therisk factors that affect the outcome of pregnancy. Protein requirements for pregnant women will increase as increasing gestational age. Lack of protein intake maycause low birth weight.The purpose of this study was to analyze the correlationof sleeping duration and protein intake in anemic pregnant women with the incidence of low birth weight babies.The study used a case control design. The subject of the study was anemic pregnant women in Sukoharjo who have been gaving birth from 2016 to 2018. Subjects wereselected using purposive sampling. Case was those who delivered normal baby?s weight and case was those who delivered low bird weight baby. 74 subjcts were in control group and 37 subjects were in case group.Sleeping duration was measured during sleep at night per hour and the quality of sleeping using PSQI from. Path analysiswasused to evaluate the association.The results showed that the association of sleeping duration of anemic pregnant women with incidence of LBW was not significant (p=0,285); protein intake withincidence of LBW was significant (p=0,019), and sleep quality anemic pregnant women with incidence of LBW was not significant (p=0,379). There is no significant direct and indirect associations (through sleep quality) of sleeping duration among anemic pregnant women withincidence of LBW, there is a significant associationof protein intake in anemic pregnant women with incidence of LBW, and there is no significant indirect association (through sleep quality) of protein intake in anemic pregnant women with incidence of LBW babies.
PENGARUH KARAKTERISTIK SOSIODEMOGRAFI TERHADAP SELF EFFICACY PEREMPUAN KELUARGA MISKIN DALAM MELAKSANAKAN USAHA EKONOMI PRODUKTIF DI SURAKARTA Suminah, Suminah; Hariadi, Sunarru Samsi; Widodo, Sri; Wastutiningsih, Sri Peni
SEPA - Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : SEPA - Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aimed to analyze the influence of sociodemographic characteristics to the self-efficacy on women of poor households (WPH) in implementing economically productive activities. The study was conducted at Surakarta, using a survey approach. Samples were taken by multistage random sampling technique. Quantitative data were analyzed using multiple regression models. The results showed that the factors sociodemographic characteristics: age, formal education, and the number of family dependents significant affect on self-efficacy of WPH in conducting productive business at significance level α = 0.10, whereas the non-formal education and long effort had no significant affect. Goodness of fit test results of multiple linear regression model showed that the sociodemographic characteristics collectively have the affect of 28.6 percent.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI PADA USAHA BATIK TULIS: UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN DAN KEMANDIRIAN Ihsaniyati, Hanifah; Wijianto, Arip; Suminah, Suminah; Anantanyu, Sapja
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2017): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v8i1.1373

Abstract

Kelompok Batik (tulis)“Mutiara 1" dan “Mutiara 2" adalah adalah kelompok usaha batik tulis yang masing-masing beranggotakan 10 orang wanita tani yang baru bebas dari buta huruf (tindak lanjut dari program pasca keaksaraan fungsional/buta huruf). Kelompok ini berlokasi di Desa Wonolopo Kecamatan Tirtomoyo sudah terbentuk mulai Tahun 2011. Usaha batik tulis yang dikelola selama ini belum dikembangkan potensinya sebagai produk sandang yang kompetetitif dan bernilai ekonomis dengan mengikuti kaidah Good Manufacturing Practices (GMPs), seperti penggunaan berbagai alat teknologi tepat guna untuk membatiksehingga selama ini kelompok hanya menjual dalam bentuk batik mentah dengan harga yang relatif murah yaitu berkisar antara Rp 75.000,- sampai Rp 80.000,-, sementara harga batik yang sudah di finishing seharga Rp 250.000 sampai Rp 300.000,-. Perlu pendampingan kelompok tersebut agar pendapatan meningkat. Kegiatan pendampinganyang telah dilakukan adalah pelatihan finishing batik tulis, introduksi alat finishing batik, pameran (expo), dan pendampingan yang dilakukan dengan beberapa teknik pendekatan.
Profil Perempuan dalam Usaha Ekonomi Produktif (Kajian Profil Wanita Tani Dalam Usahatani Ternak Sapi Potong Rakyat di Desa Pagak Kecamatan Sumberlawang Kabupaten Sragen) Suminah, Suminah
Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture Vol 18, No 2 (2003): October
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/carakatani.v18i2.20370

Abstract

This research aims to: (1) getting data about woman farmer profile characteristic which managing beef cattle farm; (2) identifying requirement, supplementary and resistor factor of woman farmer in beef cattle farm development; and (3) to formulate the appropriate effort intervention to woman in management of beef cattle farm.It is descriptive method which used to explain woman farmer which managing beef cattle farm in Pagak village Sumberlawang Region Sragen District. Data was collected by interview technique with relevant stakeholders, interview with woman farmer which managing beef cattle farm to know their characteristic, FGD (Forum Group Discussion) with women farmer which managing beef cattle farm.Result of this research are: first, description of woman farmer profile manage beef cattle farm covering age, formal education, non-formal education, amount of cattle had, and status of ownership of cattle. Second, requirement, supplementary and resistor factor is known to relate at Seven Program of beef cattle farm i.e. election of seed, ready of woof, house, reproduction, management, time after harvest and marketing. Third, that woman farmer which managing beef cattle farm have big role in improving economic earnings of family, so that woman farmer require to be powered by unionized of grouping; then give them by training related to reinforcement their group, especially training of beef cattle farm woof ferment.
PENGARUH KARAKTERISTIK SOSIODEMOGRAFI TERHADAP SELF EFFICACY PEREMPUAN KELUARGA MISKIN DALAM MELAKSANAKAN USAHA EKONOMI PRODUKTIF DI SURAKARTA Suminah, Suminah; Hariadi, Sunarru Samsi; Widodo, Sri; Wastutiningsih, Sri Peni
SEPA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 10, No 2 (2014): February 2014
Publisher : Sebelas Maret University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jsepa.10.2.14138.275-285

Abstract

This  study  aimed  to  analyze  the  influence  of  sociodemographic characteristics  to  the  self-efficacy  on  women  of  poor  households  (WPH)  in implementing  economically  productive  activities.  The  study  was  conducted  at Surakarta,  using  a  survey  approach.  Samples  were  taken  by  multistage  random sampling technique. Quantitative data were analyzed using multiple regression models. The  results  showed  that  the  factors  sociodemographic  characteristics:  age,  formal education, and the number of family dependents significant affect on self-efficacy of WPH  in  conducting  productive  business  at  significance  level  α  =  0.10,  whereas  the non-formal  education  and  long  effort  had  no  significant  affect.  Goodness  of  fit  test results  of  multiple  linear  regression  model  showed  that  the  sociodemographic characteristics collectively have the affect of 28.6 percent.
PEMBERDAYAAN UNTUK MENINGKATKAN KINERJA PENYULUH PERTANIAN DI KABUPATEN BOYOLALI, PROVINSI JAWA TENGAH Banunaek, Musa Frengkianus; Suminah, Suminah; Karsidi, Ravik
Jurnal Penyuluhan Vol. 13 No. 2 (2017): Jurnal Penyuluhan
Publisher : Program Pascasarjana Ilmu Penyuluhan Pembangunan, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.873 KB) | DOI: 10.25015/penyuluhan.v13i2.15169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: Mengetahui tingkat kinerja (performance) penyuluh pertanian, menganalisis pengaruh faktor individu penyuluh, faktor psikologi penyuluh, faktor organisasi penyuluh dan faktor lingkungan kerja penyuluh terhadap kinerja penyuluh pertanian dalam melaksanakan tugas pokoknya dan menemukan model pemberdayaan untuk meningkatkan kinerja penyuluh pertanian. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa kinerja penyuluh pertanian rata-rata termasuk dalam kriteria tinggi yaitu sebesar 77,73 persen sedangkan uji hipotesa diperoleh nilai thitung sebesar 1355 dan ttabel 2,01 sehingga (thitung > ttabel) yang di artikan bahwa secara bersama-sama faktor individu penyuluh, psikologi penyuluh, organisasi penyuluh dan lingkungan kerja penyuluh berpengaruh terhadap kinerja penyuluh pertanian. Faktor-faktor yang berpengaruh positif signifikan terhadap tingkat kinerja penyuluh yaitu: Faktor individu (pengalaman penyuluh), faktor psikologi (persepsi penyuluh pertanian terhadap profesi penyuluh pertanian, sikap dan motivasi penyuluh pertanian), faktor organisasi (imbalan penyuluh pertanian) dan faktor lingkungan kerja (jumlah petani binaan dan interaksi penyuluh dengan petani binaan) sedangkan yang berpengaruh negatif signifiikan yaitu luas wilayah penyuluh pertanian. Penelitian ini menemukan model pemberdayaan untuk meningkatkan kinerja penyuluh yaitu dengan memperhatikan faktor individu penyuluh, psikologi, organisasi dan juga faktor lingkungan kerja penyuluh pertanian.Kata Kunci: Kinerja Penyuluh Pertanian, Individu, Psikologi, Organisasi, Lingkungan Kerja